
!Warning!
Cerita ini ngandung sedikit scene yang agak horor... Tapi nggak horor-horor banget sih.. Lebih ke thriler? Author juga minta maaf kalau thrilernya kurang mendalam.. Karena ini pertama kalinya author masukin genre ini
(Y/n) dan Akira yang berhasil ditangkap dan diberikan penghambat untuk bergerak itu pun bagaikan tikus dalam perangkap. Mereka tidak bisa melakukan resonansi, pemulihan kondisi tubuh atau apapun itu. Di saat quirk (Y/n) melemah. Saat itu pula teman-teman yang sempat dipulihkan olehnya juga merasakan 'Price to Pay' dari pemulihan (Y/n) lebih cepat dari biasanya.
Biasanya setelah pemulihan, Quirk (Y/n) membantu mereka untuk membayar 'Price to Pay' secara perlahan. Namun sekarang mereka sedikit berbeda... Dikarenakan sekarang tubuh mereka mulai melemah untuk membayar keadaan pemulihan dengan cepat.
Ditambah... Saat ini (Y/n) tidak memiliki cukup stamina dikarenakan kejadian mabuk udara tadi pagi. Dia bisa kembali normal itu pun dikarenakan dirinya dan Bakugou sempat beresonansi.
#Bonus Chapter - I-Expo (6)
Kemudian udara mulai berhembus kencang dari arah belakang. Kemudian All Might datang sambil meninju si penjahat hingga terpental mengenai Helikopter yang masih berada di tempatnya. Terdengar sebuah ledakan keras dari helikopter. "All Might! Disana ada-" kemudian ucapan Midoriya terhenti dikarenakan All Might yang baru saja keluar dengan Profesor David Shield. "Mou Daijoubu... Naze ka?"
"Watashi ga kita!" ucap All Might sambil memasang senyum kemenangan.
Sedangkan itu si penjahat yang terkena ledakan itu terlempar lagi ke ujung gedung. Kini dia berpegangan ke ujung tembok gedung itu agar dirinya tidak terjatuh. Seiring David Shield dikembalikan kepada Melissa yang baru saja datang, All Might juga menyadari bahwa ia harus menyelamati (Y/n) dan juga gadis asing yang dianggap olehnya sebagai sandera penjahat itu.
Saat itu All Might menaruh temannya disana dan berlari sambil meninju ke arah tembok yang mengekang Akira. Akira terlepas dari kurungannya, akan tetapi...
Penjahat itu langsung mengeluarkan alat penelitian peningkat bakat, hal itu juga membuat David kembali tertangkap dan kurungan (Y/n) itu diperkuat dengan kristal isolator.
"Papa!" "Profesor!?!"
"Dasar Sam sialan! Dia bilang bakat All Might sudah melemah dan sudah tidak memiliki kekuatan seperti dulu!" geramnya dengan kesal. Alat penelitian yang meraja rela itu membuat Melissa dan Midoriya terbelalak.
"Dia menggunakan hasil penelitian Profesor!" ucap Midoriya yang melihat hal itu terjadi. "Sial! Waktuku sudah..." gumam All Might. "Kau sama sekali tak tahu cara menyerah, ya!" kemudian All Might berlari lagi menggunakan ancang-ancang untuk memukul penjahat itu dengan 'Texas Smash'.
Namun tembok yang secara tiba-tiba menghalangi All Might itu sangatlah kuat. "Heh, apa-apaan itu" ucap si penjahat sambil menertawainya. "Hasil penelitian David Shield memang luar biasa, aku bisa merasakan kekuatanku yang meningkat secara pesat! Bagus sekali! Benar-benar luar biasa!"
__ADS_1
#Alam bawah sadar (Y/n) //Campuran P.O.V 3 R.d. Person & (Y/n)
Setiap Yukami pasti memiliki alam bawah sadar yang unik dan juga berbeda-beda. Pastinya mereka akan mendatangi tempat itu secara sadar dalam waktu sekali seumur hidup. Tentunya mereka mendatangi tempat ini jika mereka benar-benar berada di ujung kehidupan atau ujung tanduk.
Ruangan yang sangat terang berderang dengan berbagai memori kehidupan (Y/n). (Y/n) yang baru sampai disana hanya bisa bingung melihati ruangan itu. Satu pertanyaan muncul dalam batinnya, 'Dimana aku?'
Tampak sekumpulan landak melewatinya dengan santai. Dia yang mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya di saat ia menyentuk duri-duri landak itu... Dengan reflek ia langsung memegangi pergelangan kakinya, tapi ia tidak merasakan kesakitan.
Tak ada waktu untuk bingung pada suatu hal, kini matanya juga diberi suatu penglihatan yang aneh. Berupa Batu-batu kerikil yang ikut terbang mengikuti angin sepoi-sepoi. Dan juga kelinci yang melompat-lompat di atasnya. Tanpa tanah mereka bisa melompat-lompat di udara dengan kondisi yang terbalik. Mereka tidak kehilangan keseimbangan dan melawan hukum gravitasi.
*Kebayang nggak sih? Jadi mereka itu ada tepat di atas,
posisi kebalik, terus mereka tuh lompat-lompat
seolah-olah ada jalan/jalur di atas. Kalau nggak ngerti komen ae, biar kujelasin*
Seketika sebuah taman terbuat... Ada juga foto-foto perempuan asing yang sangat cantik dengan bingkai terpaku di batang pohon-pohon yang ada. Tercium bau berbagai jenis bunga yang wangi rupanya. Di saat ia sudah melangkah sekitar 2-3 langkah muncul sebuah kaktus yang berbunga dihadapannya. Setelah (Y/n) jongkok dan melihat bunga itu... Bunga itu layu, padahal dirinya sama sekali tidak memegang bahkan melakukan apa-apa.
