Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story

Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story
Chapter 28 - I Hate You!


__ADS_3

...Warning! Chapter ini akan mengandung sedikit kekerasan dan kelakuan tidak pantas, karena itu saya harap kepada para readers agar dapat menyikapinya dengan baik! (Umur yang ideal untuk membaca, maybe 13+?)...


...Saya mohon dengan sangat kepada para pembaca agar bijak dalam membaca kronologi keluarga Yukami....


//Flashback : On


Dahulu kala, ada seorang perempuan cantik yang sangat baik hati dan disukai semua orang. Dia pun menjadi terang bagi seorang laki-laki yang bertubuh kecil dan lemah itu, karena itu dia ikut serta dalam pemberontakan terhadap kakaknya sendiri yang sudah mulai menghancurkan Jepang. Tentu saja hal ini menimbulkan masalah, dia ditangkap oleh anak buah kakaknya yang dikenal dalam sebutan 'All For One'.


Wanita itu diikat dengan mengenaskan dan diseret, "Lepas tutupan mulutnya itu" perintah All For One. Setelah mendapatkan nafas wanita itu langsung mengamuk,


"Mengapa kau harus seperti ini?! Memangnya kau mau apa jika kau berhasil melakukan ini semua?! HAL INI AKAN MEMBUAT MANUSIA HANCUR! APAKAH KAU SAMA SEKALI TIDAK MENCINTAI MANUSIA?!" teriaknya.


Kemudian All For One tertawa, "Kau ini menarik... Dengar-dengar adikku juga tertarik denganmu kan?" kemudian All For One memegang wajahnya yang cantik itu dan memperhatikan struktur wajahnya.


"Hey lepas!" ucap Wanita itu dengan kesal. "Kau ini cantik juga untuk ukuran wanita desa" gumamnya.


"Itu bukan urusanmu!" hal itu membuat All For One tertarik padanya sehingga All For one langsung meletakkan tangannya dan memberikan benih evolusi. Kemudian suara erangan perempuan itu terdengar sedikit menyedihkan, "Kau ini juga tidak punya kekuatan kan? Akan kuberikan hadiah ini kepadamu, jika kamu tidak dapat menahannya maka kau akan mati!" ucap All for One padanya. 


Keberuntungan pun menghampirinya, dirinya itu berhasil menampung quirk evolusi cahaya yang hanya diturunkan kepada garis keturunan perempuan.Pada akhirnya Gadis itu pun diasingkan di pulau terpencil, yang sekarang kita kenal sebagai pulau Nabu. Tentu saja hal ini menimbulkan pertanyaan bagi kita seperti... 'Bagaimana cara gadis itu keluar dari pulau Nabu?' Jawabannya, dia tetap disana hingga akhir hayatnya.


Kehidupan bagai neraka pun dimulai setelah gadis itu menerima quirk evolusi cahaya, dipaksa menikah dan melahirkan anak dari laki-laki yang merupakan anak buah dari All For One. Pada akhirnya dia yang membuat anaknya kabur, di saat anak buah All For One menyerang mereka. 


Pada akhirnya gadis itu berakhir tragis karena dibunuh oleh All For One sendiri, pada akhirnya kabar itu tersampaikan juga di telinga anaknya saat anaknya juga berhasil ditangkap. Nasib yang sama ia dapatkan seperti Ibunya yang sudah dibunuh itu.


Ia ditangkap, dan genetiknya itu pun disilangkan dengan laki-laki yang memiliki quirk kuat. Bisa dibilang ia pun mengalami kejadian yang sama seperti ibunya yakni perkawinan paksa... Seperti yang Ibunya lakukan, ia pun mengetahui kalau anaknya itu sama sekali tidak bersalah... Karena itu dia mengasihi anaknya itu dengan segenap hatinya. 


Saat itu secara kebetulan ia dianugerahi anak kembar, satu perempuan dan satu laki-laki. Karena quirk ini hanya bisa diturunkan kepada sesama perempuan, maka anak yang lain harus dibunuh karena hanyalah anak perempuan yang menjadi pewaris quirk cahaya. Dia hanya bisa memohon agar anaknya yang laki-laki itu tidak dibunuh, namun setelah dia mengatakan itu... Anak laki-lakinya kemudian menghilang karena diculik. Tentu saja dia menangis hampir siang dan malam. Selang beberapa tahun, dia mengetahui bahwa All For One lah yang mengambilnya... Tentu saja All For One melimpahi anak itu dengan quirk baru darinya... Yakni kegelapan, quirk ini sangatlah berkebalikan dengan quirk Yukami. Anak itu dicuci otak olehnya sehingga saat anak itu pura-pura kembali kepada ibunya... Ia membunuh Ibunya dengan tangannya sendiri, hal itu membuat anak perempuannya menyimpan dendam kepada All for One dan juga kakak laki-lakinya itu... Meskipun mereka kembar, dia sekarang benar-benar membenci kakaknya itu.


