
(Y/N) P.O.V.
Setelah keluar dari stasiun bawah tanah, tak jauh dari sana aku melihat bngunan megah dikelilingi pagar besar yang kokoh. Banyak siswa dari beragam SMP (chuugakko) di jepang, masuk gedung itu.
Yap- itu U.A. ! Karena excited, aku mempercepat langkahku. Menunjukan freestyle ala-ala dancer, itung-itung tanda percaya diri. Tapi- maksudku- itu, aku cuma berjalan ala-ala model lagi catwalk di panggung. Ya, gila aja aku ngedance disini... Hancur sudah harga diriku...
Saat memasuki U.A. , aku mendekati meja panitia seleksi. "ha- halo, namaku (f/n)... apakah boleh tau ruangan mana yang akan aku tempati untuk ujian tertulis?" tanyaku dengan sopan. "halo~ (f/n)! selamat datang di U.A.~ ah- iya ya, sebentar saya cek dulu" ucapnya.
Dia memakai seragam U.A. ?Berrambut panjang berwarna coklat, eh chottomatte- jangan-jangan perempuan ini kakak kelasku??
"ini tanda pengenal mu, namun ini hnya dipakai saat tes tertulis ya~ Nanti kau mengumpulkannya ke pengawasmu nanti" jelasnya sambil tersenyum. Lalu iya memberikan tanda pengenalnya kepada ku.
"hai'k (hai)~ Arigatou Gozaimasu!" ucapku sambil membungkukan badan, setelah mengambil tanda pengenal dari kakak kelas itu. "Douitashimasute (sama-sama), ganbarre~!" Jawabnya sambil membalas bungkukanku. Aku mengganguk dengan antusias, dan melangkah menuju ruang tes.
Ruang 1 adalah tempat tes tertulisku. Aku melangkah masuk, melihat setiap meja yang sudh ditandai dengan nama-nama peserta yang akan tes masuk di U.A.
Nah-! Akhirnya aku pun menemukan tempat dudukku yang sudah bertuliskan nama '(f/n)' di secarik kertas dan ditempep di pinggir meja.
Disini ada sekitar 6x4 meja (maksudnya ada 6 baris di setiap baris ada 4 meja). berarti pesertanya ada 24 disini, tapi di U.A. lumayan luas sih... mungkin 1 kelasnya cuma muat 24 anak... kalau ada 10 aja- wah gila udah 240 anak...
Hadeuh- sudahlah (y/n) pakai otakmu nanti saja... kalau sekarang dipake ntar pas ujian tertulis auto frustasi kamu-
Setelah menemukan meja dan kursi yang akan ku tempati, aku pun langsung duduk tanpa basa-basi. Ya- walaupun tadi sebelum duduk aku sempet mikir dulu sih...
Dan... Ugh- disini ga ada muka yang aku kenal, ga ada temen SD (shougakko) maupun temen SMP (chuugakko)... Ya kan temen SD dan SMP ku aja pada pinter semua, uhuk-
Dan mungkin aja mereka berminat ngambil jurusan yang nguras otak, dan bukan nguras tenaga jadi hero...
Sudahlah-
.
..
...
Apakah aku harus kenalan? Aku melihat ke arah jam tanganku, yang menunjukkan 10 menit sebelum mulai test. Yosh! aku bisa berkenalan setidaknya dengan satu atau dua orang. "halo~ kamu ini manis sekali~ boleh kenalan?" tanyaku ke salah satu orang yang ada di belakang bangku ku. "ah, ha- halo~ boleh..." jawabnya dengan lembut. "Watashi wa (y/n)! Yoroshiku~" ucapku dengan ceria. Dia menggangukan kepalanya, "hai'k (hai) (y/n), yoroshiku... watashi wa- Yura Desu!" ucapnya malu-malu. "uwah~ kawaii!" ucapku spontan. Jujur dia anak yang imut, sayangnya dia hanya kurang percaya diri.
"a.. arigatou" jawabnya sambil menggaruk pipinya dengan telunjuk. Yap, teman pertamaku saat orientasi adalah yura. Setelah itu aku berkenalan dengan banyak orang, bahkan banyak yang langsung menghampiriku dan memperkenalkan dirinya.
