BALASAN UNTUK SUAMI PENGKHIANAT.

BALASAN UNTUK SUAMI PENGKHIANAT.
Part.13


__ADS_3

" mas aku takut." Ujar Henny dengan manja.


Sedangkan Shinta tersenyum miring melihat tingkah ke dua sejoli itu. Shinta menatap tajam ke arah Gio.


" s-sayang aku bisa jelasin, ini tidak seperti yang kamu pikirkan." Ucap nua


" Oh ya, memang apa yang aku pikirkan mas.?" Tanya Shinta sambil menatap Gio.


" I-itu, Hmmm anu.." Gio bingung mau mengatakan apa.


" Sudah lah mas, kali ini kamu tidak bisa lagi mengelak karena aku sudah tau semua nya." Ujar shinta.


" S-semua nya? Maksud kamu apa sayang.?"


Shinta yang melihat Gio masih berusaha mengelak dengan berbagai alasan. Shinta menoleh ke arah Alex, Alex yang mengerti mengangguk kan kepala nya.


Tak lama kemudian tiba- tiba sebuah layar monitor di ruangan itu hidup, dan memperlihatkan sebuah video. Di dalam video tersebut sebuah rumah sederhana yang lagi ramai di datangi oleh tamu undangan, di rumah itu seperti lagi mengada kan acara. Setelah video itu selesai lalu beralih ke video selanjut nya. Yang menampilkan dengan jelas kedua sejoli yang sedang melangsung kan pernikahannya, terlihat jelas binar bahagia di wajah mereka.


Setelah kedua video selesai di di putar.


Gio tiba- tiba menjatuhkan tubuh nya di depan kaki Shinta.


" S-sayang, mas minta maaf, mas akan menjelaskan semua nya." Ucap Gio dengan wajah yang sudah pucat pasi.


" Mas, kamu apa-apaan sih? Pake berlutut segala, biarin aja istri kamu yang sombong ini tau kalau kita itu sudah menikah. Jadi kita ngak perlu sembunyi- sembunyi lagi." Ujar Henny dengan ketus.


" Diam kamu." Bentak Gio sambil menatap tajam ke arah Henny.


" Tapi mas.?"


" Sudah lah mas, aku muak melihat drama kalian. Kamu mau alasan apa lagi? Aku sudah tau semua kelakuan kamu." Ujar Shinta.


" Sini jam tangan yang kamu pake, itu di beli pake uangku, dan satu lagi kamu sudah ku pecat dari perusahaan. Mungkin setelah ini kamu dan gund*k kamu itu akan menjadi gembel di jalanan." Ucap Shinta dengan santai, sambil membuka paksa jam yang melingkar di pergelangan tangan kiri Gio.


Mendengar ucapan Shinta Gio bangun lalu menatap Shinta dengan wajah memerah, rahang nya mengeras dan tangan nya terkepal kuat


" Kamu tidak bisa melakukan itu pada ku Shinta, selama dua tahun ini aku telah membantu kamu mengelola perusahaan itu. Jadi kamu tidak bisa memecat aku seenak nya." Teriak Gio.


"Tentu saja bisa karena itu perusahaan milik aku, dan aku bisa melakukan apa saja yang aku inginkan termasuk memecat kamu mas. Aku tidak ingin membiarkan seorang koruptor masih berkeliaran di dalam perusahaan ku." Ujar Shinta sambil menatap tajam ke arah Gio.


" kita lihat saja, aku atau kamu yang akan menjadi gembel di jalanan, karena..."


" Karena semua harta dan juga aset ku, sudah ada di tangan kamu begitu.?" Ucap shinta menyela ucapan Gio.


Mata Gio seketika membulat, mendengar ucapan Shinta.


" Dari mana kamu bisa tau.?" Tanya Gio dengan wajah bingung.


" Hahahaaa..., Aku bukan wanita bodoh mas, aku tau semua yang kamu lakukan. Dan asal kau tau semua Aset yang kamu ambil itu palsu."


Gio membeku.


" Ngak mungkin, kamu pasti berbohongkan? Semua itu asli ngak mungkin palsu, jangan coba-coba membodohi ku Shinta."


" Menghadapi orang seperti kamu, harus punya taktik. Kamu licik aku harus cerdik, dan satu lagi rumah yang kamu belikan untuk Gund*kmu itu juga sudah menjadi milikku, karena rumah itu kamu beli dengan menggunakan uang perusahaan." Ucap Shinta. Sambil menunjuk kan sertifikat rumah Henny yang sudah berubah nama menjadi atas nama nya.


" Kembalikan sertifikat rumah ku jal*ng."ucap henny dia mendekat ke arah Shinta, di saat dia hendak menampar Shinta namun kalah cepat karena Shinta sudah menahan pergelangan tangan nya tak sampai di situ, shinta juga mendorong tubuh henny membuat dia terjungkal kebelakang.


" Heh, asal kau tau ya. rumah itu di belikan oleh suami kamu menggunakan uang perusahaan ku, jadi arti nya otomatis rumah itu milikku. Suami kamu itu laki- laki kere mana mampu beli rumah." Ucap shinta dengan sarkas.