Namun tingkah sembrono-nya itu membuatnya berakhir tragis karena ia pun dipaksa untuk melakukan perkawinan quirk seperti yang ibunya rasakan... Di saat itu dia merasakan memori ibunya dan juga neneknya, karena itu dia berhenti untuk mendendam perasaan kepada kakaknya dan juga All For One dan kabur bersama anaknya yang saat itu berada dalam kandungannya.


Bisa dikatakan di generasi ini, Yukami berhasil kabur dari genggaman All for One... Dan akhirnya hidup normal tanpa memberi tahu siapa sebenarnya mereka. Saat itu sebagai pewaris Yukami, mereka perlu bertanggung jawab dengan quirk yang mereka punya.


Tentu saja jika pewaris generasi sebelumnya meninggal, maka quirk itu akan sendirinya terisi kepada pewaris yang masih hidup. Kita bisa mengambil contoh dari nenek buyut (Y/n), saat dia meninggal tentu saja quirk ini akan berpindah kepada nenek (Y/n)... Saat nenek (Y/n) meninggal, quirk ini akan berpindah kepada Ibu (Y/n)... Jika Ibu (y/n) meninggal maka quirk ini akan dipindahkan ke (Y/n). 


Itulah mengapa generasi Yukami awal mula selalu dibunuh ketika anaknya sudah membangkitkan quirk... Hal ini berupaya agar evolusi Quirk bisa maksimal.


Lalu apa mereka hidup dengan damai sejahtera setelah generasi ke-3 kabur? 


Jawabannya tidak, pada generasi ke-5 dimana adanya anak kembar perempuan... Salah satu dari anaknya itu terculik oleh orang asing, yang sampai saat ini kita tidak tahu siapa pelakunya...


Setelah salah satu dari anak kembar diculik, All for One berhasil mengetahui keberadaan mereka... Di saat itulah, All for one gagal karena adanya dukungan dari relasi yang dimiliki Yukami. Karena dirinya yang hampir ditangkap oleh pihak kepolisian, dia kabur dari itu... Dan pada akhirnya pihak kepolisian tidak berhasil menangkapnya... 


Pada generasi ke-7, ada rumor dan ramalan yang mengatakan bahwa anak Yukami generasi ke-12 akan menjadi puncak evolusi dan pembawa perdamaian... Namun ramalan ini mulai tidak dipercayai orang karena munculnya All Might.


Sejarah Yukami sangatlah panjang, karena itu jangan heran jika orang-orang mengincar quirk evolusi Yukami.


//Flashback : Off (Switch to 3 R.d. Person P.O.V.)


(Y/n) terdiam mencerna semua yang Ibunya ceritakan, "Jadi maksud Ibu... Ibu ingin menyuruhku berhati-hati jika aku pergi ke WHS?" tanya (Y/n) sambil menelan ludah kasar. "Iya, jadi apakah kau berubah pikiran? Ibu akan bilang kalau kau tidak mau" tawar Ibunya itu sambil menaruh tangan di pundak (Y/n). 


"Maaf Bu... Tapi rasanya saya akan bertanggung jawab soal keluarga kita yang seperti ini... Karena itu saya akan mengakhiri semua trauma yang keluarga kita miliki" ucap (Y/n) dengan serius yang kemudian memegang tang ibunya yang berada di pundaknya. 


Kemudian Ibunya tersenyum, "Maaf kalau aku terlalu berekspektasi banyak padamu... Jadilah kuat, jadilah sukses, dan jadilah akhir dari semua ini ya... (Y/n), ibu percaya padamu" hal itu membuat (Y/n) sedikit terharu karena perkataan Ibunya.


"Saya mengerti, saya akan melakukan yang terbaik" ucap (Y/n) kepada Ibunya itu. 


***Skipped Time : The Next Day***


"Yo, Jirou-san! Mina-san! Eh...? Ojirou-san juga sudah datang?" sapa Kaminari. "Kaminari-kun! Halo!" jawab Mina. "Iya... Aku datang terlebih dahulu disini" jawab Ojirou. "Eh are... (Y/n) mana?" tanya sero pada mereka. "Katanya sebentar lagi ia akan datang" jawab Jirou sambil melihati ponselnya. 


"Masih lama nggak ya kira-kira?" gumam Kaminari. "Aku juga kurang yaki" ucapan Jiro itu terpotong oleh (Y/n) yang melambai ke arah mereka.



