
❤️❤️❤️
setelah makan-makan mereka selesai kini semuanya kembali ke ruang tamu menikmati cemilan dan minuman yang disiapkan tadi oleh bi Jihan.
mereka tertawa lepas ketika mendengar cerita lucu dari David berhasil membuat semua keluarga yang berkumpul saat ini tertawa lepas.
Ting tong
Ting tong
bi Jihan yang berada di dapur pun lari membuka pintu setelah mendengar teriakkan majikannya dari ruang tv.
ceklek
pintu pun terbuka disitu terlihat wajah tampan Bili dan juga Alfa dan satu lagi terlihat wanita cantik seorang wanita muncul dari balik punggung Alfa.
"den Alfa den Bili mari.nona mari masuk?"bi Jihan mempersilahkan ketiga tamu majikannya untuk masuk.
mereka pun mengikuti ucapan pembantunya Arga dengan meminta terimakasih.
"terimakasih bi Jihan?"ucap Bili dan Alfa berbarengan.
mereka pun berjalan menuju ruang tv di ikuti Lusi dibelakang mereka.lusi terlihat canggung ketika melangkah masuk kerumah bos Arga.
Lusi terlihat tersenyum manis kearah bi Jihan dan di situlah bi Jihan merasa wanita ini sepertinya nanti akan sangat cocok untuk Alfa.
flash back
"Napa loh Al?"tanya Bili setelah melihat raut wajah Alfa berubah setelah mematikan teleponnya tadi.
"haa(tarikan napas dan membuangnya kasar)
nggak tahu gua harus gimana.masa mama suruh gua harus kerumah Arga saat ini."ucap Alfa seperti orang yang stres.
"lah emang napa kalau nyokap loh suruh loh kesana.nggak ada salahnya kan!
oh jangan bilang kalau loh masih suka sama istri adik loh sendiri."ucap Bili yang mungkin asal berucap.
"apaan sih loh!
gua nggak pernah suka sama Raya,dulu gua cuma kasian sama dia waktu Ade gua nyakitin dia.dan sekarang semuanya udah jelas karna Ade gua udah nikah sama Raya jadinya gua sebagai kakak terlepas sebagai seorang kakak yang dewasa dengan menegur Ade gua kalau dia salah.tapi karna semua udah jelas gua bersyukur ajalah ngapain loh ucapnya kayak gitu.seakan-akan gua ini jahat banget pengen ngancurin rumah tangga Ade gua sendiri.hey sejelek-jeleknya gua ya nggak mungkin gua nggak sayang sama Ade gua sendiri."ucap Alfa berhasil membuat Bili manggut-manggut menyetujui ucapan sepupunya ini.
"oke juga pemikirannya loh.yaudah jadi gimana mau jalan nggak."tanya Bili lagi
"ya elah bil-bil!
loh itu nggak ngerti-ngerti juga ya?
sekarang gua emang mau kesana ya sama loh!"belum selesai ucapan Alfa Bili sudah memotongnya
"ya terus yang buat ribetnya di mana coba?
ya kalau sama gua ya jalan aja sekarang ngapain diundur lagi sih?"ucap Bili dengan ketusnya.
"biliiiii."teriak Alfa dengan keramnya.
"apaan sih teriak-teriak kayak gitu."ucap Bili yang bangun menyumbat mulut Alfa dengan segumpal kentang goreng.
__ADS_1
uhuk uhuk
"Al.loh mau buat gua mati dengan cara begini kha?tanya Bili dengan membuang semua makanan yang ada di mulutnya kesebuah tisu yang dia rampas dengan kasarnya lalu mengambil jus di sampingnya dengan meneguk habis.
"sial loh ya!"gumam Bili dengan wajah kesalnya.
"makanya dengarin gua cerita dulu baru loh sambung.ini gua belum cerita loh nya udah sambar-sambar aja sih!
buat gua kesal aja tahu nggak?"ucap Alfa
terlihat Bili hanya diam saja karna dirinya takut Alfa akan menyumbat mulutnya lagi lebih baik dia memilih diam.
"mama suruh gua kesana tapi bukan sama loh doang tapi sama Lusi sekretaris gua juga dan loh tahu apa mama bahkan bilang Lusi calon menantunya."ucap Alfa serius
Bili yang barusan meminum jus itu pun kaget bukan main sampai terbatuk-batuk.
uhuk uhuk
"ya ampun Al salah gua di mana sih sampai udah dua kali gua tersedak nih minuman."kata Bili.
