Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story

Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story
Chapter 11 - FIGHT AGAINST THE FUTURE


__ADS_3

3 R.d. Person P.O.V. (di dekat pintu gerbang USJ)


"eh dimana yang lainnya?" tanya uraraka setelah perisai cahaya (y/n) pecah. "uh- sepertinya tadi (y/n) gagal mempertahankan quirknya" jawab mina dengan nada merrendah. "Sekarang dimana (Y/n) dan yang lainnya?" tanya Iida dengan panik sambil melihat sekitar. "Bukankah itu gadis Yukami yang tadi?" tanya thirteen sambil menunjuk (y/n) yang berada disana. "Gawat- semua siswa terpisah, dan aizawa senpai tak bisa menghalangi mereka semua secara sekaligus! Kau ketua Kelas, cepat pergi ke pihak sekolah menggunakan quirkmu!" sambung Thirteen dengan cemas.


Lalu Mina yang segera melihat ke arah lain menemukan (y/n) yang terlihat lemah di dekat vilain yang banyak tangannya. Pria banyak tangan? Siapa lagi kalau itu bukan Shiragaki Tomura ketua dari dalang tersebut.


Tetapi sosok hitam tadi muncul di hadapan mereka.


Dengan segera thirteen menggunakan black holenya kepada sosok hitam tersebut mendapatkan efek timbal balik. Bisa dibilang ia mendapatkan efek cermin, dimana ia mulai menghisap dirinya sendiri. Hal ini dikarenakan si sosok hitam mengembalikan serangannya kepada Thirteen. Sebelum serangan semakin parah, terdapat cahaya yang menghalangi efek tersebut.


"Maaf teman-teman, hehe~ apa kalian menunggu lama?"


3 R.d. Person P.O.V. (di tengah USJ)


(Y/n) dengan kecepatan normalnya dan elastisitas tubuhnya, dengan mudah menghindari serangan 'Nomu' si mahkluk besar. Hal itu membuat yang lain tercengang akan kemampuan (y/n),


"ha? mengapa kau tidak pakai quirkmu Yukami?" tanya shiragaki tomura sambil melihat pertandingan (y/n) dengan nomu. "Kau salah! aku ini bukan yukami! Tapi aku ini (Y/N)! ingat itu baik-baik!" tegas (y/n) dengan nada sedikit meninggi. Ya- (y/n) harus memastikan bahwa si villain itu tidak mengetahui identitasnya.


"Lalu- apa cahaya tadi?" tanya Shiragaki.


Seketika Quirk (Y/N) kembali setelah 1 menit, dia mengaktifkan ketiga gerbang secara bersamaan dan menendang nomu hingga terpental hingga 1 meter. 'Apa? noumu yang sebanding dengan all might dikalahkan oleh anak yukami gila ini?' batin Shiragaki.


"Apa-apaa" sebelum shiragaki membereskan kata-katanya, (y/n) mendekat kepadanya dengan tangannya yang mengepal ingin meninjunya. Namun tepat 1 detik sebelum (y/n) memukul shiragaki, sosok hitam yang menghalangi anak-anak kelas 1-a datang dan menangkap (y/n).


Karena (y/n) sedang memakai 3 mode yakni normal, cahaya, dan photosyntesis secara bersamaan. Ia dapat melepaskan dirinya dari sosok hitam tersebut...


"kalian itu lemah ! jangan sekali-sekali kalian bermimpi seperti ini lagi!" ucap (y/n) sambil mengumpulkan cahaya membentuk kapak.


"Membunuh All might? kurasa kalian harus bermimpi seribu tahun untuk mendapatkan itu!" sambung (y/n).


Saat (Y/n) hendak mengayunkan kapaknya, seketika nomu langsung menangkap (y/n) dengan tangan kosong. Dan mencekik leher (y/n). Hal itu menyebabkan konsentrasi akan mode cahaya (y/n) menghilang, dan pembuatan kapak cahayanya tercancel. (Y/n) mulai memuntahkan darah,


"kau ini sombong sekali ya, yukami" gumam Shiragaki.


(Y/n) P.O.V.


Ugh- sial mengapa mahkluk gila ini lebih kuat dari sebelumnya? UGH-


*Mulai memuntahkan darah*


Sial- aku harus apa?! Nafasku juga mulai- Terengah-engah, karena aku sudah tidak memakai mode andalanku lagi... Ini bagaikan mimpi buruk, dan pertama kalinya mode itu gagal... Lalu sesaat kemudian, memori aneh secara cepat masuk ke kepalaku...