10 menit pun berlalu, setelah tes dimulai aku pun langsung masuk ke mode serius. Soal-soal pun, ku selesaikan dengan baik. Selesai ujian tertulis, aku langsung mendekati teman-temanku yang tadi untuk pergi bersama-sama ke ruang yang katanya aula U.A.
*di aula U.A.*
"yo! U.A. mana suaranya?" ucap Present Mic dengan suara yang menggelegar.
.
..
...
Ya- kalian tahu sendiri... Present Mic pun gagal membuat kerusuhan. Sebentar, dia kan- Present mic yang adikku banggakan, eh- buka banggakan sih... lebih kayak ngefans pas dia masih kecil ahahah...
"jadi sistem kali ini adalah melawan robot, dan bla- bla- bla" Robot? lebih mudah dari yang aku kira-, ah tidak- kita kan tidak tahu sekuat apa apa robotnya... Baiklah nanti akanku pisahkan diriku untuk mencari kelemahan pada robot.
Aku membutuhkan kurang lebih 134 poin untuk masuk kesini, jadi aku butuh 3 poin x 40 \= 120 poin (40 robot dengan 3 poin) dan sisanya robot 1 poin. berarti 134-120 \= 14 poin (14 robot 1 poin), yap- aku akan membelah diriku jadi 8. 1 klonku harus mengumpulkan 5 robot 3 poin, Karena klonku berjumlah ganjil yakni 7. Mereka masing-masing membunuh robot 1 poin minimal 2 robot, kalau begini aku bisa masuk U.A. dengan poin yang besar yakni 134 poin. Ya kan peserta disini lumayan banyak- siapa tahu robot yang disiapkan juga banyak...
maaf kepada anak-anak lainnya tapi aku harus mengambil poin lebih banyak dari semuanya... Kalau tidak uang jajanku jadi sia-sia.ah- tidak (y/n) sekarang bukan saatnya mempermasalahkan uang jajanmu! ayo fokus!
yosh-! "anu- (y/n) apakah kau takut?" tanya yura kepadaku. oh- sepertinya dia melihatku tadi yang sedang berpikir dan memasang muka suram.
__ADS_1
"ah- tidak~ aku tidak apa-apa (gpp)" jawabku sambil tersenyum. Dia mengganguk tanda mengerti, "btw kita nga selapangan lagi ya?" tanyanya lagi. "eh? iya kah? aku lapangan 1" ucapku sambil melihat kartu tes. "yah... aku lapangan 2" ucapnya dengan nada merendah. "Yasudah~ yura! mari bersemangat agar bisa masuk U.A. bareng ya! yosh-a!" seruku bersemangat. Dia mengganguk dengan lembut dan tersenyum.
Lalu ada seorang laki-laki berkacamata berdiri dan menanyakan pertanyaan, ya kebetulan aku ga punya pertanyaan untuk ditanyakan. Kalau aku sih sebenarnya bukan anak pemalu yang tak berani bertanya, hanya aku takut aja jadi pusat perhatian dan pusat gossip //ya sama aja itu namanya malu. Ya, ku akui aku ga bisa sepede dia.
Intinya berkat cowo berkacamata itu aku bisa tahu info lebih lanjut. Setelah selesai penjelasan, kami diberi waktu untuk bersiap-siap selama 10 menit. Tentunya 10 menit ini untuk mengganti baju training/ baju yang lebih nyaman dipakai.
***Di tempat tes (lapangan 1)**
"(y/n)! kau lapangan 1, juga ya?" tanya salah satu perempuan yang seruangan saat tes. "yap!" jawabku ceria, karena aku tadi banyak berkenalan... aku jadi tidak sendirian deh, hehe... Ya mungkin... karena itu juga aku jadi pusat perhatian dan semakin banyak yang berkenalan denganku.
Udah gitu masalahnya... Nama-nama mereka susah dihafalin wey... !
"ya! peserta-peserta lapangan 1! Tes sebentar lagi akan dimulai!"
"Guys, udah dulu ya! aku berharap kita semua ketemu di U.A. ! SEMANGAT!" seruku dengan nada meninggi. "tch- berisik sekali-" aku menengok ke belakang,
'sepertinya hanya perasaanku saja'
Bakugou P.O.V.
