Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
mendapatkan yang diinginkan


__ADS_3

💖💖💖


pagi ini keluarga Arga mulai menyiapkan diri mereka untuk segera mengantarkan anak dan menantu mereka ke rumah anak mereka.


"mana ini sang pengantin kok mau di antar ke rumah mereka tapi orangnya belum keliatan sih?"tanya Ester adik dari ayu.


"mungkin masih tidur lah dek.kamu kan tau mereka baru saja kemarin menikah ya pastinya sangat rindu tubuh satu sama lain kan?"canda ayu dengan melihat ke arah Bili dan Alfa.ya ayu sengaja menggoda mereka karna mereka berdua sudah di langkahi duluan oleh Arga adik mereka.


terlihat wajah kusut dari Bili maupun alfa,namun ayu hanya membuat wajahnya biasa saja seperti tidak terjadi sesuatu apa pun pagi ini.ayu sengaja berbicara seperti begitu agar anak dan ponaannya bisa secepatnya mencari pendamping seperti Arga putra bungsunya.


"mbak tau ngak.aku kira nih ya Alfa yang bakalan duluan nikah loh.ya kan sejarah nih ya gimana para cewek suka sama Arga kalau orangnya aja dingin kayak kulkas begitu tapi eh pas dengarnya bilang mau nikah ya ampun mbak kagetnya aku sampai ngak sadar ada lalat mau masuk ke dalam mulutku?"ucap ester yang menceritakan tentang kekagetannya pada Arga ponaanNya tersebut,mereka yang mendengar ucapan Ester pun langsung menertawakan Ester di akhir kalimatnya.


"hahahaha...kamu tuh terlalu berlebihan tau.masa kamu bilang anak ku kayak kulkas.tapi...iy juga ya.memang anakku orangnya pantas di kasih julukan itu deh soalnya benar-benar dingin orangnya.jangankan sama orang lain sama kita juga sama kok dinginnya kecuali nih ya kalau mungkin sama istrinya gimana kita liat saja nanti deh?"ucap ayu yang langsung membuat semuanya tersenyum dan mengiyakan jika ucapan ayu memang benar.


Alfa terlihat sedang mengotak-atik ponselnya dirinya tidak sama sekali memperdulikan omongan mama dan juga adik mamanya itu.begitu pun sama halnya dengan Bili yang juga malas meladeni omongan kedua orang tua tersebut.mereka berdua merasa di pojokan dengan ucapan kedua wanita cantik ini malah memilih mengotak-atik ponselnya mereka sendiri tanpa perduli akan tetapi ayu dan juga Ester sudah tau jelas pemikiran anak mereka kalau sebenarnya kedua pria tampan ini merasa terganggu dengan omongan mereka tadi.


pelayan pun membawahkan minuman dan cemilan pagi karna tadi mereka sudah sarapan duluan jadi mereka lebih memilih minuman dan makan ringan tersebut sebagai teman untuk mengobrol.


terlihat semuanya menikmati hidangan teh tersebut dan masing-masing dari mereka serius dengan obrolannya kecuali Alfa dan juga Bili yang serius pada ponsel mereka saat ini.


sedangkan di kamar Arga dan juga raya baru bangun pagi ini mereka berdua tidur dengan Arga yang memeluk raya dari belakang tiba-tiba raya merasa perutnya sangat berat dia pun bangun terburu-buru bahkan mundur ketika menyadari tangan yang memeluk tubuhnya tersebut.


"ahh..."teriak raya pelan namun di dengar jelas oleh Arga dengan suara berisiknya yang menggangu tidur Arga saat ini sontak membuat Arga membuka matanya dan melihat raya.


"Napa sih Ra?"tanya Arga yang masih sesekali menutup matanya dan membukanya lagi seperti tidak tega untuk memaksakan matanya melihat.

__ADS_1


"m-maaf m-mas a-aku..."belum selesai ucapan raya kini Arga pun langsung menariknya kembali ke pelukannya hingga saat ini raya sudah kembali berbaring bersama Arga dengan masih memeluk perut besar raya tersebut.


"ngomong sama aku apa susah ya Ra hm..sampai setiap kali ngomongnya aja terbata-bata begitu."ucap Arga namun matanya masih tetap tertutup.wajah raya merasa memerah karna saat ini Arga menempelkan wajahnya di leher putihnya raya.


"kamu belum mandi tapi wangimu sangat menggodaku raya."bisik Arga di balik leher mulus raya.sontak membuat raya merasa geli dan jantungnya berdetak lebih kencang dari yang tadinya kini Arga merasa kalau raya sudah mulai merasa gelisah saat ini.