*Potongan Memori** 


Saat aku tak sempat membantu kirishima dan bakugou... Aku sama sekali tak terluka separah ini... Dan sekarang aku hanya membagi tubuhku untuk membantu yang lain dan menunggu pihak sekolah... Tetapi hal ini membuat All Might harus berdarah-darah saat melawan penjahat itu.


'(Y/n) aku harap kau dapat menyadari kenyataan sebelumnya dan dapat mengubah kejadian ini...'


 Hah? Apa-? aku sempat merasakan keadaan ini sebelumnya?! Sial apa yang terjadi sebelumnya- UGH! *kembali memuntahkan darah* "jadi? apa kau mau ikut dengan kami? Yukami?" ucap pria banyak tangan itu lagi.


Sial tenaga mahkluk ini semakin membesar- !!! Eugh- seandainya aku tadi sempat membuat klonku- aku tak akan semenderita ini. Padahal aku baru masuk U.A. untuk menjadi pahlawan, apa aku harus menerima kematianku secara begini?


Tidak-tidak masih ada yang menungguku kembali, dan di sebelah sana pun terdengar suara teman-temanku yang panik... Kumohon- quirkku cepatlah kembali!


Seketika aku teringat kembali perkataan oba-san...


*Flashback (4 Y.o. y/n)*


"Resonansi dalam dirimu dengan dirimu di masa depan dapat diandalkan kau tahu mengapa (y/n)?" tanya oba-san saat mengajarkan aku mengontrol quirk. "tidak tahu oba-san~ emangnya kenapa?" jawabku dengan polos.


"itu karena kau memiliki travel time dalam quirkmu- mungkin suatu hari kau akan menyadarinya... semoga ini dapat membantumu suatu hari nanti"


*End of Flashback* 


Sial-! aku tak bisa berresonansi kalau begini, apa yang harus aku lakukan?! Argh Sudahlah! apapun itu- aku ingin selamat-! Aku berani menghabiskan waktu sabtu nanti untuk membantu diriku di masa sekarang! Kumohon kapanpun itu!


Brak! Tiba- tiba ada bola cahaya yang menyerang mahkluk itu, sehingga aku terlepas dari genggamannya. Aku sudah terlepas-? Sepertinya begitu... "Kau tak apa-apa? Diriku di masa lalu? ahahah"

__ADS_1


Eh? jangan-jangan?


Aku langsung melihat ke atas, dan menemukan diriku dalam 3 mode cahaya secara bersamaan. "K-kau?" tanyaku sambil terbata-bata.


"iya- aku adalah dirim-" Ucapannya terpotong dengan serangan si mahkluk besar itu dan sosok hitam yang suaranya bagaikan robot. Lalu dia membuat klon dan dengan cepat klonnya membawa dengan cara menggendongku (ala bridal style) ke pinggiran.


"maaf- tapi diriku yang asli tak memiliki waktu" ucap klon diriku dimasa depan. Aku mengganguk, "eh- tapi aku juga harus bertarung!" ucapku kepadanya. "Kau tidak melihat dirimu yang terluka parah? sekarang kau harus meng-heal dirimu terlebih dahulu!" Jawabnya dengan tegas. "Kau setelah itu harus menggunakan metode resonansi, sudah hampir satu menit setelah penggunaan quirkmu kan?" Sambungnya lagi. Aku mengganguk, "baiklah aku akan segera mengheal diriku" jawabku kepada perkataannya. "Biarkan aku membantumu, karena tugasku adalah memberi tenagaku untukmu" tegasnya kepadaku. Lalu aku menerima tawarannya, dengan perlahan dia memberikan tenaganya kepadaku. Setelah itu dia menurunkan aku dari gendongannya, seperti biasa klon itu menghilang setelah melakukan tugasnya. Karena energi dan misinya mengalir padaku, aku dapat mengerti rencana yang dipikirkan diriku di masa depan.


3 R.d. Person P.O.V. *(Y/n) dari masa depan*


(Y/n) tampak lebih kuat dan dapat menganalisis gerakan noumu, "Apa-apaan kau? apa kau yukami juga? mengapa ada 2 yukami?" tanya shiragaki dengan nada kebingungan. "Ha-ha, bagaimanapun~ kau harus banyak belajar lagi!" ucap (y/n) masa depan sambil bertarung melawan Noumu.


