Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
hampir kehilangan


__ADS_3

-


-


-


-


dua bulan kemudian kini raya belum juga di temukan,arga merasa stres akan ini semua.dia seperti perahu yang hilang anak dayungnya di saat ombak besar datang menerjangnya.


kekantor pun dia begitu stres nya memikirkan dimana keberadaan pembantunya tersebut bukan karna raya sendiri namun dia juga memikirkan bagaimana raya menjaga anaknya tanpa dirinya di samping raya.


tiba-tiba ada seorang wanita yang masuk ke dalam ruangan arga dengan menolak beno yang saat ini menghalanginya untuk bertemu dengan arga karna bisa-bisa arga akan memakannya hidup-hidup.


"saya bilang ngak usah ya ngak usah nona anda akan membuat tuan arga marah dan akan melemparmu keluar dari jendela ruangannya."ucap beno dengan berteriak.


namun perempuan itu mempunyai banyak cara licik untuk tetap bertemu dengan arga saat ini bagaimana pun caranya.


"hay arga."ucap wanita itu yang tiba-tiba sudah menerobos masuk.


"sedang apa kamu di sini ha."balas arga yang kaget dengan munculnya wanita ini.


"beno."teriak arga


"iy ga ada apa."jawab beno


"kamu dimana di saat wanita ular ini masuk ke dalam ruanganku."marah arga


"sudah saya usir ga tapi dia tiba-tiba menerobos masuk dengan otak licik nya."bela beno karna memang demikian.


"kamu ngak kangen kah arga sama aku hm.."


"setelah malam itu aku ngak bisa lupain kamu."ucap wanita ini tiba-tiba mendekati tempat duduk arga saat ini.


"dasar ****** pergi kau dari sini kalau ngak akan aku panggil security untuk menarikmu keluar dengan paksaan."ucap arga namun membuat wanita ini tidak takut sedikit pun


"beno cepat usir dia keluar dari sini."perintah arga namun tiba-tiba wanita ini sudah duluan berjalan mendekati arga dan menolak arga duduk di pangkuan arga saat ini.


beno yang melihatnya merasa kebingungan dia tidak bisa berbuat apa-apa dengan hanya berlari keluar untuk menelpon security.namun baru sampai di meja resepsionis tiba-tiba alfa sudah muncul kini beno semakin di buat bingung jadinya.


"tuan."sapa beno yang pura-pura berbicara pada alfa agar saat ini security yang duluan kemari.kini rencana beno berhasil namun sayang cuma sebentar saja dia berbincang dengan alfa karna ada hal penting yang ingin alfa tanyakan pada arga.


"ngapain terburu-buru sayang,kamu ngak ingin main-main sama aku.aku kangen banget loh sama kamu."kini wanita yang namanya yeni ini sudah mulai duduk di pangkuan arga.arga yang menolak dan mencoba ingin bangun tiba-tiba alfa datang dan mulai salah paham lagi kepada adiknya.


"ga gimana berkas nya udah se..."belum selesai ucapan alfa kini alfa sangat kaget dengan pemandangan di depannya.arga yang kaget dengan kedatangan abangnya dengan tiba-tiba langsung menolak wanita tersebut hingga terjatuh kelantai dan arga pun segera berdiri sedangkan wanita tersebut hanya merasakan kesakitan dan mulai ikut berdiri.


"apa-apaan ini ga.kamu sudah gila kha apa kamu ngak ingat pada raya dan juga bayimu sedangkan disini kamu malah sedang berduaan dengan wanita lain yang tidak kalah murahan nya dengan wanita lainnya."ucap alfa dengan sedikit menyindir wanita tersebut.

__ADS_1


"kamu salah paham bang.ini ngak seperti yang abang pikirkan."bela arga


namun alfa sudah terlanjur melihat kejadian yang kotor seperti barusan makanya dia sekarang lebih menyalahkan adiknya yang sudah melupakan raya dan lebih memilih wanita ular ini.


ya alfa juga sangat mengenal wanita yang lebih dikenal namanya yeni ini.yeni adalah seorang perempuan bar yang sangat licik dia akan melakukan berbagai cara pun untuk mendapatkan hati laki-laki yang dia dekati agar mendapatkan uang.


kini alfa makin marah pada kelakuan adiknya serta memilih berjalan keluar namun dia tiba-tiba berbalik dan berbicara pada adiknya tersebut.


