ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
chapter 14


__ADS_3

Mereka pun sudah meninggalkan stasiun kereta pergi menuju ke rumah bibi Zahra, perjalanan dari stasiun ke rumah bibi Zahra cukup jauh jadi Athena menyempatkan waktu tersebut untuk tidur sebentar di dalam taksi yang mereka tumpangi.


Akhirnya mereka pun sampai di depan rumah bibi Zahra " Athena bangun sayang kita sudah sampai." ujar bibi Zahra.


" Aahh.. ya maaf aku ketiduran." ujar Athena lalu beranjak keluar dari dalam taksi sambil menurunkan barang-barang bawaannya setelah itu membayar taksi dan taksi pun pergi.


ceklekk.... ( suara pintu terbuka)


" Ayo sayang masuk, oh ya maaf ya rumah nya sangatlah kecil karena di sini bibi hanya tinggal sendirian, sejak suami dan anak bibi meninggal bibi jadi sendirian." ujar bibi Zahra dengan rawut wajah sedihnya.


" Tak apa bibi yang penting masih layak untuk ditinggali mau besar atau kecil kita tetap harus bersyukur apa yang Tuhan kasih untuk kita, dan maaf aku tidak bermaksud untuk membuat bibi mengingat suami dan juga anak bibi dan juga membuat bibi bersedih. " jawab Athena.


" Ya tidak apa tak perlu meminta maaf dan aku pun sudah bisa mengikhlaskan mereka, nah ayo... sekarang kita masuk." mereka pun memasuki rumah saat masuk Athena melihat rumah ini tidak lah kecil, rumah ini cukup luas ada sebuah lorong yang menghubungkan kamar tidur dan kamar mandi di sebelah kanan, lalu di sebelah kiri terdapat ruang tv yang desainnya kebanyakan berwarna putih dan abu-abu tua lalu maju sedikit terlihat dapur yang sangat bersih dan sebuah meja makan yang tertata rapih dan jangan lupa jika dilihat dari depan pintu masuk terdapat sebuah pintu kaca yang menghubungkan area belakang sebuah taman mini bisa dibilang.


Lalu sebuah suara mengagetkan Athena yang masih melihat-melihat apa saja isi dari rumah ini " Athena kenapa melamun, ada apa?" tanya bibi Zahra.

__ADS_1


" Tidak, tidak ada apa-apa hanya saja sepertinya desain dan juga furnitur dari rumah ini terlihat sangat unik dan aku suka."


" Aaahhh... ituu.. semua ini yang desain dan yang menata barang-barang ini adalah suamiku dia sangat suka mendisein ulang sebuah ruangan dan semua desain ini adalah desain terakhir nya sebelum kecelakaan merenggut nyawanya." jawab bibi Zahra yang tadinya ceria sekarang kembali sedih, Athena merasa sangat bersalah karena 'lagi' Athena membuat bibi Zahra sedih.


" Aahhh.. Iyaaa... bibi, bibi bilang tadi di stasiun bibi memasak bebek goreng kan?sekarang aku lapar, aku mau bebek goreng ."ujar Athena agar suasana menjadi lebih baik.


" Iya ayo kau lapar kan, sekarang kita ke meja makan." mereka pun pergi ke meja makan atau ruang makan lebih tepatnya.


" Eehhhmmmm... sepertinya terlihat enak boleh aku makan sekarang ?" tanya Athena.


" Iya tapi jangan lupa cuci tangan mu terlebih dahulu ."


" Anak itu..." ucap bibi Zahra seraya menggelengkan kepalanya akan tingkah laku Athena yang bisa dibilang bisa membuat rumah ini kembali berwarna akan keceriaan dan kebahagiaan.


" Bibiii... aku sudah mencuci kedua tangan ku boleh kah aku makan sekarang ?" tanya Athena.

__ADS_1


" Iya boleh duduklah ." Athena pun segera duduk dikursi makan dan mengambil piring ia mengisi piring itu dengan nasi dan juga beberapa lauk yang sudah disiapkan dan jangan lupa bebek goreng.


" Bagaimana apakah enak?" tanya bibi Zahra.


" Ini sangatlah enak... melebihi masakan restoran mahal sekalipun sungguh ini enak sekali bibi adalah koki yang hebat." ujar Athena seraya memasukkan kembali potongan bebek goreng ke dalam mulutnya dan bisa dibilang akhirnya Athena dapat makan dengan lahap seperti dulu.


" Hahahahaha... kau ini bisa saja makan yang banyak agar badan mu beriisi, lihat lah badan mu sangat kurus."ucap bibi Zahra seraya memperhatikan tubuh Athena yang memang terlihat kurus.


" Aku pasti akan akan makan banyak dan aku akan cepat gemuk tentunyaaa... lihat isi piringku banyak kan?" ujar Athena seraya memperlihatkan isi piringnya yang memang sangat banyak, banyak lauknya dibandingkan nasinya.


" Iya sangatlah banyak, banyak akan lauknya dibandingkan nasinya."


" Heheheheh.... " tawa Athena seraya memperlihatkan gigi-giginya.


" Oh ya, bagaimana kabar ibu mu apa dia baik-baik saja sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan Lizz, bagaimana dia sekarang ?" tanya bibi Zahra.

__ADS_1


Athena yang mendengar pertanyaan tersebut dengan reflek menghentikan acara makannya dan raut wajahnya berubah menjadi datar yang tadinya terlihat ceria, tiba-tiba menjadi datar.


21-10-2020


__ADS_2