'Bagaimana pun mahkluk ini bisa beregenerasi karena memang itu kemampuannya... dan semakin lama ia dapat beradaptasi denganku' batin (y/n) masa depan.


'Ugh- diriku yang masa lalu sudah belum ya?'


Sial Mahkluk ini cepat sekali beradaptasi- Bahkan sebentar lagi aku akan kehabisan ener-


// Otherside P.O.V.


(Y/n) segera menuju tempat dimana dirinya di masa mendatang sedang bertarung.


(Y/n) P.O.V.


Lalu aku menendang mahkluk itu sekuat  tenaga di udata menggunakan mode fotosintesis + cahaya + normal sekaligus. "Ahahahah- maaf telat!" ucapku ke diriku di masa depan.


'Bodoh! cepat pakai resonansi! Mahkluk ini sama sekali tidak mempan terhadap seranganmu!' ya- ini sinyal dari diriku di masa depan.


Aku langsung kembali ke belakang atau mendarat, dan menarik nafas dengan pelan, begitu pun dengan diriku di masa depan. Menutup mata, 'kita akan langsung menghancurkan pusat inti dari mahkluk ini, dan mengikatnya... kita akan menunggu polisi' kata diriku di masa depan lewat sambungan resonansi.


'Baiklah aku mengerti' jawabku lewat sinyal resonansi.


Ketika kami membuka mata, kami langsung memasang perekat di tanah dengan kekuatan resonansi kami. Mengikat mahkluk besar itu bersama rekannya dengan kecepatan 1000 m/s.


Namun ketika kami ingin mengikatnya, seketika mahkluk hitam itu membawa rekan-rekannya lewat gerbang hitam yang tadi mereka pakai.


Para vilain terlihat sudah terkapar di tanah alias K.O. dan terlihat Aizawa yang langsung berlari ke arah kami.


"(Y/n)! apa kau baik-baik saja?" tanya Aizawa dari kejauhan yang berlari menuju ke arahku. "Kalau begitu aku deluan ya~ Jangan lupa! Tepati janjimu!" ucap (Y/n) dari masa depan secara terburu-buru. "Baiklah~ Trimakasih banyak, Aku di masa depan!" jawabku ceria. "Ahahah- agak sedikit aneh bicara dengan diri sendiri ya..." ucapnya sambil tertawa kecil. "Iya benar" ucapku sambil membalas ucapannya. "Baiklah aku deluan ya~ karena kau adalah diriku- kau tak perlu lagi untuk menanyakan situasi tadi kepada aku kan?" tanyanya lagi sebelum masuk ke dalam portal cahaya waktunya.


"Hm- tidak ada... Sekali lagi Terimakasih ya!" ucapku padanya. Dia mengganguk dan segera pergi. Lalu Aizawa datang kepadaku dengan nafas sedikit terengah-engah karena berlari, "Jelaskan padaku kenapa kau ada disini tanpa merasakan gejala sesudah memakai quirkmu (y/n)" katanya dengan tegas kepadaku. "Maaf sensei- sepertinya cerita ini sedikit panjang" ucapku sambil menggaruk pipiku yang tidak gatal.


"Aku disini!" yap- suara tak asing itu adalah All Might yang datang terlambat. "Loh? kemana perginya Villain itu?" katanya bingung. Beberapa anak dari kelas 1-a menertawakan All might yang datang terlambat, maafkan aku All Might- Tapi aku lah yang membuat mereka pergi sendiri...


Karena jika kau yang mengurusnya- Kau akan mengalami hal yang sama seperti yang tadinya direncanakan oleh Para Villain.... Ya aku mendapatkan semua ingatanku, sebenarnya- aku sempat mengembalikan waktu.


Dikarenakan aku yang merasa tak bisa apa-apa, melihat All might yang melawan mereka sambil berdarah-darah. Dan untungnya pada akhirnya aku berhasil menyelamatkanmu karena memutar balik waktu, ya walaupun sekarang energi cadanganku tinggal 1/2 lagi. Kurasa ini cukup untuk menepati janjiku yang tadi...


//Sebelum kejadian ini 


(Y/n) Klon P.O.V. *Di tempat Bakugou dan Kirishima berada*


Dikarenakan kami anak-anak kelas 1-a diserang oleh aliansi tak dikenal, aku ditugaskan untuk mencari Bakugou dan Kirishima. Sedangkan yang lain mencari teman-teman yang lain.