Gio yang tak terima dengan ucapan shinta dan dia juga tidak terima istri nya di sakiti mengangkat tangan nya ingin menampar Shinta, tapi tanpa di duga shinta malah berbalik dan menyerang nya.


Bugg..


"Aarrrrttt.." teriak Gio sambil memegang ************ nya. Dan


Buugg... Buugg..


Shinta memukul menendang Gio dengan membabi buta sampai Gio tumbang dengan wajah mencium lantai.


Henny yang melihat suami nya di hajar oleh Shinta, ingin membalas tapi di tahan oleh anak buah Alex.


" Lepaskan aku brengs*k, biar aku beri pelajaran pada wanita angkuh itu." Teriak henny sambil memberontak.

__ADS_1


Braaaak..


pintu ruangan tempat mereka tiba -tiba terbuka. Lalu masuk lah ke tiga orang yang sangat Gio kenal. Wajah Gio bertambah pucat dia sudah berkeringat dingin. Gio lalu melihat ke arah Shinta, Shinta yang kebetulan tatapan nya bertemu dengan tatapan Gio, dia pun tersenyum miring.


Seorang pria paruh baya yang baru masuk bersama kedua wanita itu pun langsung menghampiri Gio dengan wajah yang sudah merah padam karena amarah.


" Brengs*k kamu, benar-benar tak tau diri, berani sekali kamu ingin menyakiti putri ku." Ucap nya sambil menarik kerah baju Gio lalu menghajar nya.


Bug..


" Dari dulu aku memang tidak menyukai kamu, kau tau penyesalan terbesar dalam hidup ku adalah merestui kau untuk menikahi putri ku, semua itu karena bujukan dari anak ku yang membuat ku luluh.


Tapi ini balasan mu?." Ujar pria paruh baya yang bernama lengkap Brama aditama itu.


Buugg..


" Ini untuk setetes air mata putri ku yang jatuh karena ulah mu."


Bug...bug..


" Ini, untuk rasa sakit yang kamu berikan untuk putri ku."


Buug..bug..


" Ini, untuk pengkhianatan yang kau lakukan pada putri ku."


Buug..bug..


" Dengan tangan ini, aku memeluk dan menjaga putri ku dari dia kecil sampai dewasa. Dan kau, kau hanya sampah yang di pungut oleh putri ku, berani sekali kau mengkhianati dan menyakiti nya." Ucap pria paruh baya itu. Dia bahkan tidak memberikan ruang untuk Gio melawan. Dia terus menghajar Gio dengan membabi buta sampai Gio terkapar tak berdaya. Di saat dia mengangkat tangan nya ingin menghajar Gio lagi, dia langsung di cegah oleh Dewi anak sulung nya.


" Ayah sudah, nanti dia bisa mati. jangan ngotori tangan ayah dengan darah baj*ngan seperti dia." Ucap dewi menenangkan ayah nya


Henny yang melihat suami nya di hajar habis-habisan berteriak histeris.


" Apa yang kau lakukan tua bangka, berani sekali kau memukul suamiku." Teriak henny di depan wajah pak Tama ayah dari shinta.


Shinta tak tinggal diam melihat henny berteriak di depan ayah nya.


Dia mendekat ke arah henny lalu menarik tubuh wanita itu dengan kasar dan melempar ke sudut ruangan.


" Dasar wanita sund*l berani sekali kau berteriak di depan ayahku."


Plaaak..


" Wanita murahan yang rela memberikan tubuh nya kepada pria lain di luar sana. Yang rela melebarkan ************ nya untuk banyak pria."


Plaakk..


" Mati saja kau ." Ucap Shinta dia terus menampar, menjambak dan menendang tubuh henny. Wanita itu mengerang kesakitan.


Gio yang melihat Shinta memukul henny berusaha bangkit berdiri untuk membantu istri nya tapi badan nya terasa remuk semua.


" Cukup Shinta, jangan sakiti istri ku." Teriak Gio. Tapi Shinta seolah-olah tidak mendengar.


Bunda fahira yang melihat putri nya kehilangan kendali pun menghampiri Shinta begitu juga dengan dewi. Kedua wanita beda usia itu mendekat ke arah Shinta, kemudian bunda fahira menarik tubuh putri nya dalam dekapan nya.


Shinta pun perlahan tenang.


Dewi mendekati henny lalu memegang dagu wanita itu.


" Apa hebat nya wanita jal*ng seperti lo ? Cantik kagak, masih cantikan adik gue ke mana-mana, ingat ini baik-baik lo sudah salah mencari musuh." Ujar dewi dengan sinis.


Setelah merasa lebih tenang, Shinta mendekati Alex lalu meminta sesuatu. Alex terlihat memberikan apa yang di minta oleh Shinta.


Setelah mendapatkan apa yang dia mau Shinta kembali kehadapan Gio dan juga henny.


"Aku juga sudah menggugat kamu mas, mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa lagi" ucap Shinta lalu melempar berkas itu ke depan Gio. Gio mengambil nya namun tidak langsung membaca. Dia malah menatap ke arah Shinta.


