Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
marahnya arga


__ADS_3

❤️❤️❤️


seminggu kemudian


💬


sayang...saya sudah dijalan menuju restoran yang mas suruh tadi.jadi kalau mas sudah selesai dengan urusan kantor bisa langsung ke restoran yang mas suruh tadi.


aku mencintaimu 😘😘


pesan pun terkirim ke Arga.


Ting


💌💌


*sayang...saya sudah dijalan menuju restoran yang mas suruh tadi.jadi kalau mas sudah selesai dengan urusan kantor bisa langsung ke restoran yang mas suruh tadi .


aku mencintaimu 😘😘*


Arga yang membaca pesan dari istrinya dibagian terakhir membuatnya tersenyum puas.


💬


aku juga mencintaimu dan hati-hati di jalan.jaga anakku eh anak kita🙏🙏


aku mencintaimu 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


pesan dikirim keraya


Ting pesan masuk ke ponsel raya.


💌💌


*aku juga mencintaimu dan hati-hati dijalan.jaga anakku eh anak kita🙏🙏


aku mencintaimu 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘*


Raya yang membaca pesan dari suaminya hanya tersenyum bahagia.

__ADS_1


tidak lama mobil telah tiba di parkiran restoran xxx.Raya pun turun ketika Andi membukakan pintu mobil untuk majikannya ini.


ya kemana pun raya pergi kalau bukan Arga yang menemani berarti Andi karna Andi adalah orang kepercayaan dirumah Arga meskipun cuma sebagai security.eits jangan salah gajinya tidak sama seperti security lainnya disini gajinya hampir sama dengan Beno asisten pribadi Arga namun dibawah Beno.


Raya tidak repot-repot lagi mencari meja karna disini Arga sudah memesan ruangan khusus untuk mereka berdua namun dijalan dirinya dikagetkan dengan suara seorang wanita.


"dasar.ternyata menjadi seorang nyonya Pratama dengan harus menjual dirinya agar tuan muda Arga Pratama menikahinya.ckk lucu sekali ya?"hinaan wanita ini membuat telinga dan hati Raya seperti di sentil tiba-tiba.


dengan berjalan mengelilingi tubuh Raya saat ini.


Raya yang mendengarnya hanya tersenyum manis dan tidak mau menanggapi hinaan wanita tersebut karna hanya membuat mulutnya capek saja.


Raya melangkah maju tanpa menghiraukan ucapan wanita tersebut hingga membuat wanita ini emosi sendiri lalu mulai meneriaki Raya.


"hey kau wanita ******.berani sekali dirimu mengacungkan ucapanku.apakah kamu tidak tahu siapa saya hah."ucap wanita tersebut dengan nada yang meninggi.


teriakannya ini berhasil membuat semua pengunjung hanya menonton saja.


seseorang yang mengenali Raya istri dari Arga Pratama pun mengambil ponselnya dan mulai menghubungi Arga.


dikantor Arga mendapatkan telepon dari salah satu investornya.


"ah apa kah pak Edy mau menawarkan sesuatu lagi padaku."pikir Arga tidak lama dia pun menerima telepon Edy.


Arga@


halo selamat siang tuan?


Edy@


halo selamat siang tuan Arga.apakah istri anda sedang berada di restoran xxx?


Arga@


iya betul.apakah tuan sedang berada bersama istri saya.


Edy@


maafkan saya tuan.tapi saya sedang tidak bersama istri anda.tapi di sini istri anda sedang di permalukan di banyak orang didalam restoran ini.

__ADS_1


(Arga sontak kaget dan bangun dari duduknya dengan wajah geram dan gigi yang menyatu dengan irama kemarahan)


tanpa menjawab atau memberikan pertanyaan lagi Arga sudah mematikan teleponnya dan berlari keluar tanpa membawa jasnya setelah menyambar kunci mobil.


Beno yang baru saja dari ruangannya ingin berbicara namun dia undurkan setelah melihat wajah seram bos nya ini.


