ATHENA (TAMAT)

ATHENA (TAMAT)
chapter 41


__ADS_3

Flashback on


"Athena.. kenapa diam! kau takut hah!?"


"Aku.. takut ? yang benar saja itu- .. itu hanya masa lalu, masa lalu yang tak perlu diingat. Sudah ayo makan pizza nya akan dingin nanti jika pizza nya di diemin terus. "


Athena melanjutkan memakan pizza nya sedangkan seseorang yang tepat duduk di depannya hanya memerhatikan Athena dengan tangan di silangkan di dada. Menatap remeh ke arah Athena.


"Heehh!.. yang benar saja kau masih tenang-tenang saja di sini dengan melahap pizza tapi kau lupa, di sana! di luar sana! ada orang-orang yang membutuhkan keadilan! keadilan Athena, keadilan!"


Brakk...


Athena menggebrak meja nya dan semua mata memandang ke arah asal suara dengan tatapan aneh lalu melanjutkan aktivitas mereka lagi.


"Dengar! Azka Wester! aku bukan penjahat aku bukan tersangka dan aku bukan orang yang licik seperti apa yang ada di otak udang mu itu! kau paham!!"

__ADS_1


Azka menyinggungkan sebuah senyuman dan menatap remeh ke arah Athena "jadiii... kau mengakui yaaaa... bahwa kauu.. ituuu... orang jahat, licik, dan penuh akan intrik."


"Terserah apa mau mu! intinya di sini aku korban, korban yang di tuduh sebagai tersangka, padahal sang tersangka yang asli itu sedang bersenang-senang di luaran sana!"


"Aku tak peduli," ujar Azka dengan cueknya.


"Terserah apa mau mu!! aku bukan pembunuh Azka, aku korban, korban."


"Tapi semua bukti mengarah pada mu, artinya kau tak perlu mengelak, sekuat apapun kau berusaha mengatakan bahwa kau tidak bersalah, kau tetap akan disalahkan, karena semua bukti mengarah padamu. "


Athena menarik napasnya dalam-dalam mencoba mengatakan yang sebenarnya.


Azka terdiam menatap Athena dengan intens mengartikan banyak hal dari tatapan itu.


"Aku tahu kau tak bersalah. "

__ADS_1


"Hah? apa? "


"Sebelum hari dimana paman Roby meninggal ia mengatakan semuanya, semuanya tentang mu, disini hanya kau dan paman Roby sebagai kunci kesaksian atas semua yang terjadi. Maaf aku tak ada untuk mu saat itu karena aku tak punya bukti yang kuat untuk mengatakan bahwa kau tak bersalah. Maaf kan aku. "


Athena menatap Azka yang kini tengah menundukkan kepalanya, terlihat ada rasa penyesalan di matanya saat ia tak bisa membantu Athena lepas dari masa lalunya.


"Masa lalu ku sangatlah buruk Azka, masa dimana seharusnya aku tumbuh dengan kasih sayang, tapi semua itu tak ada, yang ada hanya aku tumbuh penuh dengan kegelapan ,kegelapan yang tak ada habisnya. "


Azka menangis yaaa... Azka menangis, menangis tak bisa membuat sahabat kecilnya ini bahagia.


"Kau tak perlu menangis Azka, aku baik-baik saja."


"Kau pembohong Athena... hikss... kau pembohong hikss.. "


"Hanya dengan cara ini aku bisa tetap hidup."

__ADS_1


Flashback off.


06-02-2021


__ADS_2