
***
sudah dua bulan lebih kini Arga masih juga belum menemukan keberadaan raya saat ini.dirinya begitu khawatir akan keadaan raya dan juga hasil buah ******nya pada raya,dirinya tau jika saat ini raya pasti sangat terluka akan sikapnya dan membenci dirinya saat ini.
semakin dirinya di kantor semakin membuatnya dirinya stres memikirkan raya.kini Arga pun menyimpan kembali berkas-berkasnya kemudian dia pun berjalan keparkiran mobil serta melajukan mobilnya menuju sebuah kafe Namo.sesampainya di kafe Arga pun mulai memesan minuman serta makanan kesukaannya di kafe tersebut.
tiba-tiba ada seseorang yang sedang memanggilnya.arga pun yang baru ingin mencari siapa sumber suara tersebut langsung kaget dengan kehadiran wanita yang berada tidak jauh dari hadapannya tersebut.
"Weni?"ucap Arga seperti kaget dengan kehadiran wanita yang sudah berdiri dihadapannya.
"ngapain sih nih perempuan ada di hadapanku"gumam Arga dalam hati.
"hay Arga,sendirian nih?"sapa Weni pada Arga dan Arga pun hanya terlihat tidak suka dengan kehadiran Weni.
"hay?"ucap Weni lagi yang tiba-tiba mengagetkan lamunannya Arga.
"hmm.."sapa balik Arga namun masih dengan dinginnya.
"kamu sendiri ya?"ucap Weni yang masih berdiri.
"memangnya kamu lagi lihat ada orang di sampingku ya?"balas Arga yang mengaduk minumannya dengan sedotannya namun masih belum ada senyuman di wajahnya.
"hm...ngomong ngomong aku ngak di suru duduk nih?"rengek Weni pada Arga yang memang saat ini masih saja berdiri.
"kalau mau duduk ya duduk aja..tapi jangan di sini masih banyak kan meja dan tempat duduk lainnya."ucap Arga yang masih tetap dingin dan hanya fokus pada ponselnya.
__ADS_1
"kamu makin tampan aja ga."puji Weni namun tak di hiraukan oleh arga.kini Arga hanya sibuk dengan ponselnya saja untuk membalas pesan dari Beno yang saat ini sedang melacak di mana keberadaan raya.
"halo ga?"
"halo"pangil Weni lagi yang mulai sebal karna Arga masih belum melihatnya seperti dulu di mana dirinya perna terang terangan merayu Arga bahkan pernah mengatakan cinta namun malah Arga menolaknya dengan alasan sudah menyukai wanita lain
ya Weni adalah teman sekolah SMA nya arga.pernah Weni menyatakan cinta terang terangan di depan Arga bahkan dia perna merayu Arga dengan membuka semua pakaian dan tersisa hanyalah pakaian dalaman saja.namun tetap saja Arga tidak menyukainya malah Arga langsung meninggalkan Weni dan pergi begitu saja.semuanya itu tidak membuat Weni menyerah dia bahkan menemui Arga di kafe Namo ini dan mencium paksa bibir Arga di depan sahabat-sahabatnya arga.dari situlah Arga merasa muak dengan wanita tersebut dan malas menemuinya.semua temannya Arga pun tau kalau Arga tidak akan pacaran dan tidak akan menerima pernyataan cinta siapa pun karna dia menyukai wanita yang namanya raya dan ciuman pertamanya itu raya lah yang sudah merasakan nya duluan.arga yang emosi pun langsung menolak dan menampar wajah Weni di depan sahabat-sahabatnya dirinya merasa muak dengan wanita ular ini tersebut.sejak saat itu Arga jadi malas dengan wanita dan lebih memilih-milih wanita mana yang dia bisa ajak bicara.
sejak pemberitaan bahwa Arga sudah memiliki pacar semua wanita yang tergila-gila pada pria yang di beri julukan kulkas ini langsung mundur dengan sendirinya tanpa terkecuali Weni.
flash back
****
ya Arga memang sejak dulu sudah menyukai raya dari pandangan pertama.semenjak raya dan bibinya baru saja datang dari kampung dan tinggal di kediaman Pratama ini sangat membuat Arga merasa senang bagaimana tidak paras cantik luar dalam yang di miliki raya sih gadis kampung tersebut sudah membuat Arga jatuh hati padanya.
"betah kamu di tubuh saya dan lagi kenapa kamu menciumi ku."ucap Arga yang masih terlihat dingin dan satu tangannya di masukan ke dalam saku celana. yang satunya dia usap-usap kebibirnya.
"ma-maafkan sa-saya tuan.saya tidak sengaja terjatuh mungkin ada air di laintai licin makanya saya terjatuh tadi."ucap raya yang kini membuat mata Arga melihat ke arah lantai memang tadi dirinya menjatuhkan air kelantai ketika terburu buru tadi.
"hmmm."jawaban Arga hanya begitu saja membuat orang yang mendengarnya menjadi malas namun tidak untuk raya dia begitu ketakutan karna tadi dirinya sudah terjatuh serta menimpah anak majikannya tersebut bahkan menciumnya.
"kenapa masih disini?"ucap Arga yang langsung membuat raya meminta maaf dan berbalik mematikan kompor tersebut.setelah Arga merasa raya sudah pergi kini Arga yang dingin sudah mulai tersenyum dengan memengangi bibirnya sendiri.
"ciuman pertamaku dengan orang yang aku suka."gumam Arga pelan dan berjalan menuju kamarnya.
