ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
chapter 50


__ADS_3

"Udah balik lo Na! "


"Menurut lo!"


"Woyyy santai dong. "


Athena berjalan ke arah Alicia yang masih tertidur itu "nih anak belom bangun juga?" tanya Athena.


"Belom. Kan tadi obatnya gue kasihnya kebanyakan tapi gak sampe overdosis, " seru Azka.


"Oh oke deh, gue bawa nih anak. "


"Kemana?"


"Ke tempat yang aman. "


Azka hanya manggut-manggut saja "oh yaa itu baju-baju sama barang-barang yang lain tadi gue udah taro di tas, mau lo apain tuh barang bukti."

__ADS_1


"Ancurin lah. "


"Ancurin?" beo Azka.


"Iya. Gue mau bakar," Athena mengangkat tubuh Alicia dan memakaikannya jaket untuk menutupi seragam Alicia "Sekarang gue berangkat, terima kasih udah mau nolongin gue dan untuk kebaikan Anda, akan Anda dapat kan nanti. Sesuai perjanjian."


Athena keluar dari rumah Azka dengan menggendong Alicia dan sembari membawa tas besar yang berisi barang bukti.


"Gue pamit byeee, " Athena pergi bersama Alicia yang masih tertidur.


Azka diam menatap kepergian Athena, lama ia menatap kepergian Athena dari rumahnya ia segera masuk ke dalam rumahnya lalu mengunci pintu rumahnya.


Ia membuka sebentar tas tersebut ia melihat isinya semua barang bukti ada disini mulai dari botol yang berisi obat bius, sapu tangan, plat mobil, serta baju-baju yang tadi dipakai untuk menyamar "aman, " ucapnya segera ia memundurkan langkahnya, lalu ia mengeluarkan sebuah minyak tanah yang sudah ia siapkan, lalu ia tumpahkan minyak tanah itu ke tas besar itu, setelah minyak tanahnya habis ia mengeluarkan korek api dari saku celananya.


"Maaf " ucapnya, lalu ia membakar barang bukti itu, kini dapat terlihat tas besar itu sudah terbakar oleh api. Ia amati sampai tas itu benar-benar hangus tak tersisa. Segera ia berjalan ke arah Alicia yang ia letakkan tadi, Athena kembali menggendong tubuh Alicia lalu berjalan meninggalkan barang bukti yang sudah terbakar hangus. Dan meninggalkan daerah tersebut.


Berjalan cukup lama di daerah yang sangat sepi, jika ada kendaraan lewat itu pun hanya sesekali saja. Jalanan sangat sepi dan hanya di terangi oleh lampu jalanan.

__ADS_1


Suara ketukan sepatu dari langkah Athena mengisi sunyinya malam, malam ini cuaca cukup dingin ia melihat sebentar ke arah Alicia yang masih berada di gendongannya.Alicia masih tertidur dengan lelapnya.


Kini setelah Athena menempuh perjalanan yang cukup panjang ia sampai pada sebuah bangunan tinggi. Apartemen dengan harga murah. Ia memasuki apartemen tersebut berjalan masuk, menekan tombol lift tak lama lift pun terbuka ia segera masuk dan menekan tombol ke lantai tujuannya. Lantai 17.


Di dalam lift sunyi tak ada suara yang ada hanya suara dari lift saja. Ting... lift sampai di lantai 17. Ia keluar dari dalam lift berjalan ke arah tempat tinggalnya. Apartemennya dengan nomor 32204 ia mengeluarkan kunci dari saku celananya. Lalu membuka pintu itu.


Dapat terlihat di dalam sini semua barang-barang masih rapih, bersih dan sepertinya sangat terawat.


Ia memasuki tempat tinggalnya. Apartemen ini tidaklah mewah dan juga megah. Di sini terdapat 21 lantai. belum termasuk dari loby apartemen, bestment, dan juga rooftop.


Ia masuk ke dalamnya, lalu meletakkan Alicia di salah satu kamar. lalu setelah itu keluar dari kamar dan duduk di salah satu kursi dekat jendela. Ia mengamati gemerlapnya malam hari. Terang hanya dihiasi lampu-lampu dari toko-toko yang sudah tutup dan juga lampu jalanan.


Ia berdiri dari duduknya lalu berjalan ke arah dapur ia membuat teh melati , salah satu teh kesukaannya setelah teh hitam.


Setelah teh sudah siap ua duduk di kursinya tadi, lalu memandangi indahnya malam dari jendela apartemennya. Ia meneguk teh panasnya yang masih mengepul itu. Ia nikmati tehnya dengan tenang dan masih menatap ke arah luar jendela.


27-03-2021

__ADS_1


Cerita masih amburadul maaf gengss 🙏😬😅


__ADS_2