Di kala ia bingung, ia mendengar suatu gelombang suara yang sangat bising memasuki telinganya. Jantung tiba-tiba berdetak keras, hingga dirinya langsung memegangi dada dan mengatur nafas.
'Kamu... Kenapa kamu datang ke sini?'
Seketika tempat itu berganti... Ada seorang wanita tua yang buruk rupa berada di hadapannya dengan berbagai bola cahaya yang mengelilingi kepalanya. Bola-bola tersebut berwarna putih dan terus mengelilinginya. Secara sekilas kita dapat mengatakan bahwa itu adalah mahkota dengan struktur bola-bola yang terus berputar.
Disana hanyalah tempat dengan kumpulan rumah reyot dan dipenuhi dengan rawa-rawa. Kini kaki (Y/n) pun tersangkut rawa-rawa yang lengket. Rawa-rawa itu seperti rawa-rawa yang berada di film-film. Yang lengket dan memerangkap manusia.
Di kala nafasnya yang masih tidak beraturan, ia memaksakan untuk berbicara. "Ma-maaf! Aku" kemudian wanita tua itu menghilang bagaikan debu dan tempat berganti lagi.
Dirinya kini merasa bahwa struktur tubuhnya itu berubah menjadi kerdil, tentu saja hal itu membuatnya kaget. "Gitu aja kaget? Kamu masih belum mengerti apa yang terjadi ya?"
__ADS_1
(Y/n) berbalik dan kembali tidak menemukan siapa-siapa. Kemudian angin topan datang dan melahapnya. Kini ia tidak bisa menggunakan quirknya untuk menghentikan topan. Karena sekarang ia seperti orang tanpa quirk...
Angin topan itu semakin lama semakin kencang... Bisakah kalian membayangkan? Seorang manusia berada di angin topan? Apakah dia akan mati? Atau dia hanya merasa pusing dan bertahan hidup? Seperti apa kematiannya? Dunia setelah kehidupannya itu seperti sedang menunggu.
Dirinya yang ditangkap oleh All For One dan diberikan suatu quirk yang aneh. Dan kini? Dia sedang berada di dunia aneh yang melebihi keanehan dunia dongeng.
Apakah dunia itu berisi ramalan? Atau itu merupakan inti quirk (Y/n)? Kemudian ada suatu tangan yang menarik tangan (Y/n) keluar dari angin itu. (Y/n) sempat kehilangan keseimbangan...
Tapi di kala dirinya yang belum sadar secara sepenuhnya itu... Malah ditarik untuk berlari oleh tangan barusan. Tangan itu adalah tangan anak kecil yang sedang berlari dengan girang menuju suatu tempat. Anak kecil itu tampaknya bukan sedang menolong... Tetapi dia seperti sedang mengajak (Y/n) ke tempat yang sangat ingin ia kunjungi. Apakah itu tadi hanya kebetulan?
Dan lagi jika dipikirkan lebih lanjut... Tangan anak itu saat memasuki angin topan bukan seperti sedang menarik untuk menolong... Tetapi seperti menarik seorang yang sedang berdiri 'disana'.
"Eh Sebentar jangan ajak aku lari! Aku baru saja dari angin topan!" anak itu tidak menjawab. Kemudian ada anak-anak lain yang ikut-ikutan berlari. Sehngga sekarang mereka seperti segerombolan anak yang berlari ke tempat yang diinginkan oleh mereka. Mereka seolah-olah tidak tahu bahwa (Y/n) berasal dari topan.
Dan memang benar. (Y/n) tadi hanya berpindah tempat, karena itu jiwanya yang baru saja dibawa berputar-putar di angin topan itu dibawa dengan cepat menuju tempat yang baru.
Kemudian (Y/n) menyuruh mereka berhenti. Dia menghentikan langkahnya karena tidak kuat. Tapi apa yang dilakukan anak-anak itu? Mereka ikutan berhenti dan ada yang tidak peduli dan terus berlari. Anak yang menarik tangannya itu juga ikut terhenti. Keberadaan anak-anak yang ekspresi wajahnya seperti badut itu pun... membuat (Y/n) sedikit bingung dengan mereka. Namun di saat (Y/n) sudah tidak pusing lagi, belum sempat (Y/n) bertanya... (Y/n) sudah ditarik lagi oleh mereka.
Hingga mereka sampai di kuburan. Anak-anak itu tidak peduli, dan tetap berlari meskipun mereka menginjak kuburan orang lain. (Y/n) yang hampir menginjak salah satu kuburan itu dengan cepat melepaskan tangannya dan mengernyitkan wajahnya.
Ia berhenti, "Kalian! Tidak boleh begitu!" kemudian anak-anak itu tertawa bagaikan badut yang berada di film-film horor. "Kakak itu baik ya? Ini kuburan kakak makanya kakak berenti buat nggak nginjek kan?" ucap seorang anak dengan wajah psikopat.
(Y/n) kaget, dia langsung melihat ke arah kuburan dengan batu nisan yang bertuliskan nama panjangnya. Di sisi lain anak-anak yang tadi mendahuluinya berjalan sambil memegang sekop.
Seolah-olah mereka ingin mengubur (Y/n) kembali ke dalam tanah.
-To Be Continued!
Sampai besok di jam yang sama^^!
__ADS_1