
****
"raya!
ahhh raya.aku kangen sama kamu ra."ucap salah satu pelayan yang bekerja dirumah ayu tersebut.
di dalam ayu yang mendengar seperti nama raya di sebut makanya ayu dengan cepat berbalik dari kursi sofa tersebut dan menanyakan siapa yang datang.memang belum terlihat karna Arga dan juga raya belum masuk kedalam rumah mewah tersebut.
"win..siapa yang datang ha?tanya ayu penasaran dengan nama yang jelas-jelas tadi didengarnya.
"ini nya ada tamunya nyonya besar!"ingin Winda mengatakan pada ayu bahwa yang datang saat ini wanita yang selama ini dirindukan oleh majikannya tersebut.namun Arga sudah duluan menutup salah satu jarinya di bibirnya agar jangan mengatakan pada mamanya kalau dirinya dan raya yang datang karna mereka mau kasih surprise.
"adu hampir lupa aku suru tuan muda masuk.ayo masuk tuan."ucap Winda mempersilahkan majikannya masuk dan dirinya ingin berbicara lanjut dengan raya namun Arga lebih duluan mengatakan padanya!
"nanti saja kangen-kangenannya.sekarang aku mau pinjam raya dulu.ucap Arga dan menarik lembut tangan raya kedalam menemui mamanya yang sedang asyik menonton sambil tiduran di salah satu sofa.
Arga menyembunyikan raya dibalik tembok agar nanti ketika mamanya tidak mau berbicara padanya baru Arga memangil raya masuk.
"mama."pangil Arga
"hey sayang.udah pulang kamu?
mana raya kok kamunya sendirian sih?ucap ayu yang sudah mulai duduk dan memperhatikan dimana raya namun nihil yang beliau lihat hanya lah Arga seorang dan itu membuatnya kecewa.
"kalau kamu sendiri ngapain datang.ngak usah datang sekalian kalau kesini ngak bawah cucuku."gumam ayu dengan pelan namun terdengar oleh Arga.
Arga pun yang melihat wajah mama nya sudah mulai sedih kini dirinya mendekati ayu mamanya dan duduk disebelah mamanya tersebut.
"kok jahat banget sih ma.masa sama anak sendiri ngomongnya kayak gitu?"
"ya habis kamu ngak sayang mama kan makanya apa-apa kamu lakuinnya tanpa memberitahukan pada papa dan mama kalau udah salah begini baru kami dikasih tau.sekarang ngak nyesel kamu kehilangan wanita cantik dan sebaik raya serta anak yang di kandungnya.kalau mama sih nyesel ya karna anak itu segalanya bagi mama buktinya kamu kalau salah mama maafkan jadi coba kamu berpikir gimana perasaan raya kemarin waktu kamu mencoba memisahkan dirinya dan bayinya.ngak pikirkan kamu,makanya sekarang mama tuh ngak mau maafin kamu sampai kamu menemukan cucu dan juga menantu mama."ucap ayu pada putranya tersebut dengan menahan air matanya.arga yang melihat mamanya ingin menangis pun merasa luluh dan waktu tadi dia mendengar mamanya menyebut menantu dirinya makin merasa senang karna lampu hijaunya makin bertambah hijau.
"mama..sekarang raya sudah aku temukan!jadi mama ngak usah sedih ya?
mama kan tau aku paling ngak bisa buat mama nangis."ucap Arga pada mamanya karna saat ini air mata mamanya sudah mengalir di pipi cantik mamanya.
__ADS_1
"terus mana raya."kini ayu mencari keberadaan raya saat ini
"raya sini?"panggil Arga
kini raya pun keluar dari balik tembok dan berjalan menuju mama ayu.
ayu pun yang melihat kehadiran raya langsung berdiri serta berjalan memeluk wanita yang ingin sekali putra bungsunya bersanding dengannya di pelaminan tersebut.
"sayang apa kabar kamu ha.aduu mama kangen banget sama kamu nak.gemesnya mama lihat perutmu yang udah makin membesar ini.ayo-ayo sini duduk dulu sayang kamu pasti capek kan.dasar kamu Arga ngak sopan kamu ya suru raya dan cucu mama berdiri kelamaan begitu?"ucap ayu ketika mendekati tempat duduk langsung mencubit perut anaknya tersebut.
"auww."teriak Arga kesakitan karna mendapatkan cubitan dari mamanya.
kini mereka dengan senangnya ketika mendapati raya yang sudah ditemukan baik-baik saja bersama anak dalam kandungannya tersebut.
bi Nia dan suaminya pun kini merasa lega karna orang yang mereka khawatirkan ternyata sehat-sehat saja saat ini.
Arga terlihat senang karna disini dirinya sangat bahagia.dulunya dia berpikir jika dirinya membawah raya kesini pasti kedua orangtuanya tidak akan merestui namun ternyata dirinya salah besar.disini mama dan papanya malah memberikan lampu hijau padanya semenjak adanya cucu,anak yang dikandung raya benih cinta yang ditanam Arga di rahim raya.meski bukan dengan cinta namun saat ini mereka akan memulainya dengan cinta.
di vila saat ini Alfa bersama bi sari sedang sibuk mencari keberadaan raya.alfa sangat ketakutan jika raya di culik atau menghilang entah kemana.
tiba-tiba bi sari bersama suaminya berlari memberitahukan kepada tuannya jika mereka menemukan barang yang dibawah raya tadi kesamping vila untuk memetik bunga namun mereka mengatakan jika mereka tidak mengetahui keberadaan nyonya raya saat ini.