Hah? Apa itu? Apa dia gila?!


"Hoi Bocah Sensi! DI BELAKANG MU!" teriakku dengan keras. Dia yang kaget melihat musuh hampir menusuk perutnya, aku langsung mengambil celah untuk menendang musuh itu. Musuh itu terpental dan langsung memegang perutnya yang sakit, "(Y/n)?! Kenapa kau disini?!" tanya Kirishima dengan ekspresinya yang kaget.


"Akan kujelaskan nanti, sekarang kita fokus dulu sama ini!" tegasku pada mereka. "JANGAN MENYURUHKU SIALAN!" teriak bakugou dengan nada yang meninggi. Setelah itu kami bertarung bersama-sama, dan juga aku menyarnkan mereka agar tidak membunuh para villain.


"(Y/n) apa ini semua sudah selesai?" tanya kirishima yang ngos-ngosan setelah memakai quirknya. "Sepertinya iya- ini semua sudah selesai" jawabku padanya. "CUMA SEGINI KEKUATAN MEREKA? KEKUATAN MEREKA INI SANGAN LEMAH!" ucap Bakugou dengan nada meninggi.


"Pft- yasudah sekarang aku akan menyembuhkan kalian" ucapku kepada mereka. "Hah? kau bisa (y/n)?" tanya Kirishima yang terlihat bingung. Bakugou yang kesal melihat kebodohan Kirishima itu dia langsung to the point "TENTU SAJA DIA BISA BODOH-! KAU SEMBUHKAN DIA SAJA, AKU AKAN PERGI DELUA-" ucapannya terpotong karna aku menarik lengannya dengan tenaga. "O-OI!"


Lalu aku mengalirkan energi ku kepada mereka, "Aku akan melakukan ini dengan cepat- dan soal pertanyaan tadi, ya... Aku bukan (y/n) yang asli"


"Hah?" Ucap Kirishima kaget. "APA MAKSUDMU SIALAN?!" disambung dengan Bakugou dengan kesal. "Lebih tepatnya aku adalah klon yang dibentuk oleh (y/n) ehm- mengerti kan? aku hanya menggunakan klonku seperti ini jika keadaan terdesak seperti ini... Aku terpaksa menggunakan kekuatan penuh dari diriku untuk kondisi seperti ini- Dan setelah ini kalian harus kembali ke tempat dimana kita semua berkumpul pada awalnya... Tenang- kalian bisa menghancurkan semua halangan yang ada jika seandainya ada villain atau apapun itu... Aku pun akan menaruh sedikit quirkku untuk mendeteksi keberadaan kalian" ucapku dengan panjang lebar kepada mereka.

__ADS_1


"Sudah selesai, aku akan menghilang dan kembali bersatu dengan tubuh pusatku... Aku harap para villain cepat menyerahkan dirinya kepada polisi" ucapku sambil memberhentikan quirk penyembuhanku.


"Trimakasih (Y/n)" ucap Kirishima kepadaku. "PERGI SAJA SIALAN AKU GA PEDULI DENGAN QUIRKMU ITU!" ugh- dia ini sama aja ya haha...


//Kembali ke masa sekarang... 3 R.d. Person P.O.V.


Saat tadi (Y/n) asli bertarung dengan mahkluk besar yakni noumu, para klon (y/n) menyembuhkan semua keadaan murid dan kembali mengumpulkan mereka di tempat awal mereka berkumpul.


Jadi saat All might datang, kebetulan Bakugou, Kirishima yang lainnya juga berhasil keluar dari tempat mereka bertarung dengan villain. Dibanding sebelumnya, (y/n) berhasil menyelamatkan semuanya.


(Y/n) P.O.V.


"Aizawa, jelaskan padaku apa yang terjadi" tanya All Might yang baru datang itu mendekati Aizawa dan (y/n) yang ada di tengah. "Tadi, Para villain menyerang kami... Selanjutnya aku ingin kau- (y/n) jelaskan apa yang terjadi- kenapa kau bertarung melawan mahkluk besar itu tanpa mengalami gejala sampingan?" ucap Aizawa dengan tegas padaku.


