BAHAGIA BERSAMAMU

BAHAGIA BERSAMAMU
MASA LALU


__ADS_3

“ Caterine Candra Jeliata….. ”, guman Alando beberapa kali.


Lelaki tampan itu terlihat membaca biografi Caterine dengann senyuman yang sangat sulit diartikan.


“ Idola Laura yang sekarang mengantikan posisinya di perusaan milik Aldebaran. Cukup menarik….”, Alando berucap sambil mengelus dagunya dengan senyum menyeringai.


Gadis itu memang tidak mirip Laura, hanya saja gadis yang dicintainya itu sangat terobsesi dengan Caterine sehingga meniru segala macam hal yang berhubungan dengan gadis tersebut.


Mulai dari warna rambut, cara berpakaian dan berperilaku , semuanya meniru apa yang Caterine lakukan.


Boleh dibilang, Laura menduplikat Caterine agar dia bisa lebih percaya diri untuk bersosialisasi diluar.


Bisa Alando bilang jika itu adalah topeng Laura pada saat bersama dengan orang lain untuk menutupi wajah aslinya.


Namun karena terlalu sering menggunakan topeng tersebut tanpa sadar justru wajah Laura asli yang perlahan mulai menghilang hingga gadis tersebut kehilangan jati dirinya.


Untung saja selama menjadi artis, Caterine selalu bertingkah positif sehingga perilaku Laura pun juga ikut menjadi positif juga.


Lain dengan dirinya ketika belum mengenal sosok Caterine, dimana Laura sangat tertutup dan selalu berpikiran negative terhadap apapun yang ada dalam hidupnya.


Alando pun mulai mengingat kenangan masa kecil bersama Laura hingga pertemuannya setelah berpisah selama lima belas tahun dan membuatnya jatuh cinta dengan gadis tersebut.


FLASH BACK ON


Pagi itu, disekolahan Alando kedatangan murid baru, pindahan dari benua yang cukup jauh dari tempatnya tinggal sekarang.


Karena perbedaan kultur dan budaya serta bahasa, gadis kecil tersebut sangat tertutup. Dan sepertinya dia juga termasuk orang yang introvert.


Itulah kesan awal Alando terhadap Laura Ghurafa. Meski dia acuh, tapi karena sifat dan sikap gadis kecil tersebut yang sangat berbeda jauh dengan teman sebayanya membuat Alando tak sadar sering memperhatikannya.


Meski begitu, Alando sama sekali tak ada niatan untuk berbincang ataupun memulai topic pembicaraan dengan teman sekelasnya tersebut.


Laura tak lama bersekolah dimana Alando menempuh ilmu. Dia hanya bertahan selama dua tahun, selanjutnya dia kembali pindah karena mengikuti orang tuanya yang dipindah tugaskan kebenua Eropa.


Pindahnya Laura sama sekali tak berpengaruh karena kehadirannya disekolah tersebut juga bukan suatu yang  terlihat.

__ADS_1


Begitu juga yang dirasakan oleh Alando yang langsung melupakan begitu saja jika dia pernah memiliki teman sekelas yang bernama Laura Ghurafa.


Lima belas tahun pun berlalu, Alando yang sedang liburan ke wilayah Eropa tak sengaja bertemu dengan Laura yang sudah beranjak mejadi gadis remaja.


Pada awal mereka bertemu, Laura maupun Alando sama sekali tak saling mengenali. Hanya saja Alando merasa tak asing dengan gadis cantik yang berpapasan dengannya tersebut.


Bak gayung bersambut, ternyata Laura tinggal di apartemen yang sama dengan tempat Alando menginap selama berlibur dibenua Eropa.


Karena tempat tinggal yang sama tentunya pertemuan demi pertemuan tak sengaja sering terjadi pada keduanya.


Entah itu bertemu di lift,  di kedai kopi, minimarket, atau di tempat parkir dan banyak tempat lainnya yang ada disekitar area apartemen.


Pertemuan mereka yang intens di kedai kopi dan beberapa tempat yang lainnya akhirnya membuat keduanya mulai saling menyapa.


Dari saling menyapa tersebutlah keduanya merasa ada kecocokan dalam setiap kali berbicara hingga  mereka akhirnya bertukar nomor kontak masing – masing.


Keduanya terus berkomunikasi dengan intens meski berada dibenua yang berbeda. Bahkan tak jarang salah satu dari mereka akan datang untuk sekedar ngobrol ringan dan melepas rindu.


Dari kedekatan tersebutlah akhirnya keduanya tahu jika mereka sempat satu sekolahan dulu sewaktu masih berada disekolah dasar.