"gimana dong bil?"tanya Alfa serius
"yaudah loh ikutin perintah mama loh ajakan gampang.kasian juga kan loh nya lama-lama jomblo."Alfa yang mendengar Bili mengucapkan jomblo dirinya pun menyentil kening sepupunya itu.
"auw alfaaa lama-lama gua geram juga sama loh ya?"teriak Bili kesal
"ngomong itu sadar diri dong.loh aja belum tahu pacaran masih aja ngegoda gua loh dasar."ucap Alfa.
"ya terus gimana.tapi gini ya al!
"ya sayang lah.masa nggak sayang sama orang nomor satu buat gua."jawab Alfa
"ya kalau loh sayang sama mama loh.mestinya loh itu harus nunjukin rasa hormat loh sama nyokap.loh tahukan setiap orang tua mau yang terbaik buat anaknya dan mungkin menurut mereka Lusi itu adalah wanita yang terbaik buat loh.sekarang contohnya aja raya dulu mama loh yang udah suka duluan sama raya dan loh kiat sekarang Arga bersyukur bangetkan dapetin istrinya dan itu berkat siapa.ya mama loh lah!"ucap Bili pada Alfa sampai terlihat Alfa yang mencerna baik-baik ucapan sepupunya ini.
"yaudah kalau begitu gua telepon Lusi dulu ya?"setelah itu Arga pun menghubungi Lusi tidak butuh waktu lama kini Lusi pun menerima telepon dari bosnya ini.
"Alfa telepon?"ucap Lusi yang melihat nama yang menelponnya.
***percakapan***
Lusi@
halo selamat siang menjelang sore
Alfa@
selamat siang menjelang sore juga Lusi.apa saya menggangu istirahat mu siang ini.
Lusi@
ah sama sekali tidak pak~~(belum selesai ucapan Lusi,Alfa pun sudah memotongnya)
Alfa@
ini bukan jam kerja jadi jangan panggil saya pak kalau diluar jam kerja.
Lusi@
__ADS_1
oh.ba-baik pa eh Al maksud saya.
(Alfa yang mendengar kegugupan di telinganya Alfa pun tersenyum membuat Bili yang melihatnya berdecak kesal)
"bilangnya nggak suka tapi kok lagi teleponan begini senyumannya eeiii."ucap Bili jengkel,Alfa yang mendengarnya menyentil kening sepupunya ini.
pletak
"auwww."keluh Bili menahan sakitnya.
"wajah aja yang seram tapi kelakuan kayak hello Kity ckk."ucap Alfa tersenyum sampai melupakan teleponnya dengan Lusi.
Lusi@
ha...apa Al.saya kenapa?
(sadar kalau dia masih teleponan sama Lusi dirinya pun kembali ke ponselnya)
Alfa@
eh maaf.maaf ya Lusi tadi sepupuku lagi main pletak-pletak sama aku.
(ucap Alfa berbohong)
Lusi@
oh iya.
Alfa@
Lusi.saya boleh minta kamu temani saya kerumah Arga nggak ketemuan sama mamaku.ah maksudku mama kepengen kenalan eh maksudnya~~(merasa bingung akan ucapan apa lagi yang akan dia ucapkan tiba-tiba suara Bili membuatnya tersenyum senang)
"bilang aja mama kamu ingin berbincang sama kamu kan bereskan?"ucap Bili setelah itu dirinya bangun dari duduknya meninggalkan Alfa dan berbalik berteriak
"gua tunggu loh di mobil."setelah itu berlalu pergi.
Lusi@
halo Al.
(panggil Lusi karna merasa Alfa berhenti berbicara lagi )
Alfa@
eh iya.kamu siap-siap ya saya jemput kamu sebentar lagi kita kerumah Arga.saya tidak mau mendengar penolakan.
Alfa pun mematikan teleponnya sepihak tanpa mendengarkan keputusan Lusi dulu.
"belum juga di jawab udah di matiin aja."ucap Lusi yang beranjak bangun dari pembaringannya mandi lumayan lama dan setelahnya memilih gaun dan menunggu kedatangan Alfa majikannya di teras rumah setelah berhias di cermin.
tidak lama Alfa pun muncul di depan gerbang rumah Lusi,Lusi pun yang tidak mau Alfa turun lagi dirinya pun memilih jalan menghampiri majikannya ini.
"Hay Lusi?"sapa Alfa salah tingkah ketika melihat wajah cantik Lusi saat ini.
Bili dibuat ternganga dengan wajah cantik Lusi juga yang membuat Alfa menyenggol lengan Bili.
"Hay juga Al"sapa Lusi tanpa menyapa Bili dirinya hanya memberikan senyuman untuk Bili saja.
__ADS_1