Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story

Be My Side, (Y/N)! | Bakugou Katsuki X (Y/N) | Long Love Story
#Bonus Chapter - I-Expo (4)


__ADS_3

***Di sisi Bakugou, Todoroki dan Kirishima***


Penjahat itu melubangi dinding es yang dibuat oleh Todoroki. Tepat di saat bersamaan juga (Y/n) melindungi mereka dari serangan panah dari belakang. "Dasar bocah-bocah kurang ajar! Jangan main-main dengan kami!" ucap Si penjahat yang satu lagi dengan quirk yang mengubah dirinya menjadi monster.


Todoroki menyerangnya lagi menggunakan es, namun ia menghancurkan semua esnya. Hal itu membuat mereka menghindar, dan Bakugou langsung meledakkan punggungnya. "Mati saja kau!" kata Bakugou sambil meledakkannya.


Saat Bakugou selesai meledakkannya, penjahat itu kembali muncul dari belakangnya. Tepat di saat itu Kirishima mendorongnya agar Bakugou tidak terkena serangannya.


Kirishima mengaktifkan quirknya dan menahan serangannya. Karena serangan itu sangat kuat, Kirishima terpental ke belakang. Tepat sebelum Kirishima terpental, (Y/n) secara sadar langsung mengaktifkan quirknya agar menahan Kirishima. "(Y/n)?!" ucap Kirishima dengan kaget.


Bakugou yang melihat hal itu langsung lega, dia saat itu benar-benar melupakan masalahnya dengan (Y/n) dan berfokus langsung ke penjahat yang mereka serang. "Kalian bocah-bocah dari U.A kan?" hal itu tentu saja membuat mereka kaget dengan informasi yang bocor.


'Dari mana mereka tahu?!' batin mereka secara sekilas. Akira tersenyum melihat reaksi mereka, saat itulah Akira langsung menyadari kalau konsentrasi (Y/n) terpecah belah...


Dan mengurung (Y/n) di ruangan cahayanya. "(Y/n)!"


#Back to Present


"(Y/n)!" teriak mereka secara bersamaan. Hal itu membuat mereka kehilangan fokus dan tidak bisa menyerang para penjahat dengan baik. "Apanya yang perfeksionis? Lemah gini... Kenapa WHS memilihmu ya?" katanya sambil mendekati arah kurungan.


Karena lengah Akira tertangkap oleh senyawa lem yang dibuat (Y/n). Perekat ini lebih kuat 5 kali lipat dibanding saat festival olahraga. "A-apa ini?!" belum sempat dia mengeluarkan quirknya terdapat gelombang cahaya yang datang dari berbagai arah.


Kepalanya yang berat akibat serangan itu... Membuat dirinya menutup kedua telinganya dan berusaha untuk mengeluarkan mode netralisir. Seketika penjaranya itu menghilang bagaikan ilusi, dia tersentak karena itu. 'Bagaimana bisa?! Bukankah aku sudah meletakkannya disa' perkataan dalam hatinya itu terpotong di saat (Y/n) menendangnya dari belakang hingga ia jatuh di tanah.


"Terimakasih atas pujiannya" ucap (Y/n) sambil tersenyum ramah kepadanya.


Kemudian (Y/n) tersenyum kepada mereka semua, "Bakugou, Todoroki, Kirishima, sekarang!" ucap (Y/n) yang memberikan kode kepada mereka. Kemudian mereka semua yang menyadari hal itu langsung melompat dan mengaktifkan quirk mereka untuk memerangkap mereka semua.


Seiring lem perekat itu menyebar Bakugou meledakkannya lalu Todoroki membuat es untuk membuat mereka terperangkap. Selain itu Todoroki juga memerangkap Akira Yukami juga di dalam es.


Karena khawatir (Y/n) juga memperkuatnya lagi dengan cahaya miliknya. Kemudian setelah semua penjahat tertangkap, mereka mendekati (Y/n) dengan cara berlari. "(Y/n) kau tak apa?" kata Kirishima.


"Kau ini benar-benar perempuan psikopat!" teriak Akira padanya. "Apa kau terluka?" tanya Todoroki. Semuanya sudah berada disana, (Y/n) mengangguk sebagai tanda bahwa ia tak apa.


Bakugou yang sempat khawatir itu terdiam melihati sekujur tubuh (Y/n) mencari luka lecet. "Ada seseorang yang mengajarkanku... Untuk tidak banyak omong dan lakukan saja dengan tindakan" ucap (Y/n) kepada Akira.


