ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
chapter 22


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang ku nanti-nanti setelah melewati tes ujian masuk sekolah aku pun lulus dengan nilai yang memuaskan aku berada pada kelas 11 di SMA Nusantara aku bisa berada pada kelas 11 karena semua nilai saat aku homeschooling sangat memuaskan dan juga semua nilainya yang ada pada rapot homeschooling ku sudah pantas masuk ke kelas 11 itu lah alasannya aku bisa berada di kelas 11.


" Pagi bi Zahra," ucap ku dengan senyuman di pagi hari yang indah ini.


" Wahwahh.. sepertinya ada yang sedang bahagia hari ini?"


" Iya dong,kan hari ini Nana mau sekolah."


"Hmmm... bahagianya ponakan bibi tersayang ini," ucap bibi Zahra seraya mencubit ke dua pipi ku.


" Iihhh... bibi sakitt.. " aku pun memegang kedua pipi ku akibat cubitan bibi itu.


" Hahahaaa... sudahlah ayo kita sarapan setelah itu kita berangkat."

__ADS_1


Kami pun sarapan bersama, setelah sarapan kami berangkat, sebelum itu bibi sudah menyiapkan ku bekal untuk ku makan nanti di sekolah.


" Baiklah sayang... kita berpisah di sini kau naik bus itu, dan bibi naik taksi pesanan bibi. Maaf ya bibi tidak bisa mengantar mu sampai sekolah."


" Iya, gak papa, ya udah aku berangkat ke sekolah dulu, assalamualaikum bi.."


" Waalaikumsalam daaahh... sayang hati-hati..."


Kami pun berpisah aku langsung menaiki bus dan bibi menaiki taksi pesanan bibi, tak lama bus pun berjalan meninggalkan halte, dalam perjalanan aku bisa melihat indahnya kota ini banyak gedung-gedung pencakar langit karena memang hampir semua pemandangannya adalah gedung yang sangat tinggi setiap perjalanan aku hanya melihat ke arah luar, sampai suatu saat seseorang duduk di sebelah ku secara reflek aku pun menengok ke arah samping ku terlihat wanita tua duduk tepat di sebelah ku, lalu ia menoleh ke arah ku lalu tersenyum aku pun membalas senyumannya.


" Aku, aku turun di halte anggrek."


" Tujuan kita sama, aku juga akan turun di halte anggrek. "

__ADS_1


" Waahh.. benarkah, baiklah saat bus nanti sudah sampai di halte anggrek kita turun bersama, bagaimana?" tawar ku.


" Tentu," jawabnya dalam perjalanan kami pun mengibrol dengan obrolan ringan, sampai kami pun tiba di halte tujuan kami, kami pun turun bersama.


" Ehmm... nyonya sepertinya kita akan berpisah di sini karena sekolah ku harus berjalan ke arah sana," ujar ku seraya menunjuk ke arah yang kutuju.


" Oohh... begitu baiklah tak apa, terima kasih ya nak."


" Ya nyonya sama-sama aku duluan, permisi."


Tapi saat aku hendak melangkahkan kaki ku tiba-tiba ia mencekal tangan ku dan mengatakan sesuatu hal yang membuat ku bingung " sebentar lagi semuanya akan terbongkar, tapi sebelum itu akan ada banyak rintangan yang harus kau hadapi, kau buanglah jauh-jauh rasa benci mu itu, dia melakukannya karena dia melindungi mu hanya saja, caranya salah, " ujar wanita tersebut dengan tatapan tajamnya.


Aku sungguh bingung apa yang ia katakan aku tak mengerti " O..ooh.. baiklah terima kasih aku pergi dulu. Sampai jumpa nyonya." dengan segera aku melepaskan cekalan tangannya dari ku lalu aku berjalan dengan cepat manjauhi wanita tersebut tanpa menengok ke belakang, tapi perasaan keingin tahuan ku sangat besar ku tengok arah halte tersebut yang tak jauh dari ku tapi wanita tersebut sudah hilang entah kemana, tanpa pikir panjang aku pun segera berjalan cepat lagi menuju sekolah ku.

__ADS_1


30-11-2020


__ADS_2