
-
-
-
-
-
alfa pun sudah kembali ke rumah kedua orang tuanya dengan menempuh perjalanan yang lumayan memakan waktu selama hampir dua jam lamanya.
ketika mobilnya alfa baru masuk pintu gerbang kediaman pratama di sana sudah ada arga yang sudah menunggunya dan siap menerkam abangnya hidup-hidup.
brukkk
kini satu pukulan tangan mengenai wajah tampan alfa yang baru keluar dari mobil yang sontak terkaget dan terkapar di samping mobilnya tersebut.
"ah apa-apaan ini arga."
"ha abang bilang apa-apaan?
di mana raya bang.dimana dia kamu bawah dan kamu sembunyikan."
"apa maksudmu ga ha...aku ngak ngerti."
__ADS_1
"hahahaha...apa,kamu bilang kamu ngak ngerti?
"kamu jelas-jelas yang sudah nyulik raya dari tempat itu dan kabur dengan dia kan bang."ucap arga dengan emosinya yang berusaha ingin meraih kerah baju abangnya namun alfa sudah duluan menepis tangannya arga dan berusaha bangun.
"hey ga seharusnya kamu itu sadar diri kenapa kamu harus lakukan semuanya itu,jelas-jelas kamu tau raya sedang mengandung anakmu namun kenapa kamu malah mencoba untuk membunuh darah dagingmu sendiri ha."
"kamu ngak kasihan sama raya ga?dia seperti itu karna mu.kamu udah rebut barang berharganya dia yang sudah dia jaga baik-baik buat suaminya kelak.kenapa ketika kamu udah dapetin itu semua dan ada benih yang tumbuh di rahim raya dan itu hasil dari mu namun kenapa kamu malah lebih memilih ingin menyingkirkan anakmu sendiri."ucap alfa dengan penuh emosinya.
"kamu kenapa gangguin aku sama raya sih bang.kamu kan bisa cari perempuan lainya kenapa harus raya ha."ucap arga yang mulai mengepal kembali tangan kanannya.
"kamu itu bodoh ga.aku ngak pernah mencoba merebut raya darimu namun ga perlu kamu ingat dan dengar baik-baik kalau dari wajah raya sebetulnya dia sangat mencintaimu dia bahkan rela mempertahankan kandungannya dan mungkin sekarang dia sudah pergi jauh mencari kebahagiaannya sendiri bersama anak kalian tapi sayang kamu ngak pernah sedikit pun memandangnya.kamu hanya mementingkan egomu.kamu tahu dia sangat terluka saat ini ga.ucap alfa tanpa sadar jika ucapannya sudah membuat arga semakin curiga padanya.
"apa maksudmu bang,dari ucapanmu jelas-jelas kamu sangat tahu dimana keberadaan raya sekarang kan bang."ucap arga pada abangnya.
"saya sudah bilang saya ngak tahu dimana keberadaan raya sekarang jika kamu mau menyalahkan orang mendingan koreksi dirimu dulu ga camkan itu."ucap alfa yang langsung menutup pintu mobilnya hendak melangkah kedalam rumah namun arga sudah duluan memakinya dan membuatnya balik memandangi adiknya.
ucap arga
"saya sudah bilang saya tidak tau."balas alfa
"dia pembantuku jadi saya berhak memperlakukan dia bagaimana pun itu urusanku."
"iy dengan cara menghamilinya kan itu juga urusanmu?"ucap alfa tiba-tiba kedua orang tuanya mendengar semuanya dan papa david melangkah dan menanyakan apa maksut mereka tadi.
"apa raya hamil?"
__ADS_1
"siapa yang menghamilinya ha..katakan alfa arga.cepat katakan siapa yang menghamilinya.tanya papa david dengan nada tingginya.
ya david bersama ayu serta bi nia pembantunya mendengar seperti ada pertengkaran diluar sana mereka pun pergi keluar untuk melihat ternyata itu adalah arga dan juga abangnya alfa yang tidak tahu tiba-tiba bertengkar dan apa yang sedang mereka pertengkarkan.
"maaf pa."
"papa tanya siapa ya kalian jawab.dan siapa di antara kalian yang sudah melakukan hal sebejat itu pada raya ha atau apakah raya mengandung anak pria lain?
tapi setau papa anak itu sangatlah baik dan sopan makanya mamamu mengizinkannya bekerja denganmu bukan karna tidak ada alasan namun kenapa kalian tega lakukan hal bejat itu padanya ha.katakan itu anak siapa!"bentak david yang sudah duluan menampar kedua pipi anak lelakinya tersebut.baru kali ini david berani angkat tangan pada kedua anaknya bukan tanpa alasan namun ada alasannya makanya david berani menampar kedua putranya tersebut.
"arga pa."ucap alfa yang memberanikan diri membuka suara karna dia sudah tidak tahan lagi dengan sikap arga yang mencoba ingin membunuh anaknya sendiri.
"apa?
lalu di mana raya saat ini."tanya ayu dengan nada gemetaran karna sekarang ayu sudah terlihat menangis begitu pun ketiga pembantunya.bagaimana tidak raya seorang anak yang baik,sopan sehingga siapa pun yang mengenalnya bahkan baru mengenalnya pun menyukainya.
"kami ngak tau ma pa."jawab alfa dan arga berbarengan
"apa bagaimana bisa kalian ngak tau terlebih kamu arga kenapa kamu membiarkan raya pergi bersama anakmu cucu mama ha.."ucap ayu dengan menangis
"maafkan arga ma.arga pikir ketika mama dan papa tau soal ini semua pasti kalian ngak akan mau dan malah bahkan mau memisahkan kami. makanya aku ngak mau mama dan papa mengetahuinya."ucap arga dengan berjalan mendekati mamanya dan berlutut meminta maaf
"kenapa kamu berpikir seperti begitu sedangkan di sana raya sendirian menjaga anakmu.cepat kamu cari dia kalau tidak mama dan papa ngak akan perna memaafkanmu ingat itu arga.ucap ayu dan berjalan masuk yang di ikuti oleh kedua pelayan tersebut termaksud bi nia.
"papa kecewa sama kamu ga dan juga kamu alfa kenapa di saat kamu sudah mengetahuinya malah kamu mendiaminya bukannya memberitahukan pada papa dan mama ini kamu malah ikut ikutan."ucap david marah dan berjalan masuk.
__ADS_1
dari kejadian itu kini alfa berjalan masuk meninggalkan arga,arga yang mulai sadar kalau saat ini dia sangat kehilangan raya dan sangat merindukannya lebih memilih pergi mencari raya ketimbang pulang kerumahnya.