ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
chapter 57


__ADS_3

"Athena.. "


"Kenapa?"


"Gue mau ngasih tau lo sesuatu. "


"Apa? gue gak lagi ulang tahun yaa.. "


"Yeeee... jangan ke-pedean woyy. "


"Trus?"


"Gue udah jadian sama Lyra, " ujar Azka.


"HAH!!?"


"Wooyy santai dong, gak usah ngegas. "


Athena kaget bukan kepalang, baru aja bahkan blom ada 7 hari Athena ngasih nomor telepon Lyra ke Azka tiba-tiba mereka udah jadian aja.


"Lo serius!! enggak enggak mungkin kann.. lo mau ngeprank gue yaa? alaahh.. basi!"


"Yeeee... siapa juga yang mau ngeprank, ini serius nanti malem gue mau dinner bareng sama Lyra. "


"Ya udah Bagus lahh.. kalo emang kalian berdua udah jadian, sekalian nemenin lo yang udah kesepian setelah sekian abad. "


"Lo gak mau doain gue na?"


"Doain apaan?"


"Doain gitu, biar hubungan gue sama Lyra berjalan dengan lancar, gak ada halangan apapun, jauh dari kata selingkuh. "


"Amin. Dah ah gue mau pulang. Byee," ujar Athena. Athena pun pergi meninggalkan Azka.


Ia berjalan meninggalkan gedung sekolah, karena memang sudah waktunya pulang bagi murid-murid yang dikhususkan untuk pergi besok mewakili sekolah.


Saat ini ia tengah berjalan menyusuri jalanan kota untuk kembali pulang, tak sengaja ia melihat beberapa mobil hitam berhenti tak jauh dari tempat ia berdiri. Ia dapat melihat siapa saja orang-orang yang keluar dari dalam mobil tersebut, awalnya hanya ada beberapa pria berpakaian hitam yang keluar dari mobil depan dan belakang tak lama dari mobil di tengahnya pintunya terbuka seorang wanita yang umurnya sudah 40 tahun keatas tapi masih nampak awet muda itu keluar dengan sangat anggunnya diikuti seorang perempuan muda yang tak lama keluar dari dalam mobil hitam tersebut.


Lalu mereka memasuki salah satu toko yang terkenal mewah dan mahal itu. Diikuti orang-orang berpakaian hitam dibelakangnya


Athena masih terdiam di tempat menatap ke arah orang-orang tersebut, tatapan yang ia berikan sulit diartikan.


"Ku kira saat salah satu anggota keluarga kalian tidak ada kalian akan sangat sedih dan akan sangat khawatir, tapi ternyata aku salah. Kalian masih tetap sama. Tak peduli . Woowww.. impresif, " ucap Athena sembari menatap orang-orang tersebut yang sudah memasuki salah satu toko tersebut.


Lalu ia berjalan menyebrang jalan dan terus berjalan menuju apartemen.




*Ceklek*... (suara pintu terbuka )



"Kau sudah pulang ?"



"Iya. "



Athena berjalan menuju kamarnya ia lalu berganti pakaian dan setelah itu keluar kamar.



"Kau sudah makan siang?" tanya Athena.



"Sudah. Kalau kau sendiri ?"



"Sudah. "


__ADS_1


"Aku akan mencuci pakaian, dimana pakaian mu?" tanya Athena.



"Kau mau mencuci ?"



"Iya. "



"Boleh aku membantu ?"



"Ayo. "



Athena membolehkan Alicia untuk ikut membantu mencuci pakaian, mereka pun masuk ke sebuah ruangan khusus mencuci baju yang di sana sudah ada sebuah mesin cuci dan barang-barang khusus mencuci pakaian.



Mereka mulai mencuci pakain dari mulai memisahkan pakaian berwarna dan pakaian khusus warna putih, lalu merendam pakaian, menyikat pakaian yang ada nodanya, membilasnya, lalu memberinya sebuah *softener* atau pengharum khusus pakaian, lalu di rendam lagi, di keringkan sampai menjemur pakaian. Mereka melakukannya secara bersama-sama , hitung-hitung sekalian mengajari Alicia bagaimana mencuci pakaian.



"Yeeeyy... udah selesai... " ucap Alicia dengan girangnya.



"Iya, sekarang kau masuk ke dalam hari sudah mulai sore, " mereka pun masuk ke dalam apartemen.



Alicia kembali duduk di sofa sembari menonton televisi yang menayangkan kartun si spons kuning dan sahabatnya di bintang laut berwarna merah jambu itu.




"Siapa ?"



