ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
Chapter 20


__ADS_3

Setelah mereka beristirahat sejenak di tepi danau, mereka melanjutkan perjalanan pulang dalam perjalanan mereka sedikit berbincang-bincang.


" Aku sangat senang sekali, hari ini adalah hari paling istimewa dan bersejarah bagiku karena hari ini aku punya teman baru dan juga kita bersenang-senang sampai lupa waktu...hahahhah.. " ujar Lyra dengan perasaan bahagia.


Athena hanya tersenyum mendengar ocehan Lyra, sepertinya memang benar hari ini adalah hari paling bahagia yang Lyra dan Athena jalani, mereka menghabiskan waktu dengan bermain di taman bermain, lalu memakan kue strawberry bersama-sama , memetik buah apel yang berada di taman tanpa izin lalu memakan buah apel tersebut, dan banyak hal lagi yang mereka lakukan dengan bahagia hari ini, sepertinya hari ini adalah hari yang paling sempurna bagi mereka.


" Tapii tidak kerasa waktu terus berjalan dan kita akan berpisah, "ucap Lyra dengan sedihnya.


" Kenapa kau sedih ? kan masih ada hari esok, " ujar Athena memberi pengertian pada Lyra.


" Yaaa.. aku tahu tapi besokkan aku harus bersekolah , setelah itu aku bimbel, setelah itu aku harus kursus biola jadiii.. tidak ada waktu untuk bermain lagi, "ucap Lyra masih dengan rasa sedih.


" Ya sudah tak apa nanti saja saat hari libur tiba kita refreshing lagi," ujar Athena menyemangati Lyra.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu, sampai jumpa haru libur," pamit Lyra.


" Ya sampai jumpa," balas Athena.


Mereka pun berpisah Athena menuju jalan ke arah rumahnya dan Lyra menuju jalan ke arah rumahnya juga, saat dalam perjalanan pulang secara tak sengaja Athena melihat seseorang yang ia sangat benci dalam hidupnya, lalu dengan cepat buru-buru Athena bersembunyi tapi tetap memperhatikan gerak-gerik orang tersebut tak lama seorang perempuan muda seumuran dengan Athena keluar dari toko tersebut dan tersenyum ke arah wanita itu dan nampak sedikit berbicara sesuatu hal terlihat Athena tak suka ingin sekali Athena berjalan ke arah mereka lalu mengatakan bahwa Athena tidak suka dengan kedekatan mereka, apalah daya Athena sudah mati bagi mereka, lalu tak lama mereka memasuki mobil dan mobil pun pergi menjauh.


" Seharusnya aku tidak melihat mu lagi, kau telah menghancurkan hati ku, tidak cukupkah kau menggantikan ku lalu menghancurkan hidup ku... Aku merindukan mu tapi aku juga membenci mu. Mama." Athena pun pergi dari tempat itu ia berlari sambil terisak menangisi hal yang menurutnya tak perlu ia tangisi, tapi hati dan perasaannya tidak bisa dibohongi air mata pun jatuh membasahi pipinya benar Athena memang merindukannya, tapi ia membencinya


" Seharusnya aku tidak melihatnya lagi, seharusnya aku melupakannya....hiks.. hikss.. Tuhaaannn... tolong lupakan aku pada mereka, aku tak mau mengingatnya Tuhaannn... " ujarnya masih dengan perasaan yang kacau.


" Athena bodoh kenapa kau menangis, untuk apa kau menangisi hal yang tak seharusnya, ingat dia memang yang melahirkan mu dan juga dia yang tak pernah peduli padamu, ingat itu Athena ingatt!!" ujar Athena pada dirinya seraya menghapus air matanya, lalu ia melanjutkan perjalanan menuju rumah.


Dan akhirnya sampailah ia di depan rumah lalu membuka pintu, masuk dan menutup pintunya. Ia berjalan dengan lemah menuju kamarnya untuk beristirahat sejenak dan melupakan hal yang barusan terjadi.

__ADS_1


Saat ia masih dengan pikirannya handphonenya berdering menandakan ada telpon masuk ia pun mengangkat telponnya.


" Halo," sapa Athena.


"......"


" Iya benar."


"......"


" Apa?" Athena terkejut atas penuturan seseorang dari seberang suara di sana, ia pun bergegas pergi menuju ke sebuah tempat.


22-11-2020

__ADS_1


__ADS_2