BAHAGIA BERSAMAMU

BAHAGIA BERSAMAMU
KEBUSUKAN JESSLYN MULAI TERUNGKAP


__ADS_3

Hubungan Caterine dan Alando terus berjalan sesuai dengan rencana yang ada. Bahkan keduanya sudah sangat dekat sekarang.


Alando yang terbuai akan rasa cintanya terhadap Caterine merelakan segalanya. Secara tidak langsung klien – klien penting miliknya kini telah berpindah ke perusahaan milik Aldebaran.


Bahkan para pemegang saham di Hubbert company juga mulai gelisah seiring dengan harga saham yang terus menurun setiap harinya.


Surat terbuka yang dilayangkan agar Hubbert company mengadakan rapat dewan darurat hanya ditanggapi dingin oleh Alando.


Hal itu tentunya membuat perusahaan yang baru saja dipimpinnya tersebut secara perlahan namun pasti terus mengalami kemunduran.


Kabar tersebut tentu saja membuat orang tuanya geram dan akhirnya kembali mengambil alih Hubert company dari tangan Alando dan menyerahkan kepada adiknya yang baru saja lulus kuliah.


Jesslyn yang sudah sangat lama menginginkan agar suaminya bisa menjadi nomor satu dikeluarga Hubert akhirnya kembali menelan kekecewaan.


Apalagi rasa cinta suaminya itu tampaknya sudah tidak ada lagi untuknya, membaut Jesslyn semakin marah dengan kondisi yang ada.


“ Ahhhh !!!….bagaimana bisa j****g sialan itu mempengaruhi Alando sejauh ini !!!…”, pekik Jesslyn histeris.


Semua pelayan yang ada dalam rumah hanya bisa terdiam melihat barang yang ada didalam rumah kembali dibanting hingga jatuh berserakan dimana – mana.


Padahal barang – barang tersebut belum genap berumur tiga hari berada didalam kediaman. Tapi semua orang juga tak bisa berbuat apa – apa atas emosi meluap – luap yang majikannya tunjukkan beberapa bulan terakhir ini.


Dicopotnya Alando dari kursi pimpinan Hubbert company membuka jalan bagi Stevanus untuk mulai melancarkan aksinya.


Diapun mulai mengirimkan beberapa bukti penggelapan dana yang selama ini Jesslyn lakukan kepada kedua orang tua Alando.


Dalam kondisi terpuruk seperti ini, tentu saja satu sen menjadi sangat berarti bagi mereka untuk menstabilkan kembali kondisi Hubbert company.

__ADS_1


“ Apa ini ?!!!....”, teriak papa Alando murka.


Diapun segera menyuruh asisten pribadinya untuk mengecek semua data yang baru saja diterimanya tersebut.


Papa Alando tentu saja murka karena jumlah yang diambil oleh Jesslyn selama menjadi menantu keluarga Hubbert tak sedikit jumlahnya.


Bahkan dana tersebut bisa digunakan untuk kembali menstabilkan kondisi Hubbert company yang sudah mulai goyah akibat ulah Alando yang tak bertanggung jawab.


Jesslyn yang tak menyadari jika setiap langkahnya kini sedang diawasi sang mertua terus saja berusaha untuk menarik dana yang cukup besar dari perusahaan.


Semua itu dia butuhkan untuk membayar orang agar bisa menyingkirkan Caterine dari hidupnya selama – lamanya.


“ Apa ?!!!...”


“ Tidak Bisa ?!!!....”


“ Aku tak mau tahu, cepat keluarkan dana sesuai jumlah yang aku minta atau kalian akan menanggung akibatnya !!!....”


Jesslyn terlihat sangat berang pada saat orang dalam perusahaan tak mau mencairkan sejumlah dana yang telah dimintanya.


Tanpa Jesslyn sadari, semua pembicaraanyang dilakukannya tersebut telah direkam oleh assisten pribadi sang mertua.


“ Kerja bagus…..”


“ Jangan berikan sepeserpun dana kepada nyonya Jesslyn jika masih sayang nyawamu….”


Ucap sang assisten dengan penuh penekanan.

__ADS_1


Pegawai keuangan tersebut hanya bisa mengangguk pasrah, bagaimanapun orang tua Alando adalah pemilik Hubbert company dan posisinya lebih tinggi dari pada Jesslyn.


Dibawah tekanan, pegawai keuangan tersebut segera mengumpulkan bukti – bukti pengeluaran dana ke rekening pribadi Jesslyn beserta percakapan perintah tersebut dari istri Alando.


Nyawanya dipertaruhkan disini, meski dia tidak yakin apakah setelah semua ini beres dia masih bisa bekerja diperusahaan dan tetap mempertahankan posisinya disini.


Sementara itu, Aldebaran terlihat sangat puas waktu melihat kemunduran yang dialami oleh Hubbert company.


“ Ini baru permulaan saja….”, guman Aldebaran sinis.


Dendamnya masih belum sepenuhnya terbayarkan. Dia ingin keluarga tersebut benar – benar menderita seperti apa yang adiknya rasakan selama ini.


Dilain sisi, Caterine terlihat sedikit dilema untuk melanjutkan aksi balas Aldebaran terhadap keluarga Hubbert, terutama kepada Alando.


Semakin dia kenal lebih dalam akan sosok Alando, semakin dia menyadari jika lelaki tersebut benar – benar mencintai Laura dengan sepenuh hati.


Hanya saja, kesalahpahaman yang terjadi diantara keduanya serta ada pihak lain yang masuk kedalam hubungan mereka membuatnya berakhir buruk seperti itu.


“ Jangan katakan jika kamu sudah jatuh dalam pesona Alando ?.....”, ucap Aldebaran dengan tatapan penuh selidik.


Itulah yang Aldebaran katakan kepada Caterine waktu dia mengungkapkan untuk berhenti sampai disini saja.


Bagi Caterine, Alando sudah mendapatkan balasannya. Lelaki itu sudah kehilangan posisi dan kepercayaan dari keluarganya.


Bahkah rumah tangganya pun sudah berada diambang kehancuran. Dan Caterine rasa ini sudah cukup untuk  menghukum Alando atas perbuatannya.


Namun Aldebaran sama sekali tak setuju dengan pendapat Caterine. Bagaimanapun dia ingin semua orang yang terlibat benar – benar menderita hingga mereka enggan untuk hidup.

__ADS_1


__ADS_2