Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
kelakuan anak dan papa


__ADS_3

❤️❤️❤️


Arga yang sekarang sudah setia dengan berkas-berkasnya tidak mengetahui kedatangan papanya lagi di ruangannya.


"ehem."deheman David membuyarkan keseriusan anaknya.


"papa.kok balik lagi sih pa!"tanya Arga yang baru menyadari kehadiran papanya yang masuk keruangan nya lagi.


"iy nih.papa tiba-tiba kepengen aja ingin masuk lagi ke sini."ucap David yang mulai duduk di sofa dan menatap keseriusan anaknya.


"serius betul sih anak papa."ucapan David ini tidak mengubah pandangan mata anaknya dari berkas-berkas yang berada di hadapannya.


tiba-tiba saja David pun mulai percakapan dengan pura-pura bertanya soal menantunya pada anaknya.


sedangkan di luar Raya masih setia menunggu dengan duduk di kursi yang berada di depannya.


Andi masih setia mendampingi majikannya itu sampai tuan mudanya keluar dari ruangannya tersebut.


tiba-tiba saja Beno keluar dari ruangannya dan tanpa sadar melihat Raya sedang duduk cantik di depan ruangan bosnya.


"ada bidadari nih.cup cup cup...lagi hamil pun masih cantik aja dia?"gumam Beno dalam hati dengan berjalan menghampiri istri bos nya tersebut.


"halo bu bos."sapa Beno dengan senyuman tampannya.


"eh mas beno."Raya yang tiba-tiba kaget dengan kedatangan Beno di depannya.


"lagi apa di sini bu bos. "tanya Beno dengan sangat sopannya.


"jangan panggil saya bu bos dong mas."ucap Raya dengan perasaan malu.

__ADS_1


"jelas saya panggil bu bos karna anda adalah istri dari bos saya jadi panggilan ini sangat sopan bagi anda bu bos. dan kalau pun saya harus panggil dengan sebutan nama bukan nama saya yang akan di teriaki tapi gaji saya pun harus di potong."ucap Beno dengan tersenyum ramah


"hhh...oh gitu suami saya itu orangnya baik kok nggak mungkin kayak gitu.tapi kalau kamu mau panggil kayak gitu ya panggil saja tapi kalau ada bos mu kalau sama saya nggak usah terlalu panggil begitu ya kalau nggak ada bos mu."balas Raya


"siap buk.karna saya masih sayang nyawa saya ya saya harus ikutin perintahnya bapa atau kalau tidak apa yang selama ini saya ucapkan akan terjadi."ucap Beno dengan bergidik ngeri.


raya hanya terlihat tersenyum dengan ucapan Beno begitu pun dengan Andi yang ikutan tersebut.


sedangkan di dalam ruangan Arga.


"sayang."panggil David


"hm."jawab singkat Arga pada papanya.


"menantu papa apa kabar ya?"tanya David yang tiba-tiba membuat Arga memberhentikan pekerjaan nya dan mulai membuka suara pada sang papa kalau soal istrinya Arga tidak pernah mau ketinggalan.


"kabar baik dong pa.istri aku selalu sehat apa lagi anak kami pa."jawab singkat Arga dengan senyuman seakan membayangkan istrinya.


"papa kangen sama masakan istrimu.lain kali papa ajak mamamu ke rumah ya!


mau icip-icip masakan menantunya kami!"ucap David yang tersenyum karna disini dia mulai untuk membuat anaknya merasa bersalah.


"oh iya pa.kapan mama sama papa ke rumah biar nanti aku suruh raya masakin yang banyak dan enak-enak.tapi jangan tiap hari ya pa soalnya kasian istriku lagi hamil jadi nggak boleh terlalu capek!"ucap Arga dengan menyandarkan tubuhnya pada kursi kebesarannya itu.


"secepatnya sayang akan lebih baik kan?"


oh iy ngomong-ngomong menantu papa kalau kelamaan nunggu kasian nggak ya?"tiba-tiba David membuka percakapan ini lagi dengan membahas soal menantunya yang pasti akan membuat Arga akan jadi kepikiran karna kalau soal Raya dirinya pasti akan sangat gelisah.


"maksud papa?"tanya Arga yang menaikan salah satu alisnya karna tidak mengerti dengan ucapan papanya namun tiba-tiba dirinya merasa di permainkan sang papa kini dirinya berlari keluar ruangannya menuju pintu.

__ADS_1


ceklek


Arga yang kaget akan kehadiran istrinya di depan membuat dirinya langsung berlutut didepan Raya menanyakan berbagai pertanyaan pada istrinya.


"kamu udah lama sayang.kenapa nggak masuk kedalam sih.apa papa yang suruh kamu buat nunggu diluar?


apa anakku baik-baik saja kalau kelamaan nungguin papanya~~."belum selesai ucapan Arga kini raya sudah memotong.


"mas-mas udah ah.pertanyaannya banyak amat sih?


kalau kebanyakan pertanyaan mu mana bisa aku jawab sih mas."ucap Raya yang tiba-tiba sudah memotong pertanyaan konyol suaminya tadi.


Arga pun bangun mengajak istrinya masuk


"oh iya maafin mas ya sayang.yaudah Ayuk kita kedalam."Arga mengajak istrinya masuk namun tiba-tiba dirinya berbalik pada sosok yang sedang berdiri di belakangnya.


"ngapain kamu berdiri disitu.apa dari tadi kamu berada di sini menemani istriku ha.."ucap Arga dengan ekspresi dinginnya dengan melotot kan matanya pada Beno.


Beno yang mendapatkan tatapan dan pertanyaan itu hanya berdiri berdiam diri dan hanya tersenyum pada kelakuan bosnya.


"dan untuk kamu Andi cepetan kamu pulang sana.pekerjaanmu masih banyak kan jadi jangan malas-malasan disini.sana balik kerja dan makasih sudah mengantarkan istriku sampai kesini dengan selamat."ucap Arga dengan wajah dinginnya.


"ba-baik bos."setelah itu andi pun memberikan bekalnya Arga langsung padanya.


Arga tersenyum senang dengan menerima bekal itu dirinya berbalik merengkuh pinggang sang istri untuk masuk kedalam.


sedangkan Beno hanya melihat kelakuan bosnya dengan senyuman dan menggelengkan kepalanya.


"anggap angin lewat ya bro.kamu kan tahu bagaimana sikap dingin bos kita ini.aku mah udah biasa."ucap Beno yang langsung meninggalkan Andi dan berjalan mengikuti langkah bosnya itu.

__ADS_1


Andi pun berjalan keluar untuk segera menuju rumah majikannya itu.


__ADS_2