
Matahari sudah tenggelam yang berarti hari sudah malam dan mereka baru sampai desa karena perjalanan dari kota ke desa cukup memakan waktu sebab saat mereka berangkat tadi harus pergi pagi-pagi sekali
mereka turun dari bus lalu berjalan menuju pulang ke rumah perjalanan dari halte ke rumah tidak memakan banyak waktu karena dari halte ke rumah mereka cukup dekat sekitar 15 menit
ceklek
" waaahhhh.... kalian sudah pulang ayo ganti baju kalian lalu setelah itu turun ke bawah karena ibu sudah menyiapkan makan malam spesial untuk kalian ayooo... " ucap ibu Hana dengan nada bahagia karena kedua putri nya telah pulang dengan selamat
Tapi, mereka masih berdiri di tempat semula
" kenapa kalian masih berdiri disini ayo cepat keburu makanannya dingin nanti"
" bibi maaf kan Mayra...." ucap Mayra dengan nada lesu nya dan kepala nya di tundukkan
" Mayra kenapa minta maaf ?" tanya Ibu Hana
" Mayra tidak bisa lulus audisi, Mayra sudah mengecewakan bibi maaf... hiks... hikss.... " ucap nya sambil menangis
Jiza pun tersenyum lalu memeluk Mayra " Mayra jangan sedih jika kamu tidak bisa lulus audisi tak masalah artinya, ini bukan jalan mu untuk meraih mimpi mu dan bibi tidak pernah kecewa pada mu bibi akan kecewa jika kamu tidak mengikuti audisi ini toh, anggap saja audisi ini adalah jalan mu untuk meraih kesuksesan mu gagal bukan berarti kamu tidak bisa tapi, gagal adalah kemenangan yang tertunda jadi jangan sedih.... semangat" ucap bibi Jiza
" iya semangat terimakasih bibi" balas Mayra
__ADS_1
" iya sama-sama sudah naik ke atas setelah itu kita makan bersama-bersama "
mereka berdua naik ke atas menuju kamar masing-masing, beberapa saat kemudian mereka turun sudah berganti pakain dan sudah terlihat bersih,mereka pun menuju ke meja makan di sana sudah terhidang berbagai macam menu ada bebek goreng, tumis brokoli, sayur bayam dan jangan lupa makanan favorit Mayra dan Hana yaitu puding buah
" waaahhh.... terlihat enak makanannya seperti nya cacing di perut ku sudah mendemo untuk makan malam" ujar Hana seraya mengambil bebek goreng itu dan tuukkk.... " jangan ambil bebek nya sekarang cuci tanganmu dahulu baru kau bisa ambik bebek nya" ucap ibunya
"haahhh.... ibu aku sudah lapar lagian aku sudah mencuci tangan ku nih bersih kan" Sambil memperlihatkan kedua tepalak tangannya yang sudah terlihat bersih
" masih ada kumannya cepat cuci tangan mu" ucap ibunya seraya pergi kembali ke dapur
" wowww.... kak sepertinya mata bibi seperti mikroskop yak sampai-sampai kuman yang ada di tangan kakak masih terlihat" ucap Mayra dengan nada sindiran nya
" apa iya yaaa.. haaa seperti nya ibu ku benar-benar ajaib" lalu Hana pun pergi untuk mencuci ke dua tangannya kembali
" waahhh.... paman Lee kau sudah pulang kapan kau pulang aku tidak melihat paman tadi? " tanya Mayra pada pamanya
" Paman pulang tadi sore saat kalian belum pulang dari kota, oh ya... bagaimana audisinya berjalan dengan lancar? " tanya paman Lee, oh ya paman Lee adalah ayah nya Hana
" Audisinya berjalan dengan lancar tapi, aku tidak lulus audisi katanya sudah banyak pemain biola jadi mereka tidak menerima ku" sambil menundukkan kepala nya dengan nada sedihnya
" tak apa , tak masalah yang terpenting kau sudah menunjukkan bakat hebat mu pada semua orang anggap saja ini latihan untuk mu agar audisi selanjutnya kau tidak gugup dan penuh percaya diri" ucap paman Lee
__ADS_1
" iyaaa" jawab Mayra " ayahhh... kau sudah pulang aku merindukan mu ayah" Hana pun berlari ke ayahnya dan memeluk ayahnya, ayahnya pun membalas pelukan putrinya tersebut
" ayah juga merindukan mu sayang, ayah pulang baru tadi sore nahh... sekarang lebih baik kita makan sebelum makannya dingin kalau dingin sudah tidak enak nanti" mereka pun duduk di kursi makan tak lupa Bibi Jiza pun ikut makan yang tadi baru keluar dari dapur sambil membawa minuman
Lee adalah ayahnya Hana dia bekerja sebagai pedagang di kota dan baru bisa pulang seminggu sekali bahkan pernah sebulan sekali , paman berdagang hasil panennya dari ladang ia menjual berbagai jenis sayuran dan buah-buahan
" oohh... ya karena 3 hari kedepan ayah akan libur beson ayah mengajak kalian untuk piknik bagaimana bukankah kita jarang piknik sudah lama kita meluangkan waktu untuk keluarga benar bukan?" tanya paman Lee pada anggota keluarga nya
" iyaa... sudah lama kita tidak meluangkan waktu untuk bersama-sama " ujar Hana dengan nada senangnya
"tapi dimana kita akan ber-piknik di sini jauh sekali tempat wisata? " tanya bibi Jiza
" hhmmmm... bagaimana jika kita ke bukit bunga tulip bukankah cukup dekat dari rumah? " tanya Mayra
" ooohhh... benar juga bukit bunga tulip di sana tempatnya sangat bagus pemandangan nya juga, tapi perjalanan ke sana cukup sulit ?" ada sedikit rasa kekecewaan di hati mereka sepertinya mereka tidak jadi pergi piknik
" heiii... tak apa lagi pula seperti nya besok cuaca akan bersahabat jadi tak perlu ada yang di khawatirkan " jawab Hana
mereka pun nampak masih berpikir
" baiklah besok kita akan ke bukit bunga tulip untuk piknik dan semoga saja semuanya akan baik-baik saja" ucapan telak dari paman Lee yang berarti mereka akan pergi piknik besok bersama-bersama
__ADS_1
dan acara makan malam pun berlanjut dengan suasana yang sangat hangat penuh dengan obrolan dan canda tawa.
12-09-2020