Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story

Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story
Chapter 30 - Its all about missunderstanding


__ADS_3

Warning! 


Kali ini aku bakal ceritain semua tentang back story seorang 'Bakugou Katsuki' Harapannya sih... Cerita ini bisa beresonansi kepada para readers, ya:'3


Selamat membaca!


Bakugou Katsuki P.O.V.


(Y/n) ya? Saat pertama kali aku mendengar namanya pun aku sudah merasa kesal karena banyak hal yang dia lakukan bersamaku. Akrab? Hah... Apa arti dari perkataan itu? Aku sama sekali tak peduli. Di awal masuk U.A, yang kupikirkan hanyalah 'Aku harus lulus menjadi lulusan yang terbaik, jadi sempurna, harus jadi pengganti All Might di masa depan'


Sampai sekarang pun motivasiku sama sekali tak berubah. Apa itu teman? Itulah prinsipku...


Lalu dia datang dengan santainya di kehidupanku, keberadaannya yang sangat berisik... Kepercayaan dirinya yang bisa menular ke siapapun... Entah mengapa aku merasa dia berkebalikan dariku, TENTU SAJA AKU BENCI UNTUK MENGAKUI INI SIALAN?!


Kemudian sedikit demi sedikit aku belajar untuk membuka hatiku padanya\, ya TENTU INI AGAK MENJIJIKAN SIALAN! AKU TAK MAU MENGAKUINYA LAGI\, ARGH! GW MALU *****!?!


Tch, tapi siapa peduli? Aku kan cuma berbicara ke dalam diriku sendiri...


Aku nggak peduli... Teman hanyalah menghambatku, aku tak mau nilaiku terganggu, aku tak mau ada yang menghalagiku. Toh, aku kan memang yang terbaik jika dibandingkan di kelas?


Namun aku selalu menyadari, bahwa di sekitarku juga ada yang berambisi sepertiku. Salah satu contohnya adalah (Y/n) si gadis bodoh yang pernah terculik bersama ku... Aku tidak terlalu ingat, tetapi di saat pertama kali aku menanyakan soal ini padanya.. Dia tampak sok polos dan tidak tahu apa-apa. TENTU SAJA ITU MEMBUATKU KESAL SIALAN?!


APA DIA BODOH?! KAN MALAS AKU MENJELASKAN HAL ITU PADANYA!?!


//Selipan Scene (with 3 R.d. Person P.O.V.)


"Namamu Bakugou kan? Bisakah kau jelaskan apa yang kau maksud kemarin?" tanyanya pada Bakugou. "Nggak peduli" ucap Bakugou yang langsung menyelonong. "Maaf kalau nggak sopan, bisakah kau" ucapan (Y/n) terhenti karena Bakugou yang langsung menyolot... "JANGAN BERISIK SIALAN!?!" protes Bakugou dengan suaranya yang keras.


****


"Hei kau tampak cemerlang ya! Quirkmu itu keren!" pujian itu membuat Bakugou kesal. "TENTU SAJA QUIRKKU KEREN! JIKA DIBANDINGKAN DENGANMU QUIRKKU JAUH LEBIH KEREN SIALAN!?!" protes Bakugou yang mengernyitkan keningnya kepada (Y/n). Wajahnya yang seperti itu sudah jelas kalau dia tidak suka diganggu oleh (Y/n).


Namun hal itu dihiraukan dengan (Y/n), "Kalau begitu, bisakaha kau menjela" ucapannya kembali dipotong oleh Bakugou. "PIKIR SENDIRI SIALAN?! AKU TAK MAU MENJELASKANNYA PADAMU!" protesnya pada (Y/n).


//Selipan Scene selesai... (Back to Bakugou Katsuki P.O.V.)


Tentu saja niatnya yang ingin menanyakan sesuatu tentang penculikan itu sangat terlihat jelas... Namun setelah diperhatikan, dia ini memiliki banyak dukungan yang menunjuk kepadanya, kepribadian yang memuakkan kepada orang-orang sehingga semua orang menyukainya... Skill dalam mengontrol kekuatan yang sangat jauh perbandingannya dengan anak-anak perempuan seumurannya, kemudian pengetahuannya...


Sialan jika aku melihat ke arahnya aku selalu merasa tertekan karena keberadaannya yang sangat mencolok, di sisi lain aku merasa... Dia terlalu pantas untuk menjadi hero... Sampai-sampai aku merasa kalau dia adalah sisi diriku yang berkebalikan... Seperti yang aku katakan di awal.


Namun tentu saja, dia itu lemah! Dia masih tidak bisa mengatur koordinasi tubuhnya dengan baik saat di awal-awal! Karena itu aku meremehkannya, di saat dia mengeluarkan energi yang besar... Maka disanalah gejalanya akan kambuh dengan sangat dashyat.


Aku selalu berpikir bahwa dia adalah perempuan lemah yang beruntung karena dukungan orang-orang di sekitarnya. Dia sama sekali bukan halanganku, IYA BENAR! SEHARUSNYA DIA BUKANLAH HAMBATAN BAGIKU!


