
"Lupakan, lebih baik kau siapkan meja makannya sebentar lagi mie nya akan siap, " ucap Athena.
"Oke," tapi langkah Alicia terhenti saat akan menyiapkan mejanya "omong-omong apa yang harus aku rapihkan? " tanya Alicia.
"Kau tidak lihat ! di meja makan masih ada sisa piring kotor beserta dengan kawan-kawannya, rapihkan sekarang ! aku tak suka melihat sesuatu yang kotor," ujar Athena yang kini tengah menuangkan mie ke dalam dua buah piring.
"Oke baiklah," segera Alicia mengambil piring beserta kawan-kawannya itu untuk diletakkan di bak pencucian piring.
Athena tengah meletakkan dua buah piring yang sudah terisi dengan mie, sepertinya aroma mienya sangat menggugah selera bagi Alicia.
Athena yang sudah duduk di salah satu kursi meja makan, kaget dengan kedatangan Alicia yang tiba-tiba.
"Sedang apa aku?" tanya Athena.
"Mau makan. "
"Enak saja! kau tidak lihat itu!"
"Apa?"
"Piring mu bahkan belum cuci, sana cepat cuci piring mu!"
"Aku harus mencuci piring ?"
"Yaiyalahh.. itu kan piring mu, kau harus membersihkan saat kau sudah selesai makan. "
"Tapiii... saat aku di rumah, aku meletakkan begitu saja piringnya di meja makan, asalkan makanannya sudah habis."
"Artinya kau tidak tau bagaimana mencuci piring ?!"
"Iya, " ucap Alicia yang menundukkan kepalanya terlihat rawut wajah sedih di wajah Alicia.
"Selain kau tidak bisa mencuci piring, apa lagi yang kau tidak bisa lakukan ?"
Alicia mengangkat kepalanya lalu memandangi wajah Athena, lalu menunduk lagi dan mengangkat kedua bahunya.
Athena yang tahu sikap Alicia ini, ia menarik napasnya "Alicia angkat kepala mu dan tatap aku!"
Alicia mengangkat kepalanya lalu menatap ke wajah Athena.
"Dengar Alicia, mungkin kemarin kau bisa mengandalkan orang-orang yang ada disekitar mu, tapi sekarang kau tak bisa melakukannya, kau harus melakukan semuanya sendiri. Intinya seperti ini tidak selamanya orang-orang yang kau andalkan kemarin akan terus bersama mu di hari esok, suatu saat mereka akan pergi entah kemana. Aku mengatakan ini pada mu bukan memarahi atau menggurui mu, tapi aku melakukan ini demi kebaikan mu di masa yang akan datang. Mungkin kemarin kau bisa layaknya seperti seorang putri kerajaan, tapi sekarang kau bukanlah putri kerajaan. Kau harus bisa melakukan semuanya bahkan dari hal terkecil sekalipun, seperti cuci lah piring, gelas dan sendok dan lainnya saat kau sudah meggunakannya sehabis makan. Atau rapihkan tempat tidur mu saat kau sudah bangun. Dari mulai hal terkecil dulu saja, selanjutnya jika kau sudah bisa melakukan hal itu mulai juga hal yang lainnya seperti mencuci baju, membersihkan rumah, atau memasak. Dan yang paling penting jangan mengandalkan orang lain selagi kau masih bisa, tapi kau boleh meminta bantuan orang lain di saat dirimu sudah tidak bisa melanjutkannya, gak papa. karena porsi seseorang untuk melakukan suatu hal berbeda. Dan satu hal lagi katakan 'tolong ' jika kau membutuhkan bantuan dan katakan 'terima kasih ' jika pertolongan itu sudah selesai. Kau paham?"
"Eehmm... aku paham, tapi aku harus bagaimana, aku tak bisa melakukan itu semua."
"Aku akan mengajari mu. "
"Sungguh??" tanya Alicia dengan mata berbinar-binar.
"Iyaa. "
"Yeeyy."
"Sekarang pelajaran pertama, habis kan makanan mu sebelum itu berdoa sebelum makan. "
"Oke. "
Mereka pun melakukan doa sebelum makan.