Meski hanya sebentar, tapi Alando masih mengingat dengan jelas semua hal tentang Laura, namun tidak dengan gadis tersebut.


Sosok gadis yang usianya lebih mudah enam bulan darinya namun memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang dengan Laura.


Karena kedua orang tua mereka memiliki hubungan yang cukup dekat, akhirnya Laura pun berteman dengan Caterine.


Dan dari pertemanan tersebutlah akhirnya Laura merubah dirinya menjadi sosok Caterine yang sangat disayangi oleh semua orang.


Meski secara penampilan luar Laura menyerupai Caterine. Tapi dalam tatapan mata Laura, Alando sering melihat kesedihan yang cukup dalam disana.


Itulah yang membedakan gadis itu dengan sang idola. Sorot mata seseorang adalah cerminan diri yang jujur dan tak menipu.


Membuat Alando ingin selalu melindungi Laura dan melimpahkan kasih sayang yang banyak kepadanya.


Sikap yang ditunjukkan oleh Alando ternyata disambut dengan tangan terbuka oleh Laura hingga  membuat benih – benih cinta mulai tumbuh subur dihati keduanya.

__ADS_1


Namun sayang, hubungan keduanya terhalang restu orang tua dari kedua belah pihak, terutama dari keluarga Alando yang sangat menentang hubungan tersebut karena sudah memiliki calon yang akan menjadi menantu keluarga besar mereka.


Hal itu sempat membuat Laura sedikit depresi, namun  Alando berhasil membuatnya kuat dan bangkit kembali untuk melalui cinta yang penuh dengan halang rintang tersebut.


Hubungan diantara keduanya pun dilakukan secara sembunyi – sembunyi. Cukup lama hubungan tersebut mampu bertahan dalam badai yang terus menerjang keduanya tanpa henti.


Hingga pernikahan Alando membuat semuanya mulai berubah. Pada awal pernikahan semua masih berjalan sama tanpa ada perbedaan.


Hingga kehamilan sang istri yang tak Alando cintai di bulan ketiga mereka menikah membuat hancur semuanya.


Istri Alando yang mengetahui jika suaminya diam – diam masih berhubungan dengan Laura dibelakangnya berusaha untuk menghentikan suaminya bertemu dengan kekasihnya menggunakan anak yang sedang dikandungnya.


Pada awalnya rencana istrinya tersebut tidak berhasil, namun setelah seluruh keluarga besarnya berang dan mengancam akan menghabisi Laura, maka dengan terpaksa Alando pun mulai menjaga jarak dengan kekasihnya.


Hal itu membuat hati Laura hancur sehancur hancurnya hingga membuatnya terpuruk dan mengalami depresi yang cukup berat.


Kali ini kehadiran Caterine tak bisa mengembalikan keceriaan gadis muda tersebut hingga dia akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.


Hal tersebut tentunya membuat seluruh keluarga besar Ghufara dilanda kesedihan yang cukup dalam.


Terutama Aldebaran yang sangat dendam terhadap Alando dan seluruh keluarga besarnya hingga membuat sang adik meregang nyawa dengan cara seperti itu.


Demi membalaskan dendam sang adik, Aldebaran meminta kepada kedua orang tuanya agar kematian Laura disembunyikan dan hanya keluarga serta kerabat dekat saja yang mengetahuinya, termasuk keluarga Caterine.


Satu tahun setelah kepergian Laura, Aldebaran masih belum menemukan cara yang tepat untuk membalas dendam kepada Alando hingga permasalahan Caterine memberinya ide.


Sang adik yang selalu menduplikat gadis yang sangat dicintainya itu tak membuat Caterien kesulitan untuk menjadi Laura dalam keluarganya.


Apalagi kedekatan Caterine dengan kedua orang tuanya membuat semua orang menganggap jika Laura masih bersama mereka hingga saat ini.


Namun sayangnya, sampai saat ini Alando masih belum mengetahui jika kekasihnya tersebut sudah tak ada didunia lagi karena kesalahannya.


FLASH BACK OFF


Di ruang kerjanya, Alando terlihat beberapa kali mengusap kasar wajahnya dengan wajah frustasi.

__ADS_1


Meski Caterine bukanlah Laura, tapi kesamaan fisik dan penampilan diantara keduanya membuat Alando ingin merengkuh gadis tersebut dalam pelukannya.


Setidaknya, hal itu bisa mengobati rasa rindu yang sudah empat tahun lebih dia pendam dalam hati.


__ADS_2