Setelah aku selesai melakukan perintah guru berrambut kuning di aula, tanpa diberitahu pun aku langsung kesana. Ya- tidak ada orang. Artinya aku pertama, ya tak lama kemudia satu persatu 'Extra' mulai datang. Hingga memenuhi gerbang depan lapangan,
"eh apa itu ngumpul-ngumpul?" "itu loh, katanya ada cewe imut jadi pada ngumpul" "skuy lah, kenalan sebelum mulai"
Hah-, lagi-lagi para 'extra' berulah lagi. Berisik sekali, tapi biarkan saja mereka. Aku jamin mereka tak mampu melakukan tes yang rendahan ini. Setelah berhasil melewati tes sialan ini, aku akan melampaui All might. Dan semuanya akan mengakui keberadaanku. Semakin lama, SEMAKIN BERISIK SAJA HA? KIRA-KIRA DIMANA, PANITIA-PANITIA BRENGSEK YANG MENGURUS INI, HA? inilah hal yang paling aku benci, sudah memerintah tidak bertanggung jaw-
"Ya! peserta-peserta lapangan 1! Tes sebentar lagi akan dimulai!"
"SEMANGAT!" Tch- cewe caper itu ya, yang dibicarakan para 'extra'? tak ada apa-apanya, dia palingan hanya salah satu 'extra' caper yang akan gagal di ujian ini.
"Tch- Berisik Sekali-" ujarku dengan kasar.
(Y/N) P.O.V.
Huft- (aku pun menarik nafas dalam-dalam).
Lalu menyatukan kedua tangan di depan dadaku, menutup mata dan mulai berfokus pada satu titik, menemukan titik quirk cahayaku. Meratakan semua quirkku ke seluruh tubuh tanpa berkecuali. Setelah meratakan semua quirkku aku membuang nafas dengan lembut. Mengikat rambutku agar tidak menggangu, saat aku berlari. Ya, awalnya aku akan mengawasi cara kerja robot. Tapi- aku harus mengambil bagianku dengan cepat, agar tidak terlihat seperti mengambil bagian orang lain.
Energiku juga sangat cukup, dengan cadangan energi yang lebih dari cukup. Kalau bisa aku tidak mengeluarkan cadangan energi, karena cadangan energiku ini mungkin berguna untuk suatu hari nanti.
"oke semuanya bersiap dalam 30 detik!"
Nah (y/n) saatnya serius! Setelah itu aku pun mundur 5 langkah untuk mempersiapkan langkah selanjutnya, lalu-
Duk! "eh- gomen!" ucapku reflek. "tch- menggangu saja! pergi sana!" jawab salah satu anak laki-laki berambut pirang dengan kasar dan ekspresinya yang ingin membunuh. Aku mennganguk lalu pergi ke tempat yang lain, Ha- gara-gara aku ga liat kondisi sih! Tapi kenapa ya, aku merasa- familiar dengan cowo tadi. BODO AMAT AH! dipikir-pikir bikin kesel juga.. mukanya itu loh.
"DA-LAM 10- 9-" Sial aku kehilangan konsentrasi! Ayo (y/n) kumpulkan energimu seperti tadi. kali ini aku melihat sekitar saat mundur, menarik nafas.
"1 ! START!" Berhasil! sekarang ayo lari! Aku pun mulai melewati satu persatu barisan, dengan quirkku. Ingat (y/n) pergunakan waktumu sebaik mungkin!
"Photosyntesis! Energy Paralyzes! Ilution Of Energy!" Aku pun membelah diriku dengan cahaya, dan membagi menjadi 8 bagian. "Mind Control!" aku pun membagi tugas kepada para klonku dengan cepat. 1 ke arah utara, 3 ke arah barat, 3 ke arah timur. Sedangkan aku yang asli, mengontrol dan menyerang robot di tengah.
"Dari arah utara ditemukan kelemahan : kepala"
Oh kepala ya? sepertinya Aku yang di sebelah utara memotong kepala robot dengan cara membantainya. Tiba-tiba ada robot yang mengarah ke arahku tanpa melihat aku langsung-
"Particle Paralyzes!" dengan mengumpulkan cahaya yang membentuk pisau tajam aku menebas kepalanya.