"Amiin.. mari makan~" ujar Alicia dengan senangnya.
Mereka makan dengan baik, terlihat disini sepertinya Athena dan Alicia sudah sedikit dekat. Alicia yang terus-terusan menguji mie instant ini dengan mengatakan bahwa 'mie ini sangat enak' atau ' mie ini mengalahi pasta buatan chef ternama' atau 'aku akan menjadikan mie ini sebagai makanan terfavorit ku' itu lah pujian-pujian yang Alicia berikan pada sepiring mie instant. Mie yang baru pertama kali ia coba.
"Oh ya aku belum tahu namamu, siapa nama mu?"
"Nama ku?"
"Iya nama mu. "
__ADS_1
Athena menghabiskan mie yang tadi masih ada di dalam mulutnya "nama ku Athena. "
"Athenaa.. seperti nama seorang dewi di buku sejarah."
"Sejarah?"
"Iya sejarah tentang para Dewa-Dewi di zaman Yunani kuno. "
"Oh yaa?"
"Iyaaa.. kalau tidak salah Athena itu dewi kebijaksanaan juga penyusun strategi perang yang handal. Selain itu, ia juga dikenal sebagai dewi seni, keindahan jiwa dan dewi kepandaian serta pendidikan. Ia merupakan anak Zeus dan Metis."
"Waaohh.. pintar sekali kau mendeskripsikannya. "
"Iya dong, aku itu suka sekali membaca tentang sejarah."
"Sejarah apa?"
"Sejarah apapun, mulai dari sejarah yang ada di negara ini sampai negara-negara luar sekalipun. "
"Kau suka membaca ?"
"Sangat, aku sangat suka sekali membaca, terkadang aku kalau di sekolah setiap ada pelajaran kosong atau istirahat aku akan pergi ke perpustakaan sekolah untuk membaca dan kalau di rumah aku punya perpustakaan sendiri."
"Oh yaa?"
"Iyaaa.. "
"Ada berapa banyak buku di perpustakaan pribadi mu?"
"Ada banyak, mungkin ada ribuan."
"Woow banyak sekali. "
"Iyaaa. "
"Tentu, bahkan terkadang aku sampai lupa makan hanya untuk membaca buku saja. "
"Anak pintar, teruslah belajar jangan berhenti, gapailah mimpi mu, jangan biarkan orang lain merusak mimpi mu. Dan jangan lupa untuk makan bukan hanya otak mu saja yang diberi makan ilmu tapi perut mu juga harus diberi makan sebuah makanan. "
"Baiklah . "
"Bawa piring-piring ini ke bak cuci piring aku akan mengajari mu bagaimana caranya mencuci piring dengan benar dan tidak membasahi baju mu. "
"Oke. "
Alicia membawa piring kotor berserta gelasnya ke bak cuci piring sedangkan Athena membersihkan meja bekas mereka makan tadi.
"Aku sudah meletakkan semuanya di bak cuci piring."
"Bagus, tunggulah aku akan kesana, " ucap Athena.
Alicia berjalan ke arah bak cuci piring tak lama Athena menyusul di belakangnya.
"Kau sudah siap untuk berlatih mencuci piring ?"
"Sudah!!" ucap Alicia dengan tegas dan lantang.
"Oke, pertama-tama cuci dulu sponsnya biar bersih, setelah itu tuangkan sekecukupnya sabun cuci piring~~..." Athena menjelaskan semuanya secara detail lalu mempraktikannya didepan Alicia.
"Seperti itu setelah itu lap piringnya sampai kering dan letakkan piring yang sudah bersih ini ke rak piring dengan benar. Mengerti ?"
"Mengerti!!"
"Baik coba praktekan aku akan melihat mu. "
Alicia dan Athena bertukar tempat, kini Alicia sudah bersiap untuk mencuci piringnya ia memulainya dengan membilas piringnya terlebih dahulu, lalu menyabuni piringnya, lalu membilas lagi piring tersebut sampai sabun di piringnya hilang lalu setelah itu mengelap piringnya.
