
Heyyyoooo apa kabar para pembaca Setia ku?
Semoga sehat selalu dan selalu diberi pelindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa
Amiin..
Oke langsung saja kita memasuki dunia Athena...
Masih ditempat yang sama dan waktu yang sama. Athena berhadapan dengan Bianca.
"Iya. Kau benar. Eksperimennya pada diriku gagal, makanya aku dijadikan seorang pelayan. Kau benar. " ucap Bianca.
Athena tertawa atas pernyataan Bianca, ia menatap Bianca dengan tatapan penuh intimidasi "lalu, apa mau mu?" tanya Athena.
"Selesaikan semuanya. Dan kembalilah. " ujar Bianca.
"Selesaikan apa? semuanya sudah selesai, tak ada yang harus kuselesaikan. Dan, apa? kembalilah? kemana aku harus kembali ? semua orang yang kusayang telah pergi meninggalkan ku sendirian disini. Kemana aku harus kembali ? hah?! kemana?!"
Bianca terdiam, menatap dalam diri Athena. Ia mendekati Athena "kau masih memiliki sebuah keluarga. Keluarga yang sangat lengkap. "
"Keluarga ?"
"Iya. Mereka adalah keluarga kandung mu. "
Athena malah tertawa dibuatnya "kenapa kau tertawa?" tanya Bianca.
"Kau lucu. Aku mempunyai keluarga? seharusnya ingat Bianca. Saat aku masih bayi, aku sudah dibuang oleh ibu kandung ku sendiri. Aku adalah anak yang tak pernah diinginkan. "
"Kau salah Athena. Kau salah. Malahan mereka sangat menantikan kehadiran mu. Mereka telah menyiapkan banyak hal untuk kedatangan mu di dunia ini. Hanya saja, keegoisan ibu mu lah, yang membuat dirimu, jauh dari keluarga yang lainnya. Seharusnya kau sudah tahu tentang itu. " ucap Bianca dengan serius.
"Aku tak tahu." jawab Athena.
"Kau harus tahu, Athena. kau harus tahu. Temui ayah mu. Ayah kandung mu. "
"Kenapa aku harus temui dia?"
"Karena dialah, yang sangat-sangat menantikan kehadiran mu. Menantikan kehadiran Putri kecilnya. "
"Apa kau yakin? dia menantikan diri ku?"
"Aku sangat yakin. "
"Apa aku harus percaya pada omongan mu?"
"Itu terserah padamu. Yang terpenting, aku sudah mengatakan yang sebenarnya. " Bianca pun pergi dari hadapan Athena.
Athena, masih terdiam berdiri memikirkan tentang apa yang dikatakan oleh Bianca. apa ia harus percaya pada omongan Bianca ?
__ADS_1
"Aku pulang~"
"Kenapa larut malam begini baru pulang?" tanya Alicia yang masih duduk menonton TV.
"Kau belum tidur? ini sudah malam. "
"Aku tidak bisa tidur. " ucap Alicia sembari memakan cemilan ringan.
Athena pun duduk di samping Alicia, sembari ikut menonton juga. Hanya ada suara dari TV dan gambar dari TV lah yang membuat ruangan sekitar menjadi tidak terlalu sunyi.
"Alicia. " panggil Athena.
"Ya?"
"Boleh aku bertanya padamu?"
"Apa?"
"Menurutmu, bagaimana tuan Anderson itu ?"
"Maksudmu kakek?"
"Hah? kakek?"
"Iya. Anderson itu nama kakek ku. "
"Bukan. Bukan kakek mu. Tapi.. "
"Ooohh.. maksudmu papa Zayn. Suaminya mama Aluna kan?"
"Jadi, namanya Zayn. Zayn Anderson ?" tanya Athena.
"Iya, memang kenapa?"
"Nama anak yang lainnya siapa namanya?"
"Kalau mama Aluna cuman punya 3 anak laki-laki. Yang satunya, namanya Rafael Zylun Anderson, yang kedua namanya Zack Zylun Anderson dan Zico Zylun Anderson. Nahh seharusnya adalagi yang keempat, kata mami Lexi sih seharusnya perempuan, cuman udah meninggal waktu bayi. Jadinya, cuman ada 3 doang. Cuman yang bang Rafael, dia adalah kakak tertua dari keluarga Anderson. Kalau Anderson sendiri itu nama kakek. Sampe sekarang kakek masih hidup, masih bernapas pula. "
"Ohh... trus kamu tahu, siapa nama anak perempuannya?"
Alicia menggelengkan kepalanya "nggak. "
Athena menjadi lesu atas jawaban Alicia "tapiii... " ucap Alicia lagi.
"Apa?"
"Alicia, pernah denger dari beberapa pelayan yang ngegosip. Katanya namanya itu seharusnya Athena Almayra Zylun Anderson. Iya dehh kalau gak salah sih gitu ngomongnya."
"Heeyy kau mau kemana ? acara TV nya sebentar lagi mau mulai. " teriak Alicia pada Athena yang meninggalkannya sendirian di ruang TV.
"Aku mau ke kamar. Mau istirahat. " teriak Athena.
"Oohh.. ya sudah. Padahal acara TV nya lagi Bagus. "
Athena kini sudah berada dikamarnya, ia segera mengobrak-abrik seisi kamarnya mencari sesuatu barang. Tak lama barang yang ia cari ,ia dapatkan. Sebuah Akta kelahiran.
