Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
-


__ADS_3

❤️❤️❤️


12.00 mereka pun mulai menikmati makan siang mereka dengan lahapnya,Raya yang sudah selesai makan siang bersama suaminya kini mulai menuju kamarnya.


bi Jihan yang sekarang mengambil ahli membersihkan meja makan dan mencuci peralatan kotor karna majikannya tidak bisa membantu karna tuan mudanya memasang muka masam sejak raya membantu bi Jihan.bukan karna apa tapi Arga tidak mau terjadi sesuatu pada istri dan juga anaknya yang belum lahir.Arga menyayangi istrinya makanya dia lebih memilih untuk melarang istrinya agar tidak menyentuh sesuatu yang tidak dia inginkan.


Arga ingin menjadi suami dan juga calon papa pengertian bagi calon anaknya kelak.


"sayang kamu istirahat gi jangan sampai capek karna kalau kamu capek dan terjadi sesuatu sama anak kita gimana apa kamu mau kalau terjadi sesuatu sama anak kita?"ucap Arga pada istrinya karna memang dirinya lebih baik tegas sekarang jika belum terlambat karna kalau dia tidak tegas maka sang istri akan lebih memilih mengerjakan tugas rumah sendirian maka dari itu mama ayu mencarikan pembantu untuk menantunya.meski pun sedang hamil raya seringkali mengerjakan semua tugas rumah sampai dia kelelahan maka dari itu Arga lebih memilih tegas agar tidak terjadi pada istri dan anaknya.karna ini kehamilan pertama bagi Raya dan otomatis anak pertama makanya baik dari pihak orang tua Arga dan juga Arga lebih suka menjaga kesehatan dan juga kebersihan bagi istri menantu dan juga anak dan cucu mereka.


semua keperluan rumah akan di perhatikan oleh Arga dan juga Ayu jika bi Jihan tidak bisa untuk yang lainnya.


makanya sekarang Raya akan selalu mengikuti semua yang di katakan dan di lakukan oleh suami dan mertuanya tersebut toh ini juga demi kebaikan dirinya dan juga calon bayinya tersebut.


"baik mas.saya istirahat dulu ya tapi mas juga dong istirahat kan sore kita mau ke supermarket mau belanja bulanan."ucap Raya yang sudah berada di atas tempat tidur.

__ADS_1


"ya sayang kamu duluan ya mas masih mau ke toilet dulu mau laporan."ucap Arga terkekeh dan berlalu.


"ketoilet kok laporan sih mas-mas?"ucap Raya sambil mengatur bantalnya dan mulai menutup mata perlahan lalu tertidur.


setelah selesai melapor di toilet tidak lama Arga pun keluar dan mendapati sang istri sudah tertidur dengan wajah cantiknya yang tidak menempelkan bedak atau lipstik di wajah serta bibirnya namun sangat alami cantiknya tidak kalah dari biasa jika dia berdandan.


dengan langkah pelan Arga pun menuju tempat tidur dan mulai membaringkan diri di samping istrinya dengan memeluk perut sang istri Arga pun sama lelapnya dengan gaya menyamping.


Raya yang kaget dengan pelukan sang suami pun membuka matanya sebentar lalu menutup kembali.


***


"maaa.mama..."panggil Alfa yang berlari dari luar mencari-cari keberadaan mama Ayu


"apa sih sayang kok manggil mama sampai teriak-teriak kayak gitu sih."ucap Ayu dengan nada khasnya.

__ADS_1


"maaf ma bukan maksud Alfa gitu.tapi ma apa hari ini mama nggak mau jalan-jalan gitu ke rumahnya Arga."


"hm.kok tumben kamu seperti ajakin mama untuk pergi ke rumah saudara mu itu.kangen ya sama dia."goda Ayu pada putra sulungnya.karna memang Ayu tau betul bagaimana Arga dengan Alfa kakaknya ini.


"ya bukan gitu sih ma.al cuma kangen aja sama raya eh maksudnya Arga ma.pengen pergi aja gitu.mama nggak bosan apa di rumah mulu Al aja bosan ma maka ajakin mama ke sana."ajak Alfa dengan nada manjanya.


"yaudah tungguin mama siap-siap dulu ya jangan ke mana-mana.dan satu lagi kangennya sama Arga adekmu itu atau sama adik mantu raya hm."tatapan tajam dari Ayu membuat Alfa salah tingkah dan takut jika mamanya tahu kalau dirinya pernah menyukai Raya istri adiknya yaitu Arga.


"ya ampun ma.Raya kan adik mantuku jadi ngapain aku suka sama dia kalau suka pun sebatas adek doang ma nggak lebih kok suer?"ucap Alfa dengan mengambil dua jarinya.


"yang bilang suka siapa hm."


"yaudah tungguin mama ya.tapi lebih bagusnya kita telepon Arga dulu pastikan mereka di mana dan lagi apa.jangan sampai hari libur gini dia lagi ajakin istrinya jalan-jalan gitu?"ucap Ayu pada putranya


"yaudah nanti deh Al telepon."

__ADS_1


Ayu mengangguk akan ucapan anaknya dan berlalu kekamar untuk berganti pakaian.


"ampun deh ma.maafin anak mu ini ya ma.al ga bisa bohong soal perasaan kalau sebetulnya Al masih suka sama raya kayak Susah ngelupain meski dia sudah menjadi istri adik ku namun aku akan tetap mengagumi nya dengan diam-diam."gumam Alfa dalam hati.


__ADS_2