Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
Beruntung Memilikimu


__ADS_3

❤️❤️❤️


dua bulan kemudian kini kehamilan Raya sudah memasuki bulan ke tujuh,Arga dan Raya sudah berada di mall menyiapkan berbagai macam peralatan untuk menyambut bulan kedua kedatangan anak mereka.


Arga memilih berbagai bentuk unik untuk anak pertama mereka yang berjenis kelamin laki-laki tersebut.


dengan warna biru itu adalah warna pilihan bagi anak mereka.


setelah puas memilih berbagai macam peralatan untuk anak mereka akhirnya Arga dan Raya pergi ke restoran untuk makan karna saat ini sudah menunjukan pukul 17.34 raya yang terlihat memakan makanannya dengan rakus sedang di perhatikan oleh sang suami.


"sayang makannya pelan-pelan dong.makanannya nggak bakalan habis kok dan kalau pun habis ntar suamimu ini akan belikan lagi deh.suamimu masih banyak uang nggak mungkin uang suamimu ini habis cuma buat kasih makan kamu sama anak kita."ucap Arga yang sudah menunduk mengelus pipi sang istri.


"laper mas."balas Raya namun masih dengan mengunyah makanan dalam mulutnya.


"yaudah kalau laper pelan-pelan makannya sayang?"


"iya bawel."omel Raya


setelah selesai makan Raya pun merasa seperti mengantuk terlihat mata istrinya seperti sayup-sayup akhirnya Arga pun mengajaknya untuk kembali pulang karna saat ini sudah malam.


***


akhirnya mereka pun sudah sampai di rumah.arga yang melihat Raya sedang tertidur di kursi mobilnya memilih turun menggendong sang istri untuk masuk ke kamarnya.


di dalam Arga kebetulan berpapasan dengan pembantunya.


"bi tolong ya suruh pak Andi bantuin bibi angkatin barang belanjaan di mobil saya mau antar ibu dulu."ucap Arga lalu berjalan menuju kamarnya.


"baik tuan."jawab bi Jihan namun sayang majikannya sudah jalan ke kamarnya.


bi Jihan pun pergi menuju pos untuk memanggil pak Andi agar membantunya mengambil barang dan setelah itu mereka berdua pun berjalan menuju mobil dan mengambil barang-barang yang di beli oleh majikan mereka.

__ADS_1


setelah selesai di masukan pak Andi pun pamit ke bi Jihan untuk kembali ke pos namun sebelum itu bi Jihan memanggil pak Andi untuk mengambil cemilan dan kopi untuk mereka karna belum jam makan malam.


sedangkan di kamar Arga sudah menidurkan sang istri di tempat tidur mereka.


Raya tiba-tiba sadar menatap sang suami yang sedang menidurkan dirinya.


"mas."


"hm."


"kamu udah bangun hm."


"aku ketiduran ya mas.maaf ya mas harus gendong aku dari mobil sampai ke kamar."


"nggak apa-apa sayang."


"tapi kan berat mas."


"nggak masalah asal yang gendong kamu itu nggak masalah buat mas kok."


"tapi."


"tapi apa mas."


"tapi ada imbalan nya dong sayang."


"emangnya harus ya mas.masa gendong istri sendiri juga ada imbalannya sih?"


"ada dong sayang."


"terus apa imbalannya."

__ADS_1


"kamu harus tanggung jawab sama ini."ucap Arga yang menunjukkan juniornya yang sudah menegang dari tadi.


"mas.kok gitu sih yang lain aja lah mas."gerutu ra6ya


"nggak ada sayang yang ada cuma itu doang kok."tambah Arga yang membuat wajah manjanya.


"ya ya ya ya."tambah Arga lagi dengan menaikan kedua alisnya pada sang istri.


"yaudah tapi mandi dulu ya?"belum sempat di balas oleh Arga kini bibir Arga sudah mulai mendarat di bibir Raya.


"nggak mandi juga enak lakuinnya sayang kalau sama kamu."ucap Arga yang masih dalam ciumannya.


Raya hanya menikmati setiap sentuhan sang suami hingga suara desahan pun tiba-tiba keluar begitu saja dari mulut Raya saat ini.


beberapa jam kemudian pergulatan panas mereka pun selesai.


setelah itu Arga pun melihat wajah capek sang istri dan setelah itu Arga pun mengendong nya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.didalam Arga merasa ingin melakukan lagi namun karna melihat wajah sang istri iya begitu sangat kasihan akan kelakuannya tadi.


setelah mandi dan berpakaian mereka pun menuju kebawah untuk menikmati makan malam mereka.terlihat bi Jihan memasak makanan kesukaan kedua majikannya tersebut.


setelah selesai sarapan akhirnya Arga pun mengajak raya untuk kembali kekamar beristirahat karna ini sudah malam.


Raya yang mengerti mengiyakan ajakan suaminya namun sebelum itu dirinya menuju bi Jihan.


"bi kalian semua udah makan apa belum!"tanya Raya


"udah non nanti setelah ini kami kan makan malam."ucap bi Jihan yang masih membereskan meja makan.


"yaudah aku masuk ya bi."pamit Raya dan di iyakan oleh pembantunya.


Arga yang dari tadi berdiri menunggu sang istri pun kagum akan sifat istrinya yang sangat mirip dengan sikap mama Ayu pada pembantu-pembantunya dulu.merasa bersyukur Tuhan memberikan yang terbaik untuknya saat ini.

__ADS_1


"aku beruntung memilikimu sayang."gumam Arga dalam hati.


setibanya Raya di hadapannya mereka pun masuk kamar membersihkan diri dan naik beristirahat.


__ADS_2