
****
dirumah mewah kediaman Pratama kini mereka sedang di manjakan dengan hidangan makanan yang sangat lezat.
ayu menyuruh para pembantunya untuk menyiapkan banyak makanan untuk malam hari ini karna beliau sangat senang dengan kepulangan wanita yang selama ini iy rindukan.namun tidak hanya merindukan raya seorang kini sudah ada seseorang yang akan menambah gelak tawa keluarga Pratama yaitu bayi anak yang di kandung raya saat ini anak dari benih Arga yang di tanam di rahim raya waktu itu.
suasana makan pun semakin ramai dengan bunyian dari garpu,sendok dan juga piring.terlihat di wajah ayu serta Arga yang merasa senang dengan kehadiran raya saat ini.meski pun kurangnya Alfa dan David sebagai kepala rumah tangga namun ayu berpikir jika masih ada hari esok untuk bisa bersama mereka.
setelah selesai makan mereka pun sudah kembali duduk di ruang TV untuk bersantai.ya ruangan ini sangat cocok untuk mereka meluangkan waktu mereka bersama-sama.
sedangkan Alfa yang saat ini sedang gelisah sejak dirinya dari vila dan tidak menemukan raya di sana dan ternyata Lusi sang asisten mengatakan jika raya saat ini sudah berada di rumah orang tuannya dan itu membuatnya merasa keram akan saat ini.
"shiitttt."ucap Alfa kesal dengan memukul setir mobilnya saat berada di lampu merah,tak sadar dengan perbuatannya tadi dirinya sudah membunyikan klakson mobilnya yang membuat kaget kendaraan bermotor di depannya padahal belum terlihat lampu hijau.
Alfa pun cuma tersenyum kecut didalam mobilnya padahal tidak ada yang melihatnya dari luar orang-orang tidak akan melihatnya karna kaca mobilnya tidak transparan dari luar.
lampu merah pun sudah memberikan kesempatan kepada lampu hijau agar menyuruh semua kendaraan lewat.alfa merasa lega akhirnya dirinya bisa juga melajukan mobilnya kembali ke kediaman orang tuanya saat ini.
setibanya di sana Alfa pun memarkirkan mobilnya di parkiran kediaman Pratama tersebut.awalnya Alfa terlihat sangat emosi semenjak dari vila namun sewaktu dirinya ingin masuk dan hendak memarahi orang yang sudah membawah raya kembali ke sini tiba-tiba dia melihat ada mobil Arga di parkiran.hatinya mulai merasa panas lagi dengan keadaan ini,ingin marah namun ketika Alfa masuk dirinya malah mendengar tawa yang sangat bahagia dari mama ayu dan juga raya.
deg
hatinya seperti di sambar petir saja,dirinya mulai masuk dan membuat wajahnya seakan senang dengan kehadiran raya kembali ke rumah ini dan membuat dirinya seakan tidak tau menahu soal hilangnya raya selama ini dan lagi pula Arga pun sejak tadi belum mengatakan jika dirinya menemukan raya di vila milik mereka dan yang lebih parahnya lagi orang yang sudah menyembunyikan raya adalah Alfa abangnya sendiri.namun Arga masih berbaik hati dirinya tidak mengatakan semuanya itu pada mamanya karna dia khawatir jika dirinya mengatakan semuanya itu maka bagaimana jika kedua orang tuanya merasa bersalah karna mempunyai kedua anak yang brengsek.
"jadi begitu sayang.mama tuh ngak nyangka loh kalau anak mama ini bisa mendekati perempuan dan sampai mempunyai anak.tapi mama bersyukur perempuan yang Arga hamili itu kamu bukan perempuan lainnya ra.mama ngak bisa bayangin kalau Arga sama perempuan lain aduh mama ngak mau deh pokoknya baru di bayangin aja tuh udah buat mama ketakutan deh ra.ucap ayu dengan memegang tangan raya sambil bercerita serta membayangi bagaimana jika anaknya kembali dengan perempuan yang dulu sudah perna membuat Arga terdiam sampai raya muncul di rumah mereka itu yang membuat senyuman Arga kembali lagi meski cuma sekilas.
"tuan sejak kapan berdiri di situ?"tanya Winda pembantunya ayu yang kaget melihat Alfa berdiri di samping tembok.
"alfa.mana Alfa bi!
__ADS_1
suruh kesini nah.alfa kok masuknya cuma di pintu aja sih sayang seperti rumah ini bukan rumah mu aja sih?ucap ayu yang hendak berdiri namun Alfa sudah duluan muncul di depannya dia pun kembali terduduk.
"hay ma."sapa Alfa dengan mencium tangan mamanya setelah itu dia pun mundur selangkah dan menyapa Arga dan raya.
namun raut wajah Arga tidak begitu bersahabat mungkin karna dia membenci kehadiran abangnya atau mungkin dirinya marah karna abangnya sudah menyembunyikan raya selama ini.
