Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story

Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story
Chapter 09 - USJ ATTACK!


__ADS_3

3 R.d. Person P.O.V.


"ekhem, sekarang to the point... Jelaskan tentang quirkmu (y/n)!" tegas jiro to the point. "eh iya juga yaa, ahahah" ucap (y/n) sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan senyum canggungnya.


"eh- tapi takoyakiku-?!" ucap (y/n) yang baru ingat dengan takoyakinya.


Yang lain hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala dengan tindakan (y/n), "bisa-bisanya kau masih ingat (y/n)" komentar momo sambil tertawa. "lah tadi kita memang belum habis makan kan?" jawab (y/n).


"sebenarnya hanya kau yang belum beres makan, kero" ucap asui. "iya aku mau menghabiskan takoyakiku dulu~ nanti ku makan di jalan sambil cerita deh~" cengir (y/n). "hah~ yasudah ku temani kesana untuk ambil takoyakimu~" jawab jiro sambil tertawa melihat (y/n) yang tergila-gila hanya karena satu porsi takoyaki.


"yey~ ayo jiro!" jawab (y/n) langsung melangkah pergi. "oi! tunggu!" ucap jiro langsung mengikuti langkah (y/n). "kami berempat tunggu disini ya jiro~" seru momo kepada jiro yang sudah melangkah pergi mengikuti (y/n). Jiro memberi jari jempolnya menandakan ia mengerti.


Beberapa langkah kemudian, (y/n) tampak bingung dan mencari-cari takoyakinya. "jiro-san~ disini tempat kita makan tadi kan?" tanya (y/n) kepada jiro. Jirou mengganguk-ngangukan kepalanya, "lah~ takoyaki ku mana?~" gumam (y/n). Lalu Jirou mulai tertawa melihat tingkah (y/n) dan menunjuk ke bawah meja. "apa sih? HAH? KOK TAKOYAKIKU JATUH?" pekik (y/n) dengan suara sedikit kencang.


(Y/n) P.O.V.


Sebelum aku kembali ke tempat dimana kami makan, ya- beberapa orang mulai kembali ke kantin dan membereskan bekas makanannya. Jadi saat aku kaget melihat takoyakiku jatuh-


Semua orang langsung melihat ke arah ku dan Jirou, "duh harusnya aku ga teriak kek gitu~ duh malu" gumamku perlahan sambil membersihkan takoyakiku yang jatuh. "(y/n) kau ini ingin memakan makanan yang sudah jatuh?" tanya jirou sambil tertawa kecil. "hah? nga lah ahahah~ aku cuma mau membereskannya~" jawabku kepada pertanyaan jirou. Lalu tak lama kemudian, yaomomo dan yang lainnya datang. "loh kok kalian datang?" pertanyaan jirou itu membuat ku mengetahui bahwa mereka momo, mina, toru, dan asuu menyusul. "kami ingin membereskan makanan kami" jawab toru. "iya- aku hampir lupa, dan kami mengingatnya karena banyak orang kembali dan membereskan tempat makannya" sambung mina. "lah (y/n)? kenapa kau disitu, kero?" tanya asui.


"ehm- takoyaki ku jatuh~ aku jadi sekarang memikirkan cara mengambilnya~" ucapku kepada asui. eh sebentar- kenapa aku harus repot-repot? kenapa aku tidak mencoba mengalirkan cahaya di sekitar takoyakiku yang jatuh? dan aku bisa menerbangkan takoyakinya dan membuangnya ke tempat sampah? hm- bisa juga aku ini ahaha...


Lalu aku mengalirkan cahaya dan menerbangkan takoyakinya. "hah? (y/n) apa yang kau lakukan?" tanya momo bingung melihatku melakukan itu. "ngebuang lah~" jawabku dengan senyum ceria.


Eugh- plis yang lain jangan liatin aku kayak gitu dong... Lalu aku mempercepat langkah ku menuju tempat sampah, "permisi ya~" ucapku kepada salah satu laki-laki yang ada disana. "ah- iya" ucapnya langsung meminggir. "ah- arigatou~!" ucapku sambil tersenyum ramah dan membuang sampah takoyaki ku. "Deluan ya~" ucapku kepadanya, dia mengganguk.


Lalu aku kembali kepada jiro, momo, mina, toru, dan asui.