"bagaimana kalian tidak bisa menjaga satu orang saja ha...kerjaan kalian tidak becus dengar tidak.ucap Alfa yang terlihat marah-marah pada pembantunya tersebut namun karna melihat wajah kedua orangtua ini hati Alfa jadi kasihan melihatnya dan kembali meredakan emosinya serta berbicara seperti biasanya.
pak mun dan juga istrinya baru kali ini melihat majikan mereka semarah ini pada mereka.
"ya sudah kalian lanjut saja di dalam namun untuk pak mun tolong ya cari sekali lagi di sekitaran sini.jangan-jangan raya masih berada di sekitaran vila sini atau mungkin dia sedang jalan-jalan saja untuk mencari udara segar."ucap Alfa yang dianggukan oleh pak mun.
kini pak mun menyusuri jalan di sekitaran vila bahkan dirinya sesekali bertanya pada warga sekitar yang melintas namun jawabannya tetap sama tidak ada yang melihat.
wajah pak mun semakin pucat pasi tatkala dia makin dibuat pikiran bagaimana jika dia kembali kevila dengan tidak membawah raya bagaimana nantinya dia menghadapi majikannya itu.pak mun pun memberanikan dirinya agar kembali kevila ketika dia sampai tuannya sedang tidak berada di vila dia pun berlari ke dapur mencari istrinya untuk menanyakan di mana keberadaan majikan mereka saat ini.
"ah ternyata ibu di sini."ucap pak mun yang mengagetkan istrinya.
"eh bapa kenapa kok masuk ngak bilang salam dulu kek."ucap balik istrinya
__ADS_1
"udah nanti aj buk.bapa mau nanya sama ibu.tuan muda mana."tanya pak mun melihat sekitarnya
"tuan lagi cari nyonya muda pak.emangnya bapa ngak ketemu?"tanya bi sari pada suaminya
"ya bapa ngak ketemu makanya bapa nanya ibu kalau bapa ketemu tuan juga ngapain bapa tanyain ibu lagi!"balas suaminya santai
"iii bapa.ibu bilangnya non raya bukannya tuan muda lah bapa!"ucap bi sari dengan wajah malasnya
"oh bilang bu.bapakan ngak tau!"
"ya ngak ketemu lah Bu kalau ketemu ya Napa non Yara ngak disini sama bapa coba!"ucap pak Mus
"raya bapak bukannya Yara."(ucap bi sari malah suaminya senyum dan tutup mulutnya karna salah bicara)
"terus gimana ini pak bisa-bisa kita kena marah ini?"tiba-tiba Alfa masuk ke dapur dan meminta minum pada bi sari yang membuat bi sari dan suaminya kaget akan muncul majikannya dengan tiba-tiba.
"bi minta jeruk ya yang di kulkas aja ngak usah di peras hari ini."ucap Alfa dan berlalu pergi terlihat dari wajahnya sangat sedih saat ini.
belum sempat bi sari menjawab ucapan majikannya malah Alfa sudah duluan keluar.
"eh bapak mungkin tuan dengar omongan kita tadi."ucap bi sari namun suaminya tak menjawab malah mengangkat kedua bahunya keatas tanda tidak tahu.
"udah buk buatin tuan minum nanti kita cari nyonya lagi."kini pak mun sudah berjalan keluar kedepan dan bi sari pun telah menyiapkan minuman pada majikannya.terlihat sedih terpancar di wajah Alfa saat ini.bi sari dan suaminya juga tidak bisa berbuat banyak dan kalau melapor kan kehilangan pun harus bisa menunggu hitungan besok karna ini sudah sore.
Alfa sedang menyuruh asistennya Lusi untuk melacak dimana keberadaan raya saat ini dan Lusi pun mengikuti perintah atasannya.
ya Lusi adalah asisten barunya alfa.dia ditugaskan agar mau melayani Alfa bosnya tapi hanya dalam urusan pekerjaan dan jika majikannya menyuruhnya disaat diluar kerjaan itu pun harus hal yang positif tidak negatif.
Lusi memang seringkali memandangi Alfa jika mereka sedang berduaan namun itu pun tidak diketahui oleh Alfa.
Lusi juga tidak kalah cantiknya dengan raya namun raya lebih terlihat cantik dengan rambut panjangnya yang terlihat lurus dengan hidungnya yang mancung serta tubuhnya yang terlihat putih mulus meski pun dia dari kampung.sedangkan Lusi memiliki paras yang cantik rambut panjang namun bergelombang serta hidungnya terlihat mancung namun tidak semancung punyanya raya itu yang membuat perbedaannya.
keluarga Lusi memang masih lengkap namun orang tuanya berpisah sejak dia lulus SD saja mulai saat ini papanya memilih menikah lagi makanya dirinya juga memilih-milih pria untuk dia sukai.
kini Lusi pun menjalankan perintah tuannya dan ternyata ketemu juga.lusi ternyata menanyakan pada salah satu pekerja wanita yang berada di rumah orang tua Alfa saat ini.
__ADS_1
kini Lusi pun menelpon Alfa dan memberitahukan dimana keberadaan raya,sekarang wajah Alfa terasa dimakan amarah dan api cemburu dia pun melajukan mobilnya menuju rumah orang tuanya saat ini.