"hay mas Alfa."sapa raya yang membuat Arga seperti terlihat kesal dengan sapaan raya barusan.alfa terlihat senyum pada raya dan terus memandangi raya,Arga yang melihat semuanya itu jadi makin emosi namun dirinya hendak mengeluarkan omongan kini mamanya sudah duluan berbicara pada Alfa.
"sayang.kamu tau ngak tadi ini baru raya kemari loh dan kamu tau yang bawah raya ke sini itu Arga sendiri?
aduh anak mama ini bikin mama makin sayang sama dia dan bangga punya anak yang sudah berubah dan mau bertanggung jawab.tapi tunggu ga! raya kamu ketemuin di mana dan siapa yang selama ini yang udah jagain raya."tiba-tiba ayu melayangkan pertanyaan ini pada anak bungsunya karna merasa penasaran pada siapa yang selama ini sudah menjaga calon menantu dan anak yang di kandungnya.
mata Arga dan Alfa tiba-tiba langsung berpandangan entah Arga harus jujur atau harus berbohong pada mamanya akan tetapi yang jelas dia tidak bisa berbohong dan jujur karna itu akan membuat dia merasa bersalah namun terlihat bagi dirinya bahwa kedua-duanya salah.
namun ini jawaban yang harus Arga pilih berkata bohong kali ini pada mamanya agar menjaga citra abangnya di mata mamanya.
"Arga?
"gini ma.waktu aku mau ke salah satu tempat tiba-tiba aku ngeliat ada seorang cewek yang wajahnya mirip banget sama raya.awalnya aku masih ragu karna kalau aku tiba-tiba langsung pergi samperin dia di saat dia sedang mau motong bunga dan ternyata ketika aku pangil dan salah orang kan malu ma.jadi aku berusaha di dalam mobil dulu dan terus mengawasinya dari jauh,alangkah kaget dan bahagianya aku ma waktu aku lihat ternyata wanita yang sedang memotong bunga itu ternyata memang benar-benar raya.aku langsung memberanikan diri memanggilnya dan wanita itu pun berbalik dan dia pun terkaget dengan keberadaan ku.tapi aku bersyukur karena waktu aku temukan wanita cantik yang sudah membawah lari harta ku itu ternyata sangat terlihat senang dengan kehadiran ku dan aku pun langsung deh ajakin dia kesini dan hari ini ma aku ingin ungkapin perasaan aku ke dia tapi tunggu.ucap Arga yang membuat air mata raya mengalir dengan sendirinya begitu pun dengan bi Nia yang begitu sama senangnya dengan raya saat ini.arga pun terlihat bangun dari duduknya dan keluar menuju mobilnya tidak lama kemudian dia pun masuk membawah sesuatu.
kini Arga sudah berlutut di hadapan raya dan itu sontak membuat semua yang berada di situ merasa kaget dengan pemandangan saat ini.arga yang terlihat menyatukan kedua lututnya di lantai pun langsung mengambil sebuah kotak dan membuka kotak kecil tersebut.ternyata kotak tersebut adalah cincin dan terlihat kalau cincin itu sangatlah mahal,Arga pun langsung memegangi kedua tangan raya namun dengan belum memasangkan cincin ke jari manis raya.