__ADS_1
sedangkan di luar raya hanya menggutuki dirinya kenapa dirinya bisa terjatuh dan tiba-tiba mencium tuan muda...ah..ucapan raya membuat dirinya stres sendiri jadinya.
mulai dari situ raya yang melihat Arga jadi makin ketakutan,dirinya hanya menunduk saja jika berpapasan muka dengan tuan mudanya tersebut.
kini Arga pun sudah lulus SMA dan sudah mulai kuliah dirinya pun sudah mulai aktif juga bekerja membantu papanya di kantor karna memang Arga sangatlah pintar makanya David papa Arga tidak akan kerepotan mengurus berkas-berkas yang menumpuk karna ada bantuan anak keduanya.
beberapa bulan kemudian Arga yang merasa jika tabungannya sudah pas maka dengan itu dirinya pun membeli sebuah rumah mewah dan itu di setujui oleh kedua orang tuanya.arga pun sudah memindahkan semua barang-barangnya ke rumah barunya kini tinggal ayu yang makin dibuat pikiran karna anak bungsunya akan tinggal sendirian dirumah mewah yang cukup jauh dari rumah mereka namun dekat jika pergi ke kantor atau pun ke kampus.
maka dengan itu ayu mempunyai rencana untuk menyuruh raya menemani Arga di rumah baru Arga,awalnya raya mencoba menolak begitu pun bi Nia namun ayu sudah membuat suatu drama agar mereka percaya dengan ucapan ayu yang mengatakan kalau dia takut putra bungsunya kalau sendiri pasti akan mati kelaparan karna tidak ada yang mengurus dan bla bla bla bla.....
raya dan bi Nia pun jadi kasihan dan mereka pun menyetujui jika raya pergi bersama Arga.disitulah ayu memberitahukan pada David namun awalnya David sedikit ragu namun dengan ayu yang sekuat tenaga menyakinkan suaminya pun setuju.awalnya Arga tidak percaya namun ketika dirinya melihat raya keluar membawah pakaiannya Arga semakin yakin dan bersemangat walau dalam hatinya.ayu dan David yang melihat ekspresinya Arga sangat yakin jika arga pun sama senangnya meski pun ekspresi itu terlihat cuma sebentar. kini Arga mau pun raya sudah pindah ke rumah baru Arga saat ini pertamanya cuma biasa-biasa saja dengan mereka berdua sendirian saja di rumah mewah tersebut namun lama kelamaan Arga mulai marah bahkan cemburu dengan kehadiran kedua pria yang dikirim ayu dan David untuk menjaga keamanan serta taman di rumah Arga tersebut.arga ingin menolaknya namun tidak bisa lagi karna dia paling tidak bisa kalau keinginan ayu dia tolak dan membuat wanita yang dia sayangi tidak berbicara padanya.
sejak waktu itulah rasa perhatian raya sudah mulai terbagi antara dirinya dan juga kepada para penjaga tersebut.kini Arga pun marah dan mengambil kunci mobilnya serta berjalan mengendarai mobilnya tersebut kesebuah club malam di sana dia bersama teman-temannya minum begitu banyaknya minuman hingga dirinya mabuk dan pulang.di rumah raya yang baru saja mandi memakai pakaian tidurnya serta merapikan tempat tidurnya tiba-tiba ada yang memeluk dirinya dari belakang dirinya sontak kaget dan berteriak namun pria tersebut sudah duluan menutup mulut raya dengan ciuman yang sangat bernafsu.ya pria tersebut adalah Arga dirinya sudah kembali dari club' malam tersebut dan masuk dengan diam-diam kedalam kamar raya karna merasa kamar tersebut tidak di kunci oleh raya maka dia dengan sigap memeluk raya bahkan melakukan lebih dari itu hingga malam itu mahkota yang sudah raya jaga untuk suaminya kelak sudah di rebut oleh majikannya tersebut dengan cara di *******.
kini raya hanya menangisi dirinya yang sekarang sudah menjadi kotor.setelah sudah rasa selesai Arga pun bangun dari tidurnya dan berbicara biasa saja pada raya serta dengan sedikit terdengar mengancam perbuatannya ini jangan sampai di ketahui oleh keluarganya termaksud paman dan bibinya.
raya hanya meratapi nasibnya kelak dimana dirinya suatu saat nanti akan menikah dan memiliki anak bersama suaminya namun semuanya sirna kini nasi sudah menjadi bubur apa yang diimpikan telah pupus sudah.
kini semuanya terlah sirna dimana raya yang sudah mengandung buah hati mereka kini hilang entah kemana karna kesalahannya arga.namun dirinya sudah tidak memikirkan egonya lagi,kini dirinya mulai fokus mencari keberadaan raya dan anaknya hingga kelak mereka bertiga bisa berkumpul kembali.
______________________________________________
"ga loh sekarang kerja di mana sih.kok sekarang gaya loh makin keren aja?"tanya Weni yang tiba-tiba mengagetkan lamunan Arga.
"eh maaf ya wen.aku mau balik kantor dulu.aku duluan ya?"ucap Arga dan berjalan meninggalkan Weni.
__ADS_1
"hu masih kayak dulu saja sih masih dingin aja tuh orangnya.ucap Weni yang seperti marah kepada Arga karna sikap Arga yang masih dingin pada dirinya.
hay kak jangan lupa baca like,komen serta vote yang banyak ya kak yakin deh ceritanya seru ngak bakalan buat kalian nyesel deh.🙏🙏🙏✌️✌️😘😘