BALASAN UNTUK SUAMI PENGKHIANAT.

BALASAN UNTUK SUAMI PENGKHIANAT.
Part.11


__ADS_3

mas Gio masih terlihat diam, sedangkan Henny menunduk dan sesekali melirik ke arah mas Gio.


aku tersenyum sinis melihat tingkah mereka.


aku mendekati dan memutari tubuh wanita jal*ng itu.


" kamu di sini niat kerja atau mau mangkal hah? atau sekedar untuk memamerkan tubuh kamu itu?, makeup menor, pakaian kurang bahan, kamu ingin menggoda semua pria yang ada di sini." ucapku.


aku memperhatikan penampilan nya dari atas hingga ke bawah.


" Dan untuk anda pak Gio, mulai hari ini saya dan seterusnya yang akan menghandle perusahaan ini."


mas Gio dan gund*k nya menatap ku tidak percaya.


" mana bisa begitu, aku keberatan dengan itu."


" jika anda keberatan, silakan angkat kaki dan keluar dari perusahaan saya. ini sudah menjadi keputusan saya, dan tidak bisa di gugat.


dan anda mengatakan keberatan? karena anda tidak ingin kembali miskin bukan?." ucap ku santai.


terlihat dia mengepalkan tangan nya dengan sorot mata tajam.


" kalau masalah ini sampai ditelinga Ayah, aku tidak akan mencari alasan untuk membela kamu lagi mas. Dina? kamu akan kembali menjadi sekretaris di perusahaan ini, jangan takut dengan siapa pun karena pemilik SAH perusahaan ini, dan tidak ada seorang pun yang berhak memecat kamu selain saya, mengerti.?"


mendengar ucapan ku Henny mendongak menatapku begitu juga dengan mas Gio.


" T-terus saya bagai mana bu.?"


" kamu saya pecat, dengan kinerja mu yang buruk dan bicara mu yang gagap. itu kamu baru bertemu dengan saya, bagai mana kalau kamu ketemu dengan kolega- kolega bisnis saya yang lain.


saya sangat yakin kamu tidak akan bisa menghandle tugas perusahaan.


bukan nya saya merendahkan orang lain, tapi jika kamu di biarkan terus berada di sini, yang ada perusahaan saya hancur. dan kamu adalah orang pertama yang akan saya hancurkan."


wajah Henny menjadi pucat pasi begitu pun mas Gio.


" pintu masuk ada di sebelah sana, silakan kamu keluar dari perusahaan saya. dan jangan pernah lagi kembali ke sini." ucap ku


namun tiba-tiba aku menyadari sesuatu.


" Eh tunggu, seperti nya saya pernah melihat kamu. bukan nya kamu wanita yang saya lihat di toko perhiasan waktu itu ?, dan kamu juga mengikuti saya dan suami saya sampai ke restoran.


semua itu bukan sebuah kebetulan kan, atau jangan- jangan kalian memang sudah kenal.?tanya ku . aku ingin melihat bagai mana reaksi mereka. aku menatap kedua manusia tak tahu diri itu dengan tajam.


"m-maaf mungkin ibu salah orang, saya permisi." ucap nya gugup lalu segera keluar dari ruangan ku.

__ADS_1


kini hanya tinggal aku Dina dan juga mas Gio di dalam ruangan.


aku menatap tajam mas Gio yang wajah nya masih menegang.


" dan untuk anda pak Giovandra, anda akan berurusan dengan saya dan juga Ayah saya, karena saya sudah tau semua nya." ucap ku sambil menyeringai.


mas Gio tampak pucat dan keringat menetes di pelipis nya, pada hal ruangan ini ada AC nya.


" Dina kamu kembali keruangan mu sekarang, dan kerjakan tugas kamu seperti biasa." ujarku menoleh ke arah Dina yang masih setia berdiri di pojokan sambil menunduk kan kepala nya.


" Baik bu." jawab nya kemudian segera keluar dari ruangan.


kini hanya tinggal aku dan Juga mas Gio.


mas Gio berjalan mendekati ku, lalu berniat memegang tangan ku, tapi aku segera menepis nya.


