
****
satu Minggu kemudian kini pernikahan Arga dan raya pun berlangsung dengan sangat mewah.tamu undangan yang hadir pun merasa bahagia dengan pasangan yang cantik ganteng tersebut serta terlihat serasi.ada pula yang berbisik jika istri Arga keliatan gemuk depan apa jangan-jangan hamil sebelum menikah.ada juga yang mengatakan kalau sang wanita memakai guna-guna,mereka tidak menyangka kalau Arga sang pria tampan dan pemimpin di perusahaan Pratama pun menikah dengan cepat tanpa ada pemberitaan media atau pun lainnya.bi Nia yang mendengarnya hanya membuat wajah bersedih,disatu sisi dirinya senang namun dilain sisi hatinya merasa hancur.bi Nia tau betul siapa majikannya ini,dirinya memang sangatlah baik namun akan terlihat dingin namun dirinya ingin melihat kedepannya bagaimana.mungkin Arga akan lembut dan menjadi seseorang yang penyayang.
terlihat sesekali Arga mendaratkan ciumannya pada tangan raya.raya yang merasa mendapatkan ciuman hangat dari Arga meski pun hanya di punggung tangan saja namun itu terlihat berarti bagi raya.
parah tamu pun sudah bubar tinggal lah sekarang hanya keluarga dekat Arga saja yang hadir di sana.terlihat Bili yang mendekati sepupunya tersebut langsung memeluk dan mengucapkan selamat pada Arga dan juga wanitanya.
"aku ngak nyangka ga ternyata kamu mesum juga ternyata sampai punya anak.tapi yang lebih buat aku ngak nyangka nih ga kok bisa sih gadis cantik seperti raya bisa mau sama cowok jelek kayak kamu?"ejek Bili pada Arga yang membuat Arga emosi padanya.
"hay Ra."sapa Bili dengan mengangkat satu tangannya pada raya.raya pun hanya membalasnya dengan tersenyum.
"wah pantasan saja senyumanmu ini manisnya pake banget makanya suami kamu ini kecantol sama kamu."ucap Bili yang tiba-tiba langsung menerima pukulan di perutnya dari arga.
Bili ingin melanjutkan obrolannya dengan sepupunya namun ada seseorang yang memanggil dia pun berjalan menghampiri sumber suara tersebut.
Arga merasa lega sekarang karna sepupunya yang super bawel akhirnya pergi juga.dia pun mengajak raya untuk berpamitan kepada keluarga papa dan mamanya untuk kekamar dulu karna merasa lelah sekarang.
kini mereka pun sudah di kamar,raya yang merasa gerah dan kakinya yang terlihat capek karna kelamaan berdiri serta pinggangnya yang di rasa mau patah pun kini dirinya hanya mengeluh ya bagaimana tidak raya yang hamil pun tidak bisa berdiri lama makanya saat ini badannya merasa remuk.
Arga yang melihat pun merasa malas dan lebih memilih pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
raya yang melihat sikap dari Arga merasa saat ini sikap Arga berbeda lagi padanya.merasa terluka dengan sikap Arga namun raya mencoba untuk menghadapi nya karna ini sudah pilihan raya untuk menikahinya maka dari itu dia pun harus menerima sikap cuek dari Arga seperti tadi.
__ADS_1
"mas Arga kok sikap masih sama kayak dulu ke aku sih?"gumam raya pelan.
raya pun membuka gaun pernikahannya namun tiba-tiba Arga segera keluar kamar mandi dengan berbalutkan handuk yang menutupi sebagian tubuhnya saja.raya merasa kepanasan sesaat itu juga karna dirinya malu melihat Arga sang suami bertelanjang dada di depannya.
"Napa kamu!"tanya Arga yang sudah berdiri di hadapannya
"ngak"jawab raya dengan wajah yang masih menunjuk.
"kalau ngak kenapa,ngomong nya kok nunduk?"tanya Arga lagi yang masih melihat wajah cantik raya dengan masih menunduk.
"ngak"jawab raya.
