BAHAGIA BERSAMAMU

BAHAGIA BERSAMAMU
HAMIL


__ADS_3

Setelah kejadian malam itu kondisi Biancapun langsung membaik. Pilihan hatinya untuk mengikhlaskan semua perlakuan dan perbuatan buruk sang suami tampaknya membuat hatinya merasa sangat lega.


Bianca tak pernah merasa selega ini sebelumnya, meski luka tersebut sempat tertutup namun hati dan jiwanya masih terkurung dendam masa lalu.


Sekarang dia merasa jiwanya sudah bebas dan tubuhnya menjadi segar. Semua orang melihat wanita tersebut kembali ceria merasa sangat bahagia.


Sementara itu, hubungan Stevanus dan Caterine juga baik – baik saja. Bahkan keduanya semakin dekat meski hubungan yang terjalin masih secara sembunyi – sembunyi.


Penolakan demi penolakan terus Stevanus terima dari kedua orang tua dan kakak sang kekasih. Tapi semua itu tak membuat nyali Stevanus meredup.


Justru tekadnya untuk meluluhkan hati keluarga Caterine semakin membara. bahkan ancaman yang dikeluarkan oleh Chandra, papi Caterine juga tak membuat nyalinya menciut hingga kejadian tak terduga datang.


“ Apa ?...Caterine hamil ?!!!....”, teriak Sarah syok.


Tiga bulan setelah Stevanus kembali ketanah air, sepasang kekasih tersebut sering melakukan hubungan layaknya suami istri disela – sela pertemuan mereka.


Jadi tak heran jika pada akhirnya Caterine hamil karena setiap melakukan hubungan Stevanus tak pernah mau menggunakan pengaman.


Mendengar suara teriakan histeris dari sang mami waktu berbicara dengan putra keduanya itu membuat Dave panik.


Untung saja, Dave yang sudah merasa tak enak hati sejak pagi sebelum menghubungi sang mami untuk memeriksa kondisi  wanita yang telah melahirkannya itu dia sudah menghubungi Sebastian agar segera pulang kerumah.


" Bagaimana mami bisa tahu ?....apa ada seseorang yang memberi mami informasi ?....", batin Dave gelisah.


Sarah yang baru saja membuka amplop coklat yang baru saja dia terima berbarengan dengan Dave menelpon langsung berteriak histeris begitu mengetahui jika putri bungsunya tersebut hamil diluar nikah.


Wanita tersebut terlihat memegangi kepalanya yang tiba – tiba saja berdenyut dengan tubuh lemas kehilangan tenaga sambil satu tangannya mencengkeram kuat hasil laporan rumah sakit yang dipegangnya.


Sebastian yang baru saja masuk kedalam rumah langsung menahan tubuh sang mami yang hampir jatuh kelantai itu.


“ Bik…ambilkan minum….”, teriak Sebastian lantang.


Pembantu yang diperintahkan tadi segera mengambil segelas air putih untuk majikannya yang terlihat sangat lemah dan pucat.


“ Mami minum dulu agar tenang….”, ucap Sebastian sambil membantu maminya untuk minum.


Sebastian juga sama syoknya waktu mengetahui sang adik sedang berbadan dua saat ini. Dia yang hendak mendatangi Stevanus terpaksa menghentikan aksinya waktu Dave menyuruhnya untuk pulang kerumah.


“ Bastian….apa benar jika adikmu hamil ?….”, tanya Sarah meminta penjelasan.

__ADS_1


Entah darimana maminya tahu berita tersebut padahal dia dan Dave baru mengetahuinya pagi ini setelah hasil test lab keluar setelah  Caterine pingsan dilokasi syuting kemarin.


Melihat sang mami memegang hasil lab Caterine, dengan lemah, Sebastian hanya bisa mengangguk atas pertanyaan yang Sarah lontarkan kepadanya.


“ Apa lelaki itu yang melakukannya ?....”, Sarah kembali bertanya sambil berlinang air mata.


Dia hanya bisa mendesah pelan waktu putra ketiganya tersebut kembali mengangguk, menjawab semua pertanyaannya.


“ Jadi mereka telah kembali bersama. Sejak kapan ?....”, Sarah kembali bertanya sambil berderai air mata.


Untuk pertanyaan Sarah yang satu ini Sebastian sendiri juga belum pasti. Pasalnya dia juga merasa kecolongan bagaimana sang adik bisa menjalin hubungan kembali dengan Stevanus padahal dia sudah membayar orang untuk


mengawasi semua pergerakan Caterine selama berada ditanah air.


Tampaknya sang adik dan kekasihnya lebih licin pergerakannya sehingga tak ada satupun pengawal yang disewa sang kakak mampu mendeteksi hal itu.


Stevanus yang mendengar kabar mengenai kehamilan sang kekasih tentu saja sangat bahagia karena sebentar lagi impiannya untuk menikahi sang kekasih akan tercapai.