"hai gais aku udah balik~ ayo gais barengan ambil piring kotornya dan taruh di tempat biasa~" ucapku kepada mereka. Mereka mengganguk lalu mengambil nampan piring mereka dan menaruh di tempat biasa.


*Fyi : yang dimaksud dari tempat yang disediakan, jadi author kepikiran waktu itu... Lebih tepatnya kemarin sih pas aku ngetik~ Jadi di U.A. kan mereka pesen makanan dan naruh makanan mereka di nampan gitu udah termasuk makanan plus minuman. Udah gitu pas mereka udah beres mereka harus naruh nampan mereka ke tempat yang disediain untuk piring kotor/piring setelah makan. Ngerti kan? intinya begitu...


-Di jalan-


"jadi~ apa yang kau lakukan tadi (y/n)?" tanya toru padaku. "iya- tadi kau bisa membagi dirimu jadi dua? apa sebenarnya tebakan kami benar soal quirkmu yang ada banyak?" sambung momo. "ehm, quirkku itu~ aduh gimana jelasinnya ya" ujarku bingung.


"unik ya, quirkmu itu... kero" celetuk Asui kepadaku. "ahahah tidak begitu kok~" jawabku kepadanya. "cukup jelaskan saja (y/n)... soalnya kalau kau tidak jelaskan... bisa-bisa kami tidak mengenalmu... ya mungkin suatu saat nanti ada musuh yang semirip dirimu?" ucap Jirou. Ucapan Jirou itu diikuti anggukan lainnya.


"ehm- jadi... kalian ingat soal penggabungan quirk?" tanyaku kepada mereka. Mereka mengganguk, "yang kau jelaskan pada pak Aizawa kan? kero" tanya Asuu. "iya, jadi okaa-san memiliki quirk ilusi dan perlindungan cahaya... Dari kedua quirk tersebut, ia bis membuat klon dirinya... Karena kebetulan keluarga okaa-san itu- mewarisi quirk yang berhubungan dengan cahaya... Dia juga menjadi salah satu faktor genetik bagi quirkku, di keturunan pertama katanya quirk cahaya itu hanya bisa untuk penerangan, keturunan kedua sudah mulai berkembang sehingga cahaya sudah bisa dipakai sebagai senjata namun tidak kuat, keturunan ketiga mental health dengan cahaya(?)


Aku kurang yakin sih... dan seterusnya sampai keturunan ke-12 yakni aku yang mewarisi quirk gabungan... untuk membuat klon aku perlu membagi energi yang dilapisi oleh cahaya, penggabungan partikel, ilusi, mind control, dan perlindungan cahaya agar klonku tidak mudah rapuh. Maka terjadilah, klon~ ya... klon ibuku belum sekuat aku karna dia tak mewarisi mind control... jadi konsentrasinya terpecah belah" jelasku panjang lebar.


Lalu aku melihat ekspresi mereka, mina yang bingung, toru dan jiro yang terdiam, momo yang antusias, dan asui yang terlihat biasa saja (lebih tepatnya aku tak tahu apa yang di pikirannya). "ah~ aku sedikit bingung! jelasin lagi (y/n)~!" ucap Mina frustasi.


Akhirnya pun kami cuma bisa tertawa, karena tingkah mina. Dan Yaomomo yang akhirnya menjelaskannya kepada Mina...


3 R.d. Person P.O.V.


Setelah mendengar penjelasan (y/n) yang panjang lebar...


'entah mengapa aku kasian pada (y/n), kero... bukankah setiap ia memakai kekuatannya ia selalu terengah-engah dan merasa tidak sehat? ternyata quirknya tidak semudah yang aku bayangkan... kero' batin Asui.


'quirk (y/n) memang hebat sih... tetapi bukannya ini terlalu teoritis? tidak segampang yang milikku' batin Jirou.


"ah~ aku sedikit bingung! jelasin lagi (y/n)~!" ucap Mina frustasi. Yang lain termasuk (y/n) tertawa melihat Mina, dan akhirnya Mina dijelaskan oleh Yaomomo. Lalu saat Yaomomo menjelaskan, Tzuyu memegang pundak (y/n) dan berkata "(y/n)-chan, ganbatteyo ne~ kero" ucapnya sambil tersenyum manis.