^^^*Sumber : Pinterest (Saya males gambar jadi mohon maklumi diri saya yang mengambil sumber lain:'^)// seperti biasa matanya, rambutnya bisa disesuaikan sama kalian.^^^


"Minna! Maaf karena aku terlambat!" ucap (Y/n) dengan senyum cerahnya. Hal itu membuat mereka berhenti sejenak melihati (Y/n), sedangkan bagi para laki-laki (Y/n) sudah cukup untuk cuci mata sejenak. "Are? Apa bajuku nggak cocok?" tanya (Y/n) pada mereka. 


"Ah nggak kok!" ucap Jirou. "Itu sangat cocok padamu (Y/n)!" ucap Mina yang memuji (Y/n). "Ah.. Makasih banyak" jawab (Y/n) sambil tersenyum. "Iya benar, itu sangat cocok denganmu (Y/n)" ucap Kaminari sambil memberi jempol.


*** Di tempat Yaoyorozu ***


"Wah! Aku tahu dia kaya, tapi tak kusangka akan sekaya ini" gumam Kaminari. "Ah... Kalau begitu akan kutekan tombol bel-nya!" ucap (Y/n) pada mereka. Yang lain mengangguk karena gugup, "Teman-teman, maaf sudah membuat kalian menunggu... Sihlakan masuk!" ucapan Yaomomo itu kemudian diikuti oleh pintu yang terbuka.


"Ah baik terimakasih banyak Yaomomo" jawab (Y/n) setelah Yaomomo berkata. "Iya, langsung masuk aja ya!" ucapnya lagi.


"Aku merasa asing, jadi gugup aku" ucap Ojirou pada Sero yang kini sudah ada di dalam. "Aku juga" balas Sero yang sambil melihat ke arah sekitar. "Ada apa?" tanya Yaomomo yang keluar dengan hidangan. "Oh, bukan apa-apa kok" ucap mereka secara bersamaan.


"Oh iya, (Y/n) di rumah kami juga ada lapangan... Kami harap kau bisa mengajarkan beberapa dari skillmu itu" ucap Yaomomo dengan antusias. "Hai-hai'k, terimakasih Momo-chan" ucap (Y/n) sambil tersenyum. 


Setelah itu, (Y/n) pun membantu Yaomomo untuk menjelaskan kepada mereka yang masih tidak mengerti. Dan juga (Y/n) mengajarkan tips untuk mengontrol kekuatan mereka saat bertarung... Dan hari itu akhirnya berakhir dengan seru, lalu teman-temannya itu pulang dengan perasaan senang karena berhasil memahami pelajaran untuk PAS.


3 R.d. Person P.O.V. //Bersama Para guru dan beberapa flashback


"Jadi, jika melihat kemampuan (Y/n) yang sekarang... Bukankah dia sudah setara dengan anak kelas 3?" tanya Nezu pada mereka semua. Mereka semua mengangguk, "Bahkan aku juga agak kaget mengapa dia bisa mengerjakan integral... Apa dia mencontek?" tanya Cementos sambil berpikir keras. "Aku dan Mic melihat bahwa dia menggunakan kemampuannya sendiri untuk mengisi itu semua" ucap MidNight padanya. "Iya... Aku pun dapat memastikan kalau dia memang a pure genius" kata Present Mic kepada mereka semua. 


"Kalau begitu... Mengapa dia tidak bisa mengalahkan Yaomomo di kelasnya?" tanya All Might dengan penasaran. "Itu karena perbedaan nilai yang sangat tipis di bidang matematika... (Y/n) yang mendapatkan nilai 98 di matematika, membuat dirinya kalah dengan Yaomomo yang mendapatkan 100 di semua pelajaran" kata Aizawa sambil melihat nilai (Y/n) dan Yaomomo.


"Ah... Aku jadi ingat kalau soal anak itu... Kalau tidak salah di nomor terakhir dia tidak menuliskan satuan pada jawaban essay... Karena itu nilainya tidak maksimal" ucap Cementos dengan santai. 'Cementos pelit nilai banget ya' batin beberapa guru disana.


"Kalau begitu, sudah kuputuskan... (Y/n), berikan dia kisi-kisi dan soal yang sama seperti anak kelas 3" ucap Kepala Sekolah Nezu. "Eh serius pak?" tanya beberapa Guru disana. "Saya sangat serius" ucap Nezu kepada mereka.


"Dan... Untuk (Y/n), aku akan memberikan ruang ujian yang kosong khusus untuk dirinya" ucap Nezu sambil tersenyum ramah.


