
💖💖💖💖
Alfa hanya terdiam di kamar,dirinya merasa cemburu bahkan marah ketika melihat adiknya sudah menikahi raya.
"kenapa dari dulu aku ngak langsung aja bawah raya ke catatan sipil biar langsung daftar nama kami dan langsung menikah ya?"
"haaa...(tarikan napas dan membuangnya)aku merasa bosan kalau di dalam kamar terus-terusan lama bisa mati kepikiran terus aku sama raya.ya ampun Alfa sadar raya bukan lagi masih sendiri tapi dirinya sudah jadi milik adikmu seutuhnya."ucap Alfa dengan mengacak-acak rambutnya sendiri.
"ahhh...Arga ini semua gara-gara loh.coba kemarin loh ngak muncul dan nemuin raya udah bakal gua nikahin dan punya anak dari dia tapi kenapa malah takdir berkatanya lain sih?"ucap Alfa kesal
kini Alfa jadi pusing memikirkan raya dan juga Arga.sekarang Alfa malah mengambil jaketnya yang tergeletak di kursi sofa kamarnya serta meraih kunci mobil dan berjalan keluar.
di depan masih ada keluarganya yang masih mengobrol soal pernikahan dadakan Arga dan raya namun jawaban kedua orang tua mereka masih sama yaitu untuk mendapatkan cucu secepatnya saja karna mereka merasa bosan sendiri.jawaban ini membuat Alfa merasa bosan dan langsung menutup pintu kamarnya yang berada di atas tepat di samping kamar Arga dan raya berada saat ini.bagaimana tidak kedengaran suara obrolan keluarganya sangat berisik sampai bisa membuat Alfa yang berada di depan pintu kamarnya yang di atas saja bisa mendengar apa lagi yang di bawah pasti lebih tuli lagi karna jarak yang dekat.
mereka pun menghentikan obrolannya dan memandangi tubuh Alfa yang terlihat kusut entah karna apa namun yang pasti mungkin sudah ada yang menebaknya tapi tidak berani menyampaikannya.
"Alfa mau ke mana kamu sayang?"tanya ayu pada putranya tersebut.alfa yang sudah tau akan di tanya ketika dia turun nanti pun akhirnya menyiapkan jawaban untuk menjawab pertanyaan mamanya nanti.
"mau keluar dulu ma mau cari angin sebentar."balas Alfa.
__ADS_1
"emangnya di dalam kamarmu ACnya mati ya Al?"tanya Bili.
Alfa yang belum menjawab pertanyaan Bili kini langsung berbalik mendengar ucapan mamanya.
"ini udah jam 00.23 loh sayang.apa ngak terlalu kemalaman ya.mama takut kamu diluar kenapa kenapa.oh iy napa kamu ngak cari angin di taman kita aja sayang."ucap ayu pada anaknya dan berharap jawaban yang di berikan adalah iya.
"aku bisa jaga diri kok ma.dan lagian jam segini juga jalan masih rame kok jadi mama jangan khawatir ya."jawab Alfa menyakinkan mamanya.namun bukannya ayu yang menjawab namun David langsung memotong ucapan istrinya dan menyuruh anaknya untuk segera pergi dan segera kembali sebelum mamanya terlihat khawatir nantinya.
kini Alfa pun berpamitan pada semua dan berjalan keluar menuju mobilnya serta melajukan mobilnya ketempat yang tidak tau kemana iya harus tujui.
tibalah iy disuatu tempat dan kini dirinya pun turun dari mobilnya serta menyandarkan tubuhnya di badan mobil.iy mulai melihat lurus kearah ombak dan pantai yang terlihat sepi saat ini.dirinya mulai bangkit dari sandarannya dan berdiri melihat sekeliling.
"raya...kenapa kamu malah pilih Arga sih,kenapa kamu ngak juga ngerti perasaan aku selama ini buat kamu,dan kenapa waktu itu kamu malah terima lamaran itu sampai menikahi Arga yang jelas-jelas tidak mencintaimu.
aku tau dia cuma berpura-pura cinta sama kamu ra"ucap Alfa di sela tangisnya dengan menunduk sedih.
"aku yakin Ra suatu saat nanti kamu akan sadar siapa Arga dan kamu akan tau siapa cinta sejatimu.ucap Alfa dengan masih menundukkan kepalanya.
Alfa masih juga belum bisa melupakan raya karna sejak awal dirinya sudah yakin kalau dirinya sudah jatuh cinta dengan raya dari pandangan pertama.
__ADS_1
kini Alfa pun kembali melihat jam yang berada di tangan kirinya menunjukan 01 lewat tengah malam.alfa pun melajukan mobilnya kembali ke rumah orang tuannya di sana dirinya merasa sedikit lega karna tadi dia sudah melepas kekesalan dan penatnya di pantai tadi.
meski hatinya sakit jika harus kembali kesini dan besoknya harus berjumpa lagi dengan raya namun dirinya tidak bisa menghindar karna dia sangat tidak ingin membuat mamanya merasa khwatir.
ketika dirinya kembali kerumahnya dia melihat tidak ada siapa pun lagi di ruang keluarga hanya ada Bili yang masih setia duduk menonton bola dan Bili lah yang membukakan pintu untuknya.
"kok cepat banget loh Al."tanya Bili namun di balas cuek oleh Alfa yang berjalan masuk menuju dapur mengambil minuman untuk dirinya setelah selesai dirinya pun kembali menuju ruang tv di mana Bili berada saat ini.
"belum tidur loh"tanya Alfa pada Bili
"lum.nah lu ngapain masih di sini belum tidur juga tapi tanyain orang?"jawab Bili dengan cueknya.
"haaa...(tarikan napas serta membuangnya)gua tanyain loh karna wajarlah loh di rumah.nah kalau gua ya baru dari luar ya otomatis ngak usah di tanyain balik.ok?"ucap Alfa yang langsung melempar bantal kearah Bili duduk saat ini.bili hanya memandang kesal dan lanjut menonton tayangan bola kesukaannya.
Alfa pun yang malas menonton bola lebih memilih masuk kekamarnya.bili yang melihat sikap Alfa sejak acara pernikahan adiknya membuat sikap Alfa sangat berbeda dan itu membuat banyak pertanyaan muncul di otak Bili saat ini.
Bili dan keluarga lainnya menginap di rumah David karna besok mereka akan beramai-ramai mengantarkan Arga dan raya ke rumah mereka.
kini Alfa langsung membaringkan tubuhnya di tempat tidur.sesekali dirinya memandangi foto yang berada di layar ponselnya tersebut.
__ADS_1