Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
tentang beno


__ADS_3

❤️❤️❤️


di kantor Arga di sibukkan dengan begitu banyaknya berkas yang sudah menunggu di ruangannya.


Beno bolak-balik ruangan bosnya dan kembali lagi ke ruangannya untuk mengambil berkas-berkas yang akan di berikan pada Arga.


"kamu kenapa sih Ben kok dari tadi aku lihat kamunya main bolak-balik masuk keluar ruangan ku cuma untuk ambil berkas-berkas yang masih ketinggalan di ruangan mu.kalau masih ada berkas bawah kesini saja sudah nggak usah kamu bolak-balik ruangan aku sama ruangan mu,pusing juga aku liatnya."ucap Arga


"iy bos tapi kan kalau bolak-balik juga kan aku yang capek bukan bos."ucap Beno dengan wajah kesalnya


"iy kamu yang capek tapi mata aku nih yang capek juga tahu."balas Arga dengan geramnya dan melempari beberapa kertas yang tidak di pakek ke tubuh Beno namun Beno dengan sigapnya menyelamatkan diri dari lemparan tersebut.


karna merasa tidak kena sasaran Arga mengangkat pot bunga yang berada di depannya hendak melemparnya ke arah Beno dengan cepat Beno berteriak untuk menyadarkan kelakuan bosnya tersebut.


"eitss bos jangan yang itu kalau bos lempar saya pakek pot yang berat itu ya bisa-bisa pala saya pecah lah bos."Beno memohon pada bosnya.arga yang sadar akan kelakuannya pun langsung menaruh kembali pot tersebut dan menyuruh Beno agar segera keluar.


"oh iy bos."ucap Beno


"ada apa lagi."jawab Arga dengan geramnya.


"gini bos.siang ini kita ada rapat sama perusahaan Gena."jawab Beno


"jam berapa tepatnya soalnya saya ada rencana makan siang sama istri tercinta."


"cie cie yang udah menikah kita yang jadi teman jalannya udah di lupakan."goda Beno


"makanya cepetan nikah biar nggak lagi jomblo."balas Arga tidak kalah menghina.

__ADS_1


"kalau masalah nikah sih mau bos tapi masalahnya siapa yang mau jadi pendamping hidup ku.pacar aja nggak ada."keluh Beno


"ha(satu jari menunjuk ke arah Beno)kalau soal pendamping gampang."usul Arga tiba-tiba


"emangnya bos ada kenalan lagi?"tanya Beno antusias


"ada dong?"jawab Arga


"siapa bos."tanya Beno lagi


"tapi kamu mau tidak?"tanya balik Arga


"kalau mau sih terserah ceweknya aja bos.saya mah mau-mau saja.asalkan ceweknya cantik dan baik kayak istrinya bos!"jawab Beno dengan polosnya.


mendengar ucapan Beno Arga pun langsung memplototi matanya ke arah Beno.Beno yang merasa ucapannya sudah membuat bosnya marah dengan cepat meminta pamit keruangan nya tersebut.


"kalau kamu berani memuja istriku lagi maka akan aku jadikan kamu makanannya sih Pingki tahu tidak kamu."ucap Arga dengan tiba-tiba ketika Beno hendak keluar.setelah mendengar ucapan bosnya bulu kuduk Beno serasa berdiri dengan berdiri tegap dirinya pun memberanikan diri pada bosnya.


Arga yang melihat wajah asistennya tersebut tertawa geli mendengar ucapan Beno barusan.


"rasain memangnya enak.siapa suruh kamu puji-puji istriku.yang boleh puji istriku hanya saya saja."ucap Arga dengan tersenyum.


"ha..jadi kepengen cepat-cepat pulang.kalau gitu aku cepetan selesaikan semua kerjaan ku dan ya ampun hampir lupa kalau siang nanti ada rapat dengan perusahaan gena.kenapa kerjaanku tidak mendukung ku sama sekali sih.eh tunggu aku kan bosnya napa aku nggak suruh Beno aja yang sekalian gantiin aku saja ya?"ucap Arga yang langsung mengambil gagang telepon menelpon Beno tidak lama Beno sudah berada di ruangannya.


"ada yang bisa saya bantu bos."ucap Beno yang sudah berada di hadapan bosnya tersebut.


"hari ini kamu gantikan saya rapat ya karna saya ada urusan sama istri saya."ucap Arga

__ADS_1


"masa harus saya bos.memang terlalu penting ya bos?"balas Beno


"eitss kalau soal istri saya semuanya harus penting karna ini urusan cinta dan masa depan jadi jangan di tanyakan lagi soal penting dan tidaknya.suatu hari nanti kalau kamu sudah menikah maka kamu akan tahu gimana pentingnya seorang istri untukmu."balas Arga dengan wajah serius


"ya elah bos jangan di bicarakan lagi.aku yang masih jomblo ini bisa apa bos."kini wajah Beno semakin terpojokan dengan kata-kata dari bos nya itu.


"makanya itu kamu harus dengar kan apa kataku dan mulai siang ini kamu yang harus gantikan aku rapat."balas Arga lagi


"kalau mereka tanyakan soal bos.aku harus jawab apa."tanya balik Beno


"katakan saja ada urusan penting jadi tidak bisa hadir.kamu kan punya mulut gunanya kamu jadi asisten aku ya untuk apa."balas Arga dengan wajah dinginnya itu dan itu mampu membuat Beno merinding.


"siap bos akan saya laksanakan."balas Beno dengan cepat tanpa bantahan lagi.


Beno pun sudah kembali ke ruangannya sebelum keluar ruangan dirinya sempat berbicara.


"gunanya asisten ya kerja sama bosnya dan kamu bosnya aku tapi nggak kayak gini juga lah bos.ini kayak menyiksa saja."gumam Beno tapi sayang di dengar oleh bos nya itu.


"ha.kamu bilang apa."tanya Arga


"eh ponselku bunyi bos maaf."jawab Beno dan berlari keluar.


Beno adalah asisten yang setia pada bosnya yaitu Arga.


Beno orangnya tampan tidak kalah tampan nya dengan Arga bahkan Alfa.


Beno orangnya baik dan sopan namun sifatnya sama persis dengan Arga bahkan lebih dingin lagi dari sikap Arga.

__ADS_1


Hay kak jangan lupa like vote dan komen ya


makasih sudah setia baca novelku🙏🙏🙏


__ADS_2