^^^*Warning! Kali ini tempo ceritanya jadi cepet ya... Karena aku rasa nggak ada yang seru dari bagian ini...*^^^


3 R.d. Person P.O.V.


(Y/n) yang mengetahui bahwa dirinya berhasil mengisi semua soal test yang diberikan itu dan mendapatkan nilai sempurna, kini dia belajar sks dengan cara memanfaatkan quirk pemberhentian waktunya. 


Tentu saja (Y/n) sudah menyiapkan 5 klon cadangan energi untuknya, jadi dia bisa memakainya jika energi yang dia pakai sangatlah kurang. Tentu saja saat itu (Y/n) sama sekali tidak bisa memakai internet, karena di saat waktu berhenti maka listrik, dan Internet akan ikut terhenti.


Karena itu (Y/n) sekarang hanya bisa belajar dengan buku-buku yang tebal yang ia punya. Hari itu dia benar-benar lupa dengan kejadian sekaligus konfliknya dengan Bakugou karena hari itu dia benar-benar memakai otaknya untuk belajar...


Sekitar 100 jam yang diberhentikan oleh (Y/n) untuk belajar... 

__ADS_1


^^^*Fyi : Pas (Y/n) mau masuk U.A, dia bener2 niat belajar pelajaran SMA terlebih dahulu, dan ikut kursus SMA... Sampai-sampai anak di kursus gossipin dia sebagai anak gila belajar... Ya untungnya karena itu dia jadi bisa ngejer semuanya... Terus tau nggak kenapa dia juara kedua pas ujian tertulis U.A? Bukannya dia pinter? Jawabannya... Pas fisika nilai dia itu 80 karena dia lupa nulis satuan... Karena kebetulan waktu itu Cementos yang meriksa... Jadinya dia juara 2 deh... Dan sebenernya pas kelas 10 juga dia ikut les pelajaran dan juga dia masih ikut klub dance ya:3 Tapi kemarin dia mutusin buat keluar karena dia mau pindah ke WHS... And sebagai info tambahan WHS juga udah mulai siap2in visa buat (Y/n) biar dia bisa pergi kesana... Jadi (Y/n) itu tinggal beres2 dan pergi aja... Sisanya udah diurus~:v Enak banget ya jadi tokoh utama TvT //plakk, okay back to the storyy^^^


3 R.d. Person P.O.V. //Di sisi kelas 1A saat ujian tertulis hari pertama


"(Y/n) belum datang?" tanya Toru pada Mina. "Belum... Aku juga daritadi belum lihat (Y/n)..." balas Mina. "Mungkin dia dikerumuni oleh fansnya lagi?" tebak Jirou. "Bisa jadi" jawab Uraraka.


"Teman-teman kalian lihat (Y/n)?" tanya Iida kepada mereka.


Mereka semua menggeleng, "Aneh sekali... Aizawa-sensei akan masuk sebentar lagi" tepat di saat itu Aizawa memasuki kelas. "Kenapa kalian tidak duduk?" tanya Aizawa pada mereka. "Itu, sensei... (Y/n)-san sama sekali belum masuk kelas, apa saya harus" saat itu perkataan Iida si ketua kelas bertabrakan dengan perkataan wali kelas mereka Aizawa.


"(Y/n) (L/n) tidak akan mengerjakan ujian di tempat ini" hal itu membuat Todoroki dan juga Kirishima kaget. 'Masa dia pergi ke WHS sekarang?' batin Todoroki dan Kirishima. Tentu saja saat itu... Bakugou menyadari bahwa mereka tahu sesuatu tentang (Y/n), tetapi dia menghiraukan karena dia berusaha untuk tidak peduli pada (Y/n).


Kemudian Aizawa berpikir sebentar, "(Y/n) akan melakukan ujian di ruangan sebelah kepala sekolah karena dia sedang melaksanakan ujian penting" ucap Aizawa lagi. "Lalu apa ujiannya berbeda dengan kami?" tanya Iida dengan penasaran. Tadinya Aizawa tidak mau menjawab pertanyaan itu, tetapi satu kelas sudah terlanjur penasaran karena pertanyaan Iida barusan.


"Tepat seperti yang kau katakan, kalau begitu apa kalian bisa duduk?" kemudian mereka pun menutup mulutnya meskipun masih penasaran dan bingung. Mereka langsung duduk dikarenakan takut kepada Aizawa yang akan marah nantinya... 'Apa ini berhubungan dengan WHS?' batin Todoroki. 


'Entah mengapa aku merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres' batin Bakugou secara sekilas. 'Mungkin hanya perasaanku saja, justru bagus kalau tidak ada si gadis ***** di kelas ini' katanya dalam hati. Kini Bakugou sedang menyiapkan alat tulisnya untuk ujian tertulis. Dia sangatlah pede karena dirinya sudah sangat menguasai pelajaran semester satu.