Tertera disana namanya, dan ia baru sadar bahwa namanya adalah...
*Athena Almayra Zylun Anderson*
*Dengan nama orang tua*:
*Aluna Anderson (ibu*)
*Zayn Anderson (ayah*)
Athena terduduk diam membeku, memegang dengan erat Akta kelahirannya. Ada pancaran kebahagiaan dan kesedihan dalam dirinya.
Kebahagiaan bahwa namanya tertera dalam marga keluarganya, dan kesedihan bahwa dirinya tak pernah merasakan kasih sayang sebuah keluarga. Tapi, ada yang aneh ia menemukan 2 Akta kelahirannya. Hanya saja yang satunya bertuliskan namanya dengan
*Athena Almayra Patinson*
Sedangkan yang satunya lagi bertuliskan
__ADS_1
*Athena Almayra Zylun Anderson*
Lalu, yang mana Akta kelahirannya yang asli?
Ia bimbang.
Keesokan harinya di tempat perlombaan...
"Athena, " panggil sebuah suara.
"Lyra, kenapa?"
"Makan siang bareng yuk. Mau gak?" tanya Lyra.
"Boleh. "
"Okee let's goo... "
Mereka pun pergi untuk makan siang bersama. Mereka lebih memilih makan siang di luar lingkungan sekolah. Ada sebuah warung makan di depan gedung sekolah. Mereka makan disana.
"Mang, baksonya 2 porsi yaa.. yang satu pakai mie putih, yang satunya lagi pakai mie kuning. Sama minumnya es teh satu sama es teh lemon satu. Udah itu aja. " ujar Lyra.
"Oke siap, ditunggu. " jawab sang penjual.
Athena dan Lyra pun mengobrol seperti biasanya. Hingga pesanannyapun datang. Mereka pun memakan baksonya dengan khidmat dan tenang. Sampai suatu ketika Athena bertanya sesuatu pada Lyra.
"Lyra?"
"Iya?"
"Hubungan kamu sama Azka gimana?"
"Baik, Baik kok. Kenapa?"
Athena meletakkan sendoknya dan menyeruput minumannya "kamu ada,sedikit curiga gak sama Azka?"
"Eehhmmm... gak tuh. Kenapa sih emangnya?" tanya Lyra dengan keponya.
"Aku.. ngerasa ada yang aneh aja sama dia, akhir-akhir ini. "
"Anehnya?" tanya Lyra dengan keponya lagi.
"Yaaa.. aneh aja. Kaya ada yang beda. Kamu ngerasa gak sih?"
"Sebenarnya aku juga ngerasa hal yang sama Na, cuman aku gak berani bilang ke kamu. Aku gak enak sama kamu, karena kamu sahabatnya Azka. Jadi, beberapa hari yang lalu Azka sempet ngajak aku untuk ketemu sama Oma nya yang ada di rumah sakit. Awalnya semuanya biasa aja, Omanya baik sama aku, dia bener-bener ramah banget. Sampai suatu ketika, Azka izin mau ke kantin rumah sakit beliin aku minuman. Karena memang kondisi aku saat itu lagi haus banget dan air ku habis."
"Saat Azka pergi ninggalin aku sama Oma nya. Tiba-tiba omanya Azka bilang gini ke aku 'Lyra lebih baik, kamu jauhin Azka. Putuskan Azka, Azka gak baik untuk kamu. Karena, Azka yang sekarang bukanlah Azka yang sebenarnya' gitu." Jelas Lyra.
"Kamu serius, oma nya Azka bilang kaya gitu ke kamu?"
"Seriuslahh.. dan juga, Omanya Azka juga bilang. 'suruh Athena untuk jauhin Azka. Dan buat Athena jauh dari Azka. Karena Azka adalah orang jahat untuk Athena' gitu. Omanya sendiri bilang ke aku gitu. Aneh gak sih?"
Athena mencoba menarik napasnya dalam-dalam, dan mencoba berpikir lebih keras lagi tentang semua hal yang terjadi dalam kehidupannya.
"Na, menurut kamu. Gimana kalau kita kerja sama ?" tawar Lyra.
"Kerja sama ? kerja sama apa?"
"Kita cari asal-usul Azka yang sebenarnya. Karena aku yakin, ada yang beda dari dia. Kamu tahu? terkadang Azka lembut sama aku, dan terkadang Azka bisa emosian sama aku. Dan emosinya itu gak terkendali. Tiba-tiba marah, tiba-tiba kesel sendiri, bahkan dia pernah mencoba memukul aku. Dan anehnya ia kembali lembut lagi sama aku. Apa iya dia punya... Alter ego?"
"Alter ego?" beo Athena.
**18-07-2021**
**Oke sampai sini dulu, terus pantengin dunia Athena**..
**Kalau ada salah-salah kata , kalimat maupun typo maupun feelnya yang kurang mohon di maafkan**...
**Oke see you nex time**...
**Byeee 🤗🤗😘**
__ADS_1
**Note: Oh ya aku mau minta maaf beberapa hari yang lalu aku gak bisa update. Maaf yaaa.. aku gak bisa upate gegara aku sakit waktu itu jadinya maaf yaa kawan-kawan ku. Aku sayang kalian pantengin terus Dunia Athena yaaa... okeee see you next time byeeee 😊🤗**