"ada apa ini."tanya Beno pada dirinya sendiri karna Arga yang melewatinya begitu saja dengan wajah emosi.


"ya Tuhan aku harus mengikutinya."Beno pun masuk kembali keruangannya menyambar jas dan juga kunci mobilnya berlari kearah lift menuju parkiran mobil.


dibawah dia melihat Arga sudah menjalankan mobilnya dengan sangat cepat sehingga Beno pun cepat-cepat masuk kemobilnya mengejar arah mobil Arga.


"wanita brengsek beraninya kamu menghina wanitaku didepan banyak orang."teriak Arga dengan wajah yang tidak bisa diungkapkan.bunyi irama giginya yang serempak di tambah lagi urat-urat di wajahnya yang semakin membuat wajah tampan nya mengerikan.


di restoran


Raya hanya menerima dengan pasrah apa yang diucapkan oleh wanita ini.


bukan tidak bisa membalasnya namun saat ini Raya sedang hamil dirinya lebih suka menutup telinganya ketimbang harus membalas ucapan yang tidak-tidak tentang dirinya tanpa orang itu tidak tahu cerita sebenarnya.


"kenapa kamu tidak bisa jawab haa.apa betul ucapan saya ini kalau kamu itu memang ****** yang menjual dirimu untuk laki-laki yang sekarang sudah menjadi suamimu itu kan?


hhhhh lucu sekali aku.kasian ya kamu bisa menikah dengan orang dengan cara yang licik ."ucap wanita ini dengan tertawa karna merasa menang dengan melihat Raya tidak sama sekali membalas ucapannya.


"permisi nona.tolong kalau ada masalah pribadi dengan nona ini bisa anda selesaikan secara kekeluargaan kasian kan nona ini sedang mengandung dan anda belum pernah merasakan bagaimana mengandung kan?


jadi jangan berucap hal-hal yang membuat dirinya kepikiran dengan ucapan anda."ucap pria tersebut yang tak lain adalah Edy investor Arga suami Raya.


Raya yang merasa capek berdiri akhirnya memilih duduk di kursi yang dekat dengannya.


dirinya merasa malas mendengar ocehan wanita ini yang tidak ada untung bagi dirinya.


"hey tuan maaf tapi saya tidak sedang berbicara dengan Anda dan saat ini saya tidak ada urusan dengan anda.yang sedang saya komentari cuma wanita ini dan untuk ucapan mu sangat malas untuk saya komentari ok."ucap Sarah dengan memutar bola matanya melirik kearah mangsanya ini.


tidak butuh waktu lama kini Arga pun sudah tiba di depan restoran xxx dia pun turun dengan sembarang memarkir mobilnya.


"hey kamu ******kenapa kamu cuma diam haa..apa urat malu mu sudah putus ha sehingga apa yang aku ucapkan barusan merasa tidak membuat dirimu berucap sedikit pun."namun masih sama Raya tidak memperdulikan ucapan Sarah malah kini, Sarah merasa emosi dan ingin menarik tangan Raya namun tiba-tiba terdengar suara dari belakang dan sangat dia kenal serta membuatnya merinding ngeri.


"lepaskan tanganmu dari tubuh istriku wanita gila."teriak Arga yang baru saja tiba dengan berjalan cepat kearah Sarah dan menolak tubuh Sarah menjauh.

__ADS_1


"jangan pernah sentuh tangan kotormu itu di tubuh istriku.ckk kamu berani sekali ya menghina istri Arga Pratama didepan banyak orang dan hampir berani menyentuhnya.(menaruh satu tangan di pinggang dan satu tangan di bibirnya serta berbalik)


"teriakan Arga ini membuat semua yang berada disitu merasa ketakutan.Raya pun yang tadinya santai kini mulai berdiri menggenggam tangan suaminya agar amarahnya mereda namun tidak saat ini karna wanita ini sudah kelewatan kini Arga makin naik pitam.


__ADS_2