'huwaa mengapa ucapannya membuat aku terharu' batin (y/n). "arigatou ne! Asui-chan!" jawab (y/n) sambil tersenyum manis. "btw- (y/n) kau orang pertama memanggil ku dengan nyaman seperti itu, kero" balas Asui sambil membalas senyum (y/n). "eh? yatta~" ucap (y/n) dengan nada sedikit meninggi.


-Akhirnya mereka pun sampai di kelas, dan melanjutkan pelajaran di dalam kelas-


(Y/n) P.O.V.


Ugh- matematika, sepertinya aku udah ketinggalan banyak sepertinya kali ini aku harus pakai quirkku lagi biar bisa ngerti sin cos tan... Soalnya kemarin hm-


*Flashback on*


"matematika ya? sin cos tan? kyknya gw udah ngerti~ udah ah biologi aja" ucapku ambil menutup buku matematika.


*flashback off*


Ahaha- begitulah aku, yasudahlah aku harus pakai mind control kepada diriku sendiri untukku hari ini... Setelah memakai mind control untuk pelajaran matematika, saat pelajaran biologi kesukaanku- aku malah ngidam takoyaki... Sial- aku hari ini kenapa sih?


"(y/n)- kau terlihat tidak fokus pada pelajaranku hari ini... jelaskan soal ini, ke depan!" perintah Aizawa. "baik sensei!" ucapku dengan nada sedikit meninggi. Semoga pelajaran kemarin yang kupelajari di rumah masih nempel-


Lalu aku maju ke depan, mengambil kapur yang diberikan Aizawa sensei. Lalu menghadap ke papan tulis melihat soal yang diberikannya. Terdapat beberapa cabang ilmu biologi disana, hm~ ini sih udah nempel di otak~


"mikologi- adalah ilmu biologi pada jamur... Ornitologi- adalah ilmu biologi pada burung... virologi- adalah ilmu biologi pada virus... (melanjutkan penjelasan)" ucapku sambil menjelaskan. Setelah itu aku memberikan kapur kembali kepada Aizawa sensei, "baiklah (y/n) sihlakan kembali ke tempatmu" ucapnya kepadaku.


Lalu aku membungkuk kepada Aizawa sensei sebagai tanda terimakasih, dan kembali ke tempat duduk. Setelah itu, aku berterimakasih pada Aizawa sensei yang sudah membuat aku fokus. Karena nya aku jadi takut dipanggil lagi- dan akhirnya aku mendengarkan penjelasannya.


Lalu sebelum pelajaran berakhir...


Midoriya berkata bahwa ia ingin Iida menggantikan posisinya sebagai ketua kelas. Iya juga sih, entah mengapa aku merasa iida yang antusias bisa menggantikan midoriya... Midoriya itu gimana ya... Dia terlalu lembut, tpi dia juga punya sifat kepemimpinan.


Setelah pelajaran selesai, aku yang keluar kelas disapa oleh beberapa orang yang kukenal di mpls... Jadi ya- aku sempat dikerumuni oleh banyak orang. Sksd? m-hm aku sudah mengalaminya dengan banyak orang ahaha...

__ADS_1


Setelah beberapa menit, aku pun akhirnya pamit kepada mereka dikarenakan okaa-san menyuruhku kembali ke rumah. Namun saat aku keluar dari gerbang sekolah, eh- itu bakugou si anak sensi itu kan? Iya itu memang benar dia- tampaknya dia sedang bermain dengan hpnya- Sapa ato nga ya? udahlah sapa aja biar sopan...


"Bakugou~ ku pulang dulu ya~" ucapku dengan ramah. "tch- nih ambillah!" ucapnya sambil memberiku bungkus takoyaki. "hah? sudah kubilang kan ti-"lagi-lagi ucapanku dipotong olehnya. "AMBIL SAJA KENAPA SIH? AKU SUDAH MENUNGGUMU DARITADI CUMA BUAT INI KAU TAHU?" serunya sambil nyolot. Hah? dia nunggu aku buat ngasih ini? duh- (y/n) jangan geer! kenapa aku merasa hal yang sebaliknya dari hal ini ya... Aku yang biasanya kan pasti pake jurus imut untuk ngembaliin ke orangnya sekarang- kenapa aku begini sih? apa gara-gara ini takoyaki?


Dia memaksaku untuk mengambilnya, "TERIMA SAJA- KAU INI TIDAK BERTERIMAKASIH!" ucapnya langsung berbalik. "uhm, arigatou bakugou-kun" jawabku kepadanya sambil merendah. Sial aku kehilangan jurus coolku dalam sekejap... Hm? sepertinya dia tak mendengarnya?