Bakugou tersentak denga napa yang dia dengar, itu adalah nasihat yang ia berikan semasa Bakugou masih mengajari (Y/n). (Y/n) tersenyum, "Tapi kau juga kuat" ucap (Y/n) padanya.


Kemudian dia menggeram dan tersenyum, "Kalau begitu sampai bertemu lagi" katanya yang kemudian hilang lenyap. Hal itu tentu saja membuat mereka panik, namun di saat yang bersamaan (Y/n) merasakan gejalanya itu kambuh setelah melawan Akira.


"HOI! KAU JANGAN BERCANDA! APA KAU TAK APA?!" kata Bakugou yang kemudian langsung mendekatinya. 'Apa mereka ini sudah berbaikan?' batin Todoroki secara sekilas. "(Y/n)!!" ucap Kirishima yang ikutan panik.


(Y/n) yang berlutut di tanah itu membuat Bakugou juga ikut-ikutan berlutut di hadapannya. Dan juga Kirishima serta Todoroki yang mengkhawatirkan keadaannya...


"Tch... Kalau kau mau pakai saja staminaku, cepat!" perintah Bakugou. Hal itu membuat (Y/n) tersentak, "Kalau begitu pakai yang milikku juga!" lanjut Kirishima. "A-aku" ucap (Y/n) dengan wajah yang pucat. "Tidak ada waktu, (Y/n)! Pakai juga yang milikku!" tawar Todoroki dengan tegas.


"APA SIH?! PAKAI SAJA YANG MILIKKU!" kemudian (Y/n) meletakkan tangannya kepada Bakugou dan mulai beresonansi. Kejadian yang tak terduga itu membuat Bakugou dan (Y/n) melakukan hal yang sama seperti saat mereka masih kecil.

__ADS_1


Semua kenangan, memori, dan pergumulan terhubung satu sama lain. Hal itu membuat mereka sadar bahwa mereka sedang menyangkal satu sama lain.


Waktu pun ikut terhenti, saat itu pusat inti quirk (Y/n) mengambil sedikit stamina Bakugou dan mengambil hasil fotosintesis dari alam sekitar seperti tumbuhan yang memiliki cadangan cahaya.


Keajaiban menghampiri mereka, saat itu stamina (Y/n) pulih dan stamina mereka semua ikut terpulihkan karena kejadian resonansi itu. Setelah selesai Bakugou kembali membelalakan matanya melihat wajah (Y/n) yang mempesona.


Wajahnya sedikit memerah, "Terimakasih semuanya... Terutama kau, Bakugou-kun" kata (Y/n) kepadanya. Kirishima dan Todoroki yang melihat pesona (Y/n) juga jadi sedikit canggung, Bakugou langsung berdiri dan membuang wajahnya.


"TAK ADA WAKTU UNTUK BERSANTAI-SANTAI SIALAN! AYO KITA LANJUTKAN!" protes Bakugou. 'Apa mereka ini sudah baikan?' batin Todoroki secara sekilas.


"(Y/n) kau tadi memulihkan kami?" tanya Todoroki to the point. "Ini juga karena Bakugou yang mau melakukan resonansi denganku... Jadi pada akhirnya... Aku harus mengucapkan terimakasih kepada energi cahaya yang terdapat pada beberapa tumbuhan disini" kata (Y/n) sambil berdiri.


"Dan... Terimakasih ya, semuanya" ucap (Y/n) sambil tersenyum. Bakugou berdecih sebagai tanda bahwa ia tidak tahu harus melakukan apa lagi. 'Semarah apapun Bakubro marah kepada (Y/n)... Itu bukan berarti dia berhenti peduli kepadanya kan?' batin Kirishima.


"APA KAU LIHAT-LIHAT RAMBUT ANEH?!" teriak Bakugou padanya. "Nggak apa-apa kok!" ucap Kirishima. "Kalau begitu ayo kita kejar Midoriya dan yang lainnya" kata Todoroki kepada mereka.


Kirishima dan (Y/n) mengangguk bersamaan. "Jangan memerintahku!" protes Bakugou. Mereka berlari menuju Midoriya dan yang lainnya...


Terdengar suara alarm yang biasanya terpasang pada mobil polisi, kemudian datanglah robot-robot yang siap menerjang mereka. Kini, mereka dikepung oleh sekelompok robot keamanan.


