Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
makan bersama


__ADS_3

❤️❤️❤️


"sayang kamu kok datang nggak ngabarin aku dulu sih?


kan bisa aku jemput di rumah saja dari pada kamu harus ke sini sama orang lain!"ucap Arga dengan suara manjanya.


"aku mau kasih kejutan aja buat mas.kalau aku kasih tau berarti bukan kejutan lagi dong sayang?"ucap Raya dengan tersenyum pada suaminya.


setibanya mereka didalam David terlihat tersenyum dengan tingkah anak bungsunya ini.david merasa kalau anaknya sangat terlihat bertanggung jawab pada keluarga buktinya tadi Arga kalau mendengar soal istrinya dirinya tidak akan melanjutkan pekerjaannya akan tetapi dirinya akan setia membicarakan tentang istri dan anaknya ketimbang pekerjaan.


"sayang.maafin papa ya kalau tadi papa nyuruh kamu nungguin di luar."ucap David dengan menyambut kedatangan menantunya.


"nggak apa-apa kok pa."balas raya dengan tersenyum.


"iya kamu yang nggak apa-apa tapi bagaimana sama anakku.kamu ngak apa-apa sayang hm(menunduk dan mengelus perut istrinya).pa lain kali nggak usah lakuin kayak gitu lagi."ucap Arga dengan nada dingin dan mengajak istrinya untuk duduk di sofa ruangannya.


"iya-iya papa nggak bakalan ulangi lagi deh.tadi papa cuma mau ngerjain anak papa ini.apa pekerjaan lebih penting atau keluarga yang lebih penting buat kamu dan ternyataaa ...buat kamu keluarga lah yang lebih penting(berjalan kearah Arga dan raya)papa salut sama kamu sayang.(melihat kearah raya)Raya,papa harap kamu selalu setia dampingi anak papa ini sampai maut memisahkan ya.karna anak papa ini cinta mati sama kamu(melirik ke Arga)."ucap David dengan tersenyum bahagia.


"papaaa...?"panggil Arga dengan suara manjanya.

__ADS_1


"hm itu Raya suamimu.sifat manjanya sudah mulai keluar itu.kamu betah apa punya suami super dingin tapi ada manjanya juga?"


"papa apa-apaan sih?


udah deh pa."ucap Arga dengan malasnya.


"Beno kamu ngapain di situ?"ucap Arga setelah melihat asisten nya sedang setia berdiri di pintu ruangannya.


"mau minta makan bos."balas Beno dengan polosnya


"apa kamu bilang mau minta makan?


keluar sana kamu."Raya yang merasa suaminya ingin bangun ke arah Beno pun menarik lengan sang suami agar tidak pergi karna dirinya yakin kalau Arga akan memakan Beno saat ini juga.


"sayang ayuk duduk kita makan sama-sama ya?


berbagi kan berkat sayang.nggak akan ngurangi makan siang mu hari ini juga kok?"balas Raya dengan tersenyum namun wajah suaminya masih terlihat marah tiba-tiba dirinya memajukan badan dan cup...kini Raya memberikan ciuman di pipi sang suami.


Arga terlihat senang dan langsung balik memandangi istrinya terus menerus.

__ADS_1


"ini sayang makanannya dan ini punya papa dan ini untukmu Beno."Raya menyuruh Beno mengambil makanannya namun tiba-tiba Arga menahan tangan sang istri agar piring tersebut dibiarkan di meja dan Beno yang akan mengambilnya sendiri.


David yang masih berdiri disitu hanya tersenyum melihat tingkah anak bungsunya ini.


Beno yang merasa makanan itu lebih enak di bandingkan wajah geram sang majikan dirinya lebih memilih memperhatikan makanan yang berada di atas meja ketimbang melihat wajah seram sang bosnya itu.


"sayang makan yuk.udah nanti kalau sampai rumah kamu mau makan apa akan aku buatin tapi di sini jatah makan mu di bagi dulu ya."ucap Raya namun wajah suaminya masih sama kini raya tidak punya kata-kata lagi untuk menghibur sang suami yang sedang marah dengan kelakuan anak buahnya ini.


"yaudah kalau nggak mau senyum aku pulang aja deh."ucapan raya ini ternyata berhasil juga karna dengan cepat Arga menarik tangan sang istri.


"jangan sayang.aku cuma dongkol aja sama tuh anak bisa-bisanya makan lagi ke sini sedangkan tadi aja bilangnya udah makan pas makan siang tadi."ucap Arga dengan mata yang memandangi wajah cantik sang istri.


"iya udah sayang.kan tadi aku bilangnya apa coba.berbagi kan berkat.jadi ntar pulang kamu mau minta apa pun terserah kamu bakalan aku lakuin buat kamu."ucapan Raya ini membuat Arga menjadi berpikiran mesum.


"apa pun sayang?"


"iya apa pun!"balas Raya tanpa membaca sikap sang suami.mendapatkan jawaban dari sang istri Arga pun sangat bersemangat untuk makan tanpa melihat kearah David dan Beno dirinya hanya memperhatikan wajah sang istri.Raya yang merasa malu dengan tingkah suaminya karna masih ada papa mertua dan Beno dirinya pun kembali membuka percakapan dengan David dengan menawarkan makanan lagi namun David mengatakan kalau dirinya sudah kenyang dan berpamitan ke ruangannya.


"papa balik dulu ya sayang.nanti kalau bisa kamu di antar aja sama suamimu yang posesif ini.kasian kan orang lain nggak ngapa ngapain kamu malah nanti mati mudah gara-gara kecemburuan."sindir David pada anaknya namun Arga hanya buat biasa saja karna didalam pikirannya hanya ada kata istrinya yang mengatakan keinginan apa pun akan di kabulkan dari situ pikiran Arga selalu kosong untuk orang lain.

__ADS_1


setelah itu David pun pamit keluar begitu pun dengan Beno.setelah merasa makanannya sudah selesai dirinya pun mohon pamit kembali keruangannya juga.


tinggallah suami istri ini sendiri dan Arga pun dengan posisi yang masih sama namun makanannya sudah habis hanya saja makanan yang di janjikan sang istri masih terngiang di pikirannya.


__ADS_2