"Mereka si spons kuning dan Bintang laut ituu. "



"Kenapa memangnya? "



"Aku kagum sekaligus salut sama mereka, mereka bisa terus mempertahankan persahabatan mereka meskipun terkadang ada saja yang ingin memisahkan mereka. "



"Namanya juga persahabatan pasti ada aja orang-orang yang gak suka. Apa lagi yang lebih dari kata *sahabat*. "



"Iyaa cuman yang ini berbeda. Kak Nana ngerasa gak sih kalau dalam kehidupan nyata itu terkadang seorang sahabat bisa saja melukai sahabatnya sendiri entah karena ego masing-masing, salah paham bahkan yang sering terjadi itu adanya seorang sahabat yang menyukai pacar sahabatnya sendiri. "



"Maklum lah namanya juga manusia pasti punya kesalahan, kan manusia tak luput dari dosa, " ujar Athena dengan entengnya.



"Iya manusia memang penuh dengan dosa, tapi masa iya dosanya yang penuh tapi pahalanya gak. Bangga gitu punya banyak dosa? Kalau aku sih. Big no, " balas Alicia.



"Jadi intinya apa? trus hubungan nya sama persahabatan si spons kuning itu apa?" tanya Athena.


__ADS_1


Alicia tersenyum lalu menatap manik mata Athena.



"Terkadang persahabatan itu bisa baik, dan terkadang pula bisa tak baik. Semua itu tergantung satu sama lain. Dalam sebuah tali pertemanan bahkan persahabatan harus dimulai dengan adanya saling mengenal satu sama lain, mengerti satu sama lain, tidak membanding-bandingkan satu sama lain, ada saat suka maupun duka. Itulah yang dinamakan sahabat. Jika teman itu hanya tahu tentang satu hal dari dalam diri temannya, tapi jika sahabat bisa lebih tahu banyak hal tentang sahabatnya. "



"Lalu?" tanya Athena lagi.



"Lalu. Lalu bisakah kita menjadi seorang sahabat, sahabat yang mengerti satu sama lain, berbagi suka maupun duka, dan yang paling penting sahabat yang dapat dipercaya. Bisakah?" Alicia menatap ke dalam manik mata Athena. Terlihat di sana hanya raut wajah dan tatapan yang sulit diartikan yang Alicia lihat dari sosok Athena.



"Jika aku tak mau menjadi sahabat mu, bagaimana ?"



"Tak apa, bagaimana jika berteman ? tenang saja aku akan selalu ada untuk mu, jadi kau tak perlu khawatir jika kau merasa kesepian. "



"Jadi, menurut mu selama ini aku kesepian? bukankah kita sama, sama-sama kesepian?"



"Maka dari itu, karena kita sama makanya aku menawarkan diri ku untuk bisa berteman bahkan bersahabat dengan mu. Bagaimana? kesempatan tidak datang dua kali lohh.. "



"Tapi aku orang jahat. "



"Lalu apa masalahnya kalau kau orang jahat? memangnya undang-undang menyuruh kita untuk memiliki seorang sahabat atau teman yang tidak jahat, lalu orang jahat tidak diperbolehkan berteman? begitu?"



Alicia kembali melanjutkan kalimatnya.



"Orang baik tak selamanya baik, orang jahat tak selamanya jahat. Pasti aku yakin mereka awalnya tidak mau melakukan kejahatan itu, tapi entah karena ego atau dirinya masing-masing makannya mereka begitu. Bukankah awalnya mereka orang jahat saat terlahir di dunia itu suci, layaknya seperti kertas putih yang belum di tercampur oleh tinta hitam. Aku tahu sebenarnya mereka tidak ingin melakukan hal itu, tapi semua berawal karena kehidupan makanya mereka menjadi seperti itu. Kehidupan memang keras makanya berhati-hati lah dalam hidup agar tidak salah arah. "



"Hahaha... kau ini bisa saja.. " ujar Athena.



"Loh memang begitu kan?"



*27-04-2021*



\*\***Heeyooo sudah up guysss**....



**Partnya masih banyak tenang ending juga masih lama, karena masih banyak hal yang perlu dijelaskan secara perlahan-lahan, spoiler dikit untuk part selanjutnya**\*\* "\*\*\*\*\****Athena bakal ketemu seseorang yang selama ini membuat dirinya seperti itu***\*\*\*\*\*" \*\***Tapiii!! seperti itu apa !! entahlah lihat saja nanti di part selanjutnya**..



**See you next time byeeee.... 🤗🤗**



**Oh ya cerita ini cukup berat, beratnya aku sering memberikan banyak alur cerita yang membuat kalian mikir sampai pusing. jika itu membebani pikiran kalian silahkan tinggalkan cerita ini**\*\*.. \*\*\*\*\****Monggo dipersilahkan***\*\*\*\*\* \*\***saya gak marah kok, cuman. Cuman ya udah itu kan hak kalian yaa... ya udahlah... dah lah... terserah lah... Intinya nikmati saja alur yang akan membuat kalian pusing**...



**BUAAHAHAHHAHAAAA...... (tawa jahat ceritanya**\*\*) .

__ADS_1


__ADS_2