BERTEMU LELAKI DARI ZAMAN KUNO

BERTEMU LELAKI DARI ZAMAN KUNO
58. mengutus pengawal bayangan


__ADS_3

kesatria Juno langsung bergegas meninggalkan kediaman pangeran Satya. ia langsung menemui beberapa pengawal bayangan untuk bertanya, tak lama kesatria Juno pun kembali.


" salam kepada yang mulia pangeran.." ucap kesatria Juno langsung memberikan salam. pangeran Satya yang ternyata duduk sambil merasa kesal dengan kejadian tadi pun langsung bangkit.


"bagaimana..?? kamu sudah menemukan keberadaan ayu..??" tanyanya. kesatria Juno mengangguk.


" iya pangeran, nona ayu sedang kepasar bersama dengan kedua dayangnya dan dua dayang paruh baya. tapi, sebelum mereka kepasar, tadi nona ayu sempat kebelakang istana dan mencari sesuatu disana.." tutur kesatria Juno. pangeran Satya terkejut dengan penuturan terakhir dari kesatria Juno.


( apa..!! jangan jangan ayu sedang mencari jalan untuk pulang, jangan sampai itu terjadi.) batin pangeran Satya.


"kalau begitu tunggu apa lagi, ayo kita susul mereka." ucap pangeran Satya. setelah itu mereka berdua pun langsung bergegas pergi menyusul ayu kepasar.


***

__ADS_1


di tempat lain, Anaya melihat pangeran Satya meninggalkan istana dengan tergesa-gesa.


setelah pangeran Satya menolak perjodohan serta meninggalkan ruang pertemuan, Anaya sangat merasa kesal. bahkan Anaya menyusul pangeran Satya untuk bertanya perihal ia menolak perjodohan itu, padahal Anaya sudah sangat merasa senang karena sebentar lagi, pangeran Satya akan menjadi miliknya, namun semua hancur karena penolakan itu, bahkan ia sangat malu, karena wanita secantik dirinya di tolak oleh pangeran Satya.


memikirkan hal itu, ia benar-benar sangat kesal, sampai akhirnya ia melihat pangeran Satya meninggalkan istana dengan tergesa-gesa bersama dengan kesatria Juno.


"mau kemana pangeran Satya dan ksatria Juno, kenapa begitu tergesa-gesa.." lirih nya sambil mengamati keduanya.


"putri, tadi Kami mendengar beberapa gosip orang istana.." ujar salah satu dayang kepercayaan nya. Anaya langsung terdiam sejenak. kemudian menoleh kearah dayang itu.


"yang saya dengar putri, kalau pangeran Satya mencintai seorang wanita yang saat ini tinggal di kediaman nya, kalau tidak salah dengar, namanya adalah Ayu. menurut pendengaran hamba, orang nya sangat cantik dan manis putri." ucap dayang Lastri dengan takut-takut mengatakan kalimat terakhir itu. ia tau, pasti junjungan nya itu akan merasa tersaingi.


dan benar saja, setelah mengatakan hal itu, raut wajah Anaya langsung berubah masam dan gelap.

__ADS_1


"aku akan membuktikan nya sendiri." ucapnya. mereka pun langsung berjalan meninggalkan tempat itu dan kembali ke kediaman mereka, tentu saja ia atas sepengetahuan yang mulia raja, karena ia harus bisa menjaga citranya sebagai gadis yang baik dan sopan.


sesampainya Anaya dan para pengikutnya di kediaman menteri keuangan, Anaya langsung memanggil beberapa pengawal bayangan yang ditempatkan oleh ayahnya untuk melindungi nya.


"apakah kalian tau, mengapa aku memanggil kalian..??" tanya Anaya Kepada mereka. kedua pengawal bayangan itu pun memberi hormat.


"mohon maaf kan ketidak mampuan kami putri. apakah ada sesuatu yang ingin putri sampai kan..??" tanya salah satu pengawal bayangan itu.


"baiklah. dengarkan perintah ku. salah satu dari kalian. pergilah untuk melihat apa benar disisi pangeran Satya ada seorang perempuan cantik yang tinggal di kediaman nya, jika benar ada, langsung habis saja. ingat, jangan sampai ada kesalahan." ucap Anaya memberi perintah. kedua pengawal bayangan itu pun langsung mengerti.


"baik putri, akan segera kami laksanakan " ucap mereka. setelah menerima perintah, kedua pengawal bayangan itu pun langsung menghilang, salah satu dari mereka pun langsung melaksanakan perintah dari Anaya untuk menyelidiki dan menghabisi perempuan yang ada di sisi pangeran satya.


***bersambung***

__ADS_1


mohon maaf ya teman-teman, partnya memang pendek.🙏


__ADS_2