
keesokan harinya.....
" sayang..... ayo berangkat " teriak bibi Jiza dari luar rumah nya " iya sebentar bibi" lalu keluar lah Mayra dan tak lama kemudian keluar lah Hana sambil membawa kamera nya yang berada di leher nya
" ayooo ibu aku sudah tidak sabar untuk ber-swafoto di sana dengan kamera pemberian ayah di hari ulang tahun ku tahun lalu" ucap Hana denga nada tak sabar nya
mereka menaiki mobil dengan di kursi depan adalah paman Lee yang mengendarai mobil sebelahnya bibi Jiza dan di kursi belakang Mayra dan Hana
mobil pun pergi dari halaman rumah menuju bukit bunga tulip dalam perjalanan dihiasi dengan bernyanyi, obrolan-obrolan yang tidak berfaedah dan juga canda tawa yang tak luput dari mereka saat dalam perjalan sisi samping kanan-kiri dihiasi dengan hutan yang sangat rimbun oh tak perlu khawatir tidak akan ada binatang buas yang akan menghadang pengendara sebab semua nya sudah aman jadi tak perlu khawatir
saat Hana sedang asyik memfoto objek disekitarnya tiba-tiba ide jahil masuk kedalam otaknya yang jenius ini dia memfoto Mayra yang sedang asyik tertidur seperti nya ia kelelahan karena tadi pagi Mayra harus extra bangun pagi karena Hana yang sibuk mencari kamera nya padahal Kameranya tersimpan baik dilaci meja belajarnya
cekrek
satu buah foto berhasil tertangkap dikameranya tapi sepertinya sang empu masih belum tersadar dari tidurnya jadi Hana masih terus melanjutkan aksi memfoto nya pada Mayra sebagai objeknya
__ADS_1
Waktu pun berjalan dengan sangat cepat akhirnya mereka sampai di tempat tujuan yaaa... bukit bunga tulip memang sangatlah indah di sini terhampar banyak sekali berbagai warna dari bunga tulip mereka pun tak membutuhkan waktu lama mereka langsung menggelar karpet yang sudah mereka sediakan tak lupa makanan dan minumannya mereka pun menyiapkannya
" haahhh.... udaranya segar sekali ingin rasanya aku berlama-lama di sini" ucap Mayra sambil merentangkan kedua tangannya dan menghirup udara segar ini
" jika kau ingin tinggal di sini sekalian tak masalah nanti aku akan memberi tahu ibu dan ayah bahwa kau tidak ingin pulang ke rumah" Hana pun menghampiri ibu dan ayahnya
" ibu ayah kata Mayra, Mayra ingin tinggal di padang bunga ini dia tidak mau pulang " lalu datanglah Mayra sambil berlari " paman bibi tidak maksudku bukan seperti itu, maksud ku... -"
" Hahahaahhaahhah..... " yaaa paman, bibi, dan juga Hana mereka tertawa atas apa yang dikatakan Mayra " Sudah lah Mayra paman tahu itu hanya akal-akalan Hana saja dia hanya bercanda"
Hana dan Mayra pun duduk lalu memakan makanan yang mereka bawa dan lihat mereka membawa makanan yang sangat banyak ada nasi merah, ayam goreng, tumis jamur,dan jangan lupa ada pie buah, pie susu dan puding buah mereka makan dengan sangat lahap dan tentunya ada rasa kebahagiaan terpancar pada mereka .
" Heyyy.... adikku tersayang seperti nya hari ini kau sangat cantik" goda Hana " tumben kakak memuji ku biasanya juga ' Mayra penampilan mu kuno sekali atau Mayra lihat rambut mu sangat tidak cocok di kuncir seperti itu ayo ubah' iya kan? " timpal balik dari Mayra ke Hana
" kau ini... eh tapi bener kok kau cantik hari inu lihat " Hana pun memeperlihatkan foto yang ia ambil saat perjalanan tadi yang dimana Mayra sedang tertidur pulas dengan wajah anehnya
__ADS_1
" kakak.....!!! kau mengambil gambar ku secara diam-diam yakkk... kau ini awas kau yak" dan terjadilah kejar-kejaran antara kakak adik itu di padang bunga tulip ,tawa menggema kebahagiaan terpancar seperti nya hari ini adalah hari yang sempurna
" anak-anak ayo pulang sebentar lagi malan tiba ayoo" Jiza mengajak Hana dan Mayra untuk pulang mereka pun masuk kedalam mobil dan mobil pun meninggalkan bukit bunga
saat di tengah perjalanan tiba-tiba cuaca berubah dan hujan yang sangat lebat turun dan mobil pun masih tetap berjalan " sayang bagaimana ini tiba-tiba hujan turun sangat lebat " rasa khawatir menggerogoti hati Jiza " sudah lah tetap waspada dan berdoa supaya perjalanan berjalan dengan lancar" jawab paman Lee sambil melirik kaca dimobilnya yang memperlihatkan kursi belakang Hana dan Mayra masih tertidur karena kelelahan
hujan menjadi sangat lebat perjalanan masih jauh untuk sampai rumah dan jalanan menjadi sangat licin akibat hujan, kaca depan mobil pun seperti tak terlihat akibat guyuran hujan tiba-tiba dari arah berlawanan terdapar mobil yang berlawanan arah tabrak kan pun tak ter-elekkan mobil yang mereka tumpangi terguling sebuah asap keluar dari dalam mobil Mayra pun terbangun dia mencoba keluar dari dalam mobil dan akhirnya ia bisa keluar meskipun banyak luka di tubuh nya.
saat itu pula pengendara mobil yang ia tabrak keluar dan pergi begitu saja Mayra melihat paman, bibi, dan Hana masih didalam saat Mayra ingin membantu mereka mobil pun meledak karena asap keluar cukup banyak
" PAMAN......BIBI....... KAK HANA....!!! " teriak Mayra , Mayra tak bisa membantu mereka mobil mereka hangus terbakar dan Mayra dia tidak bisa menahan rasa sakitnya dan akhirnya terjatuh di tengah jalan dibawah guyuran hujan terakhir kali yang ia lihat adalah paman, bibi, dan Hana mereka terbakar didalam sana.
*12-09-2020
haaiii.... sorry kalau feel-nya kurang dapet
__ADS_1
byeeee*....