BERTEMU LELAKI DARI ZAMAN KUNO

BERTEMU LELAKI DARI ZAMAN KUNO
37. kembali ke dunia persilatan


__ADS_3

hari ini Ayu dan Satya sudah baikan.


flashback


Satya memutuskan untuk menemui ayu dikamar nya, rasanya tidak nyaman kalau mereka saling mendiamkan. ( biasalah, harus cowok yang mulai duluan, kalau cewek yang minta maaf duluan, bisa-bisa dunia akan terbalik.) 😂


Satya mengetuk pintu kamar ayu.


tok tok tok


ceklek, pintu dibuka. ayu cukup terkejut melihat Satya di depan pintu kamar nya, berdiri sambil memasang senyum di wajahnya.


"hai cantik.." ucap satya dengan senyum sumringai. ayu menyipitkan matanya. aneh, pikirannya.


"ada apa kak..??" tanya ayu dengan nada Santai. Satya menggarut kepalanya yang tidak gatal.


"mmm... kakak mau minta maaf, apa pun yang terjadi kemaren, kakak minta maaf." ucap Satya.

__ADS_1


"eh..." ucap Satya. ayu berpikir lagi, ia juga tidak ingin memperpanjang masalah.


"apa sih kak, minta maaf. sudahlah.." ucap ayu. ayu pun berjalan ke depan menuju dapur, Satya pun langsung mengekori nya seperti biasa.


flash of


karena waktu kuliah masih seminggu lagi, saat ini mereka sedang membersihkan rumah yang sudah mereka tinggal selama 2 minggu.


ayu dan satya membersihkan pekarangan di belakang kediaman mereka itu. mereka membersihkan rumput-rumput liar di sana. tapi tiba-tiba, Satya melihat satu simbol yang menurutnya tidak asing. simbol tersebut ditutupi dengan lumut di pohon yang rindang. Satya mendekati pohon itu dan membersihkan lumut yang sedikit menutupi simbol tersebut. setelah bersih, Satya mulai mengamati simbol itu.


( simbol apa ini..?? Kenapa sangat tidak asing di mataku..) batin Satya. Satya mulai menjulurkan jari telunjuknya dan mengikuti lukisan simbol tersebut. tiba-tiba tangannya terluka dan meneteskan darah, darahnya mengenai simbol tersebut. secara ajaib, simbol itu langsung bersinar dan langsung menghisap Satya ke dalamnya. Satya yang dihisap seperti itu langsung berteriak memanggil nama Ayu.


melihat itu semua, ayu benar-benar panik. Ia berlari mengejar untuk menarik Satya dari sana. namun ia terlambat, Satya telah ditelan oleh simbol tersebut.


"Kak Satya...!!" teriak Ayu dengan frustasi. dengan mata kepalanya sendiri ia melihat Satya dihisap oleh cahaya itu. ia tidak menyangka bahwa ada hal seperti ini di dunia.


"Kak Satya..!!" panggil Ayu lagi.

__ADS_1


( apa yang terjadi dengan Kak Satya..?? Kenapa tiba-tiba ia dihisap oleh cahaya itu..?? Apakah aku sedang bermimpi..?? Aku tidak yakin ada hal yang seperti ini di dunia..?? namun apa yang aku lihat cukup membuktikan bahwa di dunia ini memang ada hal yang gaib.) batin Ayu. Iya bingung dan terduduk di sana memandang simbol tersebut, di mana simbol inilah yang membuat Satya terhisap ke dalam.


***


sementara di tempat lain, Satya terlempar langsung di kerajaannya. Satya sangat terkejut melihat ia sudah pulang kembali. Iya juga langsung mendengar teriakan dari sang ibu yang menyambutnya pulang.


"pangeran Satya..!!" panggil ibunya dari jarak jauh. namun saat dia sedikit mengacuhkannya, Jika ia amati, tempat ini adalah taman belakang di istana. setelah cukup lama ia mengamati, Iya juga menemukan simbol yang sama di mana Ia mendapatkan simbol di belakang kediaman mereka di dunia modern.


" putraku akhirnya kamu kembali.." ucap ibunya. permaisuri Anjani mendekati putranya yang masih memperhatikan sesuatu. permaisuri Anjani mengusap pelan kepala pangeran satya Diningrat. mendapati kepalanya di usap, Satya langsung terkejut dan langsung mengarahkan pandangannya. ia melihat permaisuri Anjani Disana.


"ibu..." panggilnya lirih. Satya sejenak memandangi wajah ibu yang ia rindukan. permaisuri Anjani yang mendengar panggilan putranya itu, ia langsung tersenyum. matanya mulai berkaca-kaca.


(apa aku sudah kembali..??) batin Satya.


"dari mana saja kamu pangeran..?" tanya permaisuri Anjani dengan lirih. ia memeluk tubuh putranya. terakhir, disini lah Satya menghilang saat ia sedang menunggang kuda. saat satya menghilang dari sana, permaisuri Anjani tak henti hentinya mendatangi tempat ini, berharap putranya segera kembali. begitu juga dengan raja.


namun hari ini, raja Kartawijaya tidak bisa menemani istrinya mendatangi taman belakang istana, ia dan putra keduanya memiliki urusan lain yang harus di selesaikan.

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2