"jangan sampai kamu menyesal dengan kelakuan mu ini arga kalau kamu ngak berubah juga ingat baik-baik aku yang akan mencari raya dan akan aku jadikan dia istriku ingat baik-baik itu ga."ucap alfa pada adiknya dan berjalan keluar.arga yang mendengarnya pun langsung naik darah dengan melempar pot bunga yang berada di mejanya kearah lantai.


yeni yang berada diruangan itu belum juga keluar tiba-tiba arga meneriakinya ****** dengan melemparinya beberapa barang di mejanya namun tidak mengenainya baru dia takut serta berlari keluar.


"haaaa....beraninya kamu bang.kalau kamu berani merebut anakku serta raya akan aku jamin kamu ngak akan aku beri ampun bang."ucap arga dengan masih emosi.


sedangkan diluar beno masih sangat terlihat ketakutan dengan mendengar pertengkaran tadi.alfa sudah mengerti maksud dari asisten pribadi arga tersebut ketika dia melewati beno dia sempat berdiri dan berbicara kasar pada asisten adiknya tersebut.


"kamu tidak ada bedanya dengan bosmu itu beno."ucap alfa dan berlalu ke ruangannya dengan menaiki lift.


sedangkan di vila kini kandungan raya sudah memasuki dua bulan.perutnya sudah semakin membesar dan raya pun sangat terlihat sehat karna setiap harinya raya di beri asupan gizi bagi ibu hamil setiap hari dari bibi pemberian alfa setiap harinya.


bi sari pun setiap harinya menjadi teman bermain raya,biasanya raya juga sering membantu bi sari di dapur namun bi sari sangat tidak enak hati pada raya karna dia takut terjadi sesuatu pada kandungan nyonya nya jika terlalu bekerja berat.


bi sari dan pak mun memiliki tiga orang anak satu laki-laki dan dua perempuan.jika pak mun merasa ada keperluan di kota maka anak lelakinya yang akan menggantikannya di vila begitu pun anak perempuannya.


kini pak mun menyuruh varo anak prianya untuk menggantikannya membersihkan rumput setibanya di sana varo sangat terkejut ketika melihat raya yang terkapar di dekat kolam renang mungkin licin atau apa.


"varo ada apa."tanya bi sari yang sudah ada di belakangnya varo


"tadi saya pas sampai kesini tidak sengaja melihat nyonya yang terjatuh di lantai kolam renang bu."ucap varo yang merasa ketakutan seperti ibunya.


"ya sudah cepat kamu telepon tuan alfa.ibu takut ada apa-apa dengan nyonya raya.suruh bi sari pada anaknya


kini varo pun mengerti dan secepatnya dia mengambil gagang telepon serta menelpon majikannya yang sudah mengaji mereka dengan jumlah besar agar menjaga raya dengan baik.serta kedua adiknya juga di kuliahkan sehingga pak mun dan istrinya merasa berterima kasih pada alfa karna sudah begitu baik dan mereka bersyukur karna mendapatkan majikan yang sangat baik.


kini alfa pun berlari keluar dari kantor setelah menerima telepon barusan.dia mengemudikan kendaraannya menuju tujuannya saat ini tidak lupa dia menelpon salah satu dokter yang iy percayakan untuk merawat raya.


alfa yang menyadari jika saat ini ada mobil yang mengikutinya dari belakang tiba-tiba langsung memutar lain arah agar membuat sang pengemudi yang sudah dia kenal siapa pemilik mobil tersebut kehilangan mobil mereka.


sesampainya alfa dan dokter dewa tepatnya sudah masuk dan memeriksa raya dan ternyata raya sudah sadar dari pingsannya namun dia takut jika terjadi sesuatu pada anaknya makanya dia ketakutan dan menangis.


"raya ada apa."tanya alfa yang tiba-tiba masuk kaget melihat raya yang sedang menangis.


"mas apa anakku baik-baik saja?"tanya raya dengan masih menangis namun tangannya mengengam tangan alfa pria yang sudah menolongnya.


"tidak akan terjadi apa-apa percaya sama mas"ucap alfa menyakinkan.


dokter dewa pun sudah melakukan pemeriksaan pada raya dan ternyata anak dan ibunya baik-baik saja.

