
" Apakah kau benar-benar ingin tahu?" tanya Athena.
" Huufffttt... Athena jangan bertanya balik terus, sekarang jawab kenapa dia bisa membenci mu dan maksud dari perkataan mu tentang 'dia yang sangat dicintai dan disayangi, dia yang katanya seperti seorang pahlawan' dan bla bla bla... itu siapa Athena? siapaaaaa?!"
Athena mengehembuskan nafasnya " Lyra ku beritahu ya padamu, jangan pernah tahu atau ingin tahu tentang kehidupan ku yang lalu. Kau hanya perlu tahu tentang ku yang sekarang bukan yang lalu, karena aku takut jika kau tahu tentang semuanya mengenai diri ku, mungkin kau akan sama seperti teman-teman ku lain dulu. Manjauhi ku dan terus menjauh. Daaan... Boomm!! hilang. "
Lyra mengerjapkan matanya berulang kali, meneleah setiap kata demi kata, maksud dari ucapan Athena " Hahahahaaaa... Athena kau lucu sekaliii... Astagaaaa... hahahahaha... kau.. kau pantas menjadi seorang aktris terkenal, setiap kata-kata mu itu sangat meyakinkan bahwa diri mu itu, sedikit jahat hahahahahahaaaa... " tawa Lyra.
" Bagaimana jika benar aku. Jahat. "
Sontak Lyra terdiam dam menatap dalam manik mata milik Athena " hahahaha... bercanda, jangan dibawa serius, " ujar Athena seraya menyesap kembali cokelat panasnya.
Waktu pun berlalu Lyra dan Athena berbicara banyak hal mengenai sekolah mereka masing-masing, dan Lyra pun harus pamit untuk kembali pulang ke rumah karena guru les biolanya sudah datang. Daaaan.... kembali Athena sendiri. Lagi.
" Huuufffttt... Hampir saja Lyra mengetahui tentang diri ku, sepertinya Lyra sedikit demi sedikit ingin tahu tentang diri ku yang sebenarnya. Nggak... ini gak boleh, gak boleh ada yang tahu tentang diri ku siapapun kecuali, ibu, paman, bibi dan kak Hanna. Yaaaa... hanya mereka yang boleh tahu, yang lain tidak boleh," ujar Athena pada dirinya.
Athena pun masuk ke kamarnya lalu mengunci pintu kamar, ia duduk di sisi ranjang tempat tidurnya. Ia mengambil sesuatu di bawah ranjang tempat tidurnya sebuah kotak berwarna pink dengan motif bunga yang menghiasi kotak itu, ia pun membuka kotak tersebut dengan sebuah kuci kecil yang ia pakai sebagai kalungnya.
Athena membuka kotak tersebut di dalamnya terdapat sebuah album foto dengan tulisan
' Memori ku untuk mama' dan juga sebuah buku atau diary kecil milik Athena yang ia tulis tentang dirinya. Tidak ada yang tahu isi dari kotak ini kecuali Athena dan seseorang yang layak mendapatkan kotak beserta isinya.
Flashback on
" Waaahh... Putri ku sayang sedang apa kau?"tanya seorang wanita yang masih memakai apron itu, sepertinya ia habis memasak.
" Ibuuu.... " sontak Athena pun segera menutup barang yang ia sembunyikan dibalik tubuh kecilnya.
" Apa itu? kenapa disembunyikan?" seraya duduk didekat putrinya.
__ADS_1
" Eehhhmmm... bukan apa-apa."
" Bukan apa-apa? tapi kenapa disembunyikan? aaahhh.. sepertinya ibu sudah mengerti putri ibu ini sedang menyembunyikan sesuatu ya dari ibu?"
" Tidak, " seraya menggelengkan kepalanya.
" Kalau tidak kenapa disembunyikan ?"
" Karena, ini bukan untuk ibu."
" Aaahhh.... akhirnya benar kan kau menyembunyikan sesuatu dari ibu, memangnya untuk siapa? untuk paman Lee?"
Athena kecil menggelengkan kepalanya pertanda bahwa bukan paman Lee.
" Kalau bukan... bibi Jiza?"
Kembali menggelengkan kepalanya.
Menggelengkan kepala lagi.
" Paman Roby?"
Menggelengkan kepalanya lagi.
" Aaahhh... pasti buat ibu? iya kan?"
" Bukan bukan bukan... bukan untuk paman Lee, atau bibi Jiza atau ayah Roby atau kak Hanna atau ibu. Intinya bukan kalian."
" Lalu untuk siapa?"
__ADS_1
" Untuk mama, " jawabnya dengan senyuman lebarnya yang memperlihatkan gigi kecilnya yang belum tumbuh semua.
" Athena kemari, sini ibu pangku, " Athena pun menuruti perintah ibunya duduk dipangkuan ibunya.
" Athena kangen yaa sama mamanya Athena?" tanya Lizz.
" Iya, kangen banget."
" Athena sayang gak sama mamanya Athena?"
" Sayang."
" Cinta gak sama mamanya Athena?"
" Cinta."
" Seberapa sayang, cinta dan kangennya Athena sama mamanya Athena?"
" Eeehhmmmmm.... Athena sayang, cinta dan kangen sama mama itu gak bisa dihitung ,pokoknya Athena sayaaaaang...banget sama mama, cintaaaaaa banget sama mama dan kangeeeenn banget sama mama. "
" Kalau gitu, Athena janji ya sama ibu Lizz, sayangi mamanya Athena seperti Athena menyangi ibu, dan jangan pernah benci atau marah sama mamanya Athena. Janji?"
" Janji. "
" Hahaha... anak pintar ya sudah sekarang ibu ke dapur dulu yaa... mau siapin makan siang nanti kalau makan siangnya udah siap, ibu panggil ya?"
" Okeeee. "
Flashback off
__ADS_1
" Ibu hikss... maaf Athena gak bisa nepatin janji Athena... maaf bu.. maaf... hikss... hikss... " tangis Athena mengingat janjinya pada ibunya dulu, kebencian telah membuatnya lupa tentang segalanya, kerinduannya, sayangnya, dan cintanya telah hilang tak berbekas. Hanya kebencian dan pembalasan yang hanya ada pada Athena.
15-12-2020