" m-maafkan mas sayang, mas ngak bermaksud menyembunyikan soal ini dari kamu, mas hanya belum sempat memberi tahu kan nya." ucap nya dengan wajah memelas.


" sudah lah mas, ini masih jam kerja sebaik nya kamu kembali bekerja. mulai hari ini kamu menjadi wakil direktur di perusahaan ini.


tolong bersikap profesional, di sini hubungan kita hanya sebatas atasan dan bawahan. mengerti?."


" tapi sayang." ucap nya ingin protes tapi aku langsung mengangkat tangan, agar dia diam.


" sekarang anda bisa keluar dari ruangan saya." ucap ku.


...****************...


Henny sekarang sudah berada di luar gedung perusahaan itu.


dia berjalan dengan wajah masam.


" Dasar wanita sombong, lihat saja nanti setelah mas Gio berhasil menguasai harta nya. aku akan liat apakah dia masih bisa bersikap angkuh seperti itu." Gerutu nya.


sambil terus berjalan.


" benar-benar menyebalkan, wanita sialan liat saja nanti akan aku balas semua penghinaan ini." Gumam nya. dengan wajah merah padam.


sekarang dia sedang duduk di salah satu warung pinggir jalan, yang jarak nya tak jauh dari perusahaan Shinta.


untuk istrirahat sambil minum.


' Hendri? hanya dia yang bisa membantuku untuk menghancurkan wanita sombong itu, ya aku harus minta bantuan nya.' batin nya.


kemudian Henny pun mengeluarkan ponsel dari dalam tas nya.

__ADS_1


kemudian mengotak ngatik layar benda pipih tersebut..


...****************...


beberapa hari kemudian..


hari ini aku akan memberi kan kejutan kecil, untuk mas Gio dan Gund*k nya. sekarang aku sudah ada di sebuah tempat yang telah aku siapkan untuk mas Gio dan Henny.


aku hanya tinggal menunggu anak buah Alex yang ku suruh menjemput kedua sejoli itu.


di tempat lain saat ini terlihat pasangan suami istri yang lagi bersiap-siap untuk keluar jalan-jalan, di saat mereka keluar dari rumah tiba-tiba ada dua buah mobil hitam berhenti tepat di depan rumah mereka.


lalu keluar empat orang yang menggunakan pakaian serba hitam.


mereka mendekati kedua sejoli itu yang tengah kebingungan melihat orang yang tidak di kenal, datang ke rumah nya.


" bawa mereka." perintah nya kepada ketiga anak buah nya.


mendengar perintah dari bos nya ketiga anak buah nya pun langsung berjalan menghampiri pasangan suami istri itu.


lalu menyeret mereka.


" kalian berdua ikut kami sekarang." ucap salah satu dari orang itu


" tunggu, kalian siapa? kenapa kami harus ikut dengan kalian.?" tanya Gio.


dengan wajah bingung. ya kedua sejoli itu adalah Gio dan juga Henny.


Gio berusaha memberontak untuk melepaskan diri, namun sayang tenaga orang yang memegang nya terlalu kuat.


" lepasin, kalian siapa? kami tidak mengenal kalian. lepasiin." teriak Henny.


" sebaik nya anda diam nyonya, dan ikut kami secara baik-baik atau kami akan membawa kalian menggunakan kekerasan." ucap nya dengan nada dingin.


Gio yang mendengar itu pun memilih menurut dan membiarkan Alex beserta anak buah nya membawa dia dan Henny. mereka di bawa masuk kedalam mobil yang akan di bawa oleh kedua anak buah Alek.


setelah di dalam mobil


Gio yang tidak bisa menahan rasa penasaran nya pun memutuskan untuk bertanya.


" Maaf, saya dan istri saya mau di bawa ke mana ya? perasaan saya ngak pernah ngerasa menyingung atau membuat masalah dengan siapa pun.?"


" nanti anda juga akan tau sendiri, dan sebaik nya anda diam." ujar salah satu dari mereka yang ada di dalam mobil yang membawa Gio dan Henny dengan dingin...


...****************...

__ADS_1


...................Bersambung..........


__ADS_2