"Keadaannya semakin gawat ya" kata Todoroki kepada mereka. "Tidak... Karena energiku sudah kembali, bagaimana kalau kita menggunakan jalan pintas?" ucap (Y/n) sambil menyiapkan quirknya.


"Kau sepertinya sudah banyak berubah, ya? Gadis bodoh" ucap Bakugou kepadanya. "Terimakasih banyak" balas (Y/n).


#With Iida, Jirou, Yaomomo, Mineta, dan Kaminari


"Tembak!" ucap Jirou sambil menembakan meriam. Yaomomo pun membuat amunisi dari quirknya itu. Setelah itu, Iida menyadari bahwa mesinnya mulai macet. "Iida!" ucap Jirou dengan panik. "Yaomomo, amunisinya!" kemudian Jirou juga kaget dengan Yaomomo yang sudah mencapai batasnya.


Setelah itu robot-robot itu mengeluarkan tali untuk mengikat mereka. Di saat pejahat ingin tertawa ria melihat mereka tertangkap, tiba-tiba mesin robot itu diam dikarenakan (Y/n) menghentikan semua robot yang berada disana dan yang berada di tempatnya.


"Eh, Apa mereka berhasil?" tanya Iida.  "Tidak, mereka pasti tidak secepat it" Jirou menghentikan perkataannya ketika ada sebuah gelombang cahaya yang langsung menyembuhkan keadaan mereka. 


"Quirk ini" gumam Iida. "(Y/n)-san?" kata Yaomomo yang melihat keadaan itu. Kemudian Robot-robot itu kembali menyerang dikarenakan (Y/n) yang tidak bisa menahan mereka untuk waktu yang lama.


#Back to Todoroki, Bakugou, Kirishima & (Y/n)


"Teman-teman... Aku akan memberhentikan waktu dan akan menyembuhkan stamina yang lain... Karena itu setelah aku memberhentikan sistem sementara... Kalian langsung pergi dan menyusul yang lain" kata (Y/n). "Tck, jangan memerintahku" ucap Bakugou dengan nada yang biasa saja. 'Sebentar... Waktu?' batin Bakugou secara sekilas. Ia melihat ke arah Todoroki dan Kirishima yang tampak diam karena sudah tahu akan cara kerja pemberhentian waktu (Y/n).


"HOI! APA-APAAN JANGAN BERCANDA PEMBERHENTIAN WAKTU?!" protes Bakugou. "Aiya, nanti saja penjelasannya bakubro!" ucap Kirishima kepadanya. 


"Lalu, kau (Y/n)?" tanya Kirishima. "Aku akan mengulur waktu disini" ucap (Y/n) dengan serius. "Kau serius?" ucap Todoroki dengan sedikit cemas. 


(Y/n) mengangguk dengan tegas, "Aku tidak bisa bertarung dengan leluasa dengan baju seperti ini..." ungkap (Y/n) dengan jujur. "SOBEK AJA KENAPA SIH, RIBET AMAT?!" protes Bakugou. 


"Bakubro?! Lu gila?! Dia kan cewek!" hal itu membuat Bakugou sadar. "Tinggal pinjamkan jas saja kan?" ucap Todoroki dengan polos. 'Bisa-bisanya mereka tidak memikirkan apa yang mereka katakan...' batin Kirishima yang pasrah. 'Harap maklum... Mereka itu cowok dan gak tau soal cewek' batin (Y/n) secara sekilas dalam pikirannya. 'Justru bagus mereka begitu dibanding mereka berevolusi menjadi cowok seperti Mineta' batinnya lagi secara sekilas.


(Y/n) langsung berlutut dan mengalirkan quirknya, hal itu membuat mereka sadar juga bahwa mereka harus menyerang. 

__ADS_1


Ia memfokuskan seluruhnya itu kedalam pikirannya, seketika tekanan, temperatur, robot-robot itu terhenti. Namun, penghentian waktu itu tidak berpengaruh untuk anak-anak kelas 1-A... Dikarenakan (Y/n) yang sudah mengaturnya.


"Jangan bilang" gumam Bakugou sebentar sambil melihat ke arah (Y/n). Kemudian (Y/n) memberikan suatu gelombang penyembuhan untuk semua teman-temannya yang sedang bekerja keras. "Kalian cepatlah pergi!" ucap (Y/n) dengan tegas kepada mereka.