Arga pun membalikkan tubuh raya berbalik ke hadapannya dan tidak lama...


cup


kini bibir Arga sudah mulai menyentuh bibir raya lembut dan raya pun hanya menikmatinya tanpa membalas lumatan tersebut. namun lama kelamaan lumatan tersebut menjadi ganas,terdengar desahan lembut dari mulut Arga mau pun raya kini tangan Arga sudah masuk meremas kedua gunung kembar tersebut dan masih dengan lumatannya di bibir raya.sesekali Arga mengigit bibir raya agar raya dapat membuka mulutnya sehingga lidah dan gigi mereka bersentuhan dan desahan itu pun makin terdengar dengan jelas lagi oleh mereka.tangan Arga pun sudah mulai turun ke dalaman raya dan memasukan salah satu jarinya ke areah intimnya raya.merasa mendapatkan nikmat yang luar biasa kali ini raya merasa terbang karna kenikmatan.kini mereka sudah tidak sadar lagi siapa yang melepas duluan pakaian mereka namun kini keduanya sudah sama-sama bugil.


Arga pun kini sudah siap memasukan juniornya namun tidak lama...


tok tok tok (ketukan pintu kamar)


suara ketukan pintu pun tidak mengurungkan niatnya untuk melanjutkan aksinya kali ini namun ketukan itu makin terdengar lagi dan lagi sehingga membuat konsentrasinya mulai hilang saat ini.


"shittt..."ucap Arga dengan kesalnya sampai memukul tempat tidur tersebut.


"siapa sih gangguin aja orang lagi enak-enakkan malah ganggu!"ucap Arga dengan emosinya dan memakai celananya kembali.dia pun menyuruh raya untuk tunggu sebentar agar dirinya membukakan pintu.namun raya menolak agar biar dirinya saja yang membukakan pintu awalnya Arga menolaknya namun raya menunjuk junior Arga tidak mau tidur malah semakin menegang saja.raya pun meninggalkan Arga dan pergi menuju pintu karna terdengar pintu berulang kali di ketuk dan memanggil nama mereka berulang kali.


ceklek


"iya win."ucap raya

__ADS_1


"pagi ra.di pangil tuan dan nyonya tu suruh siap-siap terus sarapan karna setelah itu mereka mau antarin kalian pulang kerumahnya tuan muda."ucap Winda dan langsung pamit ke raya untuk balik kedapur namun raya menghentikan Winda.


"win."pangil raya


"iy ra.ada apa?"tanya Winda


"bi Nia mana?"tanya raya pada Winda


"tuh di dapur.udah kamu siap-siap dulu jadi kalau sudah sarapankan bisa terlihat tuh wajahnya bi Nia di dapur kan?"ucap Winda dengan tersenyum dan berlalu ke dapur.raya pun masuk dan menutup kembali pintunya,dirinya pun berjalan mengambil handuk serta menanyakan apakah suaminya akan duluan mandi atau dirinya tapi jawaban suaminya membuat dirinya merasa terkejut.


"mas.mau duluan mandi atau aku duluan aja."tanya raya dengan memegang handuknya.


"gimana mau mandi kamu nya aja belum bujuk adikku buat tidur!"gumam Arga dengan masih memainkan ponselnya.


raya pun yang mendengar adik merasa kaget dan memicingkan matanya pada Arga seperti tidak mengerti.


"maksudnya mas!"tanya balik raya


"ya ini.apa kamu udah buat dia puas makanya kamu mau mandi!


lagian kamu ngak mandi juga masih wangi cantik lagi jadi ngak perlu mandi dululah sini dulu temani aku seronde bolehkan Ra"ucap Arga santai sambil menepuk samping tempat tidurnya.


"mas hari ini keluargamu mau antar kita kerumah mu jadi ayo cepetan siap.itu tadi Winda di suruh ke sini."ucapan raya ini langsung membuat Arga ingat kalau masih ada keluarga papa dan mamanya di luar hendak ingin mengantar mereka ke rumahnya.


Arga pun berjalan mendekati raya namun juniornya masih tetap tegang di celana pendeknya tersebut,dirinya memeluk raya dari belakang sontak membuat raya merinding jadinya.

__ADS_1


"rumah kita Ra bukan rumah ku saja."mata raya terbelalak mendengar ucapan Arga barusan.


"ayo mandi sama-sama biar cepat ke depan.lebih cepat lebih baik kan.lagian adikku masih mau di manja sama lubangnya."ucap Arga dengan langsung mengendong raya masuk ke kamar mandi.raya sontak berteriak karna kaget dengan perlakuan Arga saat ini.di dalam kamar mandi mereka melakukan apa yang diinginkan Arga tadi dan itu pun memakan waktu entah berapa detik,menit bahkan jam hanya mereka berdua yang tahu.


__ADS_2