BERTEMU LELAKI DARI ZAMAN KUNO

BERTEMU LELAKI DARI ZAMAN KUNO
51. menangkap kepiting


__ADS_3

maaf ya guys, Hanya bisa update segini.🙏🙏


***


Ayu yang melihat hal itu, Iya sangat girang dan kesenangan. matanya mulai berbinar-binar, tanpa mengatakan apapun Ia pun langsung berlari menuju tempat di mana hal yang membuat dia tertarik.


"wah..!! lihatlah ternyata sangat banyak kepiting, bahkan kepiting ini bisa hidup di dua tempat. bisa makan enak kita..!!" tutur Ayu dengan riang gembira. Iya juga bertepuk tangan saking senangnya.


para dayang Ayu dan ksatria Juno pun mendekat. mereka cukup terkejut dan ketakutan melihat hal itu, menurut mereka itu adalah serangga yang merusak tanaman para warga di kerajaan ini. bahkan ksatria Juno, Iya langsung bersiaga untuk melindungi Ayu di belakang tubuhnya.


"Nona awas..!!!" ucap kesatria Juno langsung mengambil garda terdepan. kepiting kepiting itu pun mulai menaik turunkan capitnya, mereka sedang memakan sesuatu dari tumbuh-tumbuhan itu.

__ADS_1


"Ada apa kak Juno. Kenapa ketakutan seperti itu..??" tanya Ayu kepada ksatria Juno. kesatria Juna langsung mengeluarkan pedangnya. Iya tidak memperdulikan pertanyaan yang dilontarkan oleh Ayu, Ia pun langsung mengangkat pedangnya untuk membasmi serangga itu, tapi langsung dihentikan oleh Ayu.


"Kak Juno berhenti, apa yang kakak lakukan..??" tanya Ayu kepada ksatria Juno.


"Nona serangga ini sangat berbahaya, jadi harus segera disingkirkan." ucap kesatria Juno memberikan pengertian kepada Ayu. ayo membulatkan matanya terkejut, ternyata di zaman ini orang tidak mengenal kepiting.


"hah !! serangga..?? itu bukan serangga Kak, itu adalah kepiting. kalau dimasak rasanya sangat enak." tutur Ayu dengan mata yang berbinar-binar. Caca dan Cici yang mendengarkan penuturan Ayu itu menganga tidak percaya, mana mungkin serangga yang mereka anggap pengganggu ini bisa dijadikan makanan. keterkejutan mereka tidak beda halnya dengan keterkejutan kesatria Juno.


"apa kamu bilang nona..!! serangga-serangga ini bisa dimasak..?? tapi bagaimana mungkin..??" tanya kesatria Juno dengan penuh keheranan dan tanda Tanya.


***

__ADS_1


setibanya mereka di dapur istana, mereka berempat langsung menerima instruksi dari Ayu kembali. kepiting kepiting itu mereka eksekusi dan membersihkan isinya. setelah itu ayu mulai meracik bumbu-bumbu dan memasak kepiting itu.


30 menit mereka berputar di dalam dapur, akhirnya kepiting yang mereka masak itu selesai. tampilan dan aroma kepiting itu tanpa menggugah selera. berkali-kali kesatria Juno dan para dayang yang ada di sana meneguk saliva mereka.


"nona, tampilannya dan aroma yang dikeluarkan sangat menarik sepertinya. Apakah sudah boleh dicicipi sekarang.?" tanya salah satu dayang yang ada di sana. ayu menggelengkan kepalanya terlebih dahulu. karena ia tahu bahwa pangeran Satya sangat menyukai kepiting ini, ia memerintahkan terlebih dahulu kepada ksatria Juno untuk memanggil pangeran Satya.


"nanti saja, untuk sekarang makanan ini akan aku tunjukkan dulu kepada pangeran Satya. dan Kak Juno, tolong panggilkan pangeran Satya untukku. katakan padanya ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan." ujar ayu kepada ksatria Juno. kesatria Juno yang mendapat perintah, Ia pun langsung membungkuk dan meninggalkan tempat itu. Iya pergi menuju ruang pertemuan. sementara, para pelayan yang ada di sana langsung menyajikannya di piring dan menatanya di atas meja yang mereka susun di halaman kediaman pangeran Satya.


***


"sampaikan kepada pangeran Satya, bahwa ksatria Juno ingin bertemu." ujar ksatria Juno kepada Kasim yang berjaga di depan pintu ruang pertemuan. tanpa menunggu lama, Kasim itu pun langsung berteriak mengabarkan kedatangan kesatria juno.

__ADS_1


"ksatria Juno memasuki ruangan!!" ucap Kasim itu sambil berteriak.


***bersambung***


__ADS_2