Kemudian, ujian tertulis mereka dalam tiga hari penuh itu telah usai. (Y/n) sekarang hanya berserah soal hasil ujiannya itu kepada langit. Kini dia juga harus bersiap-siap untuk memperkuat dirinya agar bisa menjadi penguji ujian praktik sekaligus mendapat nilai baik di ujian praktik. 


Tentunya dia mempersiapkan sebanyak 10-20 kali lipat cahaya cadangan untuk menyiapkan ujian praktik.


Karena kini yang diperhadapkan oleh (Y/n) adalah seluruh siswa jurusan Pahlawan...


"(Y/n) tidak datang lagi kah?" tanya Toru kepada para perempuan. "Iya... Rasanya kalau nggak ada (Y/n) seperti ada yang kurang ya?" lanjut Mina. "Setuju banget... Apa (y/n) mau pindah kelas? Apa dia nggak suka sama kita?" ucap Toru yang mulai mengeluarkan kekhawatirannya.


Hal itu membuat Kirishima, Todoroki, sekaligus Bakugou tersentak dengan pernyataan itu. "Hey, hey! Sudahlah, (y/n) pasti tidak begitu kok!" hibur Uraraka. "Iya juga sih... Lagipula kita kan tidak bersalah ke dia, kero" balas Tzuyu. 


"Baik, mari kita mulai ujian praktiknya" ucap Aizawa kepada mereka. "Tentu saja ada kemungkinan gagal dalam ujian kali ini, jika kalian ingin mengikuti pemusatan latihan jangan buat kesalahan-kesalahan bodoh" lanjut Aizawa pada mereka. "Kurasa kalian sudah mengumpulkan informasi sejauh ini dan sudah tahu apa yang harus kalian lakukan" kemudian Kaminari langsung senang.


"Kami akan melawan robot seperti saat ujian masuk, kan?" tanya Kaminari dengan girang. "Kembang api! Kari! Uji nyali!" lanjut Mina dengan senang. "Sayang sekali! Karena berbagai alasan, mulai saat ini ujian akan berbeda!" ucap Pak kepala Sekolah Nezu yang keluar dari syal Aizawa. "Kepala sekolah?" kata Jirou, Sero dan Ojirou secara bersamaan. 


"Berbeda?" tanya Yaomomo. "Untuk saat ini, kami ingin fokus pada pertarungan antar perorangan, pekerjaan kepahlawanan, dan pengajaran tekanan yang lebih mirip dengan pertarungan asli"


"Dengan begitu, kami akan mengelompokkan kalian dua-dua, untuk melawan tamu spesial!" ucap Nezu sang kepala sekolah terhadap mereka. "Tamu spesial?" tanya mereka. "Sebagai tambahan... Salah satu dari kelompok akan berisikan 3 orang karena (Y/n) yang tidak ikut dalam ujian ini..." hal itu membuat sekelas kaget. "(y/n) kenapa tidak ikut?" 


"Apa (y/n) di D.O.?" "Tidak mungkin kan" "Tapi dari awal juga aku sudah curiga" "Huwaa! Kembalikan bahan cuci mataku!" 


"Hoi! Bisakah kalian diam?" protes Aizawa. "Minna! Harap diam!" perintah Iida pada mereka.


"Pasangan dan lawan sudah ditentukan... Hal ini ditentukan oleh kebijakanku berdasarkan pada berbagai faktor, termasuk gaya bertarung, nilai dan hubungan antar individu, jadi inilah dia kelompoknya..."


Tim 1 - Satou, Kirishima dan Jirou


Tim 2 - Takoyami dan Tzuyu


Tim 3 - Iida dan Ojirou


Tim 4 - Todoroki dan Yaomomo


Tim 5 - Uraraka dan Aoyama


Tim 6 - Mina dan Kaminari


Tim 7 - Toru dan Shoji


Tim 8 - Mineta dan Sero


Tim 9 - Bakugou dan Midoriya


"Tangkap atau kabur, kayaknya mirip seperti latihan bertarung" batin Kaminari. "Benarkah kabur diperbolehkan?" tanya Mina. Hal itu diangguki oleh sang Kepala Sekolah Nezu. 


"Tapi ini akan berbeda dengan latihan bertarung! Kalian akan melawan orang yang jauh lebih hebat darimu! Kali ini, ujian kalian akan sangat mirip dengan pertempuran asli... Karena itu tolong anggap bintang tamu ini sebagai penjahat, asumsikan bahwa kalian bertemu musuh. Jika kalian merasa bisa menang melawannya, itu pun tak apa. Tetapi, jika perbedaan kemampuan kalian terlalu besar... Maka lari dan minta pertolongan lebih bagus, Todoroki, Iida, Midoriya... Aku yakin kalian sangat mengerti ini" ucap Aizawa.