All might yang datang terlambat pun penasaran dengan hal itu, "Saya- terlempar karena quirk transportasi villain yang ditutupi dengan asap hitam- Sebelumnya saya pun berusaha untuk tidak terkena efek quirk penjahat itu, dengan membuat perisai besar di sekeliling Thirteen dan teman-teman. Namun-" Aku yang merasa kecewa karna tak berhasil menyelamatkan semuanya itu, tanpa sadar air mataku mulai menetes.


"Karena aku tidak fokus- semuanya jadi kacau... aku dan teman-teman harus bertarung melawan villain dengan terpaksa, karena itu aku baru memakai quirkku secara utuh untuk melindungi semuanya" lalu aku mulai mengelap air mataku. Sial- padahal aku tidak mau menangis, lalu All might menaruh tangannya di pundakku. "Tak apa (y/n) shounen- setidaknya kau sudah berusaha melindungi orang-orang... Tapi HAHAHA... aku jadi malu karena telat" ucapnya dengan sedikit malu. Maafkan aku All might- Aku mengambil peranmu...


"Kau sudah berusaha All might, dan juga Aizawa sensei- saya merasa bangga memiliki sensei seperti kalian..." ucapku terus terang. "Yah- maksudku kenapa kau seperti memiliki banyak quirk?" ucap Aizawa yang sedikit kesal karena pertanyaannya belum terjawab.


"Ah- itu karena quirkku berhubungan dengan energi, teori, dan juga ilmu pengetahuan... Jadi saya bisa membuat evolusi dari quirk saya... Karena itu- quirk ini selalu diinginkan oleh para villain... Jadi setiap di sekolah aku hanya menggunakan mode normal, tentunya tubuh normalku tidak bisa menyesuaikannya maka dari itu gejala menggunakan quirk selalu keluar begitu saja"


"Aku- Benar-benar minta maaf karena sudah terlihat membohongi kalian dan membuat kalian kesulitan!" ucapku sambil langsung membungkuk kepada mereka. Aizawa sensei yang merasa bersalah itu langsung menyuruhku untuk bersikap seperti biasa begitu pun juga All Might,


"Nak (y/n) kau tak seharusnya seperti itu! ini seharusnya salah saya karena datang terlambat! tolong angkat kepalamu" ucap All Might yang panik. "(y/n) angkat kepalamu- kau tak harus seperti itu... Lain kali pihak sekolah akan bertanggung jawab akan semua ini" ucap Aizawa membenarkan perkataan All Might. Lalu aku menggangkat kepalaku, "Ah baiklah trimakasih sensei-!" jawabku sambil tersenyum kecil.


"HOI GADIS GILA! KAU MASIH BANYAK YANG HARUS KAU JELASKAN!" terdengar suara Bakugou yang dari kejauhan terlihat kesal. Begitupun teman-temanku yang lainnya berlari ke arahku meminta maaf karena mereka tak bisa membantuku, entah mengapa aku merasa senang karena bisa menyelamatkan semuanya. Tak hanya All might dan Aizawa sensei yang bertrimakasih, teman-teman yang lainnya pun bertrimakasih sekaligus meminta maaf karena tak banyak membantuku. Terkecuali satu orang yaitu Bakugou, sepertinya dia emang tak bisa berbicara seperti itu secara langsung. Tapi bagaimanapun- aku ini masih belum terhitung apa-apa... Karena dari kelihatannya mereka semua ini lebih berpotensi dibandingkan aku, setelah itu kelas dibubarkan lebih awal karena keadaan ini.


Tapi keadaan kelasku tak sepenuhnya mereka sembuh dari lukanya, karena aku hanya menyembuhkan setengah dari luka mereka... Sisanya aku berikan kepada recovery girl, dikarenakan jika aku menyembuhkan mereka secara total... Aku harus membayarnya dengan setengah umurku.


Setelah kejadian itu selesai, aku membayar janjiku yang tadi dengan membantu diriku yang di masa lalu dengan melakukan travel time di lapangan. Aku meminta izin kepada Aizawa untuk mengisi energiku- Tapi aku tak bilang kalau aku ingin melakukan travel time, kalau aku bilang begitu- kau tahu sendiri apa yang terjadi...