"ARIGATOU BAKUGOU-KUN!" ucapku dengan keras. "TAK USAH BERTERIMAKASIH KAU GADIS BODOH! ITU CUMA KARENA AKU BERHUTANG BUDI KEPADAMU!" Serunya kasar sambil berjalan. Ya- dia perlahan menjauh, mungkin dia langsung pulang? Eh bukannya dia pake subway juga?


(Y/n) bodoh kenapa kau tidak mengajaknya naik subway bareng! Ini sangt tidak sopan ugh-


Bakugou P.O.V. (tepat sebelum y/n datang)


Sial mengapa anak bodoh itu lama sekali- Padahal aku mengira dia langsung datang, yasudah lah aku lihat dulu sns siapa tahu nenek tua itu menyuruhku sesuatu. Lalu tak lama kemudian aku mendengar suara langkah kaki yang tidak asing, apakah itu si gadis bodoh?


Heh- ternyata ingatanku ini bagus juga... Anak itu sebenarnya ngapain sih di dalam sampai menghabiskan waktu sekitar 10 menit?


"Bakugou~ ku pulang dulu ya~" ucapnya padaku. Kebetulan yang baik, dia melihatku disini.


"tch- nih ambillah!"


"hah? sudah kubilang kan ti-"kh- anak ini keras kepala sih...


"AMBIL SAJA KENAPA SIH? AKU SUDAH MENUNGGUMU DARITADI CUMA BUAT INI KAU TAHU?"


Dia langsung terdiam, perlahan pipinya merona... Sial apa ini caranya menerimaku, tpi- wajah itu terlihat i- TIDAK SUDAHLAH AKU MALAS BERURUSAN DENGANNYA..!


"TERIMA SAJA- KAU INI TIDAK BERTERIMAKASIH!"


"uhm, arigatou bakugou-kun" Hm? akhirnya dia juga menerima takoyakinya, SELESAI SEKARANG KAU JANGAN BERURUSAN LAGI DENGANKU!


"ARIGATOU BAKUGOU-KUN!" kh- dia mengiraku tidak mendengarnya, ha?


"TAK USAH BERTERIMAKASIH KAU GADIS BODOH! ITU CUMA KARENA AKU BERHUTANG BUDI KEPADAMU!" Entahlah- apa aku harus mengajaknya ke stasiun juga? dia juga naik subway kan? Sudahlah, itu bukan urusanku-


*teringat wajah (y/n) barusan* SIAL KELUAR KAU DARI KEPALAKU!


***


(Y/n) P.O.V.


Eugh keknya enak nih- selagi masih hangat... Astaga (y/n) kau ini tak sopan sekali... ehm- baiklah ku menerima niat baiknya... Dia hanya tak mau berurusan kan? Mengapa aku malah ingin terus berikatan dengannya...


Sudahlah... Aku juga hanya teman lamanya... Dan lagi mengapa aku tidak mencarinya dari kecil? Aku masih tak mengerti soal itu...


Setelah itu aku pulang ke rumah dengan selamat.


Takoyaki kemarin yang dia beli- Kenapa rasanya enak sekali sih... Dia beli dimana ya kira-kira? Apa karna kemarin aku ngidam? Pengen nanya tapi- Nanti dia marah kan gw capek juga...


Sudahlah sekarang jalankan hidupku seperti biasa saja~


Hariku berjalan seerti biasa, paginya di kerumuni banyk orang, lalu di kelas juga aku ikut ngumpul untuk gossip bersama mina dan toru.


Ya namanya juga cewe ya... Ngegosip gitu hahahah...


Tak terasa pelajaran dimulai, Aizawa sensei mengumumkan bahwa kita akan latihan menyelamatkan di USJ (tempat bencana alam).


Sepertinya menarik~ Ya setidaknya hari ini tak membosankan seperti kemarin. Iida yang baru menjadi ketua kelas sangat antusias untuk mengatur kami semua...


Menyuruh kami berbaris dengan rapih, hm- lumayan bijak juga keputusannya...


Sepertinya aku tak perlu meragukannya lagi, dan eh-?


Kenapa aku disuruh duduk bersama anak sensi ini sih? "(Y/n)-san ada masalah?" tanya Iida. "hm- tak apa hahahah" jawabku dengan senyum canggung.


