Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
kedatangan bili


__ADS_3

❤️❤️❤️


hari ini Bili terlihat tampan namun masih sama dinginnya dengan sepupunya Arga.


dirinya menaiki mobil mewahnya menuju ke perusahaan Pratama ingin menemui Arga dan Alfa namun setibanya dia di sana dirinya memilih pergi keruangan Arga terlebih dahulu.


semua mata melihat pada ketampanan Bili yang tidak kalahnya dari kedua sepupunya itu.


Bili orangnya terlihat sangat dingin bagi setiap orang yang belum dia kenal dan yang tidak mengenalnya.


berbeda dengan orang yang iy kenal dirinya akan memberikan senyuman tertampannya.


tidak heran lagi bagi karyawan di situ kalau Bili sering keluar masuk perusahaan ini dan keruangan yang dia mau karna mereka sudah tahu siapa Bili ini sebenarnya.


Beno baru saja ingin makan siang dan disitu dirinya melihat Bili yang pastinya ingin keruangan bos dinginnya ini.


"Hay Ben?"sapa Bili namun meneruskan langkahnya ke ruangan Arga yang di ikuti Beno dari belakang.


menyadari Beno mengikutinya Bili pun berbalik dan bertanya pada asisten pribadinya Arga ini.


"ngapain loh ngikutin gua hah?"tanya Bili dengan wajah kesalnya.


sudah di sapa dan tidak di jawab oleh Beno makin membuat Bili semakin emosi saja pada asisten Arga ini.


"sory brow bukannya mau ikutin tapi saya kebetulan mau keruangan bos saya."jawab Beno dengan tersenyum.


ya Beno ini akan selalu tersenyum pada siapa pun sekali pun bagi orang yang menyakitinya karna dirinya adalah orang yang murah tersenyum.


karna malas berdebat dengan sepupunya Arga kini Beno malah keduluan masuk keruangannya Arga.

__ADS_1


di dalam Beno sama sekali tidak melihat keberadaan bosnya itu,karna sudah tahu pasti Arga sedang beristirahat Beno pun memutuskan untuk keluar saja dan mencari makan.


tiba-tiba Bili masuk dan berpapasan dengan Beno yang ingin segera keluar tanpa menyapa Beno hanya tersenyum dan berlalu sedangkan Bili masih merasa bingung.


" kenapa asisten Arga bisa langsung keluar. jangan-jangan di marahi."ucap Bili cengengesan.


ketika dirinya mengangkat muka dan melihat meja kerja Arga kosong Bili pun sudah dapatkan kesimpulannya.


"dasar.pantasan aja dia keluar yang di samperin ngak ada sih?"gumam Bili


dirinya pun jalan kesofa yang berada diruangan Arga dengan duduk dan menyilangkan kakinya menunggu kalau-kalau Arga kembali keruangannya.


1 menit


2 menit


"ya ampun ga.dari mana aja sih loh,gua nungguin loh dari tadi kayak anak minta susu sama emaknya tahu ngak."ucap Bili dengan malasnya dan berbalik kearah sofa.


"ngak jelas loh ngomongin apa."jawab Arga malasnya yang berjalan menuju kulkas dan mengambil minuman dingin dua kaleng dengan satunya dia lemparkan kearah Bili dan satunya dia minum.


"ngantuk loh pagi ini."tanya Bili namun didiamkan oleh arga,Bili tahu siapa Arga yang super dingin dan malas membalas ucapan orang.


"kenapa loh ga?


suntuk amat sih?"ucap Bili dengan tertawa kecil.


"ngak kenapa-kenapa."jawab Arga masih dengan malasnya.


"kalau ngak kenapa-kenapa terus kenapa muka loh di tekuk kayak gitu!

__ADS_1


kayak baju yang belum di setrika tahu ngak?"ucap Bili yang berhasil membuat Arga melemparnya dengan pulpen nya.


dengan sigap Bili pun menerimanya dengan senang hati tanpa mengenainya.


"lumayan nih dapat pulpen gratis tapi mahal!"ucap Bili dengan tertawa mengejek pada sepupunya ini.


"huh....(tarikan napas panjang oleh Arga)


hari ini istri gua ngidamnya aneh!"kali ini Arga mulai cerita dengan bersandar di kursi kebesarannya.


"ngidam apa?"tanya Bili penasaran dengan jawaban Arga.


"dia bangun pagi suru gua nyapu kamar terus ngepel ngak cuma itu aja dia bahkan nyuruh gua nyapu halaman rumah.haa....capek tahu ngak?"ucap Arga kembali menyandarkan kepalanya di meja kerjanya dengan kedua tangannya menopang kepalanya.


"hhhhuuuuuaaaaa...... sumpah oh ga?"tawa Bili berhasil membuat Arga kaget dan tidak segan-segan melemparinya yang kedua kalinya namun kali ini bukan dengan pulpen namun dengan laptopnya.


"eitss bahaya brow?"ucap Bili menyadarkan kelakuan sepupunya yang main lempar barang padanya.


"bodoh amat?"jawab Arga dengan menyimpan kembali laptopnya ini.


"itulah gunanya ada istri.apa lagi sekarang istri loh kan lagi hamil jadi otomatis pasti lagi masa ngidam-ngidamnya.loh itu harus manjain istri loh dengan turutin semua yang istri loh mau.untungnya aja istrinya oh ngak minta loh loncat dari menara Eiffel!"ucap Bili santai dengan memainkan ponselnya.


"betul juga ya.ha...gua sayang banget sama dia.loh ngak tahukan bil perjuangannya gua dulu waktu kepengen banget ingin miliki dia?"cerita Arga dengan senyuman mengembang.


"iya iya gua tahu.maka dengan itu jaga istri dan anak loh pertahanan rumah tangga loh apa pun yang akan terjadi kedepannya."ucap Bili


mendengar ucapan sepupunya ini membuat Arga tersenyum.


"tumben sepupunya aku ini pintar.udah yuk laper aku.kita cari makan."ajak Arga dan mereka berdua pun berlalu untuk mencari makan siang.

__ADS_1


__ADS_2