__ADS_1


"anak dan ibunya baik-baik saja.mungkin cuma terpeleset saja dan tidak terlalu parah ketika dia terjatuh tadi makanya bayinya baik-baik saja.dan satu lagi ibu dan anaknya sangat kuat."ucap dokter dewa dengan tersenyum ke arah raya dan alfa dan terlihat dewa memberikan obat serta vitamin kepada raya.


kini raya dan juga semua yang berada di situ sudah sangat lega mendengar ucapan dokter tersebut.


alfa pun menyuruh dewa sahabatnya untuk duduk sebentar karna dia ingin menemani raya dulu memberi dia semangat agar ketika dia tinggalkan raya dia tidak akan kepikiran jadinya.


setelah dia rasa raya sudah baikan dan saat ini sedang tertidur kini alfa pamit kepada bi sari dan juga varo dan segera menemui dewa.mereka berdua sudah berjalan pulang dengan mengendarai mobil mewah alfa,sepanjang perjalanan alfa di berikan begitu banyaknya pertanyaan dari sahabatnya yang sudah menjadi dokter kandungan tersebut.


"dia wanita mu al."tanya dewa dengan wajah yang masih fokus ke depan


"ngak.dia raya pembantu sekaligus wanita yang tidak bisa arga lupakan."jawab alfa yang fokus dengan menyetirnya


"ha.pembantu serius loh. terus kenapa loh yang jagain dia bukannya arga aja sih?"tanya dewa lagi


"kalau dia pembantu napa.dia baik cantik juga kok?


loh mau tau kenapa dia aku yang jagain(dewa menganggukkan kepalanya)ya karna waktu itu aku berusaha menjauhkan dia dari arga yang mencoba ingin membunuh anaknya sendiri makanya aku bawah kabur tanpa sepengetahuan arga.ucapan alfa yang sontak membuat dewa kaget.


"wah gila tuh arga dek loh al.aku ngak nyangka dia segila itu."


"dapat cewek cantik kayak raya siapa yang ngak mau sih?kalau pun dia pembantu ngapain arga hamilin dia terus campakin dia begitu saja.ya kan?ucap dewa yang di iya kan oleh alfa


"iya wa aku juga kaget makanya aku berusaha ngikutin waktu arga coba buat gugurin anaknya."lanjut alfa


"wah gila tuh arga.ngak habis pikir gua."


"kita aja yang udah ganteng kayak gini nyari cewek aja masih susah nah dia pas udah di kasih sama bayi lagi bukannya bersyukur eh ini dianya malah mau ngelakuin hal-hal ane lagi."


"sumpah adek loh berani banget man."gurau dewa dengan memainkan ponselnya.


"terus nyokap bokap lu udah pada tau al?"tanya dewa


"haa..(tarikan napas)iya udah tau tapi aku bilang kalau aku ngak tau dimana keberadaan raya sekarang.bukan maksud ku ya buat mama ku kepikiran tapikan aku cuma mau buat adikku kepikiran aja dan dia berubah ngak dengan ini semua.iya ngak?"tanya alfa yang di anggukan kepala balik oleh dewa.


"yaudah yang penting sekarang loh jagain tuh raya baik-baik sama anak nya dulu kalau sudah saatnya baru deh loh ketemu in mereka.gimana menurut loh."tanya dewa


"hahaha.ya ngak lah wa loh pikir gua bakalan serahin raya sama dia.ya ngak lah yang ada bakalan aku nikahin tuh raya biar makin kapok tuh adik gua.balas alfa yang membuat dewa kaget


"wah gila juga luh al gimana kalau adiknya luh tau bisa-bisa mampus luh."balas dewa dengan heran akan ucapan sahabatnya.


"kita lihat saja raya pilih gua atau arga kalau dia pilih arga ya gua nyerah tapi...kalau dia pilih gua bakalan gua ajak raya pergi jauh dari arga mulai dari itu juga."ucap alfa percaya diri.


"yakin loh.tapi pikir gua nih ya tuh cewek kayaknya cinta mati adek luh deh kita lihat aja ya luh yang bakalan nangis hu hu hu.."ucap dewa dengan menertawakan sahabatnya tersebut.


"sialan loh."kini mereka sudah memasuki kota dan tak lama mereka sudah sampai di rumah sakit yang saat ini dewa bekerja.


kini alfa melajukan mobilnya kembali ke rumahnya dia tidak lagi ke kantor namun dia lebih memilih balik rumah karna sangat capek dengan perjalanan tadi.

__ADS_1


__ADS_2