“ Apa kamu sudah merencanakan semua ini sejak awal ?....”, tanya Caterine curiga.


“ Sayang…kenapa kamu menuduhku seperti itu. Bukankah itu sangat tidak adil bagiku….”, ucap Stevanus sambil membelai rambut Caterine dengan lembut.


“ Lalu, kenapa kamu tak pernah mau memakai pengaman selama ini waktu kita berhubungan ?....”, Caterine terus mencercanya dengan berbagai macam pertanyaan dengan tatapan curiga.


“ Ini adalah rejeki sayang….aku juga tak menyangka jika malaikat kecil ini akan datang secepat ini….”, ucap Stevanus mengelak.


Caterine hanya bisa mendengus pelan melihat betapa pandainya kekasihnya itu untuk mematahkan semua pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.


Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, Stevanus telah memberitahukan kabar bahagia tersebut kepada keluarga besarnya dan meminjam kekuatan mereka untuk menjaga sang kekasih.


Stevanus takut jika keluarga Caterine nekat untuk mengaborsi bayi tersebut karena tak ingin memiliki menantu dirinya.


Atau paling buruknya, mereka akan menikahkan Caterine dengan lelaki lain agar anak tersebut memiliki seorang ayah.


Wiratmadjah sangat bahagia mendengar jika dia akan segera mendapatkan cicit lagi. terutama cicit dari Stevanus yang selama ini sangat dinanti – nantikan olehnya.


Untuk itu, diapun segera mengajak Bianca untuk menjenguk Caterine yang sedang dirawat dirumah sakit karena kondisinya yang lemah.


Sementara itu, para wartawan yang menginginkan berita eksklusif tersebut hanya bisa menunggu didepan rumah sakit karena mereka sama sekali tak diijinkan untuk masuk.

__ADS_1


Begitu melihat mobil Wiratmadjah datang, semua wartawan mulai berlari menghampiri. Tapi adanya penjagaan yang sangat ketat disana, mereka hanya bisa mengambil gambar dari jarak jauh tanpa bisa mewawancarai lelaki tua tersebut.


Semua orang tampaknya tak putus asa untuk bisa mendapatkan berita eksklusif tersebut agar rating mereka bisa tinggi.


“ Cucuku…selamat ya sayang atas kehamilanmu….”, ucap Wiratmadjah sambil memeluk Caterine hangat.


“ Terimakasih kakek….”, ucap Caterine sambil tersenyum lemah.


“ Bagaimana keadaanmu sayang ?….apa makanan masih belum bisa masuk ?....”, tanya Bianca penuh kekhawatiran.


“ Sudah mi, meski masih sedikit….”, ucap Caterine lemah.


“ Anak pertama memang sedikit rewel…kamu yang kuat ya sayang….”, ucap Bianca memberi semangat.


Caterine sangat bersyukur semua orang memperhatikannya dengan sangat baik. Meski keluarganya pada awalnya kecewa dan marah, tapi mereka pada akhirnya luluh juga.


Karena, bagaimanapun juga yang ada dalam perut Caterine adalah cucu mereka. Darah daging mereka sendiri yang tak mungkin mereka singkirkan dengan kejam.


Wiratmadjah yang mendengar jika pada akhirnya keluarga Caterine mau menerima Stevanus meski dengan berat hati merasa sangat senang.


Dan mereka berencana akan menggelar pesta penikahan yang sangat mewah setelah Caterine keluar dari rumah sakit.


Tanpa semua orang sadari, ada sepasang mata yang sedari tadi menatap kebahagiaan keluarga tersebut dengan perasaan marah.


“ Aku tak akan membiarkan Caterine mendapatkan segalanya !!!...aku akan membuatnya benar – benar hancur kali ini !!!....”, batinnya penuh amarah.


Dengan wajah merah dan kedua tangan terkepal, sosok misterius tersebut pergi meninggalkan rumah sakit untuk mulai menjalankan aksinya.


Dialah orang yang telah menyebarkan berita mengenai kehamilan sang artis agar karirnya segera meredup.


Tapi siapa sangka jika aksi yang dilakukannya itu justru malah membuat nama gadis itu semakin meroket.


Bahkan pengakuan Stevanus yang menyatakan bahwa dia adalah ayah bayi dalam kandungan Caterine membuat berita tentang mereka menjadi yang trending dimesin pencarian.


Gagal pada rencana pertama tak membuatnya menyerah untuk menghancurkan Caterine. Untuk itu akan mejalankan rencana yang bisa membuat gadis tersebut hancur.


Kali ini dia harus membuat rencana yang matang agar efek yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakannya.


Dia tak yakin jika keberuntungan akan terus menghampiri gadis tersebut. Maka dari itu, dia sangat berharap rencananya tersebut berjalan dengan lancar.

__ADS_1


__ADS_2