"Kalau begitu biarkan aku memperkenalkan bintang tamunya!" ucap Nezu dengan semangat. 


"Siapa ya?" "Siapa sih?" kemudian terdengar suara langkah kaki tidak asing yang keluar... Seketika mereka membelalakan matanya seolah tidak percaya, "Mungkin kalian tidak akan percaya... Biar aku perkenalkan murid yang akan mendapatkan program pertukaran pelajar antar WHS dan U.A... Teman kalian, (Y/n) (L/n)!" ucap Nezu sambil memperkenalkan (Y/n) di depan mereka.


"Halo semuanya, mohon bantuannya ya!" ucap (Y/n) yang terlihat sedikit berbeda karena tiga hari tidak bertemu. 'Apa ini perasaanku atau bukan, tapi auranya sedikit berbeda?' batin beberapa orang. 


"(Y/n) !?! Kau akan menjadi siswa pertukaran pelajar?!" "Sejak kapan!?!" "HUWAA TIDAK DEWI KAMI!?!" (Y/n) hanya bisa tertawa canggung melihat keadaan yang seperti itu. Di sisi lain Bakugou hanya bisa mengepalkan tangannya karena kesal... Kesal akan dirinya yang tertinggal itu membuat dirinya semakin membenci (y/n).


'Setelah beberapa hari hilang... Dia datang lagi dengan membawa kejutan yang menyebalkan kan?! SIALAN INI BENAR-BENAR MENGESALKANKU!!!?!' batin Bakugou. 


"Kacchan?" tanya Midoriya yang sedikit khawatir padanya. Bakugou berdecih, "Semuanya harap diam... Ujian praktik sebentar lagi akan dimulai! di saat yang sama! Karena itu ruangan akan dibagi menjadi 9  di tempat-tempat yang berbeda, sekarang aku akan membagikan ruangan kalian!" ucap Aizawa pada mereka. Bakugou sekarang hanya terdiam karena kenyataan dirinya yang tertinggal jauh dari (Y/n)... Dia hanya bisa mendendam rasa kesalnya, karena itu dia bersumpah untuk memenangkan pertandingannya dengan (Y/n)...


"Kacchan... Apa kau punya id-" ucapannya itu dipotong oleh Bakugou yang kesal. "DIAM SIALAN!?! KITA TINGGAL BUNUH SI GADIS SIALAN ITU KAN?! KITA BUNUH SAJA SI ***** DAN KITA TINGGAL MEMBERIKAN MAYATNYA SEBAGAI BUKTINYA SIALAN!?!" hal itu membuat Midoriya kaget. 


"Kacchan, jangan begitu!" 


"TERUS KAU MAU APA LAGI KUTU BUKU SIALAN?! KALAU KAU TIDAK MAU MEMBANTUKU MAKA AKU PUN AKAN MEMBUNUHMU!" hal itu membuat komunikasi antar Bakugou dan Midoriya menghilang.


***


//Flashback : On (3 R.d. Person P.O.V.)


"(Y/n), seperti yang kita sudah bahas dan sepakati sebelumnya... Nilai praktik ini merupakan nilai akhir yang akan dibawa olehmu menuju WHS... Selagi kau menunggu Visa menuju Amerika, kau akan mengikuti kamp pemusatan latihan untuk terakhir kalinya di U.A" jelas Aizawa pada (Y/n).


"Selain itu, katamu quirkmu itu bisa mendeteksi berapa besarnya quirk yang dikeluarkan oleh orang-orang kan?" tanya Nezu padanya. "Ah, benar" ucap (Y/n) dengan serius. "Karena itu... Tugasmu hanyalah menumbangkan mereka, saat mereka tumbang akan ada poin plus untuk ujian praktikmu... Di sisi lain jika mereka kabur, kau tidak akan mendapatkan poin!" ucap Nezu pada (Y/n). Hal itu membuat (Y/n) menelan ludah dengan kasar. 


"Setelah ujian praktik yang dilakukan dengan teman-temanmu itu...Kamu akan mendapatkan satu ujian akhir dengan melawan kami para guru" tentu saja hal itu membuat (Y/n) kaget... 


"Aku lawan semua?" tanya (Y/n) sambil membelalakan matanya. "Bagaimanapun kau juga bisa kabur dari pertandingan jika perbandingan kekuatan kalian berbeda... Tetapi ini akan jauh lebih sulit, jadi persiapkan dirimu!" ucap Nezu padanya.


