Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
nasi goreng


__ADS_3

❤️❤️❤️


paginya Raya pun sudah duluan bangun dari tidurnya seperti biasa menuju kamar mandi membersihkan diri,kini dirinya menuju ke dapur menyiapkan sarapan untuk suaminya.


terlihat bi Jihan baru selesai membersihkan daging segar yang baru di ambil dari dalam kulkas dan meletakkan di atas piring.


"pagi bi?"sapa Raya pada bi Jihan yang terlihat serius dan tidak sadar akan kehadiran majikannya.


"eh non,pagi juga non?"kaget bi Jihan


"Napa kaget ya bi.maafin saya bi karna udah ngagetin bibi!"ucap Raya meminta maaf dan sudah berdiri di samping bi Jihan melihat apa yang di kerjakan oleh pembantunya tersebut.


"nggak apa-apa kok non?"ucap bi Jihan tersenyum,Raya terlihat membalas senyuman pembantunya dengan senyuman indahnya.


"masak apa kita hari ini bi?"tanya Raya


"ini non hari ini bibi mau buat sop aja dulu non.kan non lagi hamil jadi harus banyak-banyak makan yang kayak berkuah dan bergizi begini."


"emangnya harus ya bi."


"ya itu menurut bibi ya non tapi kalau dari dokter bibi nggak terlalu tahu?"


"hhh yaudah nanti Raya makan yang banyak deh bi"


"oh ya bi kalau nanti anak aku udah lahir katanya aku juga harus banyak makan yang berkuah ya bi?"tanya Raya


"iy non harus.biar air susunya non makin banyak."


"oh ok makasih ya bi?"


"yaudah aku buatin mas Arga nasgor aja deh lagian dari kemarin-kemarin suamiku hanya sarapan paginya itu-itu aja belum pernah sarapan nasi goreng dia.sekarang aku mau buat yang spesial aja buat dia."Raya pun mulai mengambil bahan yang mau di gunakan untuk membuat nasi goreng.tidak lupa telur sebagai pelengkapnya nasi goreng tersebut.


"lah kalau non bikin nasi goreng terus sop nya gimana non?"tanya bi Jihan yang heran dengan majikannya saat ini.


"nggak apa-apa bi bikin aja.ini aku cuma buatnya untuk suamiku saja.nanti kalau SOP dan lainnya kita aja yang makan kan bi?"ucap Raya singkat.


bi Jihan pun mengerti dan mulai mengerjakan tugasnya,sedangkan Raya pun sudah mulai menggoreng apa yang di perlukan untuk nasi goreng sebentar.


setelah selesai raya pun membereskan nasi goreng tersebut pada piring dan mengambil telur yang sudah di goreng serta meletakkan nya di atas meja tidak lupa menyiapkan air putih dan kopi untuk sang suami.

__ADS_1


bi Jihan masih mengerjakan punyanya,sesekali Raya membantu bi Jihan terlihat sudah beres akhirnya mereka pun sama-sama membereskan dapur yang berantakan dengan masak memasak mereka.


"bi semuanya kan sudah beres sekarang aku mau ke atas dulu ya mau panggil suamiku dulu untuk siap-siap."ucap Raya


"iya non silahkan.bibi juga mau ke belakang dulu mau nyapu halaman."balas bi Jihan pada Raya


kini Raya pun sudah kembali kekamar,dia begitu hati-hati ketika dirinya naik turun tangga tersebut.takut terjadi hal-hal yang tidak dia inginkan maka dengan itu ketika naik dan turun tangga dirinya selalu berhati-hati.


sesampainya di kamar Raya pun mendekati tempat tidur dan mulai membangunkan suaminya.merasa ada yang membangunkannya Arga pun membuka mata perlahan dengan memandangi wajah cantik istrinya tersebut.


"pagi sayang!"ucap Arga yang kini posisi tidurnya miring dengan tangan yang satunya menopang kepalanya dan yang satunya mengelus rambut sang istri dengan lembut.


"pagi juga sayang.bangun yuk siap-siap terus kita sarapan.anakmu dari tadi udah laper sampai tendang-tendang di dalam perut mamanya.apa kamu nggak kasihan sama istrimu ini di marahin sama anakmu hm?"ucap Raya dengan manjanya dengan bibir dia monyongkan ke depan.


"masa anakku marahin mamanya sih?


mana sini mas ngomong sama dia."Arga pun sudah mendekat ke perut istrinya dan mulai berbicara dengan anaknya.


"sayang...Napa kamu marahin mamamu hm..kamu laper ya."Arga merasa perut istrinya gerak-gerak yang membuat Arga tersenyum pada Raya.