*Perihal Travel Time


(Y/n) hanya membutuhkan tempat yang terang dan banyak energi, juga (y/n) harus memperhatikan semua partikel dalam tubuhnya terisolasi dengan quirknya... Jika tidak dibiarkan merata, maka (y/n) tidak bisa menggunakan travel time dengan sempurna. Untuk travel time (y/n), harus meninggalkan jiwanya disini sementara dengan duduk bersila. Sedangkan dirinya sendiri harus melewati waktu dan partikel menggunakan kecepatan secepat cahaya, menggunakan teknik itu sambil diam di suatu tempat tanpa bergerak. Dengan sistem koordinasi yang cepat dia dapat memindahkan dirinya ke waktu yang diinginkan.


Tentunya (y/n) sudah berpengalaman melakukan ini, tapi (y/n) harus bergantung dengan kekuatan cadangannya. Jika dia tidak bergantung dengan itu, maka (y/n) bisa saja kehilangan ingatannya atau keseimbangan koordinasi tubuh. Sebenarnya (y/n) masih belum bisa mengembalikan waktu dalam posisi berdiri, namun ia pernah berhasil menggunakannya sekali saat ia mengembalikan waktu di hari pertama masuk U.A. saat bertemu Bakugou Katsuki.


*Penjelasan Selesai


 Setelah menjalankan Travel Time dengan lancar, aku membuka mataku "Huft~ semua selesai!" gumamku. Ya- karena aku menggunakannya banyak hari ini, sepertinya aku harus mengambil energi yang kukumpulkan di lapangan ini. Lalu aku mengambil energi yang kukumpulkan dalam klonku di lapangan ini, kurasa ini cukup untuk nanti kalau ada apa-apa... Ya walaupun ini cuman 1/4nya sih... Yasudahlah nanti aku juga bakal ambil energi cadanganku yang kusimpan di rumah~


"(y/n)? kau (y/n) kan?" sepertinya suara ini tak asing. "Eh-? Yura? kau berhasil masuk sini juga?!" ucapku langsung mendekatinya. "Iya- (y/n)!" jawabnya kepadaku.


"Wah~ kamu kelas mana Yura?" tanyaku padanya dengan senyum ramah. "Ah- aku kelas biasa..." ucapnya merendah. "Ah begitu ya- maaf..." ucapku ikut merendah. "Ah tak apa (y/n)! Masuk U.A. pun aku sudah bersyukur~" jawabnya dengan ramah. "Ah iya hahaha..." ucapku canggung.


"Kalau begitu kapan-kapan kita makan bareng yuk~ nanti ku traktir Yura!" ucapku kepadanya. "Ah.. apakah itu merepotkan?" tanyanya dengan hati-hati. "Tak apa~ justru aku senang melakukannya!" jawabku dengan antusias. "Eh- Baiklah..." katanya lagi malu-malu.


"Intinya begitu~ kalau begitu nanti aku mampir ke kelas mu!~ Yasudah aku pulang dulu ya~" ucapku padanya smbil mulai melangkah. "Ah... Iya hati-hati (y/n)" ucapnya padaku.


Aku mengganguk dan pamit, begitulah hari ini... Semuanya terselesaikan dengan baik.


Ya- awalnya aku berpikir begitu... Ternyata ini adalah awal dari semuanya...


//Side P.O.V. (Bar, Lobby League Of Villains)


"Hm, sepertinya Yukami mulai menampakkan dirinya ya?" ucap All for One lewat layar TV. Pria dengan properti banyak tangan itu menggangukan kepalanya, "tapi- Yukami yang muncul secara tiba-tiba ini bukannya akan menguntungkan kita? Baiklah aku ingin kalian menduplikat sel darah putihnya dan kita akan membuat perubahan pada dunia ini secepat mungkin"


"Tapi guru, apa kekuatan Yukami memang sekuat itu?" tanya Shiragaki si pria dengan properti banyak tangan. "Mungkin dulu yukami ini belum terlalu mencolok, tapi- quirk cahaya mereka ini sangat mudah untuk direvolusi... Shiragaki Tomura- jika kamu memiliki quirk yang teoritis dan mudah berrevolusi seperti itu, apa kau akan menggunakannya dengan baik?"


"Yah... Kalau aku sih pasti akan menggunakannya untuk menghancurkan rasa gatalku ini"


"Hahaha- baiklah, sekarang aku akan berikan tugas ini padamu... Duplikat Quirk itu dan hancurkan si lambang kedamaian"


-T.B.C. To Be Contunied~


Cieee yang nunggu cerita ini:3

__ADS_1


Jangan lupa like ya gais UwU


__ADS_2