
❤️❤️❤️
kini raya dan Andi sudah memasuki perusahaan Pratama di sini Andi lebih duluan memimpin jalan menuju ruangan majikannya.
memang di sini Andi sudah biasa keluar masuk perusahaan Pratama karna Arga sering kali menyuruhnya mengantarkan berkas berkas jika Arga melupakan berkas berkas tersebut di rumah.
sepanjang langkah mereka banyak mata yang memperhatikan kedatangan wanita cantik di hadapan mereka.memang mereka sudah tahu siapa Raya sebenarnya makanya mereka hanya menyambut kedatangan majikan mereka tersebut dengan wajah ramah.
jika ada yang tidak suka pun harus tetap menunjukkan wajah ramah mereka tersebut.
****
sedangkan di ruangan Arga.
"ehem."suara ini mengagetkan Arga
"papa."ucap Arga setelah melihat kedatangan papanya Arga pun menghentikan pekerjaannya.
"anak papa serius amat sih.udah makan apa belum hm."tanya David pada putra bungsunya tersebut dan melangkahkan kaki ke sofa yang berada di ruangan Arga.
"belum sempat pa.masih sibuk kerja juga kalau sudah selesai baru aku cari makan."ucap Arga pada papanya serta mengikuti langkah sang papa ke sofa ruangannya.
"yaudah.jangan sampai nggak makan ya!
kalau kamu nggak makan terus sakit apa kamu nggak kasihan sama istrimu.udah hamil pun harus urusin kamu."ucap David dengan sangat khawatir pada kesehatan anaknya.
"siap bos."kini Arga malah menyandarkan kepalanya di sofa.
"yaudah kalau begitu papa keruangan papa dulu ya?
ingat makan kalau sudah selesai kalau belum selesai pun harus segera makan."perintah David langsung beranjak dari duduknya hendak keluar.
__ADS_1
"papa mau kemana."tanya Arga
"mau kembali keruangan papa."jawab David
"hm."balas Arga singkat tanpa membuka mata,David yang mendengar jawaban anaknya merasa sudah sangat terbiasa.
sedangkan di bawah Raya dan Andi masih mengatur langkah kaki mereka.
setelah sampai di lift Andi pun memencet tombol dan
Ting...
lift pun terbuka kini Andi menekan angka akhir dari no yang tertera.setelah sampai akhirnya lift pun terbuka
Ting...
"silahkan buk."Raya pun keluar mengikuti langkah Andi menuju ruangan suaminya.
memang di tempat ini sangat sepi karna di tempat ini hanya di khususkan untuk bos dan sektretaris nya dan untuk parah karyawan mereka tempatkan di lantai bawah.
"Raya."ucap David yang tidak sengaja di dengar oleh Arga.
"apa pa...Raya?"tanya Arga yang setelah mendengar nama istrinya dengan cepat dia pun membuka mata dan memposisikan duduk.
"eh nggak.maksud bapa darah!iya iya hari ini papa lupa ada janjian sama teman kuliah papa ada pendonoran darah."ucap David dengan berbohong sehingga dia sebentar mau mengatur siasat agar mengerjai anaknya ini.
"ha...donor darah?"tanya Arga lagi seperti tidak mempercayai ucapan papanya.
"iya iya donor darah.yaudah papa keluar dulu ya kamu lanjut lagi kerjaanmu dan jangan lupa makan."suruh David dan segera keluar menemui Raya menantu nya itu.
di dalam Arga masih di buat bingung akan ucapan papanya barusan.
__ADS_1
"maksudnya papa apa sih!
tadi jelas-jelas aku dengar sendiri nama istriku yang di sebut sama papa tapi pas di tanya kok yang di bahas malah donor darah sih?"ucap Arga yang masih menyandarkan kepalanya di sofa.
di luar
"menantu papa apa kabarnya."tanya David setelah berpapasan dengan menantunya tersebut.
"baik selalu pa.papa sama mama juga apa kabarnya."balas tanya Raya pada mertuanya tersebut.
"baik sayang baik!
kamu kesini pasti mau antarin suamimu makanan ya?"tanya David karna di sela pembicaraan nya tadi matanya hanya fokus memperhatikan apa yang di bawah Andi security Arga saat ini.
"eh iya pa.tapi papa kok tahu sih kalau saya kesini mau antarin mas Arga makan!"tanya balik Raya.
"ya jelas papa tahulah nak kan papa sudah lihat dari tadi Andi masih setia megang rantang makanan itu."ucap David dengan tersenyum ramah dan di balas tersenyum malu-malu dari Raya.
"mas Arga nya ada pa?"tanya Raya
"ada kok ada.tapi kamu tunggu di sini dulu ya?papa mau kedalam dulu ingat jangan masuk dulu sebelum papa suruh dia yang jemput kamu sendiri ok👌👌."suruh David dan di anggukan kepala oleh Raya.
"Andi.kamu jaga baik baik menantu saya kalau sampai menantu dan cucu saya kenapa-kenapa awas kamu."suruh David tapi kali ini nadanya seperti sedang mengancam.
"siap 86 bos.saya akan siap siaga di sini."jawab Andi dengan gagahnya.
"yaudah tunggu ya!"setelah mengatakan ini David pun masuk kedalam menemui kembali anaknya namun dengan aktingnya kali ini.
diluar Raya sudah merasa curiga akan apa yang akan di katakan oleh papa mantunya pada Arga kali ini.
"pasti mas Arga mau di kerjain nih!"gumam Raya pelan namun di dengar oleh Andi.
__ADS_1
merasa ucapan majikannya kedengaran lucu Andi hanya tersenyum.
Hay kak yuk selalu setia sama novelku dan jangan lupa like vote dan komennya ya🙏🙏🙏