"udah ngak usah kelamaan nunduk sana siapain baju tidur ku.mau tidur aku ngantuk, capek lagi!"ucap Arga yang masih berdiri namun kali ini mencakar pinggang.
setelah mengambilkan pakaian tidurnya Arga kini raya pun langsung bangun membuka gaunnya namun matanya tiba-tiba melirik kearah Arga yang saat ini sedang memandanginya.
jadinya dirinya pun menaikkan kembali gaun tersebut dan berjalan mengambil handuk serta berjalan masuk ke kamar mandi.di dalam kamar mandi dirinya langsung membuka gaunnya tersebut dengan berhati-hati karna takut basah.akhirnya gaun pun sudah terbuka kini dirinya langsung membersihkan diri dan tidak lama iya pun keluar kamar mandi karna sudah selesai.
"keluar enggak ya?"tanya raya dalam hati dengan berulang-ulang kalimat ini.namun dirinya pun memutuskan untuk keluar dari kamar mandi tersebut.
sedangkan diluar Arga terlihat mondar mandir di depan kamar mandi menunggu raya yang belum juga keluar kamar mandi.
"nih anak ngapain sih lama lama di dalam kamar mandi.mau tingal kali dia didalam."gerutunya kesal karna saat ini raya belum juga keluar.
__ADS_1
Arga hendak mengetuk pintu namun tiba-tiba raya sudah keluar dan dirinya pun kaget dengan tangan kekarnya Arga dengan mengepal sudah berada di atas kepalanya.
"mas mau ngapain!"tanya raya bingung bercampur takut.
"mas mau ngapain.mas mau ngapain!
nih mau dobrak pintunya kalau kamunya ngak keluar.mau tidur kamu di dalam kamar mandi?
kalau kamu betah di dalam bilang saja sekarang biar mas bawain sekalian bantal sama kasur buatmu biar sekalian tinggal aja di dalam.ucap Arga dengan nada marahnya namun terlihat cemas di wajah tampannya tersebut.
"emangnya mas mau aku tidur di dalam kamar mandi bersama anakmu?"tanya raya menggoda suaminya.
"tau ah.ayo tutup pintunya dan kita tidur sekarang."perintah Arga dengan jalan menaiki tempat tidur sementara mereka saat ini dan terlihat raya yang berjalan menuju lemari untuk meletakkan gaunnya tadi dan berbalik ke kasur di mana suaminya berada saat ini.
"sini."pangil Arga dengan menepuk tempat kosong disampingnya
raya pun mengikuti perintah pria yang saat ini sudah berstatus suaminya baginya dan bukan lagi majikannya lagi.
"jangan jauh-jauh dekat sini.aku mau peluk kamu dan anak kita."ucap Arga pelan dan di ikuti gerakan oleh raya.kini raya sudah tidur di samping Arga terlihat raya yang masih takut dengan dirinya.arga pun bangun dan sekarang tubuhnya berada di atas tubuh raya.di pikiran raya dia berpikir jika saat ini Arga akan mesum lagi padanya namun tidak lama.CEKLEK!!!
lampu pun di matikan Arga sontak membuat raya malu dan menutup matanya dengan wajah yang terlihat memerah.arga pun yang menyadari jika dirinya sudah mengerjai istrinya pun langsung memeluk manja perut istrinya dan mencium kening raya serta berbisik
"ayo tidur besok kita harus balik kerumah kita dan di sana kamu bukan lagi pembantuku dan aku bukan lagi majikanmu karna sekarang kita sudah suami istri.jadi bersikaplah seperti suami istri jangan merasa canggung denganku.oh iy setelah kita kembali ke rumah kita,aku ingin kan hak ku kembali."ucap Arga dengan memejamkan matanya.namun dirinya terlihat tersenyum dirinya yakin kalau istrinya saat ini terlihat malu di akhir kalimatnya.
__ADS_1
mereka pun tertidur pulas dimalam pertama ini namun bukan terlihat seperti malam pertama karna malam pertama sudah dirasa kan duluan oleh mereka berdua sebelum menikah.