//Flashback : On (Flashback yang digabung dengan tanggapan Bakugou saat ini).


Sring! Suara bising itupun mulai menghampiri telingaku, GADIS BODOH INI... DIA NGAPAIN?!


Setelah itu aku merasa adanya ketenangan yang dibuat olehnya. Benar... Sudah lama aku tidak merasakan ketenangan seperti ini... Sebenarnya apa yang dia lakukan?


"Hoi! apa yang kau lakukan gadis bodoh!" seruku padanya dengan sedikit kasar. Dari ketenangan yang dia buat itu aku dapat menyadari, kalau dia turut ikut campur dalam mengendalikan perasaanku yang seperti ini... Aku ingin sekali menolak bantuannya saat itu, tetapi kenyamanan itu membuatku tidak peduli dan ingin tetap tenang seperti itu. Jika dipikir-pikir lagi... Mengapa aku seperti itu ya?

__ADS_1


"K-katsuki? kau katsuki kan?" tentu saja hal itu membuatku sedikit lega karena dia mengenalku... Tetapi kenapa aku merasakan kelegaan ya? Bukankah seharusnya aku kesal? "Tch, kau sudah ingat ya? gadis bo-doh?" nyataku padanya.


"Sekarang jawab pertanyaanku! APA YANG KAU LAKUKAN HA?" teriakku padanya karena aku masih tidak terima tentang apa yang dilakukannya. "aku mengurangi beban dalam benak mu itu" mataku yang awalnya biasa saja terbuka lebar karena mendengarkan pernyataannya.


Mengapa dia melakukan hal yang seperti itu? Bukankah aku sudah banyak menyangkalnya? Mengapa dia ingin memberikan ketenangan seperti ini bahkan kepada orang yang tidak dia kenal secara keseluruhan... "hah- sudahlah"


//Flashback : Off


Saat itu timbulah perasaan tidak enak dari harga diriku yang tinggi ini... Hal itulah yang membuatku dekat padanya, namun di sisi lain juga aku berpikir... Bukankah ini kesempatan yang bagus untuk mencari kekurangannya dan menjatuhkannya?


Namun dalam hatiku dan pikiranku ini mengatakan sebaliknya... 'Jangan melakukan hal bodoh seperti itu' awalnya aku kesal karena menurutku itu adalah dampak yang timbul setelah si Gadis Bodoh itu memberikan ketenangan. Malam itu, aku tidak bisa tidur...


Namun paginya quirk si Gadis Gila itu malah membantuku untuk mendapatkan energi yang seharusnya kudapatkan saat tidur. Sialan...Hal itulah yang membuatku ingin mencari tahu soal dirinya. Diriku yang penasaran itu merasa nyaman berada di dekatnya, dia itu benar-benar lengah dan terlalu lembut terhadap semuanya.


Aku sangat senang kalau aku bisa mendapatkan kelemahannya itu dengan mudah, Untuk apa quirk kuat tapi dirinya itu terlalu lembut terhadap orang? Rasanya dia ini benar-benar seperti burung yang baru belajar terbang dan tidak tahu apa-apa tentang dunia luar.


 Tapi lama kelamaan... Entah mengapa dirinya yang ingin belajar terus menerus itu sama sekali tidak mengganguku, ya aku tahu kalau dia akan jadi penghambatku tapi... SIAL AKU NGGAK TAHU LAGI CARA MENJELASKANNYA?!


KENAPA AKU HARUS MENGENANG MASA LALU UNTUK MEREFLEKSIKAN DIRI SIH?! ITU KAN SUDAH SANGAT LAMA DAN SANGAT-SANGAT TIDAK BERGUNA KAN?! INGATAN ITU SUDAH SANGAT BERDEBU SIALAN!?!


...


 "Aku akan pergi jauh-jauh darimu... Aku benci padamu!"


//Flashback : On


"Wah-wah... Sepertinya anak-anak kelas A memang busuk semua ya isinya... Bahkan si Gadis Primadona yang terkenal sebagai malaikat itu pun palsu, tapi yasudahlah itu bukan urusan-" aku kembali karena kesal dan ingin mecari tahu lebih lanjut soal si Gadis Bodoh itu.


"Woah! Aku bisa melihat adanya kecemburuan disini!" katanya sambil mengeluarkan suara tawa yang menjengkelkan itu. "BERISIK ****L!!!"


"Yah~ Kalau kamu? Hubunganmu dengan Gadis Primadona itu seperti apa?" Aku.. Iya juga, mengapa aku marah soal masalah si Gadis Bodoh? Apa aku marah karena ini berhubungan denganku ya?


 "Aneh kan? Kalau begitu hanya si gadis primadona ya yang memiliki perasaan padamu? Atau mungkin kebalikan?"


"TCH- OMAE! KENAPA KAU INI SEPERTI EMAK-EMAK YANG IKUT CAMPUR HAH?! PADAHAL KAU SAMA SEKALI BUKAN EMAKKU! DENGAR YA! AKU DAN SI GADIS BODOH ITU-


GAK ADA APA-APANYA SIALAN!?! KAU KIRA AKU ADALAH SEORANG YANG MAU MEMBUANG-BUANG WAKTU UNTUK HAL YANG SEPERTI ITU?!"