"dulu aku pernah membuatmu terluka dengan semua sikap tingkah lakuku.aku suka memarahimu di saat kamu terlambat membangunkan aku padahal kamu sudah berulang kali membangunkan ku namun aku yang selalu mencari alasan agar memarahimu.aku selalu saja sengaja mengotori kamar ku agar kamarku terlihat kotor supaya kamu selalu masuk membersihkannya.aku selalu saja marah jika kamu terlalu perhatian pada security rumah dan sengaja membuat pekerjaan rumah makin banyak pekerjaan padahal tidak ada yang perlu dikerjakan agar kamu jangan membuat kan mereka minuman dan cemilan.kamu mau tahu kenapa semuanya itu aku lakukan Ra,karna aku cemburu,karna aku marah,karna aku senang lihat wajah capek mu ketika bekerja,karna aku senang jika aku marahi wajahmu pasti tidak akan ketakutan dan marah tapi selalu saja tersenyum dan kau tau kenapa ra.sewaktu aku...maaf menyentuhmu itu karna aku cemburu kamu tertawa dengan para security rumah dan malah tidak menghiraukan ku.mulai dari situ Ra aku merasa seperti orang yang sudah tidak kamu anggap karna laki-laki lain.tapi saat ini malam ini aku mau minta maaf dan aku mau kata maaf dari mu dengan cara melamar mu demi kamu,demi aku dan demi anak kita.aku tau waktu itu aku sudah salah melangkah dan salah mengambil satu tindakan dengan mau mengugurkan kandungan mu namun saat ini aku mohon lupakan semuanya dan mari hiduplah baru denganku kita sama-sama membangun rumah tangga yang bahagia dan menjaga anak-anak kita kelak bersama serta selalu bersama sampai kakek nenek dan ketika kita punya cicit nantinya bahkan seterusnya.ra kamu tau sudah lama aku sangat menyukaimu bahkan sejak kamu datang kerumah orang tuaku pertama kali.aku sudah menyimpan rasa bahkan sudah mencuri pandang padamu.kamu tau ketika dulu kamu dan aku terjatuh di lantai dapur dan di saat itu bibir kita bersentuhan,di saat itulah aku merasa kamu cintaku dan jodohku karna itu ciuman pertamaku dan aku tidak pernah mempermasalahkan siapa kamu dan apa profesi mu namun yang pasti aku sayang dan cinta kamu.jadi malam ini aku ARGA PRATAMA putra dari DAVID PRATAMA ingin melamar mu raya Wijaya menjadi tunangan ku dan istriku kelak.apakah kamu sedia memaafkan ku dan mau menerima lamaranku.jika iya kamu akan menerima cincin ini dan memelukku jika tidak kamu cukup memelukku saja.tapi saat aku berharap jawab mu akan membuatku senang.ucap Arga yang langsung melepaskan tangan raya serta membuka kotak cincin yang sempat tadi ditutupnya. kini Arga pun dengan tegangnya menunggu jawaban dari raya saat ini.semua yang hadir di ruangan itu pun juga ikutan tegang jadinya,mereka berdoa agar jawaban raya bisa membuat semua yang hadir itu bahagia.
kini mereka semuanya terlihat tegang akan raya saat ini.
raya belum menjawab pertanyaan Arga kini dirinya tiba-tiba memeluk Arga,sontak langsung membuat semua yang hadir meneteskan air mata kesedihan karna raya tidak bisa memaafkan kesalahan Arga dan lebih memilih tidak menikah dengan tuan muda mereka.
Arga pun yang mendapatkan jawaban penolakan dari raya hanya memejamkan matanya tubuhnya terasa lemas namun dirinya mencoba untuk menguatkan karna sekarang raya sedang memeluknya.sedangkan ayu dan juga Alfa saling memandang mereka tidak percaya kalau raya sampai menolak Arga entah masih terluka atau apa namun yang pasti ini sungguh membuat dada mereka seperti sesak jadinya.
__ADS_1
tak lama kemudian raya langsung melepaskan pelukannya pada Arga dan mengambil cincin yang saat ini Arga pegang.sontak membuat Arga terlihat kaget serta semuanya pun reaksinya sama dengan Arga saat ini.
"Ra.bukannya tadi kamu!"tanya Arga yang matanya kini sudah mengeluarkan bulir-bulir kesedihannya.
"tadi kenapa?"tanya balik raya.
"bukannya tadi kamu ngak mau menerima lamaranku kan?"tanya Arga dengan wajah yang masih bingung.
"siapa bilang.aku tadi cuma mau meluk kamu baru aku ambil cincinnya kok.emangnya ngak boleh aku meluk kamu duluan baru cincinnya aku ambil?"ucap raya yang mengusap air mata Arga terlihat saat ini sudah semakin membasahi wajah tampannya.
"jadi...kamu.terima aku?"tanya Arga
"ehem?"balas raya meski cuma terdengar deheman dari mulutnya serta anggukan kepala sontak langsung membuat Arga memeluknya dengan erat.
"terus maafnya."tanya Arga lagi
"ya aku maafin kamu juga kok!"ucap raya
semua yang berada disitu pun ikut senang dan menangis terharu akan kejadian hari ini.
Alfa yang tadinya ingin marah pada adiknya namun melihat kejadian ini dirinya malah makin yakin jika adiknya benar-benar mencintai raya dan anak yang di kandung raya saat ini
tiba-tiba David muncul dari balik tembok dan langsung memberi selamat pada anaknya serta berterima kasih pada raya karna sudah membuat wajah anaknya yang terlihat dingin kini bisa tersenyum bahkan tertawa lagi seperti saat ini.ucapan David ini membuat raya tersentuh dengan sesekali mengelus pipi Arga
kini Arga sudah memasangkan cincin yang terlihat mahal oleh mereka yang hadir namun terlihat biasa saja untuk Arga karna yang terlihat mahal untuknya adalah raya dan juga bayi yang di kandungnya.
💞💞💞💞💞💞💞
hay kak jangan lupa like,komen serta vote yang bnyak ya kak makasih😘😘
__ADS_1
jangan bosan-bosannya membaca novelku kak🙏🙏🙏✌️✌️