"tuh kayaknya laper dia makanya udah gerak-gerak dari tadi.tuh gerak lagi kan.yaudah papa mandi dulu ya sayang kamu baik-baik sama mama jangan coba-coba marahin mamamu lagi ya?"ucap Arga yang langsung mencium perut istrinya dan bangun mencium sekilas kening istrinya dan berlalu ke kamar mandi.


setelah selesai Arga mendekati raya dengan membawa dasinya Raya pun mengerti karna ini adalah tugas sang istri setiap paginya.setelah memasangkan dasi untuk suaminya kini mereka berdua pun turun untuk sarapan,terlihat Arga menggenggam tangan istrinya menuruni anak tangga dengan sangat hati-hati namun baru sampai di pertengahan tangga Raya sudah merasa capek dan hanya berdiri saja.Arga yang merasa istrinya berhenti menoleh dan bertanya pada istrinya tersebut.


"Napa sayang?"tanya Arga


"capek mas.bisa tidak kita di kamar tamu saja kalau harus naik tangga terus menerus aku sudah tidak sanggup kalau harus setiap harinya mas."balas Raya


"bener juga ya.kasian juga kamu sayang yang lagi hamil besar harus naik turun tangga bisa-bisa kalian berdua kenapa-kenapa kalau aku biarkan begini terus menerus.yaudah setelah kita sarapan mas akan suruh pak Andi dan pak Lius membantu bi Jihan untuk memindahkan sebagian barang kita yang perlu saja ke kamar tamu saja.sekarang kita sarapan dulu yuk mas udah laper."ajak Arga yang langsung mengendong istrinya,raya yang merasa suaminya sudah berlebihan langsung berteriak kaget.


"aaaggghhh."teriak Raya yang membuat bi Jihan takut dan berlari ke arah tangga.


"non."ucapan bi Jihan terhenti setelah melihat kedua majikannya sangat romantis di depannya.


"pagi tuan"sapa bi Jihan


"hm"balas Arga dengan sikap dinginnya membawah sang istri ke meja makan.


"wah ada nasi goreng ternyata."ucap Arga ketika melihat nasi goreng di hadapannya,dia pun menurunkan istrinya perlahan dan menyuruh Raya duduk di sampingnya.

__ADS_1


"Ayuk sayang mas udah sangat lapar ketika melihat nasi goreng tersebut."ucap Arga yang sudah duduk dan mulai memakan nasi goreng tersebut.


"maaf ya mas mungkin udah nggak hangat lagi."


"nggak apa-apa sayang biar pun udah nggak hangat lagi namun masih sangat enak di mulutku.tapi kalau kamu yang masak kan untukku."balas Arga dengan nasi yang masih penuh di mulutnya.arga terlihat melahap nasinya dengan sangat rakus.


"hm sangat enak sayang.makasih ya udah buatkan nasi goreng untuk suamimu ini.meski pun kamu lagi hamil tapi kamu selalu kerjakan tugasmu sebagai seorang istri.aku beruntung bisa mendapatkan wanita seperti mu."ucap Arga


"makasih ya mas."ucap Raya


"untuk apa."tanya balik Arga


"untuk cinta dan perhatianmu padaku dan juga anak kita dan makasih untuk kasih sayangmu yang tiada habisnya untuk kami."ucap Raya yang dengan sigap Arga langsung mencium sekilas bibir istrinya tersebut.


Raya yang merasa malu dengan tingkah suaminya langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya tersebut.


"Napa hm."tanya Arga yang merasa lucu dengan tingkah istrinya saat ini.


"apaan sih mas kan malu sama bi Jihan."ucap Raya dengan malunya.untung tidak ada bi Jihan padahal Arga pun sama malunya namun dia buat biasa saja.


"mas udah selesai sayang.mas berangkat ya.oh iya nasi gorengnya enak kalau bisa sekali-kali buatkan lagi ya untuk mas?"pamit Arga.tidak lama Arga pun berbalik pada istrinya


"oh ya.biii bibiii....?"panggil Arga pada bi Jihan.


"ya tuan"jawab bi Jihan yang baru datang dari luar dengan berlari kecil menuju majikannya.


"bi tolong ya sebentar bilangin sama pak Andi dan pak Lius suruh minta tolong bantu ibu turunin barang seperlunya kami ke kamar tamu ya soalnya kasihan ibu harus naik turun tangga dalam keadaan hamil besar."ucap Arga


"Biak tuan."jawab bi Jihan mengerti


"ok.tolong bantu jaga istriku di dalam rumah ya bi.kalau terjadi sesuatu sama anak dan istriku awas saja kalian semua yang ada di rumah ini."ancam Arga dan berjalan keluar.


raya yang mendengar ucapan suaminya merasa kasihan pada bi Jihan dan mendekati pembantunya tersebut sebelum mengikuti langkah suaminya.


"jangan di masukin ke hati ya bi.suami aku emang kayak gitu tapi sebetulnya dia baik kok?"ucap Raya yang meminta maaf mewakili suaminya.


bi Jihan hanya tersenyum"iy non"balas bi Jihan.


seperti biasa Raya selalu mengantar suaminya di depan dan mencium tangan sang suaminya.setelah di rasa suaminya terlah berlalu Raya pun kembali masuk dan kembali sarapan.sehabis sarapan kini Raya pamit pada bi Jihan untuk beristirahat karna saat ini dirinya harus menjaga kesehatan nya dan juga bayinya.

__ADS_1


__ADS_2