" Dan aku juga punya kejutan untuk kamu henny, kamu pasti akan menyukai nya." Ucap shinta dengan sinis.


" Lex" ujar Shinta melihat ke arah Alex, dan Alex hanya mengangguk sebagai jawaban.


Layar di ruangan itu kembali menyala.

__ADS_1


Kali ini terlihat, sebuah mobil berhenti di depan rumah yang Gio belikan untuk henny, lalu keluar seorang laki-laki dari dalam mobil itu. Dan terlihat juga Henny meng hampiri pria itu lalu bergelayut manja di lengan nya.


Tak lama kemudian mereka pergi meninggalkan rumah itu untuk pergi keluar. Lalu video itu berakhir. Dan berpindah ke video selanjut nya yang menampilkan seorang wanita yang tengah menggandeng mesra lengan seorang pria yang berbeda memasuki sebuah hotel berbintang. Begitu pun dengan video yang lain nya semua memperlihatkan seorang wanita yang sama memasuki hotel namun dengan pria yang berbeda-beda.


Henny yang melihat itu wajah nya sudah pucat pasi.


Sedangkan Gio dia membeku dengan tangan terkepal wajah nya sudah merah padam. Dia melihat ke arah istri nya.


" Mas, semua itu ngak bener, tolong percaya sama aku video itu pasti editan. Ini pasti kerjaan istri kamu itu mas, untuk memfitnah aku. Dia pasti iri karena kamu lebih memilih aku di bandingkan dia." Ucap henny. Dia berusaha membela diri nya sekaligus menyalahkan Shinta.


Sedangkan Gio masih tidak berkutik sama sekali, dia bingung harus mempercayai siapa.


" Oh kamu bilang itu editan? Oke! Gi mana dengan ini." Ujar shinta dengan bibir menyeringai.


Prook..proook...prookk..


Shinta menepuk tangan nya tiga kali.


Lalu masuklah kelima orang pria kedalam ruangan itu.


Mata henny membelalak,


" Kalian? Kenapa kalian bisa ada di sini hah.?" Teriak henny.


Gio yang melihat itu semakin bimbang, lalu menatap henny dengan tajam.


" Jadi benar? Kamu kenal sama mereka.? Tanya Gio.


Henny menggelengkan kepala nya.


"Tidak mas, aku tidak kenal siapa mereka." Ucap henny.


tentu saja dia mengenal siapa kelima pria itu. Cuma masih tidak mau mengaku. Dan


Sampai salah satu dari kelima pria itu mendekat ke arah Henny.


" Kamu yakin tidak mengenal kami honey?." Tanya pria itu sambil menatap henny dengan senyum miring.


" T-tidak, aku tidak mengenal kalian. Pergi kalian dari sini." Teriak henny, dengan wajah pucat.


Dia masih berusaha menyangkal untuk meyakinkan Gio agar percaya sama dia.


" Mas, kamu percaya sama aku kan mas?" Ucap henny dengan air mata mengalir di pipi nya, Gio yang tidak tega melihat wanita yang di cintai nya menangis pun mengangguk.


" Iya, mas percaya sama kamu." Ucap nya.


" Ck, benar-benar bodoh." Umpat shinta.


" Oke, bagai mana dengan dia.? Aku rasa kau pasti sangat mengenal nya henny.?" Ucap shinta sambil menunjuk kan seorang pria yang berada di belakang kelima pria lain nya tadi.


Sekali lagi mata henny membulat, dia menoleh ke arah Gio namun Gio mengacuhkan nya.


Pria itu menghampiri Henny, henny mundur ke belakang sambil menatap pria itu.


Sedangkan Gio dia menatap henny penuh amarah, membuat henny menunduk tidak berani menatap mata suami nya itu. Gio tau siapa pria yang ada di hadapan nya sekarang. Pria itu adalah pria yang sama yang menjemput henny ke rumah nya di dalam video itu.


" Hallo honey! Jangan bilang kamu juga pura -pura tidak mengenal ku.? " Ucap nya dengan wajah sedih yang di buat-buat.


" He-hendri.? Kenapa kamu juga bisa ada di sini.?" Tanya henny dengan suara terbata-bata.


" Siapa lagi dia henny.?" Bentak Gio.


" Mas Gio, d-dia..." ucapan henny terputus karena hendri menyela nya.


" Gue kekasih nya henny, dan sebentar lagi kita akan menikah. Iyakan honey." Ucap nya.


" Jangan ngada- ngada hendri, hubungan kita hanya sebatas teman. Aku sudah menikah sama mas Gio." Ucap henny.


" Kok kamu ngomongnya gitu sih honey, kita sudah sepakat kalau kamu sudah bisa menguasai semua harta yg


kamu, kamu akan tinggalin dia dan kita akan menikah." Ucap hendri.


Sedangkan henny tidak bisa mengelak, karena apa yang di katakan hendri semua benar..

__ADS_1


......Bersambung.....


__ADS_2