
Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan bagi Athena karena sang murid baru atau lebih tepatnya Azka membuat Athena selalu kewalahan dan selalu membuat emosi Athena, sebab saat jam istirahat banyak anak-anak mulai mengerumuni tempat duduk Athena hanya untuk berkenalan dengan Azka, dan juga banyak anak-anak dari kelas lain yang juga ingin berkenalan dengan Azka lebih dekat, bukan cuman para perempuan saja laki-laki juga ada, lalu juga ada saat Athena sehabis dari toilet banyak murid perempuan mengerumuninya hanya untuk bertanya pada Athena 'apakah Azka baik? ' atau 'Athena ayo kita bertukar tempat duduk, biar aku yang duduk bersama Azka' atau 'Athena! jangan mentang-mentang kau bisa duduk bersama Azka kau bisa suka sama Azka, Azka hanya milik ku!' dan kalimat maupun pertanyaannya lainnya yang membuat Athena pusing tujuh keliling.
Jam pulang sekolah telah tiba Athena buru-buru pergi dari sekolah dan menjauh dari Azka, tapi sepertinya nasib baik tak menghampirinya hari ini, Azka bisa dengan cepat menyusul Athena yang sudah masuk ke dalam bus dan duduk tepat di samping Athena.
"Ku kira aku akan terlambat, ternyata hanya hampir terlambat, " ujar Azka pada Athena.
Athena memasang wajah sebalnya dan tak menghiraukan ucapan Azka, dan bus pun berjalan, dalam perjalanan Athena diam dan tak melihat ke arah Azka sedangkan, Azka selama perjalanan selalu berbicara terus tanpa berhenti.
"Bisakah kau diam!" ujar Athena kesal.
"Ups.. maaf, aku bisa diam tapi, aku tak bisa diam jika kau ada ada di samping ku, " ujarnya dengan suara seperti berbisik .
Athena ingin berdiri pindah ke tempat duduk yang kosong tapi, sepertinya gerakannya cukup lambat bagi Azka. Athena sudah tertahan oleh Azka.
"Jika kau berdiri dan ingin berpindah tempat duduk, kau malah akan membuat perjalanan bus ini tak semestinya."
"Maksud mu?"
"Maksud ku, jika kau berdiri dan berpindah tempat duduk, kau malah akan membuat perjalanan ini penuh dengan suara yang ricuh. Kau tidak lihat di sini semuanya penuh tempat duduk juga sudah terisi lalu kau akan berdiri begitu ?"
__ADS_1
"Iya! kenapa?!"
"Ckckck... kau tak lihat hah.. kau sekarang memakai rok sangat pendek, jika nanti tiba-tiba bus rem mendadak aku yakin rok mu itu akan terangkat daaann... hal yang tak semestinya dilihat dapat dilihat, " ujar Azka dengan santainya.
Sedangkan Athena segera memegang rok nya berusaha menutupi hal yang tidak boleh terekspos nantinya, sedangkan Azka tersenyum jahil ke arah Athena tanpa sepengetahuan Athena, sebab apa yang dikatakan Azka itu tidak mungkin, rok Athena memiliki panjang yang sebatas lutut jadinya tidak terlalu pendek, dan juga tidak ketat. Tapi sepertinya Athena tak memikirkannya sampai situ, ia sudah berpikir yang macam-macam.
Perjalanan pun terus berlanjut dan sampailah Athena di halte bus dekat rumahnya, segera ia turun dari bus dan berjalan pulang menuju rumahnya. Tapi... Azka sudah menarik Athena menuju ke jalan yang lain.
"Heh!! apa maksud mu menarik ku begitu saja hah!!"
"Ssstt... sudah diam aku akan mengajak mu suatu tempat "
"Aku tidak aneh-aneh, aku hanya ingin mengajak mu ke sebuah restoran pizza, aku tahu kau belum makan kan?!"
"Kata siapa? aku sudah makan!"
Tiba-tiba perut Athena berbunyi begitu saja menandakan perkataan Athena jauh dari perkataan sang lambungnya.
"Nah kan... apa ku bilang cacing diperut mu saja mengatakan bahwa kau belum makan."
__ADS_1
"Yaaaa... aku makan di rumah. "
"Sudahlah... makan saja bersama ku aku juga lapar, dan kau tak perlu khawatir aku akan mentraktir mu. Ayo!"
"Eeehh... jangan pegang-pegang!"
"Yaaa terusss.. aku harus apa, memangnya kau tahu dimana restorannya?"
"Aku tidak tahu, tapi kan aku bisa mengekori mu dari belakang."
"Baiklah.. tapi jangan harap jika kau nanti tiba-tiba di culik oleh buaya darat yang lapar atau penjahat aku tak bisa membantu mu karena kau tidak mau bergandengan dengan ku, " ujar Azka menakut-nakuti Athena.
Athena bingung ia takut jika yang dikatakan Azka benar bagaimana? tiba-tiba jika nanti ia di culik oleh buaya darat gimana ia tak mau, tapi jika ia tak mau ia harus bergandengan dengan Azka agar ia tak di culik oleh penjahat atau buaya darat. Tidak-tidak Athena tak mau keduanya, ia takut diculik dan tak mau bergandengan dengan Azka apalagi berjalan beriringan dengan Azka ia tak mau.
"Sudah berpikirnya? jadi gimana?"
"Ya udah ayo!" ujar Athena pasrah.
"Ayo," balas Azka dengan meraih tangan Athena, dan berjalan beriringan dengan Azka, tak ada pilihan hanya itu pilihannya berjalan dengan Azka.
__ADS_1
09-01-2021