ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
chapter 17


__ADS_3

Dan keluarlah seorang wanita yang umurnya berkisar 40 tahunan ia terlihat sangat anggun dan berkharisma " Halo," ujar wanita itu.


Athena sadar dari lamunannya " Oh hai, aku kesini untuk memberikan barang ini kepada Nyonya Izume, bisakah aku bertemu dengannya?" tanya Athena dengan ramah.


" Oh, aku lah Nyonya Izume yang kau cari itu,"jawab Nyonya Izume.


" Aahhh... jadi Anda Nyonya Izume baiklah, ini ada titipan barang dari bibi Zahra untuk Nyonya Izume," seraya memberikan barang tersebut.


Nyonya Izume pun mengambil barang tersebut lalu, melihat isi di dalamnya " Oohhh... Syukurlah barangnya ada , sampaikan terimakasih ku dan salam ku pada bibi Zahra,"ujar Nyonya Izume, ternyata isi barang tersebut adalah sebuah guci antik berukuran kecil yang sangat indah.


"Pantas saja saat aku membawanya barang itu terasa sangat berat, ternyata sebuah guci kecil meskipun kecil tapi cukup berat aaahh... sepertinya tangan ku sedikit pegal," ucap Athena di dalam hatinya.


" Ohh ya omong-omong kau siapa nya bibi Zahra sepertinya aku baru melihat mu,"tanya Nyonya Izume.


" Aku adalah keponakan bibi Zahra, aku baru datang tadi malam."


" Oohh.. baiklah kau ingin masuk ke dalam ?"tawar Nyonya Izume.


" Tidak, tidak usah repot-repot aku harus pergi lagi untuk berbelanja bahan masakan," tolak Athena dengan lembut.


" Ya sudah, lain kali saja." jawab Nyonya Izume.

__ADS_1


" Aku pergi dulu sampai jumpa," pamitnya.


" Sampai jumpa hati-hati di jalan." Athena pun pergi meninggalkan kediaman Nyonya Izume.


Ia pergi menuju pasar yang ternyata, pasarnya tak jauh dari tempat tinggalnya , ia pun melihat-lihat ada apa saja di pasar ini ternyata pasar di sini lumayan lengkap, sama seperti di tempat tinggalnya dulu hanya saja di sini pasarnya lebih ramai sedangkan di sana tidak seramai di sini, ia pun mulai memilih bahan-bahan masakan mulai dari toko sayur, toko buah, toko khusus bumbu-bumbu dapur dan di sini ada juga toko roti, sepatu, baju, bahkan sebuah rumah makan dan juga stan-stan jajanan jalanan lainnya , sungguh hal cukup berbeda bagi Athena.


Waktu pun berlalu Athena sudah selesai berbelanja ia pun segera beranjak pulang, saat tengah perjalan ia melihat seorang remaja perempuan yang umurnya kira-kira hampir setara dengannya, orang tersebut bersama dengan sekelompok remaja lainnya jika dilihat tidak ada yang aneh dengan mereka hanya saja....


" Kenapa mereka menertawakan perempuan itu, apa ada yang lucu ?" monolognya seraya masih melihat gelagat mereka.


" Tidak mungkin jika mereka adalah teman wanita itu, gelagat mereka sungguh mencurigakan,"ujarnya lagi masih dengan rasa kepo tingkat dewanya itu.


Lalu sekelompok perempuan tersebut meninggalkan perempuan tadi yang sepertinya habis di bully, perempuan tersebut terlihat sedikit berantakan dan jika diteliti pada tubuhnya ada bekas luka yang cukup banyak hanya saja perempuan itu dengan pintar dan lihai dapat menyamar kan luka-luka nya.


" Hai.. boleh aku duduk di sini?" tanya Athena pada wanita tersebut dan perempuan itu pun menganggukkan kepalanya menandakan bahwa Athena boleh duduk di sampingnya.


Tiba-tiba Athena menyerahkan sebuah tisu pada wanita di sampingnya " Ku lihat kau sepertinya sedang menangis, ini aku punya tisu hapuslah air mata mu itu terlihat sangat mengganggu."


Wanita di sampingnya pun mengambil tisu yang diberikan Athena padanya tak lupa mengucapkan 'terimakasih' meskipun suaranya hampir seperti berbisik.


" Kenapa kau tidak membalas mereka, kenapa kau diam saja dan malah menangis?" ucap Athena membuka suara dengan sebuah pertanyaan.

__ADS_1


" Hah, apa maksudmu?" tanya balik wanita tersebut melihat Athena dengan rawut wajah bingung.


" Seharusnya kau tahu maksud ku dan tak perlu bertanya balik,"balas Athena.


" Kau tak perlu ikut campur urusan ku," balas wanita tersebut dengan rasa tak suka.


" Aku tak mencampuri urusan mu hanya saja, kau terlalu naif." ujar Athena.


Dan wanita disebelahnya memandang Athena dengan kesalnya " Apa maksudmu mengatakan bahwa aku orang yang naif!!" balas wanita tersebut dengan nada suara yang tinggi dan juga penuh emosi.


Sedangkan Athena tetap diam di tempat dengan tenang " Yaa.... Kau terlalu naif atau bodoh bisa dibilang, kau tahu kenapa aku mengatakan itu karena kau, terlalu bodoh untuk diam saat kau dipermalukan di depan umum, kau terlalu bodoh untuk menutupi luka-luka ditubuh mu itu dan kau terlalu bodoh untuk menangisi mereka yang telah berbuat seenaknya pada mu," jawab Athena dengan tenang dan merasa bahwa apa yang ia katakan itu benar adanya.


" AAAHHH... YA AKU ADALAH ORANG YANG SANGAT BODOH, BAHKAN TERLALU BODOH KAU PUAS!!!" bentak wanita tersebut pada Athena.


" Sangat puas, " Jawab Athena dengan senyuman. " Akhirnya kau menyadari itu, karena kau sudah menyadarinya jadi seharusnya kau tahu apa yang harus kau lakukan."


" Baiklah sepertinya aku harus pergi, sampai jumpa" Athena pun pergi meninggalkan wanita tersebut sendirian di bangku taman saat Athena sudah berjalan untuk meninggalkan taman ia memberhentikan langkahnya lalu, berbalik badan dan berteriak " Heiii... Namaku Athena ingat itu baik-baik byee... " Dan ia pun pergi.


Sedangkan wanita tersebut masih tetap diam memikirkan apa yang dikatakan oleh perempuan yang bernama Athena itu.


Halo semuaaa... Terimakasih sudah mau membaca cerita ku ini maaf kalau banyak kesalah dalam alur ceritanya, bahasanya, kata-kata nya dan yang lainnya, mohon untuk beritahu yaaa... biar Author bisa memperbaikkinya jangan lupa untuk selalu like, comment dan pantengin terus ceritanya Oke sampai jumpa

__ADS_1


Byeeee.... 🙌😘 Salam dan peluk hangat dari author untuk semuanya....


15-11-2020


__ADS_2