Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
pembantu baru dari mama ayu


__ADS_3

❤️❤️❤️


Kediaman Arga Pratama


Ting Tong (bunyi bel)


"siapa ya pagi pagi begini sudah bertamu?"gumam Raya sembari berjalan menuju ruang tamu hendak membuka pintu.


ceklek


"eh halo?"sapa Raya pada seorang wanita di depan pintu rumahnya.wanita ini seumuran dengan bi Nia bibi dari Raya yang saat ini bekerja dirumah mama Ayu mertuanya Raya.


"pagi Non.perkenalkan nama saya bi jihan,saya di tugaskan oleh nyonya besar Ayu untuk menjadi pembantu di rumah non ini."bi Jihan menjelaskan pada Raya .


"oh jadi bibi ini orang yang di suruh mama ke sini toh?


ya udah Ayuk masuk bi biar nanti saya jelaskan pekerjaannya bibi."ajak Raya pada bi Jihan.mereka pun sudah masuk dan menutup kembali pintu depan hendak ke dapur.


"semuanya sudah saya bersihkan cuma masak-masak nya yang belum bi.jadi sekarang bibi istirahat dulu sebentar baru bantuin saya masak ya bi.sekarang saya mau mandi dulu jadi saya tunjukkan kamarnya bibi Ayuk bi."ajak Raya pada bi Jihan agar mengikuti nya ke belakang di mana kamar bi Jihan berada.


"nah ini kamarnya bibi.sekarang bibi istirahat dulu sebentar.kalau belum makan ya makan dulu ya saya mau mandi dulu."pamit Raya pada pembantunya menuju kamarnya saat ini untuk bersih-bersih diri.


setelah sudah selesai dengan bersih-bersih Raya pun keluar dari kamar hendak ke dapur.di dapur Raya melihat bi Jihan seperti sedang bingung-bingung melihat isi kulkas tersebut.


"kenapa bi."tanya Raya mengagetkan bi Jihan


"eh nyonya.saya mau lihat bahan apa yang mau di gunakan untuk masak hari ini tapi saya bingung mau masak apa jadi saya tunggu nyonya kesini dulu.makanya saya dari tadi cuma berdiri mematung di depan kulkasnya nyonya."ucap bi Jihan yang sontak langsung menutup pintu kulkas tersebut.

__ADS_1


"oh gitu.masak apa aja boleh bi yang penting bisa di makan dan enak aja di mulut itu udah buat saya dan mas Arga senang.oh iy satu lagi jangan panggil saya nyonya ya bi panggil saja saya raya karna ngak enak gitu dengarnya."ucap Raya tersenyum kearah bi Jihan


"eh iy nyonya eh non Raya.tapi saya panggilnya non Raya aja ya non soalnya non kan majikan saya."ucap bi Jihan pada Raya membalas senyum pada raya.


"yaudah nggak apa-apa bi.gimana udah makan bi biar kita masak sekarang."ucap Raya


"udah non tadi bibi dari rumah udah makan.sekarang aja masih kenyang."balas bi Jihan


"yaudah sekarang kita masak ya bi."Raya pun menuju kulkas membukanya dan Raya sudah mulai melihat-lihat bahkan mengambil apa yang akan di di masak saat ini.


raya dan bi Jihan sesekali tertawa jika bi Jihan bercerita lucu padanya.Raya bersyukur mendapatkan pembantu seperti bi Jihan karna orangnya ramah dan sangat rajin bahkan masakannya sangatlah enak tidak kalah enak dengan masakan Raya.


setelah selesai memasak Raya dan bi Jihan pun duduk santai di depan ruang tv sambil menikmati minuman dan cemilan yang di hidangkan oleh bi Jihan sekarang ini.


Raya menyuruh bi Jihan agar duduk di kursi bersamanya jika tidak ada tuan namun bi Jihan selalu menolaknya.dirinya takut jika suami majikannya tiba-tiba muncul akan terlihat tidak sopan nantinya.


kini Raya pun sudah terlihat duduk di lantai bersama bi Jihan dan itu membuat bi Jihan kaget setengah mati.