Trang tang tang! aku menebas 3 robot poin 1. Oh sial- ada segerombolan robot poin 1, poin 3 nya kemana weh?! Aduh- kacau-
"Utara Mission complete : 5 robot poin 3, 2 robot poin 1"
"Barat Mission complete : 18 robot poin 3"
__ADS_1
lah- kok ga nangkep poin 1 ..?!
"Timur Mission complete : 20 robot poin 3" lah? kok jadi berantakan ? gimana ngitungnya?
"SHINEEEEE!" eh itu cowo tadi? ah, gila- dia mengambil poinku! Aduh- fokus (y/n) fokus! gara gara kau tadi berpikir sejenak kau jadi berdiam diri dan tidak menebas kepala robot! argh- ayo fokus (y/n) tapi bagaimana aku bisa tenang?
Setelah mission complete bagian utara, barat, dan timur. tentunya klonku kembali ke tubuhku dan memberikan informasi dan kekuatan tambahan. ya- aku jadi lebih fokus. namun karena aku menggunakan jurus klonku di awal dengan 4 teknik energiku jadi tersisa 1/4 lagi. sial-
Aku menemukan segerombolan robot saat aku melewati gang, mengumpulkan cahaya dan partikel membentuk pisauku menjadi kapak. Mengayunkan kapak cahayaku dan merusak mereka semua. *hosh hosh* mari kita lihat 1... 5... 8... 10... ? Astaga ini semua robot poin 1, dimana robot poin 3 nya? dan eh? itu robot no 2?
maksudnya robot 2 point? tanpa basa-basi pun aku langsung menebasnya dengan kapakku. sial- aku butuh robot lagi....!
Dan kau tahu, aku terlambat- semuanya sudah habis oleh peserta lain. "Photosyntesis!" ugh- cahaya disini sangat lemah aku harus keluar dari gang ini. Setelah aku keluar dari gang, ya- seperti yang kau tahu aku hanya mengumpulkan 1 robot 2 poin. Dan sepertinya cowo pirang tadi pun sudah mengumpulkan lebih banyak dariku... Benar-benar kacau! tapi apa aku bisa mengumpulkan poin 134 dengan rencana yang tadi? aku benar-benar kurang fokus saat melawan. Mengontrol semua klon memang sangat sulit- benar-benar sulit dari pada ngafalin sudut istimewa sin cos tan...
Aku pun menonaktifkan quirk cahaya yang mengalir di tubuhku agar tidak terbuang sia-sia. Memulihkan semua energi bahkan luka yang kudapatkan, ya aku bisa menyembuhkannya karena mendapatkan energi dari cahaya matahari. Itulah fungsi Photosyntesisku...
Tadi karena banyak berpikir aliran cahayaku juga mulai melemah, karena itu aku tadi sekali lagi menyadarkan diriku dan membuat kapak menebas semua robot poin 1 dan 1 robot poin 2. Ya- ku akui tadi aku sempat frustasi karena itu...
Sudahlah berarti- (5 x 3) + (1 x 2) + (18 x 3) + (20 x 3) + (18 x 1)-
Brak! Prang! Hah- suara apa itu?
Robot berukuran besar ada di depan, sekitar 20 km dari tempatku. Gila- apakah itu robot 0 poin?! Tentu saja banyak yang lari seperti perintah Present Mic di aula. Aku pun berlari normal tanpa kekuatan cahayaku- sial- lukaku saja belum pulih, apa aku harus mengalirkan cahayaku lagi? Tidak- aku tidak mau memakai quirkku. Tapi- yang namanya robot jumbo seperti itu pasti jalannya lambat kan? jadi aku masih bisa lari. Tapi-
"TOLONG KAMI!" hey? bukankah ada banyak orang yang terjebak disana? Tak ada suka relawan yang membantu mereka? "Tolong!" sial energiku- poinku yang tak terkumpul sesuai harapan- rencana yang gagal- aku yang kurang fokus- tidak aku bukan pahlawan- ya aku tak berbakat menjadi hero- tapi mereka seperti...
Ya- seketika aku teringat kejadian saat aku diculik... Sial- aku tak bisa membiarkan mereka seperti itu- kalau mereka mati? kalau mereka koma? Aku- tak dapat memilih! Aku tak bisa membiarkan mereka seperti itu. Kakiku yang tadinya diam, karena takut aku-
"Photosyntesis! Extra Energy" menarik nafas, mengumpulkan energi dan mulai berlari.
