Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia

Awal Yang Menyakitkan Dan Akhir Yang Bahagia
makan siang 1


__ADS_3

❤️❤️❤️


hari ini Raya berniat ingin berkunjung ke rumah mertuanya mama Ayu,dirinya pun meminta izin pada Arga agar mengizinkan dia untuk berkunjung ke rumah mertuanya tersebut.


namun Arga menyuruhnya untuk menunggunya pulang setelah itu mereka berdua pergi bersama ke rumah mamanya.


bukan karna takut Raya pergi sendirian namun Arga takut jika harus membiarkan istrinya pergi ke rumah mertuanya jika ada Alfa di sana.


Arga masih saja cemburu pada abangnya karna dulu abangnya pernah menaruh hati pada istrinya maka dengan itu dirinya tidak mau membiarkan Raya pergi tanpa dirinya ke rumah orang tuanya.


Raya pun hanya mengikuti apa pun yang diucapkan dari mulut pria tampan tersebut.karna dirinya tidak mau sang suami salah paham pada dirinya maka dengan itu Raya mencoba mengikuti semua yang di perintahkan oleh sang suami.


Raya tahu akhir-akhir ini suaminya selalu terlihat posesif pada dirinya sehingga apa pun yang Raya lakukan harus selalu berada di dekatnya.


Raya merasa suaminya sangat berubah sejak mereka menikah,bagaimana tidak posesif istrinya hamil pun masih terlihat menggoda dan masih sangat cantik.


***


di kantor Arga sedang sibuk mengerjakan berkas-berkas nya di atas meja.


tok tok (ketukan pintu)


"masuk."suruh Arga


"siang bos."sapa Beno pada bosnya tersebut.


"ada apa."tanya Arga masih serius dengan berkas-berkasnya tersebut.


"makan yuk bos laper.kerjaannya di tinggal dulu sebentar dong bos perut dan kesehatan lebih penting.kalau perut nggak di isi maka kesehatan bos akan terganggu bisa-bisa mag atau perut bos sakit.aduu jangan sampai deh kalau sampai itu semua terjadi pastinya bos bakalan di rumah aja terus aku deh yang bakalan ngerjain semua tugas bos.jangan sampai deh bos,kalau itu terjadi kapan akunya bisa fokus cari cewek ini?"ucap Beno panjang lebar yang membuat Arga hanya memandanginya dengan keram dari awal dia berbicara.


Beno yang sadar di lihatin dingin oleh bosnya pun langsung mundur selangkah dan mengangkat kedua tangannya meminta maaf pada bos dinginnya tersebut.

__ADS_1


"sudah apa belum ocehanmu.kalau belum selesai aku nggak sabar buat lempar kamu dari jendela ruangan ku ini."ucap Arga geram pada asistennya tersebut.


"maaf bos tadi aku cuma khawatir saja sama kesehatan nya bos.makanya bos itu harus di ajak makan kalau udah jam makan siang kalau nggak ya mana bos bangun dari kursi kejayaannya bos ini."ucap Beno lagi tapi kini suaranya dia pelan kan.


"kamu khawatir sama kesehatan ku atau kamu nya takut kalau nanti aku sakit terus kasih semua beban pekerjaan sama kamu dan tidak bisa cari cewek lagi karna pekerjaan kantor yang menumpuk hm..."omel Arga dengan wajah dinginnya.


"kok bos bisa tahu ya."ucap Beno keceplosan yang membuat dirinya kaget dengan menutup mulutnya sendiri.


Beno yang menyadari mata Arga sudah melototi nya kini dirinya pun langsung beralasan pada Arga.


"bos...aku cari makan dulu ya nanti aku bawakan keruangan bos.aku pergi dulu ya bos?"ucap Beno yang langsung berlalu pergi dari ruangan bosnya yang terbilang dingin tersebut.


"Napa kamu pergi benooo...."panggil Arga keram pada asisten cerewetnya.


"aneh... bisa-bisanya aku dapat asisten yang cerewetnya melebihi perempuan.bagaimana mau dapat pacar kalau dirinya saja cerewetnya nggak habis-habis."omel Arga namun masih sibuk dengan berkas-berkasnya.


****


"apa mas Arga sudah makan siang apa belum ya?


tapi ini masih jam setengah dua belas.kayaknya mas Arga masih sibuk kerja lagi.yaudah aku bawakan makan siang saja deh kekantor sekalian nanti aku makan di sana.oh iya di sana kan ada Beno biar sekalian aja sama asistennya mas Arga.tapi aku telepon dulu."ucap Raya yang sudah mengambil ponselnya ingin menelpon suaminya namun dia urungkan kembali.


"ah nggak usah mendingan aku ke sana aja kasian kalau aku telpon nanti ganggu pekerjaan mas Arga lagi?"ucap Raya.


dia pun menyimpan kembali ponselnya dan memanggil bi Jihan untuk menyiapkan bekal untuk dirinya bawah kekantor suaminya.


setelah bi jihan datang raya pun mohon pamit ke kamar untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu.


tidak lama kemudian akhirnya Raya pun keluar dari kamar dengan dress nya yang cocok dengan tubuh serta perut hamilnya tersebut.


serta polesan bedak dan lipstik pada bagian wajahnya sederhana namun masih sangat terlihat cantik inilah yang membuat Arga tergila-gila pada istrinya tersebut.

__ADS_1


"bi sudah ya?"tanya Raya ketika sudah sampai di depan bi Jihan


"sudah non.apa perlu saya ikut ya non!"tanya bi Jihan karna khawatir jika majikannya yang sedang hamil pergi sendirian.


"nggak usah bi. tolong ya bibi ke depan suruh pak Andi atau pak Lius antarin saya ke kantornya bapak."ucap Raya meminta tolong pada pembantunya.


"baik non."jawab bi Jihan lalu pergi ke depan memanggil security.


"pak Andi.sedang sibuk apa tidak?"tanya bi Jihan setelah sampai di depan Andi security Arga.


"tidak bi.ada apa bi."tanya balik Andi


"begini bibi di suruh sama non Raya suruh pak Andi atau pak Lius kalau ada yang nggak sibuk tolong anterin ibu ke kantornya bapak ya.soalnya ibu mau bawah makan siang buat bapak."ucap bi Jihan


"baik bi.tolong bilang sama ibu saya segera manasin mobilnya dulu."Andi pun berjalan mengambil kunci mobil dan memanasinya.sedangkan bi Jihan sudah kembali kedalam untuk memberitahukan pada majikannya kalau sudah siap.


"gimana bi?"tanya Raya.


"sudah non.itu pak Andi sudah manasin mobilnya suruh non Raya ke depan."suru bi Jihan sopan


bi Jihan pun membawa kotak makan tersebut ke mobil diikuti oleh Raya.didepan sudah ada Andi yang membukakan pintu belakang untuk majikannya duduk.


"Raya jalan ya bi."setelah ini kalian makan siang sudah bi jangan sampai Lat makannya nanti malah sakit nantinya."suruh Raya.


Raya memang selalu perhatian pada pembantu-pembantunya.


makanya pembantunya merasa bersyukur mendapat majikan yang baik seperti dirinya.


sepanjang perjalanan hanya kesunyian yang ada tidak lama mereka pun sudah tiba di depan kantor Arga Pratama.


pak Andi pun membantu membawahkan makan tersebut kedalam mengikuti langkah majikannya.

__ADS_1


__ADS_2