"kenapa bi.nggak salah kan,nggak apa-apa kok kalau cuma duduk di lantai.kalau nggak ada tuan nggak apa-apa kan kalau saya kayak gini sama bibi.oh iya bi saya mandi dulu ya mau siap-siap sambut suami yang pulang kerja ini juga udah jam setengah tujuh.bibi juga mandi sana biar nanti sekalian kita makan malam ya."pamit Raya pada bi Jihan dan kini mereka pun sudah masing-masing ke kamar mereka.bi Jihan yang telah selesai mandi pun sudah keluar dari kamar menuju dapur merapikan makanan di meja makan tersebut.


Ting Tong (bunyi bel)


ceklek


"eh.siapa ya?"tanya Arga yang terlihat kaget dengan kehadiran seseorang wanita di depannya.karna setahunya cuma dirinya dan Raya yang menempati rumah ini.


"malam tuan."sapa bi Jihan

__ADS_1


"iy malam siapa ya.dan di mana istri saya."ucap Arga yang matanya fokus mencari-cari di mana keberadaan istrinya.


"non Raya masih di kamar tuan."balas bi Jihan yang terlihat gugup dengan sikap Arga saat ini.tidak lama kemudian Raya pun keluar dari dalam kamar,dia pun melihat suaminya yang masih berdiri berbicara dengan bi Jihan dan terlihat bi Jihan seperti sedang gugup ketika berbicara dengan Arga seperti dirinya dulu sewaktu gugup ketika berbicara dengan mantan majikan yang sekarang sudah menjadi suaminya sekarang.


"sayang."sapa Raya pada suaminya.Arga yang mendengar namanya di panggil berbalik dan berjalan kearah istrinya dengan tersenyum.Raya pun mengambil ahli tas dan jas suaminya untuk bergegas membawanya kekamar.


"sayang.siapa!"tanya Arga yang masih terlihat bingung


"oh itu.namanya bi Jihan dan bi Jihan ini pembantu kita yang di kirim mama Ayu."Raya menjelaskan pada suaminya.


"oh gitu.yaudah aku mau mandi dulu."balas Arga yang langsung merangkul pinggang istrinya menuju kamarnya.


"ya ampun ternyata begitu wujud majikan saya.sangat menakutkan,tapi sangat serasi mereka berdua."bi Jihan terlihat gugup ketika berpapasan dengan majikannya tersebut.


***


sesampainya di kamar Arga pun sudah membersihkan dirinya dan keluar menemui istrinya.Raya menyiapkan pakaian untuk di pakai suaminya saat ini setelah sudah selesai berpakaian.Arga pun memeluk tubuh istrinya yang begitu wangi dengan sabun yang melekat di tubuh istrinya dan sebagian parfum yang menempel di pakaiannya tersebut.


Arga pun mencium lembut bibir Raya dan mendekatkan tubuh Raya pada tubuhnya.seperti ada yang menghalangi pelukannya Arga pun melepas ciuman dan pelukan dari istrinya.kini dirinya mulai menyadari kalau sudah ada anak mereka yang sekarang sedang berada di tengah-tengah tubuh mereka saat ini.


"hai sayang papa lupa kalau kamu sudah di dalam dan papa udah nggak tahan lagi mau cepat-cepat tunggu jagoannya papa keluar biar bisa main bola sama papa."ucap Arga dengan mengelus lembut perut istrinya tersebut.


"udah mas kita makan dulu nanti baru di lanjutkan ngobrol nya sama anakmu sekarang anakmu udah marah-marah didalam karna udah lapar."


"siap bos.ayuk kita makan."ajak Arga pada Raya dengan memegang tangan istrinya ke bawah dimana sekarang bi Jihan sudah menghidangkan makanan di atas meja.


Arga dan juga raya menikmati makanan yang di masak oleh istrinya dan juga bi Jihan dengan sangat lahapnya.sedangkan bi Jihan juga sama menikmati makanan nya dibelakang.

__ADS_1


Andi dan Lius sudah menerima makan malam mereka sejak tadi sebelum tuan mereka belum pulang.


setelah selesai makan malam mereka pun kembali ke kamar.Raya ingin membantu bi Jihan namun Arga melarangnya untuk segera beristirahat karna ini sudah malam dan lagi dirinya sedang hamil.bi Jihan pun membersihkan meja makan dan menyuci piring dan gelas serta sendok yang kotor.setelah selesai bi Jihan pun mengunci semua pintu dan pergi ke kamarnya untuk beristirahat.


__ADS_2