"Tapi?!" ucap Kirishima kepada (Y/n). "Cep" ucapan (Y/n) itu terhenti ketika Todoroki membekukan semua robot dan Bakugou yang meledakkan mereka disaat waktu terhenti. "Hey?! Apa yang kalian lakukan?" ucap (Y/n) dengan kaget.


"Kau kira kami akan meninggalkanmu?" ucap Todoroki setelah membekukan mereka semua. "KALAU KAU KENA MASALAH KAMI JUGA AKAN TERKENA MASALAH NANTINYA SIALAN!!?!" lanjut Bakugou padanya.


Seketika (Y/n) sadar akan suatu pesan yang dilontarkan mereka secara tidak langsung... 'Jangan menanggung beban mu itu sendirian, kalau kau melakukan itu semua sendiri dan jika kamu kewalahan dengan semua itu maka hal itu akan memengaruhi semuanya'


(Y/n) tersenyum tulus, "Kalau begitu ayo" ucap (Y/n) kepada mereka.


#With Midoriya, Melissa & Uraraka


"Tidak mungkin!" ucap Uraraka yang melihat robot-robot yang datang untuk menyerang mereka. "Uraraka-san!" teriak Midoriya kepadanya. "Non-aktifkan quirk-mu dan larilah!" teriak Melissa juga padanya.


"Tidak bisa! Kalau aku melakukannya, semua orang takkan bisa diselamatkan!" kata Uraraka dengan berani sambil bersiap untuk berhadapan dengan robot-robot itu.


"Ochaco-san!" teriak Melissa lagi. 'Cepatlah! Cepatlah! Cepatlah!' batin Midoriya sambil melihat ke arah tujuannya. Seketika Bakugou yang melompat meledakkan robot yang ingin menyerang Uraraka.


"(Y/n)-san! Kacchan!" ucap Midoriya yang melihat kehadiran mereka berdua. Kemudian Todoroki juga membekukan robot-robot yang lain. "Todoroki, Kirishima?!" ucap Uraraka yang langsung melihat ke arah mereka. 


"Apa kau terluka Uraraka?" tanya Todoroki padanya. "Tidak aku baik-baik saja. Deku dan melissa sedang pergi menuju lantai teratas" ucap Uraraka. "Ya, aku melihatnya" ucap Todoroki padanya. "Kita hentikan mereka disini!" kata Todoroki.


"Jangan memerintahku!" ucap Bakugou pada Todoroki. "Tapi, serangan kombinasi ini bagus kan?" tanya Kirishima. "Siapa yang berkombinasi?!" protes Bakugou padanya. 


"Terimakasih, teman-teman!" ucap Midoriya kepada mereka.Kemudian ada angin yang membuat mereka terbang menjauh, hal itu membuat kombinasi mereka sedikit hancur. 


"Biar aku yang melakukannya! Kalian fokus saja!" ucap (Y/n) dengan serius. "Kuserahkan padamu, (Y/n)" ucap Todoroki yang memercayainya. (Y/n) mengangguk,


Ia membentuk sebuah portal yang mengarahkan Melissa dan Midoriya langsung menuju lantai teratas. Tentu saja hal itu membuat mereka semua kaget... "(Y/n)! Kau bawa kemana mereka?!" ucap Kirishima dengan panik. "Aku langsung membawa mereka menuju menara atas! Uraraka lepaskan mereka!" ucap (Y/n) sambil menutup portal.


Uraraka mengangguk, "Sudah kulepaskan! Apa mereka baik-baik saja?!" tanya Uraraka kepada (Y/n) sambil melihat ke arah belakang. "(Y/n)?" ucap Uraraka sambil mencari keberadaan (Y/n).


"Teman-teman, (Y/n) menghilang!" teriakan Uraraka itu membuat mereka semua tersentak kaget.


***


"He? Kau lihat nggak sih betapa teman-temanmu itu mencarimu (Y/n)?" 


-To Be Continued~!


Halo gais~ Karena masih libur aku juga jadi lebih santai dalam ngetik chapter>3


Dan maaf juga karena aku cuma bisa ngetik 1700 words... Bisa dibilang ini penyusutan?//hehe:'3


Karena mulai sekarang aku bakal beres nggak beres upload chapter setiap hari... Ya... Paling dikit 1500 paling banyak 4000:') 

__ADS_1


Sekian dari saya... Mungkin aku butuh 1 chapter lagi buat nyelesain? Makasih atas perhatiannya:3!


//Btw chapter ini penuh dengan harem ya... wkwkwkwk


__ADS_2