"Energy Paralyzes! Ilution of Energy!" membelah diri menjadi 2. Diriku yang satu lagi membantu mengevakuasi semua yang terjebak, sedangkan aku yang asli menahan pergerakannya. "Energy Shield" ugh- Robot ini kuat banget. "cepat selamatkan diri kalian semua!" seruku sambil kerepotan menahan robot. "Terimakasih (y/n)!"
Aku mengganguk, karena klonku sudah menyelesaikan misinya. Ia langsung bergabung lagi dengan tubuhku, sial- sepertinya aku harus mengeluarkan jurus itu. Aku menghentikan pelindungku memasang kuda-kuda, setelah cahaya mengalir ke seluruh tubuhku lalu aku-
"Dancing Strategy" (kurang lebih seperti hakkesho kaiten klan hyuuga dari anime naruto// yang muter-muter. namun perbedaannya ini lebih lincah dan lebih banyak perhitungan) mengumpulkana cahaya di ujung jari-jariku sehingga dapat memotong besi yang kut dari robot. Tidak hanya di jari namun di tanganku dan kakiku,gerakan menari dan semua yang kupelajari ku curahkan ke dalam jurus itu. Jika tanganku ataupun kakiku mengenai robot maka sistem robot itu bisa terhenti karena sayatan kekuatanku dari segala arah. Langkah terakhir! aku sekali lagi membuat kpak besar dan melompat waktu. Aku melompat waktu sekitar 1 menit kemudian, di tempat yang akanku tempati 1 menit ke depan.
Lebih tepatnya aku tidak melompati waktu, tetapi aku hanya mempercepat gerakanku ke tempat dimana aku akan menepatinya di satu menit ke depan. Kata-kata yang paling tepat adalah aku bergerak secepat cahaya agar bisa menghemat waktu. Yap, aku berada di atas robot dan memotong robot itu menjadi dua dengan kapak cahayaku.
Aku berhasil? ya! aku berhasil! aku menempatkan kapak ke tanah agar aku bisa mendarat. Setelah mendarat dengan baik, mereka yakni peserta lain hanya bisa tercengang melihatku.
Eh iya- hampir 1 menit ya? aku harus menempatkan posisiku seperti tadi. Aku melompat ke atas gedung dan menjatuhkan diri persis di posisi yang tadi.
Kenapa aku harus begini? ya- karena seperti melompat waktu... Jika saja aku tak melakukan ini, bisa saja aku yang tadi gagal. Seperti janji istilahnya... Janji harus ditepati kan? Maka dari itu aku menepati janjiku untuk menempatkan diriku persis seperti tadi.
Mungkin kalian masih bingung, karena itu aku akan menjelaskannya. Apakah kalian pernah mendengar ungkapan Einstein?
"Jika kalian bergerak lebih cepat dari cahaya, maka kalian bisa melompat/ mempercepat/ mempersingkat waktu"
Ya- aku memakai landasan itu, itulah alasan mengapa aku mengalirkan quirkku di awal. Karena itu, aku lebih mudah mempercepat gerakanku. Kecepatan yang aku pakai di awal 20 m/s, karena sudah 5 menit aku memakai teknik ini (walaupun aku sempat berhenti-henti). Aku mempercepat kecepatanku menjasi 20 m/s x (5 x 60) \= 6000 m/s, intinya begitu... Ya- itu sangat cukup untuk teknik ini... namun, ugh cadangan energiku jadi habis setengahnya. oh iya- aku lupa mematikan quirkku, kalau aku membiarkan begini terus bisa-bisa aku kehabisan energi.
Setelah aku menonaktifkan quirk, "Photosyntesis"
'Photosyntesis' ialah salah satu teknikku untuk menyuplai energi, ya~umumnya photosyntesis dapat kita jumpai pada tumbuhan (plantae). Namun, dengan quirkku ini aku bisa menyimpan energi dari cahaya matahari.
"Hei-hei (Y/N) Quirkmu keren sekali!" "iya- makasih karena sudah menolong kami" "Btw, quirkmu apa namanya?"
"Eh-eh satu-satu dong~" ucapku sambil tertawa kecil.
-T.B.C. To Be Contunied
Jangan lupa like yaa UwU
__ADS_1