"eh- kok mar-" perkataan gilanya itu kupotong sekali lagi. "BOCAH IDIOT! KATAKAN APA HUBUNGANMU ITU DENGAN SI CAHAYA PAYAH! SAMPAI-SAMPAI KAU DAN DIA TERUS MEMBICARAKAN SOALKU?!"


"Hubungan ya? Bisa dibilang... Kalau aku adalah pacarnya?" Sial...


*Saat itu pikiran Bakugou yang dipenuhi dengan (Y/n) yang lembut dan baik padanya itu musnah sudah. Hatinya itu hancur berkeping-kepng dan dirinya saat ini merasakan bahwa dirinya itu hanyalah seorang yang bodoh*


"KAU BOHONG-"


"Untuk apa aku berbohong? Lagipula pada akhirnya dia memilihku, bukan kamu" Sialan. Dia...


3 R.d. Person P.O.V.


Perkataan Monoma soal 'Pada akhirnya dia memilihku, bukan kamu' terus terputar ulang di otaknya. Dirinya yang saat itu sudah mengakui bahwa (Y/n) merupakan teman sekaligus orang terdekat yang ia percayai kini...

__ADS_1


Ia benar-benar merasa dimana orang yang ia percayai itu seolah-olah membuangnya. Otaknya kembali membayangkan dimana (Y/n) mengalami perubahan sikap yang sangat drastis padanya. Saat itu dia menyadari kalau... Seorang yang baik kepadanya itu tidak ada sama sekali, tak ada yang peduli padanya... Hal itu membuat quirk penenang (Y/n) pecah dan hal itu membuat jati dirinya kembali seperti semula.


Bakugou Katsuki P.O.V.


"Siapa cepat dia dapat kan? Kalau begitu aku pergi dulu ya 'monster ledakan'! Senang untuk berbicara denganmu" Aku... Benar-benar bodoh, gadis itu...


SIALAN! MEMANG INI SEMUA BERMULA DARI GADIS ITU!?!


//Flashback : Off


"Aku benci padamu!"


TERUS SAJA SIALAN KAU MENDATANGI KEPALAKU?! AKU NGGAK PEDULI KALAU KAU BENCI PADAKU SIALAN!?!


ARGH! AKU BISA GILA!


***


"KATSUKI! KAU RUBUHKAN POHON LAGI YA?! KAU INI KENAPA SIH?!"


Awalnya aku benar-benar mengira kalau dia sedikit berbeda jika dibandingkan dengan yang lain... Extra-extra gila yang lemah itu... Nyatanya dia sama saja dengan anak-anak yang lain kan? "KATSUKI! JANGAN RUBUH-RUBUHKAN POH" ucapan si Nenek Tua itu terhenti.


"Di rumah I-chan memangnya terjadi masalah apa? Sampai-sampai kau menghilangkan barangku juga, sebenarnya ada masalah apa, Katsuki?"


"Jangan ikut-ikutan nenek tua sialan!"


"Aku tak butuh bantuanmu! Aku bisa sendiri" ucapku padanya yang saat itu tidak memiliki muka. Dia pergi sambil menutup mulutnya... Saat itu si Nenek Tua tidak pernah memarahiku lagi.


Aku tidak tahu mengapa...


***


"Mungkin kalian tidak akan percaya... Biar aku perkenalkan murid yang akan mendapatkan program pertukaran pelajar antar WHS dan U.A... Teman kalian, (Y/n) (L/n)!"


hal itu membuatku benar-benar kesal... Disaat aku baru mengabaikannya dan tidak memikirkannya... Gadis itu selalu saja membawa hal yang... TERSERAH KAU MAU BILANG APA! INTINYA AKU BENAR-BENAR TIDAK SUKA, DAN HAL ITU HANYA TERUS MEMBUATKU KESAL...


Narrator P.O.V.


Dikarenakan bakat murni (Y/n), kekuatannya yang bisa dibilang diatas rata-rata... Keberuntungan yang bagus... Hal itu selalu membuat Bakugou membandingkan dirinya dengan (Y/n). Tentu saja hal itu membuatnya semakin stress untuk melanjutkan kehidupannya  dan juga mimpinya.


Bakugou Katsuki P.O.V.


Pertukaran pelajar, senyum gilanya itu, jantungku benar-benar berdetak keras seolah diriku itu baru saja jatuh dari lantai yang tinggi. Pada akhirnya... Tamparan itulah membuat diriku sedikit tersadar dengan apa yang aku lakukan. Sebenarnya dari mana ini semua berawal? Sial... Aku benar-benar tidak bisa berpikir jernih.


Pikiranku benar-benar kacau... Duniaku serasa berputar, apa yang salah denganku sialan?!


Hah... Jika aku dapat memilih, aku tidak mau bertemu ataupun kenal dengannya.


-Bakugou reflection finished?


-T.B.C. To Be Contunied~!

__ADS_1


Sampai chap selanjutnya, jangan lupa like>


__ADS_2