__ADS_1
"Selesaiii... "
"Woaahh.. cepat sekali bisanya, padahalkan kau baru pertama kali mencoba. "
"Hehehee... aku melihat mu tadi dan mendengarkan semuanya dengan baik, makanya aku bisaa.. "
"Oke, letakkan piringnya di rak piring."
"Oke," saat Alicia akan berjalan menuju rak piring kakinya terpeleset dan jatuh dan piring di tangannya pun pecah.
Alicia panik cucian piring pertamanya pecah karena ulah dirinya.
"Kau tak apa Alicia ??" tanya Athena dengan panik lalu membantu Alicia berdiri.
"Piringnya pecah... " ucap Alicia dengan sedih dan menatap pecahan piring itu dengan tatapan sedihnya.
"It's ok, gak papa aku masih punya banyak piring."
"Tapi itu artinya piring mu berkurang satu."
"Gak papa, nanti kan bisa beli lagi, ayo aku akan membersihkan luka di telapak tangan mu. "
"Apa aku terluka ?"
"Sedikit tapi tak parah, biar lukanya gak infeksi harus segera diobati. "
Athena memapah tubuh Alicia ke sofa lalu ia menyetel tv dan mencari saluran tv yang menayangkan program kartun anak.
Setelah itu ia mengambil kotak P3K di laci di tv, dan mengobati luka di telapak tangan Alicia.
Athena mengobati luka Alicia dengan sangat telaten. Ia melihat kini pandangan Alicia beralih ke kartun di tv, ia sengaja menyetel tv dan menayangkan program kartun anak, agar saat Alicia tengah diobati ia tidak merasa kesakitan karena meskipun luka kecil tapi disini dapat terlihat sedikit pecahan beling menancap di luka Alicia.
"Sudah selesai, " ujar Athena.
"Sudah selesai ?"
"Iya."
"Terima kasih. "
"Sama-sama. "
"Aku akan membersihkan pecahan piringnya kau jangan ke dapur dulu. "
"Baiklah. "
Saat Athena akan berjalan ke dapur tiba-tiba Alicia menghentikan langkah Athena dengan sebuah pertanyaan.
"Kenapa kau mau mengobati luka ku, kenapa juga kau mau memasakkan sebuah mie untuk ku, dan kenapa juga kau mau mengajari suatu hal yang belum pernah aku lakukan selama ini. Jika kau benar menculik ku, kenapa kau mau melakukan itu semua bahkan disaat aku tak sengaja memecahkan piring mu kau tak marah padaku, kenapa ?" tanya Alicia yang kini pandangannya masih menatap ke arah televisi.
Alicia kembali melanjutkan kalimatnya dan kini beralih menatap Athena yang masih diam berdiri membelakanginya "sebenarnya kau ini jahat atau baik sih? aku bingung."
"Aku... aku jahat," jawab Athena.
"Oh yaa, jika kau jahat kenapa kau Tidak melukai ku atau menyiksa ku? bukankah orang yang jahat yang suka melukai yaa?"
"Melukai? menyiksa? bukankah aku sudah melukai dan menyiksa, bahkan aku yakin luka dan bekas siksaan itu sangatlah dalam dan membekas, yang terluka bukan satu atau dua orang saja, tapi banyak. "
"Tapi aku sangat yakin padamu, kau tidak lah jahat. "
"Seyakin apa dirimu jika aku tidak jahat ?"
"Seorang penjahat tidak akan mengobati luka korbannya, meskipun itu hanyalah luka kecil sekalipun. Tapi kau mengobati luka korban mu dengan sangat telaten bahkan kau membuat korban mu tidak merasakan sakit saat diobati karena kau mengalihkan perhatian sang korban dengan menyetel film kartun. Apa aku salah saat aku mengatakan bahwa kau tidaklah jahat?"
14-04-2021
**Up lagi guysss... yuuhuuuu😘
__ADS_1
Nanti** maybe ada lagi cuman gak tau siang, sore atau malam. Oke sampai disini dulu chapter 53. Tunggu chapter selanjutnya byee 👋