"Baik!" jawab (Y/n) dengan mantap. 'Bagaimanapun aku harus masuk WHS!' tekad (Y/n) dengan ambisinya yang membara.


//Flashback : Off (Back to present)...


^^^*Warning! Ujian praktik kali ini juga tempo ceritanya agak cepet karena nggak begitu penting ya^^^


Tim 1 - Satou, Kirishima dan Jirou (Sedang berlangsung)


Tim 2 - Takoyami dan Tzuyu (Gagal)


Tim 3 - Iida dan Ojirou (Sedang berlangsung)

__ADS_1


Tim 4 - Todoroki dan Yaomomo (Sedang berlangsung)


Tim 5 - Uraraka dan Aoyama (Gagal)


Tim 6 - Mina dan Kaminari (Gagal)


Tim 7 - Toru dan Shoji (Gagal)


Tim 8 - Mineta dan Sero (Gagal)


Tim 9 - Bakugou dan Midoriya (Sedang Berlangsung)


"Sumpah! (Y/n), bener-bener beda!" ucap Kaminari yang stress. "Bagaimanapun aku benar-benar sudah merasa tidak bisa melawan (Y/n) sama sekali..." ucap Tokoyami merendah. "Kalau begini, apa kita bisa lulus? Hampir 3/4 dari kelas kita kalah dengannya" lanjut Sero. 


"Bagaimanapun (Y/n) jadi beda ya... Ambisinya itu... Anak yang mau jadi pertukaran pelajar dengan WHS sih..." ucap Mina dengan pasrah. "Tapi... (Y/n) tidak sesombong itu kan, kero?" tanya Tzuyu pada mereka. 


"Ya, dia masih membungkuk setelah selesai pertandingan! Bahkan dia membersihkan luka kami dan mengatakan 'kalian lulus'!" ucap Aoyama.


"Eh iya juga, aku jadi ingat kalau (Y/n) berkata seperti itu...!" ucap Shoji yang mendadak ikut. "Sebenarnya apa ya maksudnya?" ucap Uraraka lagi sambil berpikir. Kemudian Tim 1, tim 3, tim 4 keluar dengan wajah yang senang dan ada beberapa mereka yang lega...


Tim 1 - Satou, Kirishima dan Jirou (Berhasil)


Tim 2 - Takoyami dan Tzuyu (Gagal)


Tim 3 - Iida dan Ojirou (Berhasil)


Tim 4 - Todoroki dan Yaomomo (Berhasil)


Tim 5 - Uraraka dan Aoyama (Gagal)


Tim 6 - Mina dan Kaminari (Gagal)


Tim 7 - Toru dan Shoji (Gagal)


Tim 8 - Mineta dan Sero (Gagal)


Tim 9 - Bakugou dan Midoriya (Sedang Berlangsung)


"Ara? Kalian lulus?" tanya Mina pada mereka. "Kami lulus karena kabur dari daerah pertandingan" ucap Iida yang mewakili mereka. "Pantas saja kalian bisa keluar..." ucap beberapa dari mereka yang benar-benar tercengan dengan keberuntungan 3 tim itu.


"Hwaa! Tinggal kelompok Bakugou dan Midoriya! Apa mereka bisa?!" ucap Toru dengan panik. Hal itu membuat Kirishima dan Todoroki langsung melihat ke arah layar... 'Bakubro... (Y/n)... Aku harap kalian berdua baik-baik saja' batin Kirishima.


Kemudian layar itu berganti dan menunjukkan hasil,


Tim 1 - Satou, Kirishima dan Jirou (Berhasil)


Tim 2 - Takoyami dan Tzuyu (Gagal)


Tim 3 - Iida dan Ojirou (Berhasil)


Tim 4 - Todoroki dan Yaomomo (Berhasil)


Tim 5 - Uraraka dan Aoyama (Gagal)


Tim 6 - Mina dan Kaminari (Gagal)


Tim 7 - Toru dan Shoji (Gagal)


Tim 8 - Mineta dan Sero (Gagal)


Tim 9 - Bakugou dan Midoriya (Gagal)


"Mereka... Gagal?" ucap Todoroki yang menatap layar dengan sendu. "(Y/n)... Memang banyak berubah ya" ucap Mina dengan merendah. "Entah mengapa aku juga jadi sedih kalau (Y/n) akan pindah, gero" balas Tzuyu.


***Switched Place***


Karena waktu yang habis, kini mereka berdua benar-benar gagal dikarenakan tidak berkomunikasi dan Bakugou yang tidak mau bekerja sama... (Y/n) menatap mereka dengan pelan dan membungkukkan badannya tanda berterimakasih.


"Kerja bagus, kalian... Aku akan memberikan kalian pengoba" ucapan (Y/n) terpotong oleh Bakugou yang marah padanya. 


"HOI KAU!?! SEJAK KAPAN KAU JADI SIALAN SEPERTI INI!?! AYO BERTARUNG LAGI SIALAN!?!" ucap Bakugou yang tidak menerima kekalahan. "Maaf... Aku tak bisa" ucap (Y/n) sambil tersenyum.


"TAK BISA APANYA!?! AYO KITA BERTARUNG SEKALI LAGI *****!?!"


"Maaf itu..." (Y/n) menghentikan perkataannya karena Bakugou mendekatinya dan menarik tangannya dengan keras. "Bakugou, sakit! Lepaskan!" ucap (Y/n) dengan nada tegas. "DIAM SIALAN! AKU MAU BICARA!" teriak Bakugou yang membawanya pergi.


Tak ada rasa bahagia, tak ada rasa senang, dan tak ada perasaan-perasaan positif yang ada di antara mereka... Setelah jauh dan sampai kepada tempat tujuan, Bakugou melepas (Y/n) dengan kasar. Hal itu membuat (Y/n) tersudut ke tembok dengan keras, kini dia sedang menahan sakit, tangisan dan juga ketakutannya dengan sebuah topeng.


Hal itu membuat Bakugou kesal karena sikap sok kuat (Y/n), kemudian dia menarik Baju (Y/n) dengan kasar dan membuat (Y/n) dekat dengannya... "KAU INI MAU APA SIH?! KAU SELALU DATANG UNTUK MENGAMBIL SELURUH YANG SEHARUSNYA AKU PUNYA?! WHS ITU SEHARUSNYA MEMILIHKU BODOH! BUKAN KAU!"


Hal itu membuat (Y/n) tersentak kaget, "KAU ITU HANYALAH SEORANG WANITA YANG NGGAK TAHU MALU DAN SUKA MAIN-MAIN COWOK!?!"


"NGGAK SERIUS DAN SUKA BERBASA-BASI DEMI SKSD DAN DEKAT DENGAN COWOK SIALAN!?!"


"KAU TAHU NGGAK KALAU KEBERADAANMU ITU MEMBUATKU MUAK!?!"


"KENAPA KAU HARUS MUNCUL DI HADAPANKU!" "Bakugou- Sa-" 


"AKU NGGAK PEDULI DENGAN ERANGAN WAJAH SIALANMU ITU! AKU BUKANLAH LAKI-LAKI MURAHAN SEPERTI SETENGAH-SETENGAH SIALAN!"


"DIRIMU MURAHAN SEKALI SIALAN!"


"AKU PUN PASTI AKAN MENGINJAK-NGINJAK DIRIMU JIKA-" 


Plak! Sebuah tamparan keras mengenai pipi Bakugou dengan sangat keras, hal itu membuat Bakgou melepaskan cengkramannya... "SUDAH CUKUP!?! AKU JUGA TAK MAU BERTEMAN DENGANMU JIKA AKU TAHU KAU MEMILIKI SIFAT YANG SEPERTI INI!?!" teriak (Y/n) padanya. Tentu saja hal itu membuat Bakugou kaget, "KENAPA KAU MENAMPARKU SIALAN!?!"


"Sialan?.... Sebenarnya sudah berapa kali kau tidak menghormatiku?! APA AKU INI SALAH!?!" hal itu membuat Bakugou terhenti.


"Semakin kesini aku semakin sadar, kalau kau itu benar-benar egois! Aku tak suka denganmu!"


"Bukanlah aku yang menyebabkan ini semua... Tapi kau! Aku terlalu lelah untuk bicara dengan dirimu yang dongkol itu! Kau kira cuma kau yang bisa meremehkan dan mengejekku?! AKU JUGA BISA, kau tahu apa hah?" tanya (Y/n) yang mulai menangis.


"Kau selalu saja menganggap dirimu yang serba bisa... Menganggap aku sebagai tantangan... Lalu? Kau juga buaya! Kau telah memainkan hatiku dengan cuma-cuma kau tahu itu?! KAU ITU PHP! DASAR COWOK GAK JELAS!?! AKU INI JADI TIDAK BERKEMBANG KARENA KAU!" kata (Y/n) yang emosinya meledak itu. Hal itu membuat Bakugou terdiam, "Aku akan pergi jauh-jauh darimu... Aku benci padamu!"


-T.B.C. To Be Contunied~

__ADS_1


Halo gais~ Bisakah kalian vote? Makasih banyak ya T>T!!!


Kalau begitu tunggu chap selanjutnya dan sampai nanti ya!!! Makasih dah mau baca>


__ADS_2