"tch- KAU INI MERENDAHKANKU YA? DUDUK SAJA KENAPA SIH RIBET AMAT" Walaupun kata-katanya agak kasar tapi...


"he? Jadi aku boleh duduk disampingmu?" ucapku pelan. "kh- pikir saja sendiri" ucapnya sambil memalingkan wajahnya. "baiklah, trimakasih katsuki-kun~" godaku kepadanya.


"DASAR L**** JANGAN PANGGIL AKU BEGITU!" ucapnya dengan nada yang agak labil. "IH AKU BUKAN L****?!" protesku kepadanya.


"tch klo gitu kamu ini apa?" ucapnya dengan nada kecil. "pft- aku ini manusia bocah sensi" jawabku sambil tertawa kecil.


"KALAU BEGITU KAU TAK USAH DUDUK AKU TAK MAU BERURUSAN DENGANMU" serunya kasar. Aku tertawa dan langsung duduk, hal itu membuatnya sedikit kaget.


"tenang aku nga ngapa-ngapain kok\~" godaku lagi. "L****!"


"AKU BUKAN L**** AKU (Y/N)!" ucapku kesal. "ekhem- kalau kau tak mau berurusan denganku\, bisakah kau diam?" sambungku karna tak mau berbicara dengannya.


"TANPA MENYURUHKU PUN AKU SUDAH TAHU GADIS BODOH!" seru Bakugou dengan nada kasarnya.


Lalu aku mengganguk, kalau aku menghabiskan energiku untuk berteriak mungkin aku tidak akan bisa menggunakan quirkku nanti...


Eugh sial- benar kan nafasku mulai memburu-


'Photosynthesis!'

__ADS_1


Huft-untung aku punya cadangan energi yang banyak berkat pencahayaan di U.A.


3 R.d. Person P.O.V.


"Ternyata Busnya yang seperti ini ya... kalau begitu aku tidak menyuruh kalian berbaris" ucap Iida dengan kecewa. "Sudahlah kau tak usah terlalu mengkhawatirkannya Iida-kun" jawab Midoriya kepada gumaman temannya yang bernama iida itu.


"Tidak peduli apa yang aku pikirkan aku akan langsung menanyakan ke Midoriya-" ucap Asui kepada midoriya. "b-baik? ada apa murid tz-tzuyu?" ucapnya terbata-bata. "panggil aku asui saja... Kero" balas Asui kepada midoriya.


"ah baik- Asui-san" jawab Midoriya sambil terbata-bata.


"ngomong-ngomong midoriya-kun quirkmu itu seperti All Might, Kero" celetuk Tzuyu. Midoriya terlihat panik, "tunggu tzuyu-san kalau All might- tak mungkin ia mencederai tubuhnya" Jawab Kirishima.


"eh- iya midoriya ngomong-ngomong soal quirk... apa quirkmu kerjanya sama denganku?" tanya (y/n) secara tiba-tiba. "eh- maksudmu apa (f//n)-san?" tanya midoriya bingung.


"kau tahu? kalau kau menggunakan quirkmu secara berlebihan itu dapat melukai tubuhmu kan?" jawab (y/n) dengan santai.


'bisa-bisanya (y/n) berkata melukai tubuhnya secara santai begitu' batin beberapa orang.


"he? kenapa kalian melihatku begitu sih?" tanya (y/n) dengan wajah polosnya. "Kau ini gila, kenapa kau berkata kelemahan mu itu seolah bukan apa-apa" ucap Bakugou dengan nada merendah.


"he? gitu ya?" gumam (y/n). Midoriya terlihat diam, "eh itu pertanyaan yang sulit bagimu ya?~ aduh maaf sepertinya aku melakukan kesalahan" ucap (y/n) merrendah.


"ah- tak apa (y/n)-chan... tapi kau benar kok..." jawab midoriya kepada pertanyaan (y/n). "tapi quirkmu hebat~" ujar (y/n). Bakugou tediam dan memandang jendela.


"iya- dibanding quirkku yang mengeras ini terlihat kuno" balas Kirishima. "ah- tapi bagiku itu juga keren kok" jawab Midoriya sambil berbinar-binar.


"wah iya? tapi untuk idealisme hero yang cantik dan kuat itu pastinya jatuh ke (y/n) dan Bakugou" balas kirishima. "he- tapi bukankah bakugou itu pemarah? kero" gumam Tzuyu.


"APA MAKSUDMU KATAK BODOH- HA? AKU INI SELALU TENANG TAHU" seru Bakugou kasar.


"tuh kan" sambung Tzuyu. "he?~ kalian ini, berhentu berkata seperti itu~ semua orang pantas jadi hero kok~" Celetuk (Y/n).


Hal itu membuat semua mata tertuju padanya, "lah bener kan? asal kita berusaha kita pasti bisa! aku tak mengerti mengapa kalian harus mematokkan diri sendiri dengan All might atau pro hero lainnya tapi~ cobalah untuk jadi diri sendiri!" ucap (Y/n) dengan senyum cerianya.


"BERISIK GADIS BODOH!" ucap Bakugou kesal. "LAIN KALI JNGAN DUDUK DI SAMPINGKU!" sambungnya.


"hm? aku bisa buat kursi sendiri kok~" goda (y/n) sambil tertawa. Bakugou benar-benar tersudut jika (y/n) menggodanya, karena itu dia benar-benar tak mau berurusan dengannya.


"tch" ucapnya.


"tapi kau benar (y/n)-san aku setuju denganmu" ucap Iida membalas perkataan (y/n) yang barusan. Yang lain juga begitu, mungkin salah satu alasan mengapa mereka menyukai (y/n) adalah dimana karisma, rendah hati, dan penyemangat semua ada pada satu orang yakni (y/n) sendiri.


Setelah itu mereka sampai di USJ, tempat bencana alam.


(Y/n) P.O.V.


Usj tempat kita latihan penyelamatan, benar-benar besar dan luas sekali...


Lalu saat masuk kami diantar oleh Aizawa dan bertemu hero luar angkasa Thirteen. Namanya keren- kuakui itu... Thirteen yang penuh karisma dalam menjelaskan, tentunya membuatku terpeseona.


"Selamat siang kelas 1-a, perkenalkan saya Thirteen yang akan menjadi pemandu kalian hari ini... Sebelumnya selamat datang di USJ, tempat dimana semua bencana alam berada... Pada hari ini kita akan memulai latihan penyelamatan, dengan segala macam bencana alam disini yang sesuai dengan kejadian yang asli. Sebelumnya saya akan menjelaskan tentang quirk saya...


Quirkku adalah black hole yang dapat menyerap semua yang ada di depanku"


"wah keren ya" kira-kira seperti itu tanggapan kelas 1-a// kelasku sendiri.


"Namun quirk ini dapat dengan mudahnya melenyapkan nyawa seseorang, jika tidak menggunaknnua secara hati-hati" sambung Thirteen.


"itulah mengaa kita harus menggunakan quirk kita ke arah yng benar, seperti ada hari ini yakni latihn penyelamatan yang nantinya dibutuhkan untuk kalian saat menjadi hero" sambungnya lagi.


Benar- sepertinya aku memang ditakdirkan masuk ke U.A. Untuk membuat orang tersenyum, itu pun adalah tugas hero.


"karena itu saya harap latihan kali ini berjalan dengan lancar" ucap Thirteen sambil membungkuk.


Lalu Aizawa mendekati Thirteen, saat aku mendengar sekilas- Sepertinya mereka mengkhawatirkan All Might yang belum datang. Ya sebelumnya aku juga mendengar kalau All Might mau datang ke sini...


Tetapi entah mengapa dia tak datang, apa mungkin tidak jadi atau telat?


Lalu tak lama kemudian tampak semacam lubang berwarna hitam dari kejauhan, "Thirteen sensei apa itu quirkmu?" tanyaku sambil menunjuk lubang di sebelah sana.


Eh- kenapa Thirteen sensei terdiam?


Kenapa terlihat seperti gerbang, kostumnya terlihat tak wajar- Alias norak menurutku... Entah mengapa aku merasa tidak suka pada mereka saat pertama kali.


Yang lain langsung berisik, karena excited akan pelatihan.


"Aizawa sensei mereka siapa?"


"apa ini inti dari pelatihan?"


Lalu Aizawa memblokir mereka yang ingin ke bawah, dengan penutup matanya ia bersiap seerti ingin bertarung. Lalu katanya "tidak- mereka ini villain.."


Hah- Villain? Yang benar saja?


-T.b.c. To Be Contunied~

__ADS_1


Jangan lupa like ya>


__ADS_2