BAHAGIA BERSAMAMU

BAHAGIA BERSAMAMU
BERJALAN LANCAR


__ADS_3

Setelah makan malam romantis tersebut, hubungan antara Alando dan Caterine semakin bertambah dekat dan intens.


Alando merasa jika jiwanya telah hidup kembali setelah mengalami kehampaan pasca putus dari Laura.


Hal tersebut tentu saja terlihat jelas dalam tingkah lakunya sehari – hari yang lebih hangat dari biasanya.


Mattew yang selama ini tidak pernah dekat dengan kedua orang tuanya merasa sangat senang karena sekarang sang papa sedikit memperhatikannya.


Begitu juga dengan para pekerja dan pegawai perusahaannya yang merasa jika bos mereka yang sekarang lebih manusiawi jika dibandingkan dengan sebelumnya.


Namun perubahan baik Alando tersebut justru membuat Jesslyn menjadi gerah dan mudah naik darah.


Alando yang sudah sangat paham dengan sifat sang istri, terus mengabaikannya membuat semua orang yang berada didekat Jesslyn menjadi pelampiasan amarah wanita tersebut.


“ Arrghhhhh……….ini semua pasti gara – gara p*****r sialan itu !!!....”, umpat Jesslyn penuh amarah.


Pranggg……pranggg….pranggg…..


Jesslyn menghempaskan seluruh makanan yang ada diatas meja makan hingga jatuh berserakan dilantai sambil mengucapkan sumpah serapah dari bibirnya.


Diapun bertekad pagi ini akan langsung ke perusahaan Aldebaran untuk mencari Laura dan membuat perhitungan dengannya.


Namun usahanya kali ini juga tak berjalan dengan mulus. Jesslyn yang mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi tak menyadari jika rem mobilnya telah disabotase seseorang.


Akibatnya, diapun menabrak dua mobil yang ada di depannya karena rem tak berfungsi dan dia tak bisa mengendalikan kemudinya.


Untung saja air bag dalam mobil bekerja maksimal sehingga Jesllyn tak mengalami luka yang serius meski mobilnya rusak parah.


Alando yang mendengar istrinya kecelakaan hanya mengirimkan assisten pribadinya untuk menangani semuanya.


Sedangkan dirinya saat ini sedang menemani Caterine meninjau lahan yang akan dia gunakan untuk proyek terbarunya.


Semakin dekat dengan ALando membuat Caterine mendapatkan tiket bypass untuk masuk ke kolega – kolega Hubert company.


Alando sama sekali tak menyadari jika secara perlahan Caterine mulai mengambil satu persatu kolega miliknya secara halus.


Meski merasa kesal, namun setelah melihat hasil kinerja Caterine yang memuaskan Aldebaranpun terpaksa mengubur dalam - dalam rasa cemburu yang ada dalam hatinya.


Sebagai seseorang yang lagi kasmaran, Alando seperti memberikan apapun yang Caterine inginkan.


Beberapa tender besar berhasil perusahaan Aldebaran dapatkan karena ada campur tangan Alando didalamnya.

__ADS_1


Semua itu dilakukan Alando untuk menunjukkan keseriusan akan perasaan cintanya kepada Caterine.


Selain membantu memperlancar semua urusan pekerjaan gadis yang dicintainya itu, Alando tanpa sadar juga mulai membagi rahasia kehidupannya.


Sebagai artis yang sangat berpengalaman, Caterine tak mengalami kesulitan apapun untuk mengorek semua informasi yang dibutuhkan hanya dengan satu sentuhan.


Meski Caterine tidak mau diajak bercinta dengannya, tapi Alando sama sekali tak kecewa atau marah.


Dia sudah merasa bahagia hanya dengan memeluk dan mengenggam erat tangan gadis tersebut tanpa melakukan hal yang lebih intim demi menghormatinya.


Sifat dan sikap yang ditunjukkan Alando ini  sangat berbanding terbalik dengan apa yang biasa dia lakukan dengan Laura asli.


Meski dia sangat mencintai kekasihnya itu, tapi Alando akan sangat marah jika Laura tak memenuhi keingginannya mencapai kepuasan duniawi.


Hingga akhirnya gadis tersebut hamil dan memilih untuk bunuh diri setelah mengetahui jika janin yang ada dalam kandungannya meninggal setelah dia mengalami depresi pasca ditinggal menikah sang kekasih.


Luka yang sampai saat ini tak pernah Alando ketahui karena informasi tentang kehamilan Laura tidak pernah sampai kepadanya setelah berada ditangan Jesslyn.


Semakin dekat dengan Alando, Caterine semakin menyadari jika kematian Laura bukan sepenuhnya kesalahan laki – laki tersebut.


Namun dia memerlukan bukti agar bisa mengatakan semuanya dengan gamblang dihadapan Aldebaran nantinya.


Sementara itu, Stevanus yang melihat jika Jesslyn mulai mengendorkan kewaspadaan dirinya setelah mengetahui suaminya kembali bersama mantan kekasihnya perlahan mulai mengumpulkan bukti – bukti yang diperlukannya.


Beberapa kejahatan dimasa lalu yang terkubur akibat Jesslyn bersembunyi dibalik nama besar mertuanya mulai dia dapatkan.


Dia ingin wanita itu mendapatkan hukuman atas perbuatan kejinya terhadap orang – orang yang tak bersalah demi ambisinya.


Dan hal utama yang paling penting bagi Stevanus adalah menemukan jejak keberadaan sang papa yang sangat dia yakini Jesslyn mengetahuinya.


“ Lihat saja !!!...kali ini aku pasti akan menemukan keberadaan papa !!!....”, guman Stevanus tajam.


Diapun mulai menatap kembali tablet yang ada ditangannya. Informasi yang diberikan oleh anak buahnya kali ini benar – benar memuaskan.


Meski belum menemukan titik terang, setidaknya dari informasi tersebut dia bisa mengendus jejak keberadaan sang papa.


Sementara itu dikantor kepolisian, Jesslyn terlihat sedang mengamuk. Meski para anggota disana sudah tak asing lagi dengan kelakuan menantu Hubert tersebut.


Tapi orang yang ditabrak Jesllyn kali ini bukanlah orang biasa sehingga dia tak mudah lolos begitu dia menabrak pengendara lain dalam kondisi mabuk.


Tentunya tamu penting ini lebih diprioritaskan oleh para petugas daripada wanita pembuat onar tersebut.

__ADS_1


“ Katakan !!!..kemana Alando ?!!!...apa dia sedang bersama p*****r sialan itu !!!.....”, teriak Jesllyn penuh amarah.


Ronald yang sudah terbiasa dengan sikap istri bosnya yang meledak – ledak seperti itu  hanya menjawab pertanyaan Jesllyn seperlunya.


Selebihnya dia akan diam karena baginya hanya Alando yang bisa membuatnya membuka mulut, tidak dengan yang lainnya.


Inilah yang sangat disukai oleh Alando dari Ronald. Bahkan kedua orang tuanya saja tidak akan mendapatkan informasi apapun jika Alando tidak memerintahkannya untuk berbicara.


Meilihat Ronald acuh seperti biasanya dan langsung menyelesaikan semua urusan yang dibuatnya bersama dengan pengacara milik keluarga Hubert hanya bisa melampiaskan kekesalan dalam hatinya dengan merusak beberapa property yang ada dikantor polisi.


“ Pantas saja suaminya tak mau mengurusnya. Kalau aku jadi keluarga Hubert, sudah aku tendang keluar wanita bar – bar seperti itu…”


“ Benar, membuat malu nama keluarga saja….”


“ Dasar wanita tak tahu diuntung…”


“ Dipungut dari jalan maka membuat ulah seperti itu…”


Dan banyak sekali omongan pedas dari semua orang. Namun hal itu sama sekali tak berpengaruh bagi Jesslyn.


Selama dia masih menjadi nyonya muda Hubert, maka dia bisa bertindak semaunya karena Alando pasti akan membereskan semua kekacauan yang telah dibuatnya.


“ Aku kasihan sama kamu dan Mattew jika harus terus mentolerir sikap buruk Jesslyn selama kalian hidup. Terutama anakmu, pastry teman – temannya banyak mencemopohnya karena sikap buruk sang mama.….”,ucap Caterine dengan wajah sedih.


Sikap care Caterine terhadap keluarganya membuat hati Alando semakin menghangat. Ekspresi Caterine yang terlaihat alami tanpa dibuat – buat membuat perasaan cinta lelaki tersebut semakin besar.


“ Aku juga sudah lelah dengan semua itu. Tapi, aku juga tak bisa mengakhirinya ?....”, ucap Alando frustasi.


“ Kenapa ?....”, tanya Caterine penasaran.


“ Aku juga tidak tahu apa yang telah dibuat Jesslyn kepada kedua orang tuaku sehingga mereka luluh kepadanya….”, ucap Alando sedih.


Alando sendiri tak mengerti dengan sikap kedua orang tuanya yang selalu mentolerir setiap kelakuan buruk yang dilakukan oleh Jesslyn, meski itu juga berdampak pada nama baik keluarga Hubert.


Entah apa yang sudah wanita itu lakukan hingga membuat mereka terdiam dan membiarkan tingkah Jesslyn semakin menjadi – jadi.


Mendengar ucapan Alando, Caterine pun bertekad untuk menceritakan hal tersebut kepada Stevanus.


Siapa tahu kekasihnya itu bisa mengungkap rahasia dibalik diamnya kedua orang tua Alando terhadap kelakuan buruk Jesslyn.


“ Pasti ada hal besar dibalik keterdiaman mereka…”, batin Caterine curiga.

__ADS_1


__ADS_2