
Mobil pun berjalan menuju stasiun kereta lama perjalanan akhirnya ia sampai di di satsiun ia menurunkan semua barang-barang nya lalu membayar taksi itu, setelah itu ia masuk ke dalam menuju ke kereta.
Lama ia mencari akhirnya menemukan kereta arah tujuannya ia pun masuk dan duduk di kursi sesuai nomor di tiketnya.
30 menit ia menunggu dan kereta pun berjalan,perjalanan terasa sangat lama ia menikmati perjalanan sambil melihat ke arah jendela lalu sebuah tepukan menyadari nya.
Athena pun menoleh " Iya?" tanya Athena.
" Apa kau pergi sendirian ?" tanya wanita tua itu yang duduk di samping nya.
" Iya" jawabnya
" Kau sama seperti ku kita sama-sama pergi sendiri tanpa ada yang menemani, tapi jangan bersedih ada Tuhan yang selalu bersama kita," ujar wanita itu seraya tepat tersenyum lembut.
" Iya nyonya benar, " jawab Athena.
__ADS_1
" Kau lihat keluarga yang berada di sana?" tanya wanita tua itu seraya menunjuk ke satu keluarga yang seperti nya sangat harmonis itu.
Athena pun mengangguk " Bukankah keluarga itu terlihat sangat bahagia bahkan sangat harmonis?" tanya kembali wanita itu.
" Meskipun kita melihat mereka itu, seperti keluarga yang sangat harmonis dan sangat bahagia tapi, bukan berarti mereka tidak pernah melakukan sebuah kesalahan yang membuat mereka hampir hancur kau tahu dunia ini seperti roda kehidupan kadang berada di atas kadang berada di bawah, kadang bahagia kadang sedih, menyakitkan, kecewa, marah, bahkan kehancuran tapi, kau tak perlu takut dan khawatir akan hal itu jika kau percaya akan ada sebuah ' keajaiban' yang akan datang pada dirimu tersenyum lah jika itu menyakitkan, tertawalah jika itu mengecawakan biarkan dunia tahu bahwa kau adalah orang yang kuat jangan biarkan dunia tahu sisi dirimu yang sebenarnya, jika dunia tahu sebagian dari dunia ini akan menertawakan mu dalam kesedihan mu sebagiannya lagi hanya akan mengasihani mu saja tanpa memedulikan mu," ucap wanita itu pada Athena.
" Dan ingat akan ada sebuah kebahagian datang pada dirimu meskipun kau harus merelakan seseorang yang sangat kau sayangi pergi ," tambah wanita itu lalu tersenyum lembut kembali ke arah Athena dan memalingkan wajahnya ke arah depan.
Sedangkan Athena masih nampak bingung yang diucapkan wanita disebelahnya ini,dan wanita disebelahnya ini hanya memasang wajah biasa seperti sudah melupakan atas ucapnnya barusan.
Saat ia turun ia tak sengaja berpapasan dengan wanita yang ia temui tadi di kereta,wanita itu hanya tersenyum ke arah Athena lalu pergi, awalnya ia bingung kenapa wanita itu tersenyum padanya tapi sudah lah tak usah dipikirkan lagi lebih baik ia pergi sekarang.
" Nanaaaa!!" teriak seorang wanita yang memakai mantel tebalnya karena memang di sana sedang turub salju, ia pun menoleh ke asal suara dan pergi menuju ke asal suara.
" Bibi Zahra" ujar Athena.
__ADS_1
" Aahhh... sayang aku merindukan mu," ujar bibi Zahra seraya memeluk Athena.
" Ayo kita pulang bibi sudah memasakan bebek goreng untuk mu dan juga bibi susah membuat pie buah dan salad buah kesukaan mu ayo..." ajak bibi Zahra.
" Iya ayo" jawab Athena.
" Apa tas dan koper nya sini bibi bantu bawakan" tawar bibi.
" Tidak usah bibi ini tidak berat" tolaknya.
" Tidak itu pasti berat sini bibi bawakan biar adil begini saja bibi bawa tas dan kopermu kau bawa tas dan juga kopermu juga pas dua-dua gimana?" tawar bibi Zahra lagi.
" Tidak usah aku akan membawanya sendiri" tolaknya lagi.
" Tidak sini" kekeh bibi Zahra dan akhirnya masing-masing dari mereka membawa satu koper dan satu tas, mereka pun meninggalkan stasiun masih dengan